• Tidak ada hasil yang ditemukan

Urusan Pendidikan

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH (Halaman 29-46)

Urusan Pendidikan mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam menentukan tingkat kualitas sumber daya manusia. Pendidikan merupakan urusan strategis yang masih menjadi kewenangan negara, namun karena keistimewaan dan kekhususan daerah, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya salah satu Kabupaten yang berada di Propinsi Aceh dalam penyelenggaraan pendidikan juga sesuai dengan karakteristik, potensi, dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Nagan Raya, yaitu pendidikan yang Islami sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Qanun Aceh Nomor 23 Tahun 2002 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, yang kemudian direvisi menjadi Qanun No.5 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Pendidikan.

Pengembangan sektor pendidikan di Kabupaten Nagan Raya merupakan prioritas utama pembangunan yang perlu perhatian yang maksimal dan komprehensif sehingga dengan penetapan anggaran dibidang pendidikan dapat meningkatkan kualitas dan kemajuan peradaban daerah dan bangsa Indonesia secara umumnya. Pemerintah kabupaten Nagan Raya terus berupaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan serta mewujudkan pemerataan pendidikan melalui leding sektor terkait dengan bidang Pendidikan.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 30 - Pembangunan dan perkembangan urusan pendidikan dapat dilihat dari beberapa indikator berikut :

a) Angka Partisipasi Sekolah (APS)

Untuk mengetahui banyaknya penduduk usia sekolah yang bisa memanfaatkan fasilitas pendidikan dapat dilihat dari persentase penduduk yang masih bersekolah pada umur tertentu yang lebih dikenal dengan angka partisipasi sekolah. Meningkatnya angka partisipasi sekolah menunjukkan adanya keberhasilan di bidang pendidikan, terutama yang berkaitan dengan upaya memperluas jangkauan pelayanan pendidikan bagi seluruh penduduk. Dari Tabel 2.18, terlihat bahwa angka partisipasi sekolah anak-anak usia 7-12 Tahun pada Tahun 2011 telah mencapai 98,06 persen. Bila dilihat menurut jenis kelamin, tampak bahwa angka partisipasi sekolah anak perempuan usia 7-12 tahun sedikit lebih tinggi dibandingkan anak laki-Iaki pada usia yang sama.

Pada tahun yang sama angka partisipasi sekolah anak usia 13-15 Tahun di Kabupaten Nagan Raya mencapai 97,84 persen, dimana 97,74 persen untuk anak laki-laki dan untuk anak perempuan 97,84 persen. Terlihat bahwa angka partisipasi sekolah untuk anak perempuan usia 13-15 lebih tinggi daripada anak laki-laki pada usia yang sama. Hal demikian juga terjadi pada kelompok usia 16-18 Tahun, dimana angka partisipasi sekolah anak laki-laki 77,79 persen lebih rendah daripada angka partisipasi sekolah anak perempuan 86,68 persen. Untuk lebih jelas dapat dilihat pada tabel 2.19 berikut ini.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 31 - Tabel 2.19

Angka Partisipasi Sekolah Menurut Usia Sekolah Kabupaten Nagan Raya Tahun 2011

NO Kelompok Umur Pendidikan Jenjang Laki-Laki Jenis Kelamin

(L) Perempuan (P) (L)+(P) Jumlah 1 07-12 SD/MI 97,84 98,33 98,06 2 13 - 15 SMP/MTS 97,74 97,95 97,84 3 16 -18 SMA/MA 77,79 86,68 81,19 4 19 - 24 Universitas 23,11 28,91 25,83 Jumlah Total 296,48 311,87 302,92

Sumber: BPS, Inkesra Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012

Gambaran tersebut di atas memperlihatkan bahwa semakin tinggi usia penduduk, angka partisipasi sekolahnya semakin rendah. Hal ini dapat dimengerti mengingat biaya dan sarana pendidikan belum menyentuh masyarakat secara keseluruhan. Sehingga kelompok masyarakat yang kurang beruntung secara ekonomi harus memendam keinginan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Sementara kesadaran menempuh pendidikan bagi kaum perempuan semakin baik, hingga angka partisipasi sekolah penduduk perempuan lebih baik daripada laki-laki.

