terbilang (Empat puluh satu miliar seratus enam puluh juta seratus enam puluh ribu rupiah) yang telah dilaksanakan dalam tiga pilar
2. Urusan Kesehatan
a. Program dan Kegiatan
Prioritas Program Pembangunan Kesehatan di Provinsi Gorontalo sebagaimana tertuang dalam Visi Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017 yaitu “Mewujudkan Gorontalo Sehat, Mandiri dan Berkeadilan”. yang dijabarkan menjadi 5 (lima) Misi yakni :
1. Meningkatkan kesehatan individu, keluarga, masyarakat serta lingkungan.
2. Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan menjamin tersedianya upaya kesehatan yang paripurna, merata, bermutu dan berkeadilan.
3. Menggerakkan dan memberdayakan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.
4. Meningkatkan sumberdaya kesehatan yang merata.
5. Meningkatkan kapasitas aparatur dan kinerja layanan organisasi.
Untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut diatas, program
dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun 2012 dengan anggaran bersumber dari APBD adalah sebagai berikut :
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran - Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran -
-
Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran (UPTD Bapelkesman Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran (RSUD Provinsi Gorontalo)
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran
- Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran (UPTD
- Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran (RSUD Provinsi Gorontalo)
3. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan.
- -
Penyusunan Anggaran dan Laporan Keuangan SKPD
Rakor Pelaksanaan Anggaran Pembangunan Kesehatan Tahun 2011.
4. Program Obat dan Pembekalan Kesehatan
- Peningkatan Pemerataan Obat dan Perbekalan Kesehatan
5. Program Upaya Kesehatan Masyarakat -
- -
Pelayanan Kesehatan penduduk Miskin Di Puskesmas Jaringanya
Peningkatan Kesehatan Masyarakat Penilaian Kesehatan Teladan
6. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat -
-
Pengembangan Media Promosi Kesehatan & Informasi Sadar Hidup Sehat
Pengembangan Kampung Nelayan Desa Siaga Aktif 7. Program Perbaikan Gizi Masyarakat
--
Pemberian Tambahan Makanan dan Vitamin
Pelatihan Tenaga Pendidik Mulok Ilmu Gizi Berbasis Makanan Khas Daerah Gorontalo
8. Survey Pemantauan Status Gizi Keluarga Sadar Gizi 9. Program Pengembangan Lingkungan Sehat
- Pengkajian Pengembangan Lingkungan sehat
10. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular -
-
-Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Peningkatan Imunisasi
--
Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular Surveilans Epidemiologi dan Penanggulangan KLB
11. Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan -
-
Perbekalan dr/drg PTT dan Pembinaan Teknis dr/drg PTT Penyusunan Renja SKPD Bidang Kesehatan
12. Program Pelayanan Kesehatan penduduk Miskin
--
Pelayanan Poliklinik Kantor Gubernur Pelayanan Sunatan Masal
Pengobatan missal
Pelayanan Rujukan Pasien Miskin Keluar Daerah Pelayanan Bakti Sosial Kesehatan
13. Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita
- Orientasi Penggunaan dan Pemanfaatan Buku Bagi
PKK,Kader,,dan Mayarakat dan Penjaringan Anak Sekolah 14. Program Peningkatan Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak
- Kemitraan Bidan dan Dukun Melalui Rumah Tunggu Persalinan
di Kecamatan IPM Rendah
--
Pendampingan Puskesmas/Kecamatan IPM Rendah Dalam Penilaian Cakupan dan Penerapan Program Kesehatan Ibu dan Anak
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kecamatan IPM Rendah
15. Pembinaan Upaya Kesehatan
- Jaminan Kesehatan Daerah ( JAMKESDA) 16. Pembinaan Upaya Kesehatan
- Peningkatan Pelayanan Keperawatan Di Puskesmas - Pelayanan Kesehatan Bagi Korban Bencana
b. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo pada tahun 2012 memperoleh
alokasi dana APBD dengan jumlah anggaran sebesar
Rp. 22.385.400.000,- (Dua Puluh Dua Miliyar Tiga Ratus Delapan Puluh Lima Juta Empat Ratus Ribu Rupiah) dengan rata-rata capaian fisik 99,79% dan realisasi keuangan 96,50 % (Rp. 21.602.106.037,-).
