• Tidak ada hasil yang ditemukan

UTANG USAHA PIHAK KETIGA TRADE PAYABLES THIRD PARTIES

Dalam dokumen SGRO Laporan Keuangan Interim Q1 2017 (Halaman 63-73)

31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/

March 31, 2017 December 31, 2016

Petani - dalam Rupiah 56.178.822 243.398.661 Farmers - in Rupiah

Pemasok dan Kontraktor Suppliers and Contractors

Dalam Rupiah 216.202.582 300.733.123 In Rupiah

Dalam Dolar Singapura (Catatan 37) 116.016 - In Singapore Dollar (Note 37)

Dalam Dolar AS (Catatan 37) 24.617 380.698 In US Dollar (Note 37)

Dalam Euro (Catatan 37) - 244.428 In Euro (Note 37)

Total 272.522.037 544.756.910 Total

Utang usaha pada petani merupakan utang atas pembelian tandan buah segar (”TBS”) dari para petani Plasma dan Mitra, sedangkan utang usaha pada pemasok dan kontraktor terutama merupakan utang atas pembelian bahan perawatan, termasuk pupuk dan suku cadang.

Trade payables to farmers represent payables for

purchases of fresh fruit bunches (“FFB”) from

Plasma and Partnership farmers, while trade payables to suppliers and contractors mainly represent payables for purchases of maintenance materials, including fertilizers and spare parts. Rincian umur utang usaha dihitung sejak tanggal

terima faktur adalah sebagai berikut:

An aging detail of trade payables calculated from

the invoices’ receiving date is as follows:

31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/

March 31, 2017 December 31, 2016

1 - 30 hari 206.780.758 490.172.662 1 - 30 days

Lebih dari 30 hari 65.741.279 54.584.248 More than 30 days

Total 272.522.037 544.756.910 Total

17. UANG MUKA PENJUALAN 17. SALES ADVANCES

Uang muka penjualan merupakan uang muka yang diterima dari pelanggan sehubungan dengan penjualan minyak sawit mentah, inti sawit, dan kecambah.

Sales advances represent advances received from customers in relation to sales of crude palm oil, palm kernel, and germinated seeds.

18. PERPAJAKAN 18. TAXATION

a. Pajak dibayar di muka a. Prepaid taxes

31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/

March 31, 2017 December 31, 2016

Pajak pertambahan nilai 27.006.733 30.085.795 Value added tax

Tagihan restitusi pajak: Claims for tax refund:

Pajak penghasilan 12.531.754 24.609.774 Income tax

b. Utang pajak b. Taxes payable

31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/

March 31, 2017 December 31, 2016

Pajak penghasilan Income tax

Pasal 4(2) 590.492 1.400.043 Article 4(2) Pasal 15 26.573 39.179 Article 15 Pasal 21 11.520.160 2.977.193 Article 21 Pasal 22 73.604 266.756 Article 22 Pasal 23/26 4.520.881 45.426.485 Article 23/26 Pasal 25 7.065.277 3.282.793 Article 25 Pasal 29 26.569.613 903.521 Article 29

Pajak pertambahan nilai 5.821.335 17.568.753 Value added tax

Total 56.187.935 71.864.723 Total

c. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan c. Components of income tax expense (benefit) Rincian beban (manfaat) pajak penghasilan

untuk periode yang berakhir pada tanggal- tanggal 31 Maret 2017 dan 2016 adalah sebagai berikut:

Details of income tax expense (benefit) for the period ended March 31, 2017 and 2016, consist of the following:

Periode yang berakhir pada tanggal

31 Maret/

Period ended March 31

2017 2016

Dibebankan ke laba rugi Charged to profit or loss

Kini Current period

Perusahaan - - The Company

Entitas anak 51.036.117 24.020.814 Subsidiaries

Sub-total 51.036.117 24.020.814 Sub-total

Penyesuaian atas tahun lalu Adjustments in respect of the previous years

Perusahaan 3.597.990 - The Company

Entitas anak - - Subsidiaries

Sub-total 3.597.990 - Sub-total

Pajak tangguhan Deferred tax

Perusahaan (3.647.148) (6.380.962) The Company

Entitas anak 2.384.708 (7.679.436) Subsidiaries

Sub-total (1.262.440) (14.060.398) Sub-total

Total 53.371.667 9.960.416 Total

18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)

c. Komponen beban (manfaat) pajak penghasilan (lanjutan)

c. Components of income tax expense (benefit) (continued)