b) Angka Partisipasi Kasar (APK)

Angka partisipasi sekolah kasar untuk tingkat sekolah dasar di Kabupaten Nagan Raya pada Tahun 2012 mencapai 105,16 persen. Pada jenjang pendidikan SLTP Tahun 2012 mencapai sebesar 96,94 persen dan pada jenjang SLTA sebesar 86,16 persen. Gambaran lebih lanjut mengenai Angka Partisipasi Kasar (APK) sekolah dapat terlihat pada Tabel 2.20.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 32 - Tabel.2.20

Perkembangan Angka Partisipasi Kasar(APK) Kabupaten Nagan Raya Tahun 2010-2012

NO Jenjang Pendidikan Tahun Laju Pertumbuhan rata-rata 2010-2012 (%) 2010 2011 2012 1 SD/MI

1.1. Jumlah siswa yang bersekolah di jenjang pendidikan SD/MI 18,204 17,485 18,278 0.14

1.2. jumlah penduduk kelompok usia 7-12 tahun 17,382 17,209 17,381 0.00 1.3. APK SD/MI (Persen) 104.73 101.60 105.16 0.14

2 SMP/MTs

2.1. Jumlah siswa yang bersekolah di jenjang pendidikan

SMP/MTs 7,734 8,140 8,036 1.29

2.2. Jumlah penduduk kelompok usia 13-15 tahun 8,015 8,208 8,290 1.13 2.3. APK SMP/MTs (Persen) 96.49 99.17 96.94 0.16

3 SMA/MA/SMK

3.1. Jumlah siswa yang bersekolah di jenjang pendidikan SMA /

MA / SMK 5,997 6,326 6,305 1.68

3.2. Jumlah penduduk kelompok usia 16-18 tahun 5,025 7,391 7,318 13.35

3.3. APK SMA/MA/SMK (Persen) 85.29 85.59 86.16 0.34 Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012

c) Angka Partisipasi Murni (APM)

Angka partisipasi sekolah murni untuk tingkat sekolah dasar di Kabupaten Nagan Raya pada Tahun 2012 mencapai 88,28 persen. Pada jenjang pendidikan SLTP Tahun 2012 mencapai sebesar 69,59 persen dan pada jenjang SLTA sebesar 61,27 persen. Angka partisipasi tersebut pada umumnya lebih rendah daripada angka partisipasi sekolah (kasar) seperti yang telah dibahas sebelumnya. Hal ini terjadi karena ada diantara kelompok

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 33 - umur tersebut bersekolah tidak sesuai jenjang pendidikan dan umurnya. Seperti ada anak berumur 12 tahun yang telah duduk di bangku SLTP atau sebaliknya, ada anak usia 13-14 tahun tetapi masih duduk di bangku sekolah dasar. Terdapat kecenderungan menurunnya Angka Partisipasi Sekolah pada kelompok umur sekolah SD, SLTP, dan SLTA. Hal tersebut terjadi baik pada anak laki-laki maupun perempuan.

