RENCANA KERJA DAN PENDANAAN DAERAH
5.1. Perubahan Rencana Kerja dan Pendanaan
5.1.1. Urusan Wajib Pelayanan Dasar 1. Pendidikan
Perubahan rencana kerja penyelenggaraan bidang Pendidikan yang dituangkan dalam program kegiatan Dinas Pendidikan mengalami penundaan beberapa kegiatan pembangunan/pengadaan sarana dan prasarana sekolah kecuali yang bersumber dana dari DAK. Perubahan pada bidang Pendidikan dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pendidikan Anak Usia Dini, disamping dilakukan rasionalisasi belanja-belanja operasional seperti makanan dan minuman juga dilakukan penundaan beberapa kegiatan seperti peringatan hari anak nasional, gebyar PAUD, lomba-lomba PAUD, sarana penunjang lomba sekolah sehat, pembatalan pembinaan dan lomba lomba sekolah sehat, pembatalan rehab sarana penunjang LSS TKN Pembina Klungkung dan TKN Pembina Nusa Penida(Rp.400.000.000). Rasionalisasi operasional, makanan minuman dan Biaya Perjalanan Dinas pada kegiatan pendidik dan tenaga kependidikan pada pendidikan anak usia dini
b. Program Penyelenggaraan Pendidikan Non Formal dilakukan rasionalisasi belanja bahan cetak pelaksanaan program paket A.rasionalisasi biaya operasional makanan dan minumans serta perjalanan dinas kegiatan penyediaan pendidik dan tenaga pendidikan
c. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun terdapat pengurangan anggaran (Rp. 2..214.400.000) pada kegiatan penyediaan beasiswa miskin pada siswa SD dan SMP, karena kuota penerima BSM yang dipasang, hanya 35% proposal merupakan keluarga miskin yang terdaftar pada data BDT Kementerian Sosial. Pengurangan belanja oprasonal , belanja honor kegiatan penilaian kinerja sekolah cetak, makan minum, belana narasumber penyelenggaraan proses belajar dan ujian bagi peserta didik. Pengurangan biaya operasional karena pengurangan oprasional kegiatan pembinaan kelembagaan dan manjemen sekolah salh satunya karena pembatalan lomba sekolah sehat tingkat kabupaten dan propinsi. Terjadi pengurangan anggaran sebesar Rp. 219.851.250 pada
132 kegiatan pembinaan , minat dan bakat siswa, lomba –lomba melibatkan siswa. Rasionalisasi dilakukan sebagai dampak pandemi, lomba hanya dilaksanakan secara on line.
5.1.1.2. Kesehatan
Perubahan rencana kerja Dinas Kesehatan dapat dijelaskan sebagaimana di bawah ini.
a. Program Pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan terdapat rasionalisasi pada perjalanan dinas serta pergeseran anggaran penyesuaian Juknis DAK Non fisik
b. Program pemenuhan Upaya Kesehatan Perorangan dan Upaya Kesehatan Masyarakat hanya terdapat pengurangan anggaran oprasional, bahan cetak, makan minum dan perjalanan dinas. Pada kegiatan penyediaan layanan kesehatan pada UKM dan UKP rujukan tingkat daerah kabupaten/ kota terjadi pergeseran antar sub kegiatan didalamnya adalah karena adanya perubahan juknis dana Dak Non fisik. Pada kegiatan Penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan untuk UKM dan UKP kewenangan daerah kaupaten/ Kota ada pergeseran anggaran anatara sub kegiatan pengadaan bahan pakai habis dengan pengadaan obat dan vaksin. Adanya Peningkatan kebutuhan pengadaan bahan pakai habis, diambilkan dari pengadaan obat-obatan yang berumber APBD, sementaar kebutuhan obat memaksimalkan penggunaan dana berdumber DAK.