Rincian beban (manfaat) pajak penghasilan untuk periode yang berakhir pada tanggal- tanggal 31 Maret 2017 dan 2016 adalah sebagai berikut: (lanjutan)

Details of income tax expense (benefit) for the period ended March 31, 2017 and 2016, consist of the following: (continued)

Periode yang berakhir pada tanggal

31 Maret/

Period ended March 31

2017 2016

Dibebankan ke penghasilan Charged to

komprehensif lain other comprehensive income

Pajak tangguhan Deferred tax

Rugi atas pengukuran kembali Re-measurement loss of

liabilitas imbalan kerja (148.478) (100.030) employee benefits liability

Rincian manfaat pajak tangguhan adalah sebagai berikut:

The details of deferred tax benefits are as follows:

Periode yang berakhir pada tanggal

31 Maret/

Period ended March 31

2017 2016

Manfaat pajak Income tax benefit

penghasilan - tangguhan - deferred

Perusahaan The Company

Rugi fiskal yang dapat

dikompensasi 3.647.148 6.380.962 Tax losses carry forward

Sub-total 3.647.148 6.380.962 Sub-total

Entitas anak Subsidiaries

Penyisihan penurunan persediaan (4.043.415) (475.390) Allowance for decline of inventory

Liabilitas imbalan kerja 1.618.293 2.211.465 Employee benefits liability

Aset takberwujud - IUPHHK 58.575 58.575 Intangible assets- IUPHHK

Rugi fiskal yang dapat

dikompensasi (18.161) 5.884.786 Tax losses carry forward

Sub-total (2.384.708) 7.679.436 Sub-total

Manfaat pajak tangguhan, neto 1.262.440 14.060.398 Deferred tax benefit, net

d. Pajak penghasilan badan d. Corporate income tax

Pajak kini Current tax

Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak penghasilan seperti yang tercantum dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan estimasi laba kena pajak Perusahaan periode berjalan adalah sebagai berikut:

The reconciliation between the profit before income tax expense as shown in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income and the current period estimated taxable income of the Company is as follows:

Periode yang berakhir pada tanggal

31 Maret/

Period ended March 31

2017 2016

Laba sebelum Profit before

pajak penghasilan menurut income tax per consolidated

laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss

komprehensif lain konsolidasian 215.176.169 28.438.087 and other comprehensive income

Dikurangi: laba entitas anak sebelum Less: income from subsidiaries before

beban pajak penghasilan (220.066.243) (31.851.486) income tax expense

Eliminasi 172.464.163 (22.185.303) Eliminations

Laba (rugi) Perusahaan sebelum Profit (loss) before income

pajak penghasilan 167.574.089 (25.598.702) tax of the Company

Beda tetap: Permanent differences:

Beban yang tidak dapat dikurangkan 209.196 244.515 Non-deductible expenses

Pendapatan yang telah dikenakan pajak Income already

penghasilan yang bersifat final subjected to final tax

dan bukan objek pajak (182.371.878) (169.663) and non taxable object

Rugi kena pajak yang diatribusikan Taxable loss attributable to

kepada Perusahaan (14.588.593) (25.523.850) the Company

Beban pajak penghasilan -

kini - - Income tax expense – current period

Dikurangi: pajak penghasilan

dibayar di muka - 23.150 Less: prepaid income taxes

Tagihan pajak Claims for income tax refund of

penghasilan - Perusahaan - (23.150) the Company

18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)

d. Pajak penghasilan badan (lanjutan) d. Corporate income tax (continued)