Tabel 2.21

Perkembangan Angka Partisipasi Murni (APM) Kabupaten Nagan Raya Tahun 2010-2012

NO Jenjang Pendidikan Tahun Laju Pert. rata-rata (%) 2010 2011 2012 1 SD/MI

1.1. Jumlah siswa yang bersekolah di jenjang pendidikan SD/MI 15,904 15,088 15,344 -1.19

1.2. Jumlah penduduk kelompok usia 7-12 tahun 17,382 17,209 17,381 0.00 1.3. APK SD/MI (Persen) 91.50 87.68 88.28 -1.19

2 SMP/MTs

2.1. Jumlah siswa yang bersekolah di jenjang pendidikan SMP/

MTs 7,094 5,957 5,769 -6.66

2.2. Jumlah penduduk kelompok usia 13-15 tahun 8,015 8,208 8,290 1.13 2.3. APK SMP/MTs (Persen) 88.51 72.58 69.59 -7.70

3 SMA/MA/SMK

3.1. Jumlah siswa yang bersekolah di jenjang pendidikan SMA/MA

/ SMK 5,025 4,484 4,484 -0.20

3.2. jumlah penduduk kelompok usia 16-18 tahun 7,363 7,391 7,318 -3.53

3.3. APK SMA/MA/SMK 68.25 60.67 61.27 -3.53 Sumber: Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012

Untuk meningkatkan angka partisipasi sekolah, khususnya untuk jenjang pendidikan SD dan SLTP semestinya juga diikuti dengan peningkatan

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 34 - kualitas dan kuantitas fasilitas pendidikan, terutama mengenai daya tampung ruang kelas, sehingga program wajib belajar sembilan tahun yang dicanangkan oleh pemerintah dapat berhasil.

d) Fasilitas Pendidikan

Guna mengatasi kekurangan daya tampung, Pemerintah perlu menyiapkan sarana dan prasarana pendidikan seperti menambah pembangunan unit gedung baru dengan prioritas pada daerah yang angka partisipasi sekolahnya masih rendah dan daerah terpencil, dan merehabilitasi gedung-gedung SD dan SLTP dengan prioritas gedung yang rusak berat serta mengangkat guru kontrak untuk ditempatkan pada sekolah yang kekurangan guru.

-

Perkembangan Sekolah dan Ruang Kelas Menurut Jenjang Pendidikan

Perkembangan jumlah sekolah menurut jenjang pendidikan selama lima Tahun terakhir di Kabupaten Nagan dari tahun 2007-2012 mengalami peningkatan baik pendidikan umum maupun pendidikan Agama. Untuk pendidikan umum dimana jenjang pendidikan SD pada tahun 2007 terdapat 122 sekolah dan menjadi 135 sekolah pada tahun 2012. Untuk jenjang pendidikan SMP pada tahun 2007 terdapat 27 sekolah dan pada tahun 2012 menjadi 36 sekolah, untuk jenjang pendikan SMA pada tahun 2007 terdapat 13 sekolah dan pada tahun 2012 menjadi 18 sekolah dan untuk jenjang SMK pada tahun 2007 terdapat 2 sekolah dan pada tahun 2012 mengalami penambahan satu sekolah yaitu menjadi 3 sekolah. Untuk penddikan agama dilihat berdasarkan jenjang pendidikan MI, MTS, dan MA dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 hanya bertambah dua sekolah untuk jenjang pendidkan MTS. Untuk lebih jelas gambaran perkembangan sekolah menurut jenjang pendidikan dapat dilihat pada tabel 2.22.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 35 - Tabel.2.22

Perkembangan Sekolah Menurut Jenjang Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007-2012

NO Jenjang Pendidikan Tahun

2007 2008 2009 2010 2011 2012

Pendidikan Umun

1 TK 0 0 0 29 33 36

2 Sekolah Dasar (SD) 112 126 132 132 132 135 3 Sekolah Menengah Pertama

(SMP) 27 25 24 30 33 36

4 Sekolah Menengah Atas

(SMA) 13 14 14 13 18 18

5 Sekolah Menengah Kejuruan

(SMK) 2 2 2 3 3 3

Pendidikan Agama

1 RA 0 0 0 6 6 6

2 Maddrasah Ibtidaiyah (MI) 19 19 21 19 19 19

3 Madrasah Tsanawiyah (MTS) 6 8 7 8 9 9

4 Madrasah Aliah (MA) 3 3 3 3 3 3

Sumber: BPS, Nagan Raya Dalam Angka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012.