Terjadi pengurangan anggran pada rehab dan pemeliharaan fasilitas kesehatan lainnya sebesar Rp.843.191.665.
c. Pengurangan anggaran juga terdapat pada program ini karena ada rasionalisasi belanja hibah pada lembaga , organisasi kemasyarakatan yang berbadan hukum indonesia yaitu KPA, YKI dan PPTI.
d. Pada sub kegiatan pengelolaan jaminan kesehatan masyarakat adanya penambahan anggaran untuk iuran PBPU dan BP kelas III UHC Kabupaten sebesar Rp. 1.489.768.419, Sementara ada pengurangan Iuran / Sharing propinsi untuk program JKN KBS Rp.3.116.501.721 serta transport ambulan jenazah manfaat tambahan JKN-KBS Rp.1.150.000.000 bersumber dana BKK propinsi.
e. Program Peningkatam Kapasitas Sumber Daya Manusia Kesehatan,juga terdapat pengurangan untuk kebutuhan oprasional, makan minum dan perjalanan dinas. Pada sub kegiatan Pengembangan Mutu dan Peningkatan Kompetensi Teknis Sumber Daya Manusia Kesehatan Tingkat Daerah Kabupaten / Kota terdapat pengurangan anggaran Rp.300.000.000, hal ini karena ada perubahan Juknis penggunaan dana DBHCHT. Pada sub kegiatan pemenuhan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan sesuai Standar ada penambahan anggaran Rp.12.022.748.900 untuk Belanja insentif tenaga Kesehatan Penangnan COVID-19
133 f. Program sediaan farmasi, Alat Kesehatan dan makanan Minuman, pada sub kegiatan didalamnya terdapat pergeseran anggaran karena ada penyesuaian dengan juknis penggunaan dana DAK Non fisik.
Sedangkan untuk RSUD Gema Santi, rancangan perubahan renja dapat dijelaskan sebagai berikut :
g. Program Pemenuhan Upaya kesehatan Perorangan Dan Upaya Kesehatan Masyarakat, sub kegiatan Pengadaan Sarana Fasilitas Pelayanan Kesehatan adanya rasionalisasi anggaran pada belanja bahan pembersih, ATK, penggandaan, alat kebersihan , belnaja makanan minuman serta belanja modal , dengan total anggaran Rp.123. 553.401.
h. Pada sub kegiatan Pengadaan Sarana Prasarana dan Pendukung Fasilitas pelayanan Kesehatan terdapat pengurangan pada belanja Modal bagunan kesehatan sebesar Rp.984.000.000, Penundaan pembangunan Pos satpam Rp. 122.880.000 serta belanja modal bangunan gedung garasi/
Pool Rp. 76.800.000.
i. Pada sub kegiatan Penyediaan layanan Kesehatan untuk UKM dan UKP rujukan Tingkat Daerah Kabupaten/ Kota ada pengurangan anggaran sebesar Rp. 5.064.640.000, karena adanya penurunan target pendapatan RSUD.
5.1.1.3. Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Perubahan rencana kerja pada bidng pekerjaan umum dan penataan ruang yang dilaksanakan oleh DPUPRPKP yaitu pada :
a. Program Penyelenggaraan Jalan dilakukan penundaan Pemeliharaan Jalan Sampalan – Toyapakeh sebesar Rp. 1.059.374.000, Penambahan pemeliharaan jalan di Nusa Penida dan rasionalisasi pemeliharaan rutin jalan di Klungkung daratan.
b. Program Penyelenggaraan Jalan dilakukan penundaan pengawasan pemeliharaan jalan Sampalan – Toyapakeh, dan penambahan perencanaan dan pengawasan pemeliharaan rutin jalan di Nusa Penida.
c. Program Pengelolaan umber Daya Air dilakukan penundaan Perencanaan rehab/peningkatan Tanggul Pengaman Pantai Ruas Dsn. Batumulapan, Desa Batununggul - Desa Suana, Pengawasan normalisasi aliran sungai takmung (jalan baladewa - jalan jempring - jalan soka lingk. Semarapura klod kangin dan semarapura klod) dan Normalisasi aliran sungai takmung (jalan baladewa - jalan jempring - jalan soka lingk. Semarapura klod kangin dan semarapura klod).
d. Program Penyelenggaraan Penataan Ruang dilakukan penundaan Harmonisasi RDTR Kecamatan Klungkung dan Penyusunan Fakta Analisa RDTR Kawasan Pariwisata Nusa Penida.
