BAB III ANALISA DAN HASIL
B. Perancangan Sistem
1. Use Case Diagram
1) Sistem mengandung kesalahan yang dulunya belum terdeksi, sehingga kesalahan-kesalahan sistem perlu diperbaiki .
2) Sistem mengalami perubahan-perubahan karena permintaan baru dari pemakai sistem.
3) Sistem mengalami perubahan karena perubahan lingkungan luar.
4) Sistem perlu ditingkatkan.
Biaya perawatan sistem sering terabaikan, kenyataanya biaya perawatan sistem merupakan biaya yang cukup besar.
Alat Bantu Perancangan Sistem B.
Menurut Nugroho (2010:30), UML adalah Bahasa pemodelan untuk system atau perangkat lunak yang berparadigma berorientasi objek. Pemodelan sesungguhnya digunakan untuk penyederhanaan permasalahan-permasalahan yang kompleks sedemikian rupa sehingga lebih mudah dipelajari dan dipahami.
1. Use Case Diagram
Use Case Diagram bersifat statis, diagram ini memperlihatkan
himpunan use case dan aktor-aktor (suatu jenis khusus dari kelas). Diagram ini sangat penting untuk mengorganisasi dan memodelkan perilaku dari suatu sistem yang dibutuhkan serta diharapkan pengguna Nugroho, (2010:17)
Simbol-simbol yang digunakan dalam Use Case Diagram dijelaskan pada tabel berikut:
Tabel 2. 1
Simbol – simbol Use Case Diagram
No Simbol Nama Keterangan
1 Actor Menspesifikasikan himpunan
peran yang pengguna mainkan ketika berinteraksi dengan use
case
2 Use Case Deskripsi dari urutan aksi-aksi yang ditampilkan sistem yang
12
menghasilkan suatu hasil yang terukur bagi suatu actor
3 System Menspesifikasikan paket yang
menampilkan sistem secara
terbatas
4 Dependency Hubungan dimana perubahan yang terjadi pada suatu elemen mandiri (Independent) akan mempengaruhi elemen yang bergantung padanya elemen
yang tidak mandiri
(Independent)
5 Generalization Hubungan dimana objek anak
(Descendent) berbagi perilaku dan struktur data dari objek yang ada di atasnya objek induk (Ancestor)
6 Clude Menspesifikasikan bahwa use
case sumber secara eksplisit
7 Tend Menspesifikasikan bahwa use
case target memperluas perilaku dari use case sumber pada suatu titik yang diberikan 8 Assosiation Menghuungkan antara objek
satu dengan objek lainnya Sumber : Rosa A.S dan Shalahudin (2014:156)
2. Class Diagram
Rosa dan M.Shahaludin (2014:141), diagram kelas atau class diagram menggambarkan struktur system dari segi pendefinisian kelas-kelas yang akan
13
dibuat untuk membangun system. Kelas memiliki apa yang disebut atribut dan method atau operasi.
Tabel 2. 2
Simbol – simbol Class Diagram
No Simbol Nama Keterangan
1 Class Himpunan dari objek-objek
yang berbagi atribut serta operasi yang sama
2 Nary
Association
Upaya untuk menghindari asosiasi dengan lebih dari 2 objek
3 Asosiasi Hubungan statis antar class yang menggambarkan class yang memiliki atribut berupa
class lain atau class yang
harus mengetahui eksistensi
class lain
4 Generalization Hubungan dimana objek anak (descendent) berbagi perilaku dan struktur data dari objek yang ada di
atasnya objek induk
(ancestor)
5 Dependency Hubungan dimana perubahan
yang terjadi pada suatu
elemen mandiri
(independent) akan
mempengaruhi elemen yang bergantung padanya elemen
yang tidak mandiri
14
Sumber : Rosa A.S dan Shalahudin (2014:146)
3. Activity Diagram
Diagram Aktivitas (Activity Diagram) Activity Diagram menggambarkan workflow (aliran kerja) atau aktivitas dari sebuah sistem atau proses bisnis. Simbol-simbol yang digunakan dalam activity Diagram yaitu:
Tabel 2. 3
Simbol – simbol Activity Diagram
No Simbol Nama Keterangan
1 Activity Memperlihatkan bagaimana
masing-masing kelas
antarmuka saling berinteraksi satu sama lain
2 Decision Pilihan untuk pengambilan keputusan
3 Initial Node Titik awal
4 Actifity
Final Node
Titik akhir
5 Fork Menunjukkan kegiatan yang
dilakukan secara paralel atau untuk menggabungkan dua kegiatan paralel menjadi satu Sumber : Rosa A.S dan Shalahudin (2014:162)
4. Sequence Diagram
Sequence diagram menggambarkan interaksi antara objek di dalam dan disekitar sistem (termasuk pengguna, display, dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu, menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respon dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu., akan tetapi lebih menekankan pada masing masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message. Setiap message memiliki sequence number, dimana message dari level tertinggi memiliki nomor 1
15
(Komala, 2015:27). Simbol-simbol yang digunakan dalam sequence diagram dijelaskan pada tabel berikut :
Tabel 2. 4
Simbol – simbol Sequence Diagram
No Simbol Nama Keterangan
1 Object dan
lifeline
Orang, tempat, benda, kejadian atau konsep yang ada dalam dunia nyata yang penting bagi suatu aplikasi yang saling berinteraksi
2 Message Spesifikasi dari komunikasi
antar objek yang memuat
informasi-informasi tentang
aktivitas yang terjadi
3 Actor Menspesifikasikan himpunan
peran yang pengguna mainkan ketika berinteraksi dengan use
case
Sumber : Rosa A.S dan Shalahudin (2014:165) Perangkat Lunak Pengembangan Sistem
C.