31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/

March 31, 2017 December 31, 2016

Utang pajak penghasilan Income tax payable

Perusahaan - - The Company

Entitas anak 26.569.613 903.521 Subsidiaries

Total 26.569.613 903.521 Total

Tagihan restitusi pajak Claims for tax refund

Perusahaan 22.309.287 21.936.195 The Company

Entitas anak 38.535.591 38.535.591 Subsidiaries

Total 60.844.878 60.471.786 Total

Perusahaan The Company

Pada tahun 2009, Perusahaan telah menerima Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dan Surat Tagihan Pajak (STP) atas berbagai jenis pajak untuk tahun pajak 2007 sejumlah Rp79.932.682. Pada Juni 2010, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan berbagai jenis Surat Keputusan yang mengabulkan sebagian besar permohonan keberatan yang diajukan oleh Perusahaan, sehingga pajak kurang bayar Perusahaan telah berkurang menjadi sejumlah Rp12.097.714 (termasuk di dalamnya STP) dan telah dilunasi oleh Perusahaan. Atas surat keputusan ini, Perusahaan telah mengajukan banding ke pengadilan pajak dan telah mengajukan permohonan pembatalan STP ke Direktorat Jenderal Pajak sebesar Rp11.108.114. Pada tahun 2011, Direktorat Jenderal Pajak telah mengabulkan sebagian permohonan pembatalan STP sebesar Rp287.398. Sehingga sisa permohonan banding dan permohonan pembatalan STP adalah sebesar Rp10.820.716.

In 2009, the Company has received tax assessment letters (SKPKB) and tax collection letters (STP) for underpayment of various taxes for fiscal year 2007 totalling to Rp79,932,682. In June 2010, the Directorate General of Taxation has issued Decision Letter

to grant the Company’s objection letters of

several assessment letters to be Rp12,097,714 (including STP) and those underpayments have been fully paid by the Company. Based on this Decision Letter, the Company appealed to tax court and has filed request to cancel those STP to Directorate General of Taxation amounting to Rp11,108,114. In 2011, Directorate General of

Taxation has granted some of the Company’s

objection on tax collection letter amounting to Rp287,398. Thus, the remaining appeal and request to cancel STP amounted to Rp10,820,716.

Pada bulan Februari 2013, Perusahaan telah menerima keputusan Pengadilan Pajak atas banding tersebut, yang memutuskan mengabulkan banding Perusahaan dengan hasil keputusan nilai lebih bayar sejumlah Rp5.363.553. Pada bulan April 2013, pengembalian dana hasil keputusan banding tersebut telah diterima. Pada bulan Januari 2016, Direktorat Jenderal Pajak telah mengabulkan permohonan pembatalan STP sebesar Rp2.715.923. Pengembalian dana hasil pembatalan STP tersebut telah diterima oleh Perusahaan pada bulan Februari 2016.

In February 2013, the Company has received decision from the Tax Court on the said appeal, which decided to accept the

Company’s appeal with decision of overpayment totalling to Rp5,363,553. In April 2013, the refund of the said appeal decision amount has been received. In January 2016, Directorate General of Taxation

has granted the Company’s request to cancel

STP of Rp2,715,923. The refund of the cancelled STP decision amount has been received in February 2016.

d. Pajak penghasilan badan (lanjutan) d. Corporate income tax (continued)

Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)

Sehubungan dengan Putusan Pengadilan Pajak atas banding tahun pajak 2007 tersebut di atas, pada bulan Mei 2013 Direktorat Jenderal Pajak telah mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI. Surat pemberitahuan atas Permohonan Peninjauan Kembali tersebut diterima oleh Perusahaan pada akhir bulan September 2013. Perusahaan telah mengajukan Kontra Memori Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI pada bulan Oktober 2013. Berdasarkan Surat Pemberitahuan dari Pengadilan Pajak pada bulan Oktober 2014 dan Surat Pelaksanaan Putusan PK dari Direktorat Jenderal Pajak pada bulan Agustus 2016 bahwa Mahkamah Agung RI telah menolak Peninjauan Kembali yang diajukan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

In relation to the Tax Court decision on appeal for the fiscal year 2007 above, in May 2013, the Directorate General of Taxation has filed a judicial review application to the Supreme Court of Republic of Indonesia. Notification of the judicial review application was received by the Company at the end of September 2013. The Company has filed a contra judicial review to the Supreme Court of Republic of Indonesia in October 2013. Based on notification from Tax Court in October 2014 and judicial review decision letter from Directorate General of Taxation in August 2016, the Supreme Court of Republic of Indonesia has rejected the judicial review filed by Directorate General of Taxation.

Sungai Rangit Sungai Rangit

Pada bulan Maret 2011, Sungai Rangit, entitas anak, menerima SKPKB dan STP atas berbagai jenis pajak untuk tahun pajak 2008 sejumlah Rp16.266.873. Sungai Rangit telah mengajukan keberatan ke Direktorat Jenderal Pajak