134 5.1.1.4. Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Perubahan rencana kerja Bidang urusan perumahan rakyat dan Kawasan permukiman dilaksanakan juga oleh DPUPRPKP dapat dijelaskan bahwa pada : a. Program Penataan bangunan dan lingkungannya ada penambahan anggaran untuk Kajian lingkungan RPIP Nusa Penida, Kecamatan Nusa Penia sebesar Rp. 35.000.000.
b. Program Pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum dilakukan penundaan Kajian lingkungan Mata air penida, kecamatan Nusa Penida sebesar Rp. 65.000.000.
5.1.1.5. Ketentraman Dan Ketertiban Umum Serta Perlindungan Masyarakat
5.1.1.5.1. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran
Perubahan rencana kerja bidang urusan ketentraman dan keteriban umum serta perlindungan untuk sub bidang ketentraman dan ketertiban umum dan pemadam kebakaran dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program peningkatan ketentraman dan ketertiban umum dilakukan pengurangan belanja pendukung seperti BBM, ATK, makan minum rapat, makan minum lapangan, cetak, SPPD, Pakaian Dalmas, pakaian PPNS,belanja modal, honor tim sebesar Rp.549.599.000
b. Program pencegahan, penanggulangan, penyelamatan kebakaran dan penyelamatan non kebakaran tidak ada pengurangan.
5.1.1.5.2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Perubahan rencana kerja sub bidang Program Penanggulangan Bencana dilakukan rasionalisasi perabot kantor (sign board), makan minum rapat, makan minum aktivitas lapangan,honor narasumber, perjalanan dinas, sesajen, cetak, alat listrik, sewa gedung sebesar Rp. 198.322.050.
5.1.1.6. Sosial
Perubahan rencana kerja bidang social yang dilaksanakan Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah sebagai berikut :
a. Program Pemenuhan Hak Anak (PHA)di rasionalisasi pada Belanja Penunjang Lainya (Rp 34.557.400)
b. Program Pemberdayaan Sosial dilakukan pengurangan belanja bantuan rehab dan bedah rumah dan belanja penunjangnya (Rp 221.765.000).
c. Program Penanganan Bencana di lakukan pengurangan belanja pada belanja penunjang lainya (Rp 57.600.000)
d. Program Pengelolaan Taman Makam Pahlawan di lakukan pengurangan pada belanja perayaan Hut dan penunjang lainya (Rp 142.513.100) e. Program Rehabilitas Sosial mendapatkan penambahan pergeseran
anggaran pada belanja bantuan sosial (Rp 37.900.000).
135 5.1.2. Urusan Wajib Non Pelayanan Dasar
5.1.2.1. Tenaga Kerja
Penyelenggaraan bidang tenaga kerja pada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja dilakukan perubahan rencana kerja sebagai berikut :
a. Program Pelatihan Kerja Dan Produktivitas Tenaga Kerja dilakukan penundaan belanja modal gedung dan bangunan sebesar Rp.
2.355.200.000.
b. Program Penempatan Tenaga Kerja dilakukan penundaan belanja jasa tenaga penangnan sosial sebesar Rp. 228.000.000.
5.1.2.2. Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Perubahan rencana kerja pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dilakukan pada :
a. Program Pengelolaan Sistem data Gender dan Anak dirasionalisasi pada belanja Perjalanan Dinas.
b. Program Perlindungan Khusus Anak dirasionalisasi pada belanja Bahan-Bahan Bakar dan Pelumas,Belanja Perjalanan Dinas.
c. Program Perlindungan Perempuan mendapatkan pergeseran anggaran pada Belanja Jasa Tenaga Ahli Penyusunan Naskah Akademik.
