• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II KAJIAN TEORITIS

D. Pembentukan Kepribadian Muslim di MTs Al-Islamiyah

2. Upaya Yang Dilakukan di MTs Al-Islamiyah dalam

Upaya yang dilakukan sekolah MTs Al-Islamiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan akhlak siswa antar lain ditempuh dengan cara melakukan beberapa hal, diantarnya dengan cara menegakkan kedisipilinan secara optimal baik disiplin kepada guru maupun kepada siswanya dalam kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Kemudian upaya yang dilakukan oleh sekolah MTs Al-Islamiyah dalam meningkatkan kualitas siswa yaitu dengan cara memberdayakan sumber daya manusia yang ada secara optimal dengan mendisiplinkan belajar. Sedangkan upaya lain yaitu dengan cara menempatkan guru yang mengajar sesuai dengan bidang studi mata pelajaran yang sesuai dengan latar belakang pendidikan mereka.

Sedangkan dari segi proses belajar mengajar, upaya yang dilakukan sekolah MTs Al-Islamiyah dalam meningkatkan kualitas pendidikan akhlak siswa adalah dengan menambah kegiatan belajar mengajar mengajar pendidikan akhlak di luar jam-jam belajar yang dimaksudkan kedalam kegiatan ektrakulikuler yang dikelola oleh pengurus sekolah MTs Al- Islamiyah.

59

BAB V PENUTUP

A. KESIMPULAN

Dari uraian-uraian tersebut yang membahas tentang pelaksanaan pendidikan akhlak dalam membentuk kepribadian muslim di MTs Al- Islamiyah dapat disimpulkan.:

Pelaksanaan pendidikan akhlak yang diterapkan di MTs Al-Islamiyah dalam membentuk kepribadian muslim, sistemnya dapat dinilai berjalan dengan baik hal ini terlihat dari:

a. Sistem pendidikan akhlak yang diterapkan di MTs Al-Islamiyah yaitu dengan cara memberi tauladan yang baik kepada siswanya, sedangkan tujuan pendidikan akhlak di MTs Al-Islamiyah adalah mencetak orang- orang yang beriman, bertaqwa, berakhlakul karimah serta berilmu.

b. Kurikulum pendidikan akhlak yang digunakan di MTs Al-Islamiyah adalah kurikulum yang diterapkan oleh departemen pendidikan nasional dan departemen agama yang disempurnakan dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Siswa di MTs Al-Islamiyah senang dengan materi pendidikan Akhlak yang diajarkan di sekolah seperti materi berbakti kepada orang tua, tolong menolong, tidak narkoba, dan iman kepada Allah.

c. Metode pembelajaran pendidikan akhlak yang diterapkan di MTs Al- Islamiyah ditempuh dengan cara guru menggunakan metode pengajaran yang bervariasi, selain itu mereka juga mengadakan studi banding, menggunakan pendekatan CBSA (cara belajar siswa aktif) dalam proses pembelajaran, serta berbagai macam metode pengajaran yang terdapat dalam teori pendidikan. Sedangkan strategi pengajaran yang sering dilakukan oleh guru ketika mengajar di MTs Al-Islamiyah menggunakan strategi menerangkan materi pelajaran.

d. Sarana pendidikan akhlak yang digunakan di MTs Al-Islamiyah dalam proses pembelajaran antara lain terdiri dari majalah dinding, pelaksanaan zakat, kotak amal dan terdapat beberapa ruangan yang dijadikan tempat kegiatan siswa diantaranya perpustakaan, dan mushollah.

e. Sistem evaluasi pendidikan akhlak di MTs Al-Islamiyah terdiri dari ujian lisan, ujian tulis, pelaksanaan ibadah, dan keaktifan siswa. Cara menilai akhlak yang paling sering dilakukan guru adalah dengan cara melihat pelaksanaan ibadah dan keaktifan siswa.

Adapun implementasinya pendidikan akhlak MTs Al-Islamiyah dalam meningkatkan kualitas siswa ditempuh dengan cara.

1. Menegakkan kedisiplinan dilakukan secara optimal baik kedisiplinan kepada guru maupun kedisiplinan kepada sisiwa yang lainnnya.

