ANGKA PARTISIPASI MURNI (APM) KABUPATEN ROKAN HILIR
DATA TAHUN 2021 SEKOLAH/SATUAN
2.3.1.4 Urusan Perumahaan Rakyat dan Kawasan Pemukiman
Urusan Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman merupakan urusan pemerintahan konkuren yang termasuk dalam kelompok urusan wajib dengan pelayanan dasar sehingga dalam pelaksanaannya urusan Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman harus berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan oleh kementerian Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman.
Pada tahun 2017 sampai dengan 2019 data dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hilir telah mencapai sebesar 31,94 persen tentang Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah berHPL/HGB. Pada Tahun 2017 sapai tahun 2019 luasan RTH publik sebesar 20% dari luas wilayah kota/kawasan perkotaan sebesar 177.631,8 Ha. Selanjutnya pada tahun 2017 rasio bangunan ber- IMB per satuan bangunan sebesar 103 Unit, lebih lanjut pada tahun 2018 mengalami kenaikan menjadi 151 Unit kemudian pada tahun 2019 mengalami kenaikan menjadi 336 Unit dan terus mengalami kenaikan pada tahun 2020 sebesar 541.
Indicator urusan penataan ruang Kabupaten Rokan Hilir dalam hal Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB pada tahun 2016 yakni 31,23 persen, terjadi peningkatan namun stagnan pada tahun 2017, 2018 dan 2019 yakni 31,94 Persen, pada tahun 2020 terjadi peningkatan Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB yakni 33,02 Persen.
Tabel 2.37 Indikator Urusan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hilir
Indikator 2016 2017 2018 2019 2020
Rasio Ruang Terbuka Hijau per Satuan Luas Wilayah ber HPL/HGB
31,23 31,94 % 31,94 % 31,94 % 33,02 % Luasan RTH publik sebesar 20% dari
luas wilayah kota/kawasan perkotaan/Ha
177.631,8 177.631,8 177.631,8 177.631,8 177.631,8
Rasio bangunan ber- IMB per satuan bangunan/Unit
102 103 151 336 541
Ruang publik yang berubah peruntukannya
102 108
Rasio luas kawasan tertutup pepohonan berdasarkan hasil pemotretan citra satelit dan survei foto udara terhadap luas daratan
Ketaatan terhadap RTRW 30% 32% 32,6% 34% 35%
Sumber: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kab. Rohil Tahun 2021.
Peringkat persentase rumah tangga menurut sumber air minum utama di Kabupaten Rokan Hilir tahun 2018 antara lain : peringkat utama penggunaan sumber air minum dari leding memiliki persentase tertinggi sebesar 61,97 persen, sementara untuk Air kemasan menduduki peringkat ke dua dengan persentase sebesar 49,27 persen. Di peringkat ketiga
yaitu jenis lainnya sebesar 16,86 persen, peringkat ke empat sumur tak terlindung dengan persentase 16,70 persen, peringkat ke lima pompa sebesar 14,25 persen, peringkat ke enam sumur terlindungi sebesar12,21 persen.
Tabel 2.38 : Persentase Rumah Tangga Menurut Sumber Air Minum Utama Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2018
Sumber Air Minum Persentase
Air kemasan 49,27
Leding 61,97
Pompa 14,25
Sumur Terlindung 12,21
Sumur tak Terlindung 16,70
Lainnya 16,86
Sumber: BPS, Statistik Kesejahteraan Daerah Kabupaten Rokan Hilir, 2018
Kebutuhan masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir disamping kebutuhan sumber air minum, perlu di perhatikan juga segi sumber air untuk memasak. Pada tahun 2018, sumber air yang terbanyak di gunakan masyarakat untuk memasak di Kabupaten Rokan Hilir adalah sumur terlindung yang persentase mencapai 29,11persen. Sumber air pompa juga digunakan untuk keperluan memasak sebesar 26,12 persen, kemudian sumber air sumur tak terlindung sebesar 22,16 persen, untuk air kemasan sebesar 1,38 persen, dan terakhir untuk sumber air leding sebesar 0,41 persen.
Tabel 2.39 : Persentase Rumah Tangga Menurut Sumber Air untuk Memasak Kabupaten Rokan Hilir Tahun 2018
Sumber Air Memasak Persentase
Air kemasan 1,38
Leding 0,41
Pompa 26,12
Sumur Terlindung 29,11
Sumur tak Terlindung 22,16
Lainnya 20,82
Sumber: BPS, Statistik Kesejahteraan Daerah Kabupaten Rokan Hilir, 2018
Berdasarkan data BPS tahun 2019 Kabupaten Rokan Hilir,menunjukan bahwa kesadaran masyarakat akan pentingnya hidup sehat dengan tidak buang air sembarangan sudah cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya persentase sebesar 68,42 persen pada tahun 2020 masyarakat yang sudah memiliki tempat buangan tangki/septik dan 43,29 persennya jenis pembuangan lainnya. Persentase Rumah Tangga Pembuangan Akhir Tinja pada Tahun 2017 yakni 62.27 persen, pada tahun 2018 yakni 69,37 persen, pada tahun 2019 yakni 56,71 persen, dan pada tahun 2020 yakni 68,42 persen.
Dalam hal ini dapat dilihat bahwa terjadi tren peningkatan dari tahun ke tahun, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada table dibawah ini :
Tabel 2.40 Persentase Rumah Tangga Pembuangan Akhir Tinja
Tahun Tangki /septik/IPAL/SPAL
2017 62.27
2018 69.37
2019 56.71
2020 68,42
Sumber: BPS, Kabupaten Rokan Hilir 2021.