5.1.2.3. Pangan
Perubahan rencana kerja bidang pangan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan pada
a. Program Peningkatan Diversifikasi dan Ketahanan Pangan Masyarakat dilakukan refocusing Belanja Sesajen, Belanja ATK, Belanja Makanan dan Minuman, Perjalanan Dinas ke Luar Daerah, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota.
b. Program Penanganan Kerawanan Pangan dilakukan refokusing Belanja Makanan dan Minuman, Belanja Perjalanan Dinas Keluar Daerah, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota
c. Program Pengawasan Keamanan Pangan dilakukan refokusing Belanja Bahan-bahan Lainnya (Bahan Percontohan), Belanja Alat Tes Kandungan Pestisida, Belanja Makanan dan Minuman, Belanja Perjalanan Dinas Keluar Daerah, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota
5.1.2.4. Pertanahan
Rencana kerja bidang pertanahan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan juga mengalami perubahan yaitu pada Sub Kegiatan koordinasi dan sinkronisasi pengakuan dan pengukuhan masyarakat hukum adat dilakukan refocusing sebesar Rp. 40.485.579.
136 5.1.2.5. Lingkungan Hidup
Perubahan rencana kerja bidang lingkungan hidup dilakukan untuk penambahan belanja penanganan gas metan di TPA Sente, penambahan honor tenaga harian lepas dan pemeliharaan sarana dan prasarana persampahan.
5.1.2.6. Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Perubahan rencana kerja Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pengelolaan Informasi Administrasi Kependududkan pengurangan pada Sub Kegiatan Pengelolaan dan penyajian data kependudukan.
b. Program Penyelengaraan pencatatn Sipil pada sub kegiatan pelayanan secara aktif pendaftaran peristiwa kependudukan dan pencatatan peristiwa penting terkait pencatatn sipil
c. Program Pelayanan Pendaftaran penduduk pada Sub Kegiatan pencatatan,penatausahaan,dan penerbitan dokumen atas pendaftaran penduduk DAK Non-Fisik mengalami perubahan sesuai juklak dan juknis dana DAK non-Fisik.
5.1.2.7. Pemberdayaan Masyarakat Desa
Perubahan rencana kerja bidang pemberdayaan masyarakat desa dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pemberdayaan Lembaga Kemasyarakatan,Lembaga Adat dan Masyarakat Hukum Adat Sub Kegiatan peningkatan kapasitas kelembagaan Lembaga kemasyarakatan desa / kelurahan (RT, RW, PKK, Posyandu, LPM, dan karang taruna),Lembaga adat desa/kelurahan dan masyarakat hukum adat yaitu pengurangan belanja antara lain : Belanja Hibah dilakukan pengurangan (Rp 235.000.000).
5.1.2.8. Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Sedangkan perubahan rencana kerja bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana adalah sebagai berikut :
a. Program Pembinaan Keluarga Berencana pada sub Kegiatan pelaksanaan mekanisme operasional program KKBPK melalui rapat kordinasi kecamatan,rapat kordinasi desa dan mini lokakarya dilakukan pengurangan dan pergeseran anggaran sebesar (Rp 2.084.135.000) DAK BOKB di bawa ke Sub Kegiatan penyediaan dan distribusi sarana KIE Program KKBPK,pengelolaan operasional dan sarana dibalai penyuluh KKBPK, kader istitusi masyarakat pedesaan IMP, pengendalian pendistribusian alat dan obat kontrasepsi dan sarana penunjang penayana KN ke fasilitas kesehatan termasuk jaringan dan jejaringnya, peningkatan kebersertaan pengunaan metode kontrasepsi jangka panjang MKJP, penyediaan sarana penunjang pelayanan KB,Pelaksanaan dan pengelolaan program KKBPK di kampung KB.