Tabel 4.3
Realisasi Fisik & Keuangan
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2012
REALISASI PER KEGIATAN
FISIK KEUANGAN NO PROGRAM / KEGIATAN/ SUB KEGIATAN ANGGARAN (Rp) (%) (Rp.) %
1 Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran
1,090,357,800 95.00 964,972,577 88,50 2
Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran (UPTD
Bapelkesman)
124,780,000 100.00 110,735,192 88,74
3
Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran (RSUD Provinsi Gorontalo)
503,605,000 100.00 286,564,151 56,90
4 Peningkatan Sarana dan
Prasarana Aparatur Perkantoran 846,775,000 100.00 765,562,750 90,41 5
Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran ( UPTD Bapelkesmas_
46,126,000 100.00 44,932,,400 97,41
6
Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran (RSUD Provinsi Gorontalo)
430,050,000 100.00
426,167,150 99,10 7 Penyusunan Anggaran dan
Laporan Keuangan SKPD 112,150,000 100.00 103,448,300 92,24 8
Rakor Pelaksanaan Anggaran Pembangunan Kesehatan Tahun 2012 142,608,230 100.00 128,412,600 90,05 9 Peningkatan Pemerataan Obat 250,268,668 100.00 99,40
- Penyusunan Perda Tarif Pemeriksaan Di UPTD Lab Kes Provinsi Gorontalo
REALISASI PER KEGIATAN FISIK KEUANGAN NO PROGRAM / KEGIATAN/ SUB KEGIATAN ANGGARAN (Rp) (%) (Rp.) %
10 Pelayanan Kesehatan Penduduk
Miskin Di Puskesmas Jaringanya 135,710,800 100.00 134,239,500 98,92 11 Peningkatan Kesehatan
Masyarakat 94,660,000 100.00 93,757,600 99,05
12 Penilaian Kesehatan Teladan 93,230,000 100.00 89,466,000 95,96
13
Pengembangan Media Promosi dan Informasi Sadar Hidup sehat
96,063,231 100.00 94,361,925 98,23
14 Pengembangan Kampung
Nelayan Desa Siaga Aktif 267,000,000 100.00 229,970,370 86,13
15 Pemberian Tambahan Makanan
dan Vitamin 222,168,270 100.00 220,729,000 99,35
16
Pelatihan Tenaga Pendidik Mulok Ilmu Gizi Berbasis makanan Khas Daerah Gorontalo
141,146,775 100.00 136,336,775 96,59
17
Pelatihan Tenaga Pendidik Mulok Ilmu Gizi Berbasis makanan Khas Daerah Gorontalo
141,146,775 100.00 136,336,775 96,59 18 Survey Pemantauan Status Gizi
Keluarga Sadar Gizi 174,300,000 100.00 173,561,400 99,58 19 Pengkajian Pengembangan
Lingkungan Sehat 229,808,959 100.00 222,664,700 96,89 20
Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular
219,387,500 100.00
200,222,200 91,26 21 Peningkatan Imunisasi 220,190,632 100.00 208,007,500 94,47 22 Pencegahan Penularan Penyakit
Bersumber Binatang (P2B2) 63,550,000 100.00 57,501,000 90,48 23
Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit Tidak Menular 38,950,000 100.00 37,059,500 95,15 24 Surveilance Epidemiologi dan
penanggulangan KLB 131,400,000 100.00 121,186,500 92,23 25 Perbekalan dr/drg PTT dan Pembinaan Teknis dr/drg PTT 119,289,385 100.00 117,529,385 97,09 26 Penyusunan Renja SKPD Bidang
Kesehatan 458,363,544 100.00 403,105,950 87,94
27 Pelayanan Poliklinik Kantor
Gubernur 66,000,000 100.00 64,147,750 97,19