Dalam pembangunan sistem, penulis menggunakan bahasa
pemograman PHP, Sublime untuk merancang form/desain tampilan dari
MySQL sebagai database 1. PHP
Peranginan (2006:89) adalah PHP singkatan dari Perl Hypertext
Preprocessor yang digunakan sebagai bahasa script server-side dalam
pengembangan Web yang disisipkan pada dokumen HTML. a. Sejarah Singkat PHP
PHP diciptakan pertama kali oleh Rasmus Lerdort pada
16
untuk mengetahui siapa saja pengunjung pada homepage-nya. Pada tahun 1996, PHP telah banyak digunakan dalam website di dunia. b. Kelebihan-Kelebihan PHP
1) PHP memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa script sejenis, PHP difokuskan pada pembuatan script
server-side, yang bias melakukan apa saja yang dapat
dilakukan oleh CGI.
2) PHP digunakan pada semua sistem operasi.
3) PHP tidak terbatas pada hasil keluaran HTML (Hypertext
Markup Languages).
4) PHP memiliki kemampuan untuk mengolah keluaran gambar,
file PDF, dan movies Flash serta dapat mengasilkan teks
seperti XHTML dan file XML lainnya. c. Sintak PHP
Sintak program / script PHP ditulis dalam apitan tanda khusus PHP. Ada empat macam pasangan tag PHP yang dapat digunakan untuk menandai blok script PHP :
1) <?php…?>
2) <script language = “PHP”>…</script> 3) <? … ?>
4) <%
2. Dreamweaver CS5
a. Pengertian Dreamweaver CS5
Madcoms (2011) Dreamweaver CS5 merupakan software utama yang digunakan oleh Web Desainer maupun Web
Programmer dalam mengembangkan suatu situs web. Hal ini
disebabkan ruang kerja fasilitas, dan kemampuan Dreamweaver
CS5 yang mampu meningkatkan produktifitas dan efektifitas
17
b. Ruang Kerja Dreamweaver CS5
Halaman welcome screen Dremweaver CS5
Gambar 2. 4
Tampilan halaman welcome screen Dreamweaver CS5 (Madcoms,2019:25)
c. Tampillan Ruang Kerja Dreamweaver CS5
Gambar 2. 5
Tampilan lembar kerja Dreamweaver CS5
(Madcoms,2011:27) 1) Application Bar
Berada di bagian paling atas jendela aplikasi Dreamweaver CS5, baris ini berisi tombol workspace (workspace switcher), menu, dan aplikasi lainnya.
Gambar 2. 6
Tampilan Application Bar (Madcoms,2011:27)
18
2) Toolbar Document
Berisi tombol-tombol yang digunakan untuk mengubah tampilan jendela dokumen, sebagai contoh tampilan desain atau tampilan code, juga dapat digunakanuntuk operasi-operasi umum, misalnya untuk melihat hasil sementara halaman web pada jendela
browser.
Gambar 2. 7
Tampilan Toolbar Document (Madcoms,2011:28)
3) Jendela Dokumen
Lembar kerja tempat membuat dan mengedit desain halaman web.
