Operasi dan pemeliharaan 82.247.380.894 109.834.747.825
Penghasilan pegawai di luar gaji 23.515.182.017 22.435.477.257
Jumlah 105.762.562.911 132.270.225.082
16. PENDAPATAN DITERIMA DIMUKA
2014 2013
Pihak berelasi (Catatan 7)
Sewa 68.958.396.541 43.298.446.242 Pihak ketiga Sewa - 144.661.051 68.958.396.541 43.443.107.293 17. UTANG LAIN-LAIN 2014 2013 Pihak berelasi 603.897.269 376.767.313 Pihak ketiga 24.450.911.663 74.001.232.956 25.054.808.932 74.378.000.269
Nilai sebesar Rp19.874.929.613 (2013: Rp45.395.500.854) dari utang lain-lain kepada pihak ketiga merupakan uang titipan konsumen atas penjualan unit perumahan Gayungsari.
18. UTANG BANK JANGKA PENDEK
2014 2013
PT Bank CIMB Niaga Tbk 85.000.000.000 60.000.000.000
Pada tanggal 28 April 2013, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Modal Kerja dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman Rp50.000.000.000. Batas pinjaman tersebut telah ditingkatkan menjadi Rp85.000.000.000 melalui amandemen pada tanggal 11 Nopember 2014.
Pinjaman ini digunakan untuk modal kerja Perusahaan dan dikenakan suku bunga sebesar 11,50% per tahun dan akan jatuh tempo dalam waktu setahun (perpanjangan otomatis bila belum dilunasi).
2014 2013
Perusahaan
Pihak berelasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk:
Pinjaman Investasi Kendaraan Bermotor (“KBM”) 112.819.430.324 140.671.239.798
Pinjaman Investasi 1 (PI-1) 68.491.047.094 34.932.694.334
Pinjaman Investasi 2 (PI-2) 33.052.000.000 18.320.988.400
214.362.477.418 193.924.922.532
Pihak ketiga
PT Bank CIMB Niaga Tbk:
Pinjaman Transaksi Khusus 2 (PTK-2) 3.480.000.000 7.800.000.000
Pinjaman Transaksi Khusus 4 (PTK-4) 7.940.000.000 9.620.000.000
Pinjaman Transaksi Khusus 5 (PTK-5) 13.298.000.000 16.046.000.000
Pinjaman Transaksi Khusus 6 (PTK-6) 1.486.000.000 3.322.000.000
Pinjaman Investasi 1 (PI-1) 793.000.000 3.949.000.000
Pinjaman Investasi 2 (PI-2) 27.159.682.150 31.080.882.550
PT Bank Pan Indonesia Tbk 6.869.893.774 -
61.026.575.924 71.817.882.550
Entitas anak
Pihak ketiga
PT Bank CIMB Niaga Tbk:
Pinjaman Investasi 397.934.282.217 209.924.072.945
Pinjaman Transaksi Khusus 110.399.974.333 75.131.863.314
508.334.256.550 285.055.936.259
Jumlah 783.723.309.892 550.798.741.341
Dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun (66.532.487.111) (43.071.539.173)
Bagian jangka panjang 717.190.822.781 507.727.202.168
Perusahaan:
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”):
a. Pinjaman Investasi KBM
Pada tanggal 26 April 2013, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Investasi KBM dari BRI dengan jumlah batas pinjaman Rp141.326.217.342 yang digunakan untuk proyek pengelolaan KBM PT Telkom. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 10% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 26 April 2018. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan PT Telkom dan BPKB kendaraaan senilai Rp195.421.000.000.
b. Pinjaman Investasi 1 (PI-1)
Pada tanggal 30 Oktober 2013, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Investasi dari BRI dengan jumlah batas pinjaman Rp69.860.000.000 yang digunakan untuk proyek pembangunan gedung Telkomsel di Medan. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 10% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 September 2021.
Perusahaan (lanjutan):
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“BRI”) (lanjutan):
b. Pinjaman Investasi 1 (PI-1) (lanjutan)
Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan PT Telekomunikasi Selular Tbk senilai Rp78.518.880.000, tagihan Telkom Group senilai Rp153.879.384.521 dan jaminan fidusia senilai Rp99.798.000.000.
c. Pinjaman Investasi 2 (PI-2)
Pada tanggal 30 Oktober 2013, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Investasi dari BRI dengan jumlah batas pinjaman Rp33.662.000.000 yang digunakan untuk proyek pembangunan gedung Telkomsel di Semarang. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 10% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 30 September 2021. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan Telkomsel senilai Rp42.018.076.800, tagihan Telkom Group senilai Rp153.879.384.521 dan jaminan fidusia senilai Rp48.089.000.000.