REALISASI PER KEGIATAN FISIK KEUANGAN NO PROGRAM / KEGIATAN/ SUB KEGIATAN ANGGARAN (Rp) (%) (Rp.) % 29 Pengobatan Massal 238,900,000 100.00 236,937,700 99,18 30 Pelayanan Rujukan Pasien
Miskin Keluar Daerah 832,225,000 100.00
795,060,262 95,53 31 Pelayanan Bakti Sosial
Kesehatan
575,000,000 100.00 542,138,725 94,28
32
Orientasi Penggunaan dan Pemanfaatan Buku KIA bagi PKK, Kader, dan Masyarakat dan Penjaringan Kesehatan Anak Sekolah
50,787,655 100.00 50,425,000 99,29
33
Kemitraan Bidan dan Dukun Melalui Rumah Tunggu Persalinan Di Kecamatan IPM Rendah 43,125,0000 100.00 40,500,000 93,91 34 Pendampingan Puskesmas/Kecamatan IPM Rendah Dalam peningkatan Cakupan dan Penerapan Program Kesehatan Ibu Anak
94,700,000 100.00 93,367,500 98,59
35
Penyuluhan Kesehatan Reproduksi Remaja Di Kecamatan IPM Rendah
48,600,000 100.00 47,840,000 98,44
36 Jaminan Kesehatan Daerah
(JAMKESDA) 13,718,359,275 100.00
13,695,625,775 99,83
37 Peningkatan Pelayanan
Keperawatan Di Puskesmas 82,960,000 100.00 73,325,600 88,39 38 Pelayanan Kesehatan Bagi
Korban Bencana 91,196,575 85.00 62,255,000 68,26 39 Penungjang Pelayanan Laboratorium Kesehatan 54,000,000 100.00 52,699,500 97,59 40
Penyusunan Tarif Pemeriksaan Di UPTD Lab Kes Provinsi Gorontalo
56,500,000 100.00 55,790,000 98,74
41 Sosialisasi Pelayanan UPTD Lab
Kes Provinsi Gorontalo 58,500,00
100.00 56,400,000 96,41
c. Permasalahan dan Solusi
1. Permasalahan
Dalam pencapaian target yang telah ditetapkan, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo mengalami hambatan dan kendala diantaranya sebagai berikut :
- Pelaksanaan kegiatan yang sering berubah-ubah jadwalnya dan
tidak dilaksanakan sesuai rencana awal serta
pertanggungjawaban anggarannya sering terlambat dari
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), sehingga
mempengaruhi proses pencairan dana untuk kegiatan selanjutnya.
- Belum adanya satu Data base yang seragam antar program
dalam penetapan jumlah penduduk sasaran yang dibutuhkan dalam pelaporan capaian kinerja penyelenggaran tugas-tugas pokok dan fungsi dari masing-masing program.
- Masih kurangnya keterpaduan antar program dalam
pelaksanaan fungsi pembinaan, monitoring dan evaluasi kegiatan program ke Kabupaten/Kota.
2. Solusi
Solusi untuk mengatasi masalah tersebut diatas, dalam rangka meningkatkan pencapaian indikator kegiatan program Dinas Kesehatan di masa yang akan datang, maka perlu dilakukan hal-hal sebagai berikut :
- Membuat Rencana Opersional Kegiatan (ROK) secara sistematis
yang akan dituangkan dalam Rencana Arus Kas (RAK), dimana setiap bulan dievaluasi melalui format hili hulur.
kabupaten/kota yang dikeluarkan melalui satu pintu yakni di bagian perencanaan kabupaten/kota dan provinsi.
- Meningkatkan keterpaduan antar program dalam melaksanakan
pembinaan dan monev ke kabupaten/kota, sehingga
permasalahan program dalam pecapaian target SPM dan MDGs bidang kesehatan dapat diselesaikan secara terintegrasi.