4) Workspace Switcher
Digunakan untuk mengubah tampilan ruang kerja (workspace) Dreamweaver CS5. Sebagai contoh mengubah
tampilan menjadi classic, yaitu tampilan ruang kerja
Dreamweaver versi sebelumnya.
5) Panel Group
Kumpulan panel yang saling berkaitan, panel-penel ini
dikelompokkan pada judul-judul tertentu berdasarkan
fungsinya.Panel ini digunakan untuk memonitor dan
memodifikasi pekerjaan. 6) Tag Selector
Diletakkan dibagian bawah jendela dokumen, satu baris dengan satu bar. Bagian ini menampilkan hirarki pekerjaan yang sedang terpilih pada jendela dokumen, dapat juga digunakan untuk memeilih objek pada jendela desain berdasarkan jenis atau kategori objek.
7) Panel Property
Digunakan untuk melihat dan mengubah berbagai property objek atau teks pada jendela desain.Properti untuk satu objek
19
dengan objek lainnya selalu berbeda-beda. Menampilkan atau menyembunyikan panel property klik menu Windows →
Propertyes. Dalam jendela panel property terdapat dan pilihan
yaitu HTML dan CSS.
Gambar 2. 8
Tampilan Panel Property Madcoms,(2011:28)
8) Toolbar Coding
Berisi tombol-tombol yang digunakan untuk melakukan operasi code-code standar. Toolbar ini hanya tampil pada jendela code.
Gambar 2. 9
Tampilan Toolbar Coding Madcoms,(2011:29)
9) Panel Insert
Berisi simbol-simbol untuk menyisipkan berbagai jenis objek, seperti image, table, atau objek media ke dalam jendela dokumen. Masing-masing objek adalah suatu potongan code
20
HTML, dapat dengan bebas mengatur property dari objek tersebut. Seperti contoh menyembunyikan objek form dengan mengklik tombol Form dalam panel tersebut.
Gambar 2. 10
Tampilan Panel Insert Madcoms,(2011:29)
10) Panel Group
Kumpulan panel yang saling berkaitan satu sama lainnya dikelompokkan di bawah satu judul, seperti : insert, files CS5
Styles dan sebagainya.
11) Panel Files
Digunakan untuk mengatur file-file dan folder-folder yang membentuk situs web.
3. MySQL
MySQL merupakan software sistem manajemen database
(Database Management System–DBMS) yang paling populer dikalangan pemrograman Web, terutama dilingkungan Linux dengan menggunakan
script PHP dan Perl yang digunakan untuk membangun aplikasi web
yang menggunakan database sebagai sumber dan pengelola datanya.
MySQL dan PHP dianggap sebagai pasangan software pengembangan
aplikasi web yang ideal dan sering digunakan untuk membangun aplikasi berbasis web, umumnya pengembangan aplikasinya menggunakan bahasa pemrograman script PHP. MySQL juga merupakan database yang digunakan oleh situs-situs terkemuka di internet untuk menyimpan datanya (Komala, 2015:56).
MySQL dikembangkan oleh sebuah perusahaan Swedia bernama MYSQL AB yang pada saat itu bernama TcX DataKonsult AB sekitar
21
tahun 1994-1995, namun cikal bakal kodenya sudah ada sejak 1979. Awalnya TcX membuat MySQL dengan tujuan mengembangkan aplikasi
web untuk client. Kepopuleran MySQL antara lain karena MySQL
menggunakan SQL sebagai bahasa dasar untuk mengakses databasenya sehingga mudah untuk digunakan, kinerja query cepat, dan mencukupi untuk kebutuhan database perusahaaan-perusahaan skala menengah kecil.
Keandalan suatu system database (DBMS) dapat diketahui dari
cara kerja optimizer-nya dalam melakukan proses perintah- perintah SQL, yang dibuat oleh user maupun program-program aplikasinya.
Sebagai database yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak sekali keistimewaan. Berikut ini beberapa keistimewaan yang dimiliki oleh MySQL:
a. Portability
MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sitem operasi di
antaranya adalah seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac OS X server,
Solaris, Amiga, HP-UX dan masih banyak lagi. b. Open Soure
MySQL didistribusikan secara open soure (gratis), di bawah lisensi GPL.
c. Multiuser
MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu
yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. Hal ini
memungkinkan sebuah database server MySQL dapat diakses client secara bersamaan.
d. Performance Tuning
MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam
menangani query sederhana, dengan kata lain dapat memproses lebih
banyak SQL per satuan waktu. e. Column Types
MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed/ unsigned integer, fload, double, char, varchar, text, blob, date, time, datetime, year, serta enum.