PT Bank CIMB Niaga Tbk:
a. Pinjaman Transaksi Khusus 2 (PTK-2)
Pada tanggal 21 Maret 2007, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus 2 (PTK-2) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp20.000.000.000 yang digunakan untuk pembelian tanah dan bangunan yang berlokasi di Surabaya. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 13% per tahun dan akan jatuh tempo pada bulan Juni 2015. Pada tanggal 31 Maret 2011 telah dilakukan amandemen atas pinjaman ini, sehingga nilai fasilitas berubah menjadi sebesar Rp20.900.000.000 dengan tingkat bunga 9,75% per tahun.
b. Pinjaman Transaksi Khusus 4 (PTK-4)
Pada tanggal 31 Maret 2011, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus 4 (PTK-4) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp13.400.000.000 yang digunakan untuk proyek pembangunan gedung yang disewakan kepada pihak Telkomsel di Jember. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 4 Oktober 2019. Dari total plafon pinjaman, pada tanggal 7 Juni 2011 dicairkan sebesar Rp13.400.000.000. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan Telkomsel.
c. Pinjaman Transaksi Khusus 5 (PTK-5)
Pada tanggal 31 Maret 2011, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus 5 (PTK-5) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp23.550.000.000 yang digunakan untuk proyek pembangunan gedung yang disewakan kepada pihak Telkomsel di Makassar. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 4 Januari 2020. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan Telkomsel.
Perusahaan (lanjutan):
PT Bank CIMB Niaga Tbk (lanjutan):
d. Pinjaman Transaksi Khusus 6 (PTK-6)
Pada tanggal 31 Maret 2011, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus 6 (PTK-6) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp11.800.000.000 yang digunakan untuk renovasi gedung PT Telkom yang berlokasi di Bumi Serpong Damai, Tangerang yang disewakan kepada PT Infomedia Nusantara. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 4 Oktober 2016. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan PT Infomedia Nusantara.
e. Pinjaman Investasi 1 (PI-1)
Pada tanggal 9 September 2011, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Investasi 1 (PI-1) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp11.050.000.000 yang digunakan untuk renovasi gedung call center di Jalan Malabar No. 37, Bandung yang disewakan kepada PT Infomedia Nusantara. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 9 Maret 2015. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan PT Infomedia Nusantara.
f. Pinjaman Investasi 2 (PI-2)
Pada tanggal 9 September 2011, Perusahaan memperoleh fasilitas Pinjaman Investasi 2 (PI-2) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp41.000.000.000 yang digunakan untuk proyek pembangunan gedung asrama mahasiswa Institut Teknologi Telkom Bandung yang disewakan kepada pihak YPT. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9,75% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 9 Desember 2021. Pinjaman ini dijamin dengan kontrak sewa antara Perusahaan dengan YPT. Pada tanggal 15 Mei 2012 telah dilakukan amandemen yang memperpanjang masa penarikan pinjaman menjadi 3 bulan setelah ditandatanganinya amandemen tersebut.
Fasilitas pinjaman yang diperoleh Perusahaan tersebut di atas juga dijamin dengan aset properti investasi yang dimiliki oleh Perusahaan yaitu tanah dan bangunan yang terletak di Jalan Menur No. 20F, Kelurahan Airlangga, Kecamatan Gubeng, Surabaya dengan nilai penjaminan sebesar Rp25.096.000.000 serta bangunan yang terletak di Jalan Kebon Sirih No. 10, Jakarta Pusat (Gedung Annex) dan Ruko Jalan Abdul Muis No. 36 J dan K yang terletak di Petojo Selatan Gambir, Jakarta Pusat dengan nilai penjaminan sebesar Rp30.173.200.000 (Catatan 10 dan 11).
PT Bank Pan Indonesia Tbk:
a. Kredit Pemilikan Mobil
Pada tanggal 9 September 2014, Perusahaan memperoleh Kredit Pemilikan Mobil dari PT Bank Pan Indonesia Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp7.440.356.000 yang digunakan untuk proyek pembelian mobil toyota new avanza tahun 2014. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 5,18% per tahun dan akan jatuh tempo pada tanggal 16 Agustus 2018. Pinjaman ini
dijamin dengan Hak Milik Secara Fiduciare (F.E.O) Toyota Avanza 2014 58 unit atas nama PT Graha Sarana Duta.
Entitas anak:
PT Bank CIMB Niaga Tbk:
a. Pinjaman Investasi (PI)
Pada tanggal 20 September 2011, PT Telkom Landmark Tower (“TLT”) memperoleh fasilitas Pinjaman Investasi dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp1.150.000.000.000 yang digunakan untuk pembangunan gedung Telkom Landmark Tower. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 3,45% di atas JIBOR 3 bulan dengan jangka waktu 216 bulan termasuk grace period 36 bulan sejak 20 September 2011.
b. Pinjaman Transaksi Khusus (PTK)
Pada tanggal 20 Maret 2011, TLT memperoleh fasilitas Pinjaman Transaksi Khusus (PTK) dari PT Bank CIMB Niaga Tbk dengan jumlah batas pinjaman sebesar Rp118.428.419.581 yang digunakan untuk pembiayaan beban bunga selama masa konstruksi gedung. Pinjaman ini dikenakan suku bunga sebesar 9% per tahundengan jangka waktu 216 bulan termasuk grace
period 36 bulan sejak 20 September 2011.
Fasilitas pinjaman yang diperoleh entitas anak tersebut di atas juga dijamin dengan jaminan fidusia atas bangunan gedung Telkom Landmark Tower, jaminan cessie atas hak pengelolaaan gedung Telkom Landmark Tower dan negative pledge atas saham pemegang saham entitas anak, TLT.