d. Hal-hal lain yang dilaporkan
Berdasarkan RPJMD Povinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017 dan Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017, terdapat sejumlah indikator kinerja SKPD yang menjadi target pembangunan selang 5 tahun, yang diuraikan kedalam target tahunan SKPD yaitu :
Tabel 4.4
Indikator Kinerja Pembangunan
Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2012 Sesuai RPJMD Provinsi Gorontalo 2012-2017
No. Indikator Kinerja Target 2012 Capaian
1 Angka Usia Harapan Hidup (UHH) 66,8 67,11
2 Persentase Balita Gizi Buruk 4,49 3,08
3 Rasio Posyandu per satuan balita 11,27 11,05
4 Rasio puskesmas per satuan penduduk 0,08 0,08
5 Rasio pustu per satuan penduduk 0,24 0,13
6 Rasio RS per satuan penduduk 0,007 0,09
7 Rasio dokter gigi persatuan penduduk 0,01 0,02
8 Rasio dokter spesialis per satuan penduduk 0,03 0,05
9 Rasio dokter umum per satuan penduduk 0,24 0,26
10 Rasio tenaga medis (perawat) per satuan penduduk
1,05 1,23
11 Rasio tenaga medis (bidan) per satuan penduduk
0,49 0,66
12 Rasio tenaga nutritionist per satuan penduduk
No. Indikator Kinerja Target 2012 Capaian
13 Rasio tenaga apoteker per satuan penduduk
0,04 0,06
14 Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani
58,49 76,33
15 Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan
91,00 78,63
16 Cakupan desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
68,2 67
17 Prevalensi kekurangan gizi (standar WHO, 2005)
17,05 14,44
18 Persentase rumah tangga pengguna air bersih yang sehat
53,0 60,7
19 Jumlah masyarakat miskin yang mendapat pelayanan kesehatan gratis
199,477 661,895
3. Urusan Lingkungan Hidup
a. Program dan Kegiatan
Hasil capaian kinerja program/kegiatan yang telah
dilaksanakan oleh Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi pada tahun 2012 khususnya untuk urusan Lingkungan Hidup, adalah sebagai berikut:
1. Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup
- Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan komitmen para Pemrakarsa atau stakeholders dalam upaya pengelolaan lingkungan (AMDAL dan UKL/UPL). Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya komitmen para Pemrakarsa atau stakeholders dalam upaya pengelolaan lingkungan (AMDAL dan UKL/UPL) dari 35% menjadi 40%, tersedianya data kualitas air limbah usaha atau kegiatan (RS. Aloe saboe, RS. Tani nelayan, RS Pohuwato, RS. Dunda, RS.Totok, Hotel Quality, PT. PG. Tolangohula, PT. Tangguh Trijaya, PT. Multi Nabati, PLTD).
- Pengembangan Data dan Informasi Lingkungan
Tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan database dan trend data kualitas air sungai dan udara ambient di Provinsi Gorontalo. Hasil yang telah dicapai adalah tersedianya Laporan Status Lingkungan Hidup Gorontalo (SLHD), Laporan Environment Quality Index (EQI) dan laporan SPM, kondisi kualitas udara ambiet di Kab/Kota masih baik, gambaran Status Mutu air Sungai yaitu Sungai Bolango : Cemar Ringan – Sedang, Sungai Biyonga : Cemar Ringan – Sedang, Sungai Buladu : Cemar Sedang – Berat, Sungai Taluduyunu : Cemar Ringan – Cemar Sedang, Sungai Paguyaman : Cemar Ringan – Sedang, Sungai Andagile : Cemar Sedang, dan Sungai Randangan : Cemar Ringan.
2. Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
- Edukasi, komunikasi dan pemberdayaan masyarakat dalam
PLH
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan
pemahaman dan kinerja aparat desa/kel/ kec/BLH Kab/kota dan Tim Penggerak PKK se Provinsi Gorontalo. Hasil kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan kinerja aparat desa/ kel/ kec/ BLH Kab/kota dan Tim Penggerak PKK se Provinsi Gorontalo dalam pengelolaan Lingkungan Hidup sebanyak 300 orang.
3. Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya aparatur dalam pengelolaan lingkungan hidup
- Peningkatan Kinerja Kab/Kota dan masyarakat dalam
Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas Lingkungan dan mendorong keterlibatan semua pihak (Pemerintah, legislatif, masyarakat, dunia usaha, Media massa dan LSM) dalam pelestarian lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo. Hasil yang telah dicapai adalah terwujudnya kota Adipura 2011-2012 yaitu Kota Limboto dan Kota Marisa dan terlaksananya kegiatan pemantauan tahap I untuk penilaian Adipura tahun 2013.
- Kursus Amdal Penilai
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk
meningkatkan kualitas SDM dalam melakukan penilaian AMDAL di Provinsi Gorontalo. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas aparatur Provinsi dan Kab/Kota dalam melakukan penilaian AMDAL sebanyak 40 orang.