2. Menempuh dengan cara berbagai macam metode, diantaranya metode keteladanan yang dilakukan oleh para guru-guru MTs Al-Islamiyah, kemudian metode latihan atau pembiasaan dengan mengambil pelajran dan nasehat, serta pujian atau hukuman. Dengan disertai adanya kegiatan ekstrakulikuler seperti pramuka, pmr, kemudian muhadharah.

B. SARAN

Setelah penulis mengamati jalannya pelaksanaan pendidikan akhlak dalam membentuk kepribadian muslim di MTs Al-Islamiyah serta memperoleh data dari angket yang telah disebar, maka dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan beberapa saran sebagai berikut:

1. Guru mata pelajaran pendidikan akhlak diharapkan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mewujudkan tujuan pendidikan akhlak yang belum tercapai secara maksimal.

2. Hendaknya pimpinan beserta guru-guru lebih meningkatkan sarana pendidikan yang digunakan dalam upaya meningkatkan kegiatan belajar mengajar yang sudah berjalan dengan baik, sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan dan lulusan yang baik.

3. Untuk meningkatkan kualitas hendaknya para guru memberikan tugas pelajaran diluar jam pelajaran.

4. Hendaknya guru mata pelajaran pendidikan akhlak diharapkan mempunyai motivasi, inovasi dan kreasi tersendiri dalam kegiatan belajar mengajar.

5. Semua pihak yang ada di sekolah atau guru dan seluruh stafnya diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang islami, sehingga akan menjadi suri tauladan yang baik bagi seluruh siswa-siswinya.

60

Ali, Mohammad Daud. Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Raja Grafindo Persada Aminuddin, dkk. Pendidikan Agama Islam Untuk Perguruan Tinggi, Jakarta:

Ghalia Indonesia, 2002

Ardani, Moh. Akhlak Tasawuf, Jakarta: PT Mitra Cahaya,2001 Arifin, H. M. Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bina Aksara, 1987

Arif, Armai. Pengantar Ilmu Pendidikan Dan Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Ciputat Press, 2002

Ariskunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta, 2002 Ashraf, Ali. Horizon Baru Pendidikan Islam, Pustaka Firdaus, 1996

As, Asmaran. Pengantar Studi Akhlak, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada, 1994 Depag RI. Al-Qur;an dan Terjemahnya, Jakarta: Penyelenggara dan Terjemah Al-

Qur’an, 1985

Daradjat, Zakiyah. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1992

Daradjat, Zakiyah. Pendidikan Islam Dalam Keluarga dan Sekolah, Jakarta: Ruhama, 1995

Daryanto, M. Administrasi Pendidikan, Jakarta: Rineka cipta, 2001

Hadzar, Ibnu. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kualitatif Dalam Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1999

Hartanti, Nety dkk, Islam dan Psikologi, Ciputat Tanggerang: UIN Jakarta Pres, 2003

Hasan, M. Ali. Tuntunan Akhlak. Jakarta: Bulan Bintang, 1978

Jalaludin dan Usman Said, Filsafat Pendidikan Islam Konsep Dan Perkembangan Pemikirannya, Jakarta: Raja Grafindo Persada, 1994

Majid, Abdul dan Dian Handayani, Pendidikan Agama Islam Berbasis

Kompetensi Bandung; PT Remaja Rosda Karya, 2006

Marimba D, Ahmad. Pengantar Filsafat Islam, Bandung : Al-Maarif, 1989 Mujib, Abdul. Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Kancana, 2008

Nata, Abuddin. Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Gaya Media Pratama, 2005 Nata, Abuddin. Akhlak Tasawuf, Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, 2001

Nata, Abuddin. pendidikan dalam perspektif hadist, Jakarta: Uin Jakarta press, 2005

Nizar, Samsul. Pengantar Dasar-dasar Pemikiran Pendidikan Islam, Jakarta: Gaya Media Pratama, 2001

Purwanto, Ngalim. Psikologi Pendidikan, Bandung: PT Rosda Karya, 2006 Ramayulis, Psikologi Agama, Jakarta: Kalam Mulia, 2002

Ramayulis, Ilmu Pendidikan Agama Islam, Jakarta: Kalam Mulia 2006 cet. V Said, Usman. Metodik Khusus Pengajaran Agama Islam, Jakarta: Proyek

Pembinaan Prasarana dan Sarana Perguruan Tinggi Agama/LAIN, 1981 Sapuri, Rafy. Psikologi Islam, Cilegon: PT. Raja Grafindo Persada, 2009

Sudjono, Anas. Pengantar Statistik Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2005

Tafsir, Ahmad. Ilmu Pendidikan Dalam Perspektif Islam, Bandung: PT Remaja Rosda karya, 2010

Tirtaharja, Umar dan La Sulo, Pengantar Pendidikan, Jakarta: PT Rineka Cipta, 2005

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Depdikbud,

Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Tim Penyusun, Pedoman Penulisan Skripsi, Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah, 2007.