Perkembangan ruang kelas sekolah menurut jenjang pendidikan baik pendidikan umum maupun pendidikan agama selama lima tahun terakhir di Kabupaten Nagan Raya terus mengalami peningkatan seperti terlihat pada tabel 2.22. Pada tahun 2007 ruang kelas yang tersedia untuk jenjang pendidikan SD sebanyak 660 ruang kelas dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 952 ruang kelas, tahun 2007 untuk jenjang SMP ruang kelas yang terdedia sebanyak 185 ruang kelas dan tahun 2012 meningkat menjadi 285 ruang kelas. Untuk jenjang SMA ruang kelas yang tersidia pada tahun 2007 sebanyak 109 ruang kelas dan meningkat menjadi 187 ruang kelas dan ruang kelas yang tersedia untuk jenjang SMK tahun 2007 sebanyak 17 ruang kelas dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 32 ruang kelas. Untuk lebih jelas gambaran perkembangan ruang kelas sekolah menurut jenjang pendidikan dapat dilihat pada tabel 2.23.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 36 - Tabel.2.23

Perkembangan Ruang Kelas Menurut Jenjang Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007-2012

NO PendidikanJenjang Tahun

2007 2008 2009 2010 2011 2012 Pendidikan Umun 1 TK 2 SD 660 768 773 788 821 952 3 SMP 185 179 181 275 312 285 4 SMA 109 119 119 165 172 187 5 SMK 17 19 19 22 22 32 Pendidikan Agama 1 RA 9 9 12 2 MI 99 121 137 137 137 144 3 MTS 33 35 36 38 38 58 4 MA 12 15 14 14 14 14

Sumber: BPS, Nagan Raya Dalam Angka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012.

-

Perkembangan Peserta Didik dan Tenaga Pendidik (Guru) Menurut Jenjang Pendidikan.

Perkembangan peserta didik selama lima tahun terakhir rata rata mengalami peningkatan. Perkembangan peserta didik perserta didik pada jenjang pendidikan umum untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) pada tahun 2007 sebanyak 17.156 siswa dan pada tahun 2012 menurut menjadi 15.710 siswa. Untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2007 sebanyak 6.918 siswa dan pada tahun 2012 meningkat menjadi 6,997 siswa, untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun 2007 sebanyak 3.626 siswa dan meningkat menjadi 5.274 siswa pada tahun 2012 sedangkan untuk tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada tahun 2007 sebanyak 416 siswa dan meningkat menjadi 538 siswa pada tahun 2012. Bila dilihat berdasarkan laju pertumbuhan rata rata pertahun tertinggi berada pada jenjang pendidikan SMA yaitu sebannyak 7,38 % per tahun.

Perkembangan peserta didik perserta didik pada jenjang pendidikan Agama untuk tingkat Maddrasah Ibtidaiyah (MI) tahun 2007 sebanyak 2,524

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 37 - siswa dan meningkat menjadi 2.568 siswa pada tahun 2012, untuk jenjang pendidikan Maddrasah Tsanawiyah (MTS) 837 siswa tahun 207 dan meningkat menjdi 1038 siswa tahun 2012, sedangkat untuk tingkat Maddrasah Aliah (MA) tahun 2007 sebanyak 418 siswa dan meningkat menjadi 493 siswa pada tahun 2012. Bila dilihat berdasarkan laju pertumbuhan rata rata pertahun tertinggi berada pada jenjang pendidikan MTS yaitu sebannyak 4,42% pertahun. Gambaran lebih lanjut perkembangan perserta didik dan laju pertumbuhan rata-rata pertahun menurut jejang pendidikan di Kabupaten Nagan Raya dapat dilihat di tabel 2.24.

Tabel. 2.24

Perkembangan Peserta Didik dan Laju Pertumbuhan Rata-Rata Menurut Jenjang Pendidikan

Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007-2012

NO Jenjang Pendidi kan

Tahun Laju Pert,

rata-rata Tahun 2007-2012 (%) 2007 2008 2009 2010 2011 2012 Pendidikan Umun 1 TK 0 0 0 1,795 1,811 1,820 0.69 2 SD 17,156 19,211 16,769 15,626 15,643 15,710 -1.75 3 SMP 6,918 7,164 6,460 6,562 6,721 6,997 0.23 4 SMA 3,626 4,341 4,341 4,721 4,878 5,274 7.78 5 SMK 461 508 508 607 596 538 3.14 Pendidikan Agama 1 RA 0 0 0 180 187 76 -35.02 2 MI 2,524 2,715 2,831 2,578 2,571 2,568 0.35 3 MTS 837 1,166 1,104 1,172 1,097 1,039 4.42 4 MA 418 573 461 649 567 493 3.36

Sumber: BPS, Nagan Raya Dalam Angka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012.