- Pembinaan Model Sekolah Adiwiyata
Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk Untuk membuat Model sekolah ADIWIYATA sebagai wahana untuk pembelajaran dan penyadaran warga belajar (jalur formal) dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup di Provinsi Gorontalo. Hasil pelaksanaan kegiatan ini adalah terwujudnya 12 sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi dan 5 sekolah sebagai sekolah adiwiyata tingkat Nasional (SMP 1 Limboto, SMP 1 Tapa, SD 2 Kabila, SD 6 Kabila, SD 3 Bolango Timur) dan 3 sekolah adiwiyata mandiri yaitu SMA 1 Limboto, SMP 2 Limboto, SD 1 Limehe Timur.
b. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo pada tahun 2012 khususnya untuk urusan Lingkungan Hidup memperoleh alokasi dana APBD dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 1.500.842.500,- (Satu Miliyar Lima Ratus Juta Delapan Ratus Empat Puluh Dua Ribu Lima Ratus Rupiah) dengan rata-rata capaian fisik 100 % dan realisasi keuangan 97.23 % (Rp. 1.459.329.262,-).
Tabel 4.5
Realisasi Fisik & Keuangan Urusan Lingkungan Hidup (Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
Provinsi Gorontalo) Tahun 2012
REALISASI KEUANGAN NO PROGRAM PAGU ANGGARAN (Rp) FISIK (%) (Rp) (%) 1 Program Pengendalian Pencemaran dan Perusakan Lingkungan Hidup
448.083.000 100,00 435.014.778 97,08
2 Program Peningkatan Kualitas dan Akses Informasi Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup
142.475.000 100,00 139.140.500 97,66
3 Peningkatan kegiatan lingkungan hidup,Riset dan Teknologi Informasi
207.842.500 100,00 204.430.500 98,36
4 Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur Dalam pengelolaan Lingkungan Hidup
702.442.000 100,00 680.743.484 96,91
TOTAL 1.500.842.500 100,00 1.459.329.262 97,23
c. Permasalahan dan Solusi
1. Permasalahan
- Sarana dan tenaga laboratorium belum tersedia dalam
melakukan analisis kualitas udara dan air
- Dalam pelaksanan kegiatan dilapangan diperhadapkan
sudah mentargetkan untuk memperoleh ADIPURA tetapi belum didukung ketersediaan sarana dan prasarana pendukung seperti TPA, fasilitas lainnya.
- Masih ada sekolah-sekolah yang belum memahami arti
pentingnya program Adiwiyata dan sekolah-sekolah belum mendokumentasikan kegiatan pengelolaan LH yang pernah dilaksanakan
- Kurangnya SDM Sandi baik di Provinsi maupun di
Kabupaten/Kota
2. Solusi
- Menggunakan Sarana dan Tenaga Laboratorium dari luar
gorontalo, seperti dari BTKL Manado, BTKL Makassar dan Labkes Makassar
- Penguatan kelembagaan LH di Kabupaten dan Kota dan
peningkatan kapasitas SDM melalui kegiatan pelatihan, diklat dan bimtek serta sarana dan prasarana lingkungan.
- Melakukan sosialisasi pengelolaan lingkungan dilingkungan
sekolah secara kontinyu
- Mengikut sertakan PNS pada Diklat yang diselenggarakan oleh
Lembaga Sandi Negara
d. Hal-hal lain yang dilaporkan
Berdasarkan RPJMD Povinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017 dan Renstra Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi Provinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017, terdapat sejumlah indikator kinerja SKPD yang menjadi target pembangunan selang 5 tahun, yang diuraikan kedalam target tahunan SKPD yaitu :
Tabel 4.6
Indikator Kinerja Pembangunan Urusan Lingkungan Hidup (Badan Lingkungan Hidup, Riset dan Teknologi Informasi
Provinsi Gorontalo ) Tahun 2012 Sesuai RPJMD Provinsi Gorontalo 2012-2017
No. Indikator Kinerja Target 2012 Capaian
1 Persentase peningkatan tingkat ketaatan pemrakarsa terhadap pelaksanaan dokumen lingkungan (327 perusahaan)
Naik 5% dari tahun 2011
35%
2 Meningkatnya indeks kualitas lingkungan 76 76
3 Jumlah sungai yang ditetapkan kelasnya 0 sungai 0
4. Urusan Pekerjaan Umum
a. Program dan Kegiatan
Dari 17 Program dan 29 kegiatan yang ada pada Dinas PU Provinsi Gorontalo, terakomodir pada Bidang Sumber Daya Air (SDA) sebanyak 3 program dengan 6 kegiatan, Bina Marga sebanyak 3 program dengan 4 kegiatan, Cipta Karya sebanyak 4 program dengan 4 kegiatan, Perencanaan sebanyak 2 program dan 6 kegiatan, Sekretariat dan Keuangan sebanyak 4 program dengan 4 kegiatan, UPTD Laboratorium sebanyak 1 program dengan 3 kegiatan dan UPTD Persampahan sebeyak 1 program dengan 2 kegiatan.