Trim, Bambang. Menginstal Akhlak Anak, Jakarta: PT Grafindo Media Pratama, 2008

Tebba, Sudirman. Seri Manusia Malaikat, Yogyakarta: Scripta Perenia,2005 Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Sistem Pendidikan Nsional, Jakarta::

Nama: Kelas:

A. Petunjuk Pengisian

1. Tulislah nama serta kelas anda

2. Bacalah pernyataan-pernyataan dibawah ini dengan teliti 3. Jawablah pernyataan-pernyataan dibawah ini dengan teliti

4. Berilah tanda (x) dari salah satu alternative jawaban a, b, c, dan d yang sesuai dengan jawaban anda.

B. Pernyataan

1. Dengan mempelajari akhlak, akhlak saya menjadi lebih baik. a. Sangat Baik

b. Baik

c. Kurang Baik d. Tidak Baik

2. Saya senang terhadap materi pendidikan agama yang diajarkan di MTs Al- Islamiyah.

a. Sangat Senang b. Senang

c. Tidak Senang d. Benci

3. Saya senang materi pendidikan agama tentang bakti kepada orang tua a. Sangat Senang

b. Senang c. Tidak Senang d. Benci

c. Tidak Senang d. Benci

5. Saya senang materi pendidikan agama tentang tidak narkoba. a. Sangat Senang

b. Senang c. Tidak Senang d. Benci

6. Saya senang materi pendidikan agama tentang iman kepada Allah. a. Sangat Senang

b. Senang c. Tidak Senang d. Benci

7. Kurikulum pendidikan akhlak di MTs Al-Islamiyah dapat membentuk siswa berwawasan imtaq dan iptek.

a. Sangat Setuju b. Setuju

c. Tidak Setuju

d. Sangat Tidak Setuju

8. Guru menguasai materi pendidikan akhlak. a. Sangat Menguasai

b. Kurang Menguasai c. Tidak Menguasai

b. Kurang Bervariasi c. Tidak Bervariasi

d. Sangat Tidak Bervariasi

10.Saya sering berdiskusi dengan teman mengenai materi pendidikan akhlak. a. Sangat Sering

b. Sering

c. Jarang-Jarang d. Tidak Pernah

11.Cara penyampaian materi pendidikan akhlak oleh guru dalam proses pembelajaran menarik.

a. Sangat Menarik b. Kurang Menarik c. Tidak Menarik d. Membosankan

12.Diantara strategi pengajaran yang dilakukan oleh guru ketika mengajarkan materi akhlak adalah (pilih salah satu)

a. Menerangkan b. Bercerita

c. Memberikan Contoh d. Melaksanakan Sendiri

13.Diantara sarana pendidikan akhlak yang tersedia di MTs Al-Islamiyah adalah.

a. Buku Cerita

b. Pelaksanaan Zakat c. Kotak Amal d. Majalah Dinding

c. Pelaksanaan Ibadah d. Keaktifan Siswa

15.Mata pelajaran akhlak memberikan pengaruh terhadap perubahan tingkah laku dalam kehidupan.

a. Sangat Setuju b. Setuju

c. Tidak Setuju

d. Sangat Tidak Setuju

16.Pendidikan akhlak dapat membuat saya untuk dapat menghargai dan menghormati orang lain.

a. Sangat Setuju b. Setuju

c. Tidak Setuju

d. Sangat Tidak Setuju

17.Dalam proses pembelajaran pendidikan akhlak, guru sering memberikan kesempatan siswa untuk bertanya.

a. Sangat Sering b. Sering

c. Jarang-Jarang d. Tidak Pernah

18.Guru sering mengingatkan saya untuk mensyukuri semua pemberian Allah.

a. Sangat Sering b. Sering

c. Jarang-Jarang d. Tidak Pernah

Dokumen terkait