Laju pertumbuhan rata-rata pertahun tenaga pendidik (Guru) menurut jenjang pendidikan di Kabupaten Nagan Raya seperti terlihat pada tabel 2.24 untuk jenjang pendidikan umum, tingkat pendidikan SD rata-rata pertumbuhan tenaga pendidik pertahun sebesar 4,97 %, SMP 15,09 %, SMA

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 38 - 15,43 % dan SMK sebesar 38,34 % pertahun. Untuk Jenjang pendidikan Agama tingkat pendidikan MI 9,93 % pertahun, MTS 11,12 % pertahun dan MA sebanyak 8,13 % pertahun.

Gambaran lebih lanjut perkembangan tenaga pendidik (Guru) dan laju pertumbuhan rata-rata pertahun menurut jejang pendidikan di Kabupaten Nagan Raya dapat dilihat di tabel 2.25.

Tabel.2.25

Perkembangan Tenaga Pendidik (Guru) dan Laju Pertumbuhan Rata-Rata Menurut Jenjang Pendidikan

Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007-2012

N

O Pendidikan Jenjang Satuan

Tahun Laju Pertumbuhan rata-rata Tahun 2007-2012 (%) 2007 2008 2009 2010 2011 2012 Pendidikan Umum 1 SD Orang 1,467 1,133 1,188 1,667 1,852 1,870 4.97 2 SMP Orang 359 423 511 577 643 725 15.09 3 SMA Orang 222 214 288 359 446 455 15.43 4 SMK Orang 15 13 40 50 56 76 38.34 Pendidikan Agama 1 MI Orang 109 360 201 189 175 175 9.93 2 MTs Orang 36 123 51 59 61 61 11.12 3 MA Orang 23 58 35 37 34 34 8.13

Sumber: BPS, Nagan Raya Dalam Angka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012.

-

Perkembangan Rasio Tenaga Pendidik (Guru) dengan Murid dan Rasio Murid dengan Ruang Kelas Menurut Jenjang Pendidikan

Perkembangan rasio tenaga pendidik (Guru) dengan murid selama lima tahun terakhir disajikan pada Tabel 2.25. Pada tahun ajaran 2007 untuk jenjang pendidikan SD, seorang guru mengawasi dan membimbing sekitar 12 orang murid dan pada tahun 2012 jumlah murid SD yang diawasi seorang guru menjadi 8 murid. Ini merupakan peningkatan yang signifikan, karena semakin sedikit jumlah murid yang diawasi oleh seseorang guru, maka

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 39 - diharapkan kegiatan pembelajaran dan pendidikan yang dilakukan semakin berhasil dengan baik.

Perkembangan rasio murid terhadap guru pada Pendidikan Umum, untuk jenjang pendidikan SLTP pada tahun 2007 seorang guru mengawasi/mendidik 19 murid dan pada tahun 2012 menurun secara signifikan menjadi 10 murid diawasi oleh seorang guru. Pada jenjang pendidikan SLTA pada tahun ajaran 2007 jumlah murid yang diawasi seorang guru adalah 16 murid, kemudian pada tahun ajaran 2012 seorang guru menangani 16 murid. Untuk jenjang SMK pada tahun 2007 seorang guru mengawasi 31 Murid pada tahun 2012 juga terjadi penurunan yang sangat signifikan dimana seorang guru mengawasi/membimbing 7 murid.