137 5.1.2.9. Perhubungan
Perubahan rencana kerja bidang perhubungan dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) dilakukan penundaan pelaksanaan Jasa Pengoperasian Angkutan Siswa di Kecamatan Klungkung sebesar Rp. 3.680.720.691.
b. Program Pengelolaan Pelayaran dilakukan penundaan Pengawasan Rehabilitasi/Pengembangan Fasilitas Perairan Pelabuhan Penyeberangan Nusa Penida seesar Rp. 32.955.232.
5.1.2.10. Komunikasi dan Informatika
Perubahan rencana kerja bidang komunikasi dan informatika dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Informasi dan Komunikasi Publik mengalami refocusing anggaran sebesar Rp. 236.334.800 dan penundaan pemberian hibah kepada beberapa Sekaa Teruna sebesar Rp. 254.000.000.
b. Program Aplikasi Informatika mengalami refocusing anggaran sebesar Rp.
50.174.750.
5.1.2.11. Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah
Perubahan rencana kerja bidang Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pelayanan izin usaha simpan pinjam yaitu pengurangan materai dan perjalanan dinas sebesar Rp. 19.190.000,-.
b. Program Pengawasan dan pemeriksaan koperasi yaitu pengurangan perjalanan dinas sebesar Rp. 18.758.000,-.
c. Program Penilaian kesehatan KSP/USP koperasi yaitu pengurangan perjalanan dinas sebesar Rp. 7.142.000,-.
d. Program Pendidikan dan latihan koperasi yaitu tambahan sub kegiatan Peningkatan Pemahaman dan Pengetahuan Usaha Mikro serta Kapasitas dan Kompetensi SDM Usaha Mikro, walau ada pengurangan pelatihan koperasi bersumber dana DAK, materai dan perjalanan dinas sehingga tambahan sebesar Rp. 49.550.000,-.
e. Program pemberdayaan usaha menengah, usaha kecil dan usaha mikro (UMKM) yaitu pengurangan BBM, ATK, cetak, materai,honor narasumber, jasa pembuatan direktori UMKM, perjalanan dinas sebesar Rp.
60.836.000,-.
f. Program pengembangan UMKM melalui rasionalisasi materai dan perjalanan dinas sebesar Rp. 7.322.000.
138 5.1.2.12. Penanaman Modal
Perubahan rencana kerja bidang penanaman modal dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pelayanan Penanaman Modal dilakukan rasionalisasi untuk belanja ATK,makan minum, belanja perjalanan dan lainnya.
b. Program Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Penanaman Modal dilakukan rasionalisasi untuk belanja ATK,makan minum, belanja perjalanan dan lainnya.
c. Program Pengembangan Iklim Penanaman Modal dilakukan rasionalisasi untuk belanja ATK,makan minum, belanja perjalanan dan lainnya.
d. program Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal dilakukan rasionalisasi untuk belanja ATK,makan minum, belanja perjalanan dan lainnya.
e. program promosi penanaman modal dilakukan pengurangan untuk sewa stand pameran APKASI, Jasa Pembuatan video, jasa pembuatan stand pameran APKASI, ATK, Makan minum, belanja SPPD dan lainnya.