Program dan Kegiatan APBD Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo tahun 2012 adalah sebagai berikut :
1. Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi,
Rawa dan Jaringan Pengairan Lainnya
- Optimalisasi Fungsi Jaringan Irigasi yang Telah Dibangun (DAK)
- Rehabilitasi/Pemeliharaan Normalisasi Saluran Sungai - Rehabilitasi/Pemeliharaan Jaringan Irigasi
2. Program Pengendalian Banjir
- Pembangunan Prasarana Pengaman Pantai
3. Program Peningkatan Sumber Daya Air (Lanjutan)
- Peningkatan Sumber Daya Air (Lanjutan)
4. Program Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan dan Jembatan
- Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan (DAK) - Rehabilitasi/Pemeliharaan Jalan
5. Program Pembangunan Jalan dan Jembatan
- Pembangunan Jalan dan Jembatan
6. Program Bina Marga (Lanjutan)
- Kegiatan Bina Marga (Lanjutan)
7. Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat
Tumbuh
- Pembangunan/Peningkatan Infrastruktur
- Perencanaan Pengembangan Infrastruktur
8. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan
Air Limbah
- Penyediaan Prasarana dan Sarana Air Minum Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
9. Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan
- Fasilitasi Pembangunan Prasarana dan Sarana Dasar Pemukiman Berbasis Masyarakat
10. Program Cipta Karya (Lanjutan) - Kegiatan Cipta Karya (Lanjutan)
11. Program Perencanaan Pembangunan Daerah
- Koordinasi Perencanaan & Sinkronisasi Program Pembangunan Infrastruktur
- Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan
- Peningkatan Kinerja Penyusunan Program
- Studi Pembangunan Sarana & Prasarana Infrastruktur
- Survey, Pengukuran dan Pemetaan
12. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran - Pelayanan Jasa Administrasi Perkantoran
13. Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
- Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
14. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur - Peningkatan Sarana dan Prasarana Perkantoran 15. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur
- Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi SDM Aparatur 16. Program Peningkatan UPTD
- Pengadaan Alat-Alat Ukur dan Bahan Laboratorium
- Pengembangan Masyarakat Usaha Jasa Konstruksi
- Peningkatan Sarana dan Prasarana UPTD
17. Program Lingkungan Sehat Perumahan
- Pelayanan dan Pemeliharaan Tempat Pemrosesan Akhir
Sampah Talumelito
- Peningkatan Sarna Prasarana UPTD TPA TALUMELITO
b. Realisasi Pelaksanaan Program dan Kegiatan
Urusan Pekerjaan Umum (Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo) pada tahun 2012 memperoleh alokasi dana APBD dengan jumlah anggaran sebesar Rp. 124.962.000.000,-
terbilang (Seratus
dua puluh empat miliar sembilan ratus enam puluh dua juta rupiah)
Tabel 4.7
Realisasi Fisik & Keuangan Urusan Pekerjaan Umum (Dinas Pekerjaan Umum Prov.Gorontalo)
Tahun 2012 REALISASI FISIK KEUANGAN NO PROGRAM ANGGARAN (Rp) (%) (Rp.) % 1 Program Pengembangan dan Pengelolaan 26.556.311.000 100,00 26.013.590.256 98,02 2 Program Pengendalian Banjir 2.569.000.000 100,00 2.449.369.000 95,34 3 Program Peningkatan Sumber Daya Air (Lanjutan) 1.315.816.608 100,00 1.315.816.608 100,00 4 Program Rehabilitasi/Pemelihar aan Jalan dan Jembatan 16.031.815.000 96,31 14.690.525.068 91,63 5 Program Pembangunan Jalan dan Jembatan 35.725.149.052 97,72 30.288.362.300 84,78