Penggunaan listrik yang bersumberkan pada tenaga PLN pada tahun 2015-2018 di Kabupaten Rokan Hilir menunjukan mengalami peningkatan. Konsekwensi meningkatnya penggunaan listrik PLN, maka secara otomatis mengurangi penggunaan listrik non PLN yang dari tahun ke tahun mengalami penurunan. Dengan semakin meningkatnya penggunaan tenaga listri PLN maka memberikan dampak semakin sedikit persentase masyarakat yang tidak menikmati listrik. Oleh karena itu pada pada tahun 2017 masyarakat Kabupaten Rokan Hilir yang tidak memiliki listrik hanya tinggal 1,29 persen, tahun 2018-2020 seluruh masyarakat sudah menikmati listrik. Bahwa di Kabupaten Rokan Hilir mengenai listrik dimana Daya Terpasang yakni 175,837, Produksi yakni 2.880.729, dan Distribusi Listrik PT.
PLN (Persero) yakni 181.026.041. Pada tahun 2020 Daya Terpasang Installed Electricity Power (KW) yakni 175,837, Produksi Listrik Electriciy Production (KWh) yakni 2.880.729, Listrik Terjual Electricity Sold (KWh) yakni 181.026.041, Listrik Dipakai Sendiri Own Used (KWh) yakni 894,753, Listrik Susut/ Hilang Shrinkage/ Lost (KWh) yakni 10.018.450.
mengenai rincian Daya Terpasang, Produksi, dan Distribusi Listrik PT. PLN (Persero) pada Cabang/Ranting PLN di Kabupaten Rokan Hilir dapat dilihat pada table dibawah ini :
Tabel 2.41 : Daya Terpasang, Produksi, dan Distribusi Listrik PT. PLN (Persero) pada Cabang/Ranting PLN Menurut Kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir, 2020
Kecamatan
Sub District
Daya Terpasang
Installed Electricity Power
(KW)
Produksi
Listrik
Electriciy Production
(KWh)
Listrik
Terjual
Electricity Sold (KWh)
Dipakai
Sendiri
Own Used (KWh)
Susut/ Hilang
Shrinkage/
Lost (KWh)
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
Tanah Putih 18,359 300,783 18.901.313 93,423 1.046.048
Pujud 9,662 158,289 9.946.958 49,165 550,49
Tanah Putih
Tanjung Melawan
3,859 63,218 3.972.614 19,635 219,855
Rantau Kopar 1,784 29,225 1.836.480 9,077 101,636
Tanjung Medan 10,795 176,855 11.113.624 54,931 615,057
Bagan Sinembah 19,937 326,624 20.525.171 101,449 1.135.916
Simpang Kanan 8,212 134,535 8.454.198 41,786 467,877
Bagan Sinembah Raya 5,289 86,657 5.445.544 26,916 301,37
Balai Jaya 16,43 269,174 16.915.006 83,605 936,12
Kubu 5,908 96,79 6.082.308 30,063 336,611
Pasir Limau Kapas 10,606 173,752 10.918.629 53,967 604,265
Kubu Babussalam 6,226 101,997 6.409.503 31,68 354,718
Bangko 21,618 354,166 22.255.891 110,004 1.231.699
Sinaboi 3,53 57,835 3.634.402 17,964 201,137
Batu Hampar 2,261 37,043 2.327.824 11,506 128,828
Pekaitan 4,37 71,597 4.499.211 22,238 248,998
Rimba Melintang 10,198 167,072 10.498.893 51,893 581,036
Kecamatan
Sub District
Daya Terpasang
Installed Electricity Power
(KW)
Produksi
Listrik
Electriciy Production
(KWh)
Listrik
Terjual
Electricity Sold (KWh)
Dipakai
Sendiri
Own Used (KWh)
Susut/ Hilang
Shrinkage/
Lost (KWh)
Bangko Pusako 16,793 275,117 17.288.472 85,451 956,789
Rokan Hilir 175,837 2.880.729 181.026.041 894,753 10.018.450
Sumber: PT.PLN (Persero) Rayon Bagansiapiapi/ Branch Office of State Electricty Enterprice Bagansiapiapi tahun 2021.
Status Rumah Tangga Menurut Karakteristik dan Status Kepemilikan Bagunan Tempat Tinggal yang ditempati, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Rokan Hilir tahun 2017 kepemilikan bangunan milik sendiri sebesar 73,38 persen dan terus mengalami penurunan hingga tahun 2019 mencapai 70.98 persen dan meningkat pada tahun 2020 menjadi 76,71 persen. Sementara status bukan milik sendiri tahun 2017 sebesar 26.615 dan terus mengalami peningkatan sampai dengan tahun 2019 sebesar 29.02 persen dan terjadi penurunan pada tahun 2020 menjadi 23,29 persen.
Tabel 2.42 Persentase Rumah Tangga menurut Karakteristik dan Status Kepemilikan Bangunan Tempat Tinggal yang Ditempati
Sumber: BPS, Kabupaten Rokan Hilir 2021
Tahun Milik Sendiri Bukan Milik Sendiri
2017 73.385 26.615
2018 71.42 28.58
2019 70.98 29.02
2020 76,71 23,29
Badan Pusat Statistik Kabupaten Rokan Hilir yang di oleh dari berbagai data menunjukkan pada tahun 2016 jumlah tindak kriminal yang dapat ditangani sebesar 991 kasus. Angka tersebut mengalami penurunan di tahun 2019. Rasio kriminalitas sebesar 0,00666 pada tahun 2016, tahun 2017 turun menjadi 0,00940, tahun 2018 naik kembali menjadi 0.00960, pada tahun 2019 naik menjadi 0,00970 serta ditahun 2020 terjadi penurunan menjadi 0,00965.
2.3.1.5 Urusan Ketetraman, Ketertiban umum dan Perlindungan Masyrakat