5.1.2.13. Kepemudaan dan Olahraga
Perubahan rencana kerja bidang kepemudaan dan olahraga dapat yang dilaksanakan Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga pada Program Peningkatan dan Pengembangan Prestasi Kepemudaan dan Olahraga, pengurangan belanja antara lain pengurangan pada :
a. Sub Kegiatan Penyelengaraan Kejuaraan dan Pekan Olah Raga Tingkat Kabupaten/Kota pengurangan pada:belanja bahan bangunan dan kontruksi.belanja bahan lainya,belanja bahan cetak,belanja alat perlengkapanpendukung olahraga,belanja obat-obatan,belanja makmin,belanja makmin aktivitas lainya,belanja pakaina olahraga,belanja jasa tenaga pendidikan,belanja jasa tenaga kesenian,belanja jasa tenaga administrasi,belanja jasa juri perlombaan,belanja iuran jaminan kesehatan,belanja sewa kendaraan bermotor,belanja sewa aklat kantro lainya,belanja sewa gedung bangunan,belanja perdin,belanja uang atau jasa diberikan kepada pihak ketiga,belanja hibah,belanja modal peralatan mesin (Rp 5.401.587.550) b. Sub Kegiatan Peningaktan kepemimpinan,kepeloporan dan
kesukarelawanan pemuda,perubahan pada : belanja bahan lainya,belanja bahan cetak,belanja makan minum,belaja makan minum aktivitas lapangan,belanja pakaian adat daerah,belanja pakaian alat olahraga,belanja jasa kantor,belanja sewa mesinbelanja perdin (Rp 446.424.900)
c. Sub Kegiatan Perencanaan,Pengadaan,Pemeliharaan,dan Pengawasan Prasarana dan sarana Kepemudaan Kab/Kota perubahan pengurangan pada: Belanja bahan lainya,belanja hibah,belanja perdin (Rp 316.674.350)
139 5.1.2.14. Statistik
Perubahan rencana kerja bidang statistik yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika pada program penyelenggaraan statistik sektoral dilakukan refocusing anggaran sebesar Rp. 26.622.800.
5.1.2.15. Persandian
Perubahan rencana kerja bidang persandian yang dilaksanakan pada Program Penyelenggaraan Persandian untuk Pengamanan Informasi dilakukan refocusing anggaran sebesar Rp. 29.560.536.
5.1.2.16. Kebudayaan
Perubahan rencana kerja bidang kebudayaan dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pembinaan Sejarah pada Sub Kegiatan Penyediaan sarana dan Prasarana Pembinaan Sejarah,Pengurangan Belanja pada : belanja bahan lainya,belanja alat/bahan untuk kegiatan kantor-alat/bahan untuk kegiatan kantor lainya,belanja makmin,makmin aktivitas lapangan,belanja pakaian adat daerah,belanja jasa tenaga kesenian dan kebudayaan,belanja sewa peralatan dan mesin,belanja pemeliharan alat kantor,belanja perdin,belanja hibah (Rp 36.677.904.500)
b. Program Pembinan Sejarah pada Sub Kegiatan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dan Lembaga Sejarah Lokal Kabupaten/Kota,penguranagn pada :belanja bahan lainya,belanja ATK,belanja benda kantor pos,belanja
makmin,belanja honorarium narasumber,atau
pembahas,moderator,pembawa acara,dan panitia,belanja perjalanan dinas (Rp 166.890.700)
c. Program Pengembangan Kebudayaan Sub Kegiatan Pembinaan Sumber daya Manusia,Lembaga,dan Pranata Traditional,pengurangan pada : belanja bahan Lainya,belanja makmin,belanja makmin aktivitas lainya,belanja honor tim pelaksana kegiatan dan sekretariat tim pelaksana kegiatan,belanja sewa peralatan mesin,belanja perjalanan dinas (Rp 642.081.000)
d. Program Pengembangan Kebudayaan Sub Kegiatan Pembinaan Sumber Daya Manusia,Lembaga,dan Pranata Kebuyaan penguranagn pada : belanja Bahan lainya,belanja makmin,belanja makmin aktivitas lapangan,belanja jasa honorarium tim pelaksana kegiatan dan sekretariat tim pelaksana kegiatan,belanja jasa tenaga kesenian dan kebudayaan,belanja pemelihaaran,belanja minuman,belanja perjalanan dinas (Rp 3964.344.000).
5.1.2.17. Perpustakaan
Perubahan rencana kerja bidang perpustakaan yang dilaksanakan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan pada Program Pembinaan Perpustakaan, yaitu pengurangan perjalanan dinas.
