• Tidak ada hasil yang ditemukan

UPTD BPSMB

Dalam dokumen AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2013 (Halaman 39-46)

c) Harapan yang diiinginkan dengan Pusat (Kementerian Perindustrian)

UPTD BPSMB

Alokasi anggaran Rp. 1.980.000.000,-, realisasi fisik mencapai 100,00 persen dengan realisasi keuangan 93,79 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp.122.887.984,-.

Urusan Wajib Koperasi

Alokasi anggaran Rp. 12.222.500.000,-, realisasi fisik mencapai 99,50 persen dengan realisasi keuangan 88,59 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp. 1.394.679.180,-

Tabel 2.

Rincian Anggaran dan Realisasi Dana Yang Bersumber dari APBD Kalimantan Timur

Tahun 2012

No. Urusan Alokasi

(Rp)

Realisasi (%)

Realisasi Anggaran

Sisa Anggaran (Disetor ke Kas

Negara/Rp) Fisik Keu

1. Urusan Pilihan

Perindustrian 4.381.900.000 100,00 80,92 3.545.886.050 836.013.950

 UPTD P3UKM 2.000.000.000 100,00 95,87 1.917.472.113 82.527.887 2. Urusan Pilihan

Perdagangan 4.409.950.000 100,00 87,54 3.860.543.993 549.406.007

 UPTD Metrologi 17.490.650.000 100,00 94,32 16.496.472.263 994.177.737

 UPTD BPSMB 1.980.000.000 100,00 93,79 1.857.112.016 122.887.984 3. Urusan Wajib

Koperasi 12.222.500.000 99,50 88,59 10.827.820.820 1.394.679.180 TOTAL 42.485.000.000 99,87 90,63 38.505.307.255 3.979.692.745

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 40 b. Pembangunan APBN

 Penyebaran dan Pengembangan IKM di Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 2.102.400.000,- realisasi fisik 100,00 persen, realisasi keuangan 94,68 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 111.825.850,-

 Klaster Industri Berbasis Pertanian Oleochemical di Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 500.000.000,-, realisasi fisik 100,00 persen dan keuangan 97,53 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 12.355.000,-

 Peningkatan Perdagangan Luar Negeri Daerah Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 639.474.000,-, realisasi fisik 100,00 persen dan keuangan 98,21 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp 11.467.000,-.

 Pengembangan Ekspor Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 280.000.000,-, realisasi fisik 100 persen dan keuangan 97,89 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp 5.895.000,-.

 Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Daerah Kaltim

Alokasi anggaran Rp.648.000.000,-, realisasi fisik 100 persen dan realisasi keuangan 99,34 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp 4.305.000,-.

 Peningkatan Perlindungan Konsumen Daerah Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 375.352.000,-, realisasi fisik 100,00 persen dan keuangan 97,47 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 9.494.500,-.

 Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Skala Mikro Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 4.913.291.000,-, realisasi fisik 100 persen dan keuangan 96,19 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 186.992.000,-.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 41 Tabel 3.

Rincian Anggaran dan Realisasi Dana Yang Bersumber dari APBN Tahun 2012

2.102.400.000 100,00 94,68 1.990.574.150 111.825.850

2. Klaster Industri

Kaltim 280.000.000 100,00 97,89 274.105.000 5.895.000

5. Pengembangan

375.352.000 100,00 97,47 365.857.500 9.494.500

7. Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Skala Mikro Kaltim

4.913.291.000 100,00 96,19 4.726.299.000 186.992.000

TOTAL 8.448.453.000 95,76 91,62 7.740.443.000 708.010.000

 Tahun 2013 1. Rutin

Anggaran rutin di lingkungan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

Koperasi Provinsi Kalimantan Timur tahun 2013 berjumlah Rp. 18.694.204.000,- dengan realisasi Rp. 14.569.758.623,- atau sebesar

77,94%.

Tabel 4.