6 Program Bina Marga
(Lanjutan) 671.889.100 100,00 655.661.100 97,58 7 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh 16.901.900.000 82,32 12.170.109.403 72,00 8 Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum dan Air Limbah
3.587.236.000 96,00 3.244.652.651 90,45 9 Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan 12.107.800.000 100,00 11.978.558.620 98,93 10 Program Cipta Karya
(Lanjutan) 42.940.250 100,00 42.940.250 100,00 11 Program Perencanaan Pembangunan Daerah 1.612.705.042 100,00 1.526.072.334 94,62 12 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 1.188.350.948 100,00 989.518.379 83,27
REALISASI FISIK KEUANGAN NO PROGRAM ANGGARAN (Rp) (%) (Rp.) % 13 Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
148.300.000 100,00 147.085.200 99,18 14 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 1.087.860.000 85,13 926.043.000 85,13 15 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 697.930.000 100,00 653.634.850 93,65 16 Program Peningkatan UPTD 2.523.660.000 83,67 1.748.851.690 69,30 17 Program Lingkungan Sehat Perumahan 2.193.337.000 93,85 1.892.335.398 86,27 T O T A L 124.962.000.000 96,18 110.733.126.107 88,63
c. Permasalahan dan Solusi
Penyerapan anggaran belanja langsung belum maksimal disebabkan karena ada beberapa paket pekerjaan konstruksi pada belanja modal dan belanja barang jasa, sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 belum selesai, termasuk 1 paket telah diputus kontrak dan selebihnya akan diluncurkan pada T.A. 2013 (Total ± Rp 13 M)
d. Hal-hal lain yang dilaporkan
Berdasarkan RPJMD Povinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017 dan Renstra Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo Tahun 2012 – 2017, terdapat sejumlah indikator kinerja SKPD yang menjadi target pembangunan selang 5 tahun, yang diuraikan kedalam target tahunan SKPD yaitu :
Tabel 4.8
Indikator Kinerja Pembangunan
Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Gorontalo Tahun 2012 Sesuai RPJMD Provinsi Gorontalo 2012-2017
No. Indikator Kinerja Target 2012 Capaian
1 Tersedianya Dokumen Perencanaan
dan Pengawasan Pembangunan Jalan dan jembatan Baru
5 Dok 13 Dok
2. Tersedianya jembatan diruas jalan
provinsi yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan dalam wilayah
kabupaten/kota
2 Bh 1 Bh
3. Tersedianya jembatan Stategis provinsi
yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan dalam wilayah
kabupaten/kota
4 Bh 4 Bh
4. Terlaksananya pemeliharaan berkala
jalan Provinsi yang menghubungkan pusat-pusat kegiatan dalam wilayah kabupaten/kota
7 Km 17,9 Km
5. Terpeliharanya Infrastruktur Irigasi
sehingga dapat memperpanjang umur rencana dari bangunan Irigasi tsb. (Operasi dan Pemeliharaan)
18.043 Ha 15.887 Ha
6. Terkendalinya erosi dan sedimentasi
pada tebing-tebing dan badan sungai 1,15 Km 6,69 Km
7. Terbangunnnya Tanggul pengaman
pantai bagi masyarakat pesisir 250 M 296 M
8. Tersedianya akses air minum yang
aman melalui fasilitasi dan sistem penyediaan air minum dengan jaringan perpipaan dan bukan jaringan
perpipaan terlindungi dengan kebutuhan pokok minimal 60 Liter/org/hari,
1500 KK 3160 KK
9. Terlaksananya fasilitasi dan
penyediaan sanitasi setempat yang memadai
40 unit 149 unit
10. Terlaksananya pembangunan/
peningkatan infrastruktur permukiman kumuh di kawasan perkotaan
5. Urusan Penataan Ruang