Perkembangan rasio murid terhadap guru pada Pendidikan Agama juga mengalami perubahan dimana untuk jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) pada tahun 2007 seoarang guru membimbing/mengawasi 23 murid dan pada tahun 2012 menurun menjadi 15 murid di bimbing seorang guru. Pada jenjang pendidikan Maddrasah Tsanawiyah (MTS) tahun 2007 seorang guru membimbing 23 murid dan tahun 2012 menurun seorang guru membimbing 17 murid. Pada jenjang pendidikan Maddrasah Aliah (MA) tahun 2007 seorang guru membimbing 18 murid dan tahun 2012 menurun menjadi seorang guru membimbing 15 murid.

Untuk perkembangan Rasio Murid dengan Ruang Kelas juga menunjukkan penurunan yang signifikan selama lima tahun terakhir dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 terutama pada kelompok sekolah umum. Untuk jenjang SD tahun 2007 satu ruang kelas di isi oleh 27 siswa pada tahun 2012 menurun menjadi 17 siswa begitu juga dengan tingkat SLTP, SMA juga mengalami penurunan yang sigifikan dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2012, sedangkan untuk pendidikan agama jenjang pendidkan Maddrasah Aliah (MA) dari Tahun 2007 sampai dengan tahun 2012 tidak

mengalami penurunan dimana dalam satu ruang kelas di isi oleh 35 orang siswa seperti tergambar pada tabel 2.26.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 40 - Perkembangan rasio murid terhadap guru pada pendidikan umum dan pendidikan Agama, menunjukan peningkatan jumlah guru terutama pada kelompok pendidikan umum, yaitu Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Pertama (SLTP), SLTA dan SMK mengindikasikan terjadi pertambahan jumlah guru yang cukup besar sejak tahun ajaran 2007 hingga tahun 2012. Secara keseluruhan rasio siswa-guru saat ini sangat rendah hal ini menunjukkan bahwa lebih banyak guru dari yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas dan efisien. Angka ini di bawah rata-rata Indonesia, khusus untuk sekolah dasar satu guru melayani 20,1 siswa.

Bila dilihat dari segi perbandingan antara jumlah ruang kelas yang di isi murid juga terjadi penurunan, sehingga pembelajaran seorang murid lebih terawasi oleh pengajar atau guru dan dengan adanya penurunan jumlah siswa yang mengisi ruang kelas akan berdampak pada kenyamanan para siswa dalam mengikuti pelajaran dikelas. Untuk lebih jelas mengenai pekembangan rasio tanaga pendidik (Guru) dengan murid dan rasio murid dengan ruang kelas dapat dilihat pada tabel 2.26 dan 2.27.

Tabel.2.26

Perkembangan Rasio Tenaga Pendidik (Guru) dengan Murid Menurut Jenjang Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007-2012

No PendidikanJenjang Satuan Tahun

2007 2008 2009 2010 2011 2012 Pendidikan Umum 1 TK Orang 2 SD Orang 12 17 14 9 8 8 3 SMP Orang 19 17 13 11 10 10 4 SMA Orang 16 20 15 13 11 12 5 SMK Orang 31 39 13 12 11 7 Pendidikan Agama 1 RA Orang 2 MI Orang 23 8 14 14 15 15 3 MTs Orang 23 9 22 20 18 17 4 MA Orang 18 10 13 18 17 15

Sumber: BPS, Nagan Raya Dalam Angka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012.

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 41 - Tabel. 2.27

Perkembangan Rasio Murid dengan Ruang Kelas Kabupaten Nagan Raya Tahun 2007-2012

NO PendidikanJenjang Tahun

2007 2008 2009 2010 2011 2012 Pendidikan Umun 1 SD 26 25 22 20 19 17 2 SMP 37 40 36 24 22 25 3 SMA 33 36 36 29 28 28 4 SMK 27 27 27 28 27 17 Pendidikan Agama 1 MI 25 22 21 19 19 18 2 MTS 25 33 31 31 29 18 3 MA 35 38 33 46 41 35

Sumber: BPS, Nagan Raya Dalam Angka dan Dinas Pendidikan Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012.