140 5.1.2.18. Kearsipan
Untuk rencana kerja bidang kearsipan juga mengalami penyesuaian yaitu pada program Pengelolaan Arsip Dinamis Daerah Dan Kabupaten berupa pengurangan belanja perjalanan dinas.
5.1.3. Urusan Pilihan
5.1.3.1. Kelautan dan Perikanan
Perubahan rencana kerja bidang kelautan dan perikanan dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Program Pengelolaan Perikanan Tangkap dialkukan refokusing Belanja Makanan dan Minuman, Belanja Listrik IPAL, Belanja Service mesin IPAL, Belanja Perjalanan Dinas Keluar Daerah, Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota.
b. Program Pengelolaan Perikanan Budidaya dilakukan refokusing Belanja bahan bakar dan pelumas, Belanja Perjalanan Dinas Keluar Daerah, Belanja Modal Bangunan Peternakan/Perikanan (Kolam Batu Sikat), Renovasi Kolam Kolam Calon Induk.
c. Program Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan dilakukan refokusing Belanja Makanan dan Minuman Rapat, Belanja Jasa Analisa Laboratorium, Belanja Perjalanan Dinas Keluar Daerah.
5.1.3.2. Pariwisata
Bidang pariwisata mengalami perubahan rencana kerja sebagaimana di bawah ini.
a. program pemasaran pariwisata dilakukan pengurangan Pengurangan Festival Semarapura dan Festival Nusa Penida, perjalanan dinas.
b. Program Peningkatan Daya Tarik Destinasi Pariwisata dilakukan Pengurangan Perjalanan Dinas, Penambahan DED Penataan Tanjung Buntil, DED Penataan Pantai Tembeling, Review Perencanaan Penataan Kios Goa Lawah, Pengurangan Penataan Halaman pengunjung dan Pagar BRC di Pantai Batu Belek Lembongan, Pembangunan Tool Gate di Pantai Batu Belek Lembongan, Pengurangan Perjalanan Dinas, pengurangan pemeliharaan di ODTW, dan Pengurangan Belanja Jasa Tenaga Operator Tiket di Nusa Penida dari bulan Januari s/d Juni, pengurangan pengadaan komputer, pengurangan pengadaan printer
c. Program Pengembangan Sumber Daya Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif dilakukan pengurangan perjalanan dinas, pengurangan rincian belanja pemeilihan Jegeg Bagus Klungkung.
5.1.3.3. Pertanian
Perubahan rencana kerja bidang pangan yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan pada Program Penyediaan dan Pengembangan
141 Pertanian dan Program Pengendalian Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner mengalami perefocusing anggaran sebesar Rp 50.852.250.
5.1.3.4. Kehutanan
Perubahan rencana kerja Bidang Kehutanan yang dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan pada Program Rehabilitasi Hutan dan Lahan yaitu rasionalisasi/pengurangan belanja pengelolaan hutam kota yang ada di Kabupaten Klungkung.
5.1.3.5. Perdagangan
Perubahan rencana kerja bidang perdagangan pada program pembinaan perdagangan dalam dan luar negeri dilakukan pengurangan pada belanja penunjang operasional, pelaksanaan uji alat UTTP, pameran festival Semarapura, diklat penera (4 orang, pembangunan pasar rakyat Jungutbatu), pengadaan pntu masuk blok A Pasar Semarapura dan perencanaan pembangunan blok B pasar Semarapura, pengaspalan plasa utara Pasar Galiranm dan jasa perencanaan pembangunan kantor jaga dan ATM bersama di Pasar Semarapura serta Penambahan diklat meterologi legal, pelaksanaan monitoring harga dan ketersediaan bahan pokok penting.
5.1.3.6. Industri
Perubahan rencana kerja bidang industri pada Program Hubungan Industrial dilakukan pengurangan belanja perjalananan dinas dan belanja lainnya.
5.1.3.7. Ketransmigrasian
Perubahan rencana kerja bidang ketransmigrasian pada program transmigrasi regional tidak mengalami perubahan.