22
f. Command dan Function
MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query.
g. Security
MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level
subnetmask, nama host , dan user dengan system perizinan yang mendetail serta password terensripsi.
h. Stability dan Limits
MySQL mampu menangani database dalam skala besar,
dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 ribu table serta 5 miliar baris. Selain itu, batas indeks yang dapat ditampung mencapai 32 indeks pada tiap tabelnya.
i. Connectivity
MySQL dapat melakukan koneksi dengan client
menggunakan protocol TCP/IP, Unix soket (Unix), atau Named
Pipes (NT).
j. Localisation
MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan (error code) pada clent dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa. Meski
demikian, bahasa Indonesia belum termasuk di dalamnya. k. Interface
MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai
aplikasi dan bahasa pemograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
l. Client dan Tools
MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat
digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertai petunjuk online.
m. Struktur Tabel
MySQL memiliki struktur table yang lebih fleksibel dalam
menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
23 BAB III
ANALISA DAN HASIL
A. Analisa Sistem yang Sedang Berjalan
Analisa sistem merupakan tahap awal dalam perancangan dan pengembangan sebuah sistem yang akan dirancang, karena pada tahap inilah akan diukur dan dievaluasi kinerja dari sistem yang dirancang, identifikasi terhadap masalah-masalah yang ada dan langkah-langkah untuk kebutuhan perancangan yang diharapkan. Dalam melakukan analisis sistem terlebih dahulu harus mengetahui dan memahami sistem, untuk menganalisa sistem diperlukan data dari sistem untuk dianalisa, data yang diperlukan adalah hal-hal yang berkenaan dengan defenisi data tersebut.
Hasil observasi yang penulis lakukan pada Polres Tanah Datar adalah belum adanya sistem informasi dalam pengeolahan data. Tentang sistem informasi yang saat ini sedang berjalan pada Polres adalah:
1. Personil yang akan naik pangkat mendatangi bagian BAKSUMDA untuk memberikan persyaratan kenaikan pangkat.
2. Bagian BAKSUMDA menghimpun dan mengumpulkan semua persyaratan dari personil untuk kenaikan pangkat.
3. Bagian BAKSUMDA masih memakai buku besar dalam
penghimpunan persyaratan dari personil.
4. Bagian BAKSUMDA mengirim semua persyaratan ke biro SDM Polda Sumatera Barat.
5. Bagian biro SDM Polda Sumatera Barat mengirim semua persayaratan yang telah dikumpulkan ke Polri.
B. Perancangan Sistem
Actor yang berperan dalam sistem informasi ini adalah:
Actor Peran
Admin 1. Login
2. Menginputkan data personil 3. Mengubah data personil
24
4. Menghapus data personil
5. Menginputkan persyaratan data personil 6. Mengubah persyaratan data personil 7. Menghapus persyaratan data personil
8. Menginputkan kenaikan penjadwalan pangkat. 9. Mengubah penjadwalan kenaikan pangkat 10. Menghapus penjadwal kenaikan pangkat. 11. Menginput hasil kenaikan pangkat 12. Mengubah hasil kenaikan pangkat 13. Menghapus hasil kenaikan pangkat
Personil 1. Login
2. Menginputkan data personil 3. Mengubah data personil 4. Menghapus data personil
5. Menginput persyaratan kenaikan pangkat 6. Mengubah persyaratan kenaikan pangkat 7. Menghapus persyaratan kenaikan pangkat
1. Use Case Diagram
Use Case Diagram menawarkan cara yang sistematik untuk menangkap spesifikasi kebutuhan dengan fokus pada nilai tambah yang akan diterima oleh pengguna individual atau sistem yang ada di luar sistem yang akan kita kembangkan.
Use Case Diagram terdiri dari actor, use case dan hubunganya.
Use case diagram adalah sesuatu yang penting untuk
memvisualisasikan, menspesifikasikan dan mendokumentasikan
kebutuhan perilaku sistem. Use case diagram digunakan untuk menjelaskan kegiatan apa saja yang dapat dilakukan oleh user sistem yang sedang berjalan. Dalam kasus ini mempunyai dua (2) aktor yaitu, admin dan personil.
25
a. Use case admin
Gambar 3. 1 Use Case Diagram Admin b. Usecase personil
26
2. Activity diagram