Rincian Anggaran dan Realisasi Dana Rutin Tahun 2013

No Unit Alokasi (Rp) Realisasi (Rp) % 1. Disperindagkop*) 13.400.981.000 10.530.518.877 78,60

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 42

2. UPTD BPSMB 2.270.345.000 1.581.584.189 69,70

3. UPTD Metrologi 3.022.878.000 2.457.655.557 81,30 Jumlah 18.694.204.000 14.569.758.623 77,94

Sumber Data : Disperindagkop. Prov. Kaltim Ket : *) Termasuk UPTD P3UKM

Sisa anggaran tahun 2013 yang disetor sebesar Rp. 4.124.445.377,- (empat milyar seratus dua puluh empat juta empat ratus empat puluh lima ribu tiga ratus tujuh puluh tujuh rupiah) atau sebesar 22,06%, merupakan uraian rincian obyek dari Tunjangan Kerja/Insentive Pegawai, Biaya Listrik, Telepon, Biaya Makan dan Minuman Harian, Biaya Bantuan Pelatihan dan Kursus Keterampilan, dan lain-lain yang telah disetor ke Kas Daerah.

2. Pembangunan APBD

Urusan Pilihan Perindustrian

Alokasi anggaran Rp. 7.421.200.000,-, realisasi fisik mencapai 97,40 persen dengan realisasi keuangan 85,60 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp. 1.067.166.512,-.

 UPTD P3UKM

Alokasi anggaran Rp. 3.600.000.000,-, realisasi fisik mencapai 100,00 persen dengan realisasi keuangan 98,50 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp.54.317.445,-.

Urusan Pilihan Perdagangan

Alokasi anggaran Rp. 19.793.000.000,-, realisasi fisik mencapai 100,00 persen dengan realisasi keuangan 82,80 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp. 3.408.150.520,-.

 UPTD Metrologi

Alokasi anggaran Rp. 60.030.000.000,-, realisasi fisik mencapai 92,90 persen dengan realisasi keuangan 59,00 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp. 24.587.527.608,-.

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 43

 UPTD BPSMB

Alokasi anggaran Rp. 5.040.000.000,-, realisasi fisik mencapai 100,00 persen dengan realisasi keuangan 92,70 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp.369.237.638,-.

Urusan Wajib Koperasi

Alokasi anggaran Rp. 22.318.800.000,-, realisasi fisik mencapai 96,80 persen dengan realisasi keuangan 84,00 persen dan sisa yang disetor ke kas daerah sebesar Rp. 3.563.491.733,-

Tabel 5.

Rincian Anggaran dan Realisasi Dana Yang Bersumber dari APBD Kalimantan Timur

Tahun 2013

No. Urusan Alokasi

(Rp)

Realisasi (%)

Realisasi Anggaran

Sisa Anggaran (Disetor ke Kas

Negara/Rp) Fisik Keu

1. Urusan Pilihan

Perindustrian 7.421.200.000 97,40 85,60 6.354.033.488 1.067.166.512

 UPTD P3UKM 3.600.000.000 100,00 98,50 3.545.682.555 54.317.445 2. Urusan Pilihan

Perdagangan 19.793.000.000 100,00 82,80 16.384.849.480 3.408.150.520

 UPTD Metrologi 60.030.000.000 92,90 59,00 35.442.472.392 24.587.527.608

 UPTD BPSMB 5.040.000.000 100,00 92,70 4.670.762.362 369.237.638 3. Urusan Wajib

Koperasi 22.318.800.000 96,80 84,00 18.755.308.267 3.563.491.733 TOTAL 118.203.000.000 97,80 72,04 85.153.108.544 33.049.891.456

c. Pembangunan APBN

 Penyebaran dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah Alokasi anggaran Rp. 2.543.000.000,- realisasi fisik 92,50 persen, realisasi keuangan 75,60 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 572.616.700,-

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 44

 Klaster Industri Berbasis Pertanian Oleochemical di Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 500.000.000,-, realisasi fisik 100,00 persen dan keuangan 98,66 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 5.463.500,-

 Peningkatan Perdagangan Luar Negeri Daerah Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 1.235.160.000,-, realisasi fisik 89,20 persen dan keuangan 80,20 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp 244.686.070,-.

 Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Daerah Kaltim

Alokasi anggaran Rp. 1.107.099.000,-, realisasi fisik 100,00 persen dan realisasi keuangan 91,60 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp 92.681.600,-.

 Dukungan Pemberdayaan KUKM di Daerah

Alokasi anggaran Rp. 3.701.291.000,- realisasi fisik 98,70 persen, realisasi keuangan 93,90 persen dengan sisa kas yang disetor ke kas negara sebesar Rp. 49.275.000,-

Tabel 6.

Rincian Anggaran dan Realisasi Dana Yang Bersumber dari APBN Tahun 2013

2.543.000.000 92,50 75,60 1.970.383.300 572.616.700

2. Klaster Industri

1.235.160.000 89,20 80,20 990.473.930 244.686.070

4. Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Daerah Kaltim

1.107.099.000 100,00 91,60 1.014.417.400 92.681.600

5. Dukungan

Pemberdayaan KUKM di Daerah

3.701.291.000 98,70 93,90 3.652.016.000 49.275.000

TOTAL 9.086.550.000 95,10 88,80 8.072.610.030 964.722.870

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 45 VII. Penutup

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (LAKIP) Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur

merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan kegiatan tahun anggaran 2013. LAKIP ini disusun sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden RI Nomor : 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006, dan diperbarui melalui Surat Edaran

Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2010 tanggal 23 November 2010 tentang Penyampaian Laporan

Akuntabilitas Kinerja dan Dokumen Penetapan Kinerja.

Adapun dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2014 ini dibuat sebagai perjanjian kinerja Pimpinan SKPD kepada Kepala Daerah yang berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi pada Diktum Ketiga tentang Penetapan Kinerja. Lakip Tahun 2013 dan Penetapan Kinerja Tahun 2014 telah menyajikan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang ditetapkan dan disepakati oleh masing-masing Kepala Bidang beserta struktural dibawahnya dan disetujui oleh Kepala Dinas, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Negara PAN Nomor PER/09/M.PAN/05/2007 tanggal 31 Mei 2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di linkungan instansi pemerintah.

LAKIP Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2013 ini memberikan gambaran antara lain :

 Secara umum kinerja Dinas Perindagkop ditinjau dari pencapaian indikator kinerja dapat dikategorikan berhasil, walaupun ada beberapa indikator kinerja yang target pencapaiannya masih perlu ditingkatkan. Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras seluruh aparat Disperindagkop & UMKM Provinsi maupun Kab/Kota, Dinas/Instansi terkait, Dunia Usaha dan Sekretariat Daerah Provinsi yang dengan kerjasama dan sinkronisasi programnya memberikan konstribusi yang tidak sedikit.

 Ditinjau dari dari pencapaian sasaran strategik, juga dapat dikategorikan berhasil, dimana dari 11 (sebelas) sasaran yang telah ditetapkan, 8 (delapan) diantaranya mencapai rata rata antara 60 (enam puluh) persen hingga 100 (seratus) persen,

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2013 46 dan 3 (tiga) diantaranya mencapai diatas 100 (seratus) persen, namun hal ini tidaklah membuat rasa puas yang berlebihan, justru diperlukan kerja keras dan pemahaman yang lebih mendalam atas segala permasalahan dan tantangan yang ke depan semakin komplek.

Dengan laporan Lakip ini diharapkan dapat memacu pelaksanaan kepemerintahan yang melibatkan stakeholders, sehingga nantinya akan tercipta sasaran dan hasil kerja yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam dokumen AKUNTABILITAS KINERJA TAHUN 2013 (Halaman 39-46)

Dokumen terkait