e) Angka Melek Huruf

Angka melek huruf adalah persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yang bisa membaca dan menulis. Kemampuan baca tulis penduduk merupakan ukuran yang sangat mendasar dari tingkat pendidikan, yang tercermin dari data angka melek huruf, yaitu persentase penduduk usia 15 tahun keatas yang dapat membaca dan menulis huruf latin dan lainnya. Angka Melek Huruf (AMH) Kabupaten Nagan Raya terus mengalami peningkatan dari 89,70 % pada tahun 2007 hingga mencapai 93,65 pada tahun 2010 persen, sisanya sebanyak 6,35 persen adalah penduduk usia 15 tahun keatas yang tidak dapat membaca atau buta huruf dan pada tahun 2011 menjadi 93,77 %, sisanya sebanyak 2,33 persen adalah penduduk usia 15 tahun keatas yang tidak dapat membaca atau buta huruf. Selama tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 persentase penduduk Kabupaten Nagan Raya yang mampu membaca dan menulis terus mengalami peningkatan, dimana dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 persentase penduduk Kabupaten Nagan Raya yang mampu membaca dan menulis meningkat

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 42 - sebesar 4,07 Persen sedang propinsi Aceh dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 persentase penduduk propinsi aceh yang mampu membaca dan menulis hanya meningkat sebesar 1,02 Persen. Bahkan angka ini bila dibandingkan dengan propinsi Aceh tidak berbeda jauh, seperti terlihat pada gambar 2.6 dibawah ini.

Gambar 2.6

Angka Melek Huruf Penduduk Penduduk Usia 15 Tahun Keatas Kabupaten Nagan Raya dan Propinsi Aceh Tahun 2007-2011

Sumber:Badan Pusat Statistik Kabupaten Nagan Raya dan BAPPEDA, Rencana Kerja Pemerintah Aceh Tahun 2012

f) Angka Rata-Rata Lama Sekolah

Rata-rata lama sekolah adalah rata-rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh penduduk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan. Berdasarkan gambar 2.13, menunjukkan bahwa angka rata-rata lama sekolah Kabupaten Nagan Raya dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2011 mengalami peningkatan. Pada tahun 2007 angka rata-rata lama sekolah adalah 7,32 tahun dan menjadi 7,75 tahun pada tahun 2011. Bila dibandingkan dengan provinsi Aceh angka rata-rata lama sekolah Kabupaten Nagan Raya lebih rendah. Pada tahun 2007 menunjukkan bahwa angka

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 43 - rata lama sekolah propinsi Aceh 8,50 tahun dan pada tahun 2011 mengalami peningkatan menjadi 8,90 tahun. Gambaran lebih jelas angka rata-rata lama sekolah Kabupaten Nagan Raya dan Provinsi Aceh dapat dilihat pada gambar 2.7.

Gambar 2.7

Angka Rata-Rata Lama Sekolah

Kabupaten Nagan Raya dan Propinsi Aceh Tahun 2007-2011

Sumber: BPS, Inkesra Kabupaten Nagan Raya dan Indeks Pembangunan Manusia Propinsi Aceh Tahun 2012

Gambaran mengenai peningkatan sumber daya manusia dapat dilihat dari kualitas tingkat pendidikan penduduk usia 10 tahun keatas. Persentase penduduk usia 10 tahun ke atas yang sudah menamatkan sekolah pada jenjang minimal SLTP sebanyak 46,44 persen pada tahun 2011. Disini juga terlihat perbedaan pendidikan antara laki-laki dengan perempuan. Proporsi laki-laki yang menamatkan pendidikan setara SLTP keatas lebih besar daripada perempuan. Sejalan dengan program pemerintah mengenai wajib belajar, maka diharapkan pada tahun-tahun mendatang angka ini mengalami peningkatan, tidak hanya dari segi kuantitas melainkan juga kualitasnya.

7,32 7,32 7,34 7,57 7,75 8,50 8,50 8,63 8,81 8,90 7,10 7,20 7,30 7,40 7,50 7,60 7,70 7,80 2… 2… 2…2…2…2…

%

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 44 - Gambaran lebih lanjut mengenai Jumlah Persentase Penduduk 10 tahun keatas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan dapat terlihat padaTabel 2.29.

Tabel 2.29

Jumlah Persentase Penduduk 10 tahun keatas Menurut Tingkat Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan

Kabupaten Nagan Raya Tahun 2011

NO PendidikanJenjang Satuan

Jenis Kelamin Laki-Laki

(L) Perempuan (P) (L)+(P)Jumlah 1 Belum/Tdk Tamat SD Persentase 19.74 26.09 22.81

2 SD Persentase 29.00 32.61 30.75 3 SLTP Persentase 25.68 20.05 22.95 4 SLTA Persentase 21.32 13.49 17.53 5 D1/D2/D3 Persentase 1.55 4.87 3.15 6 D4/S1 Persentase 2.71 2.89 2.80 7 S2/S3 Persentase 0 0 0 8 SLTP+ Persentase 51.26 41.30 46.43

Sumber: Badan Pusat statistik, Inkesra Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012

Lebih jauh terlihat bahwa proporsi penduduk perempuan yang belum/tidak tamat SD atau hanya menamatkan SD jauh lebih besar dari pada laki-laki. Akan tetapi, pada sisi lainnya proporsi perempuan yang menamatkan pendidikan tinggi (diploma hingga sarjana) lebih besar daripada laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran sudah mulai tumbuh dalam masyarakat yang juga mementingkan pendidikan kaum perempuan.

g) . Angka Putus Sekolah

Angka putus sekolah yang mencerminkan anak-anak usia sekolah yang sudah tidak bersekolah lagi atau yang tidak menamatkan suatu jenjang pendidikan tertentu sering digunakan sebagai ukuran dari tingkat pendidikan. Penduduk yang putus sekolah/belum pernah sekolah menurut kelompok jenjang pendidikan berbeda nyata pada tahun 2011. Pada jenjang sekolah dasar, persentase anak usia sekolah yang putus sekolah sebesar 1,94

PEMERINTAH KABUPATEN NAGAN RAYA II- 45 - persen, sedangkan untuk jenjang pendidikan SLTP membesar menjadi 2,16 persen. Anak putus sekolah untuk jenjang pendidikan SLTA jauh lebih tinggi yaitu mencapai 18,81 persen. Gambaran lembih lanjut angka putus sekolah penduduk Kabupaten Nagan Raya dapat dilihat pada tabel 2.30.

Tabel 2.30

Persentase Penduduk Putus Sekolah atau Belum Pernah Sekolah Menurut Jenjang Pendidikan

Kabupaten Nagan Raya Tahun 2011

No PendidikanJenjang Satuan

Jenis Kelamin Laki-Laki

(L) Perempuan (P) (L)+(P)Jumlah 1 Sekolah Dasar Persentase 2,16 1,67 1,94 2 Sekolah Lanjutan

Tingkat Pertama Persentase 2,26 2,05 2,16 3 Sekolah Lanjutan

Tingkat Atas Persentase 22,21 13,32 18,81 Sumber: Badan Pusat statistik, Inkesra Kabupaten Nagan Raya Tahun 2012

h) Pendidikan Berbasis Nilai Islami

Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus berupaya meningkatkan pendidikan berbasis nilai Islami antara lain dengan melakukan pembinaan-pembinaan kepada guru-guru yang nantinya bisa ditransfer kepada siswa di setiap jenjang sekolah. Khusus untuk murid Sekolah Dasar telah dilaksanakan pengajian Al-Qur’an sebagai kegiatan ekstrakurikuler dalam rangka meningkatkan kemampuan baca tulis Al Qur’an dan pemahaman isi kandungannya. Selain itu penambahan jam pelajaran agama Islam pada tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK adalah merupakan upaya untuk meningkatkan pemahaman nilai-nilai Islam di kalangan siswa. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten Nagan Raya 2012-2017 sesuai dengan visi dan misi kabupaten Ngan Raya. Dalam upaya penerapan

Dalam dokumen BAB II GAMBARAN UMUM KONDISI DAERAH (Halaman 29-46)

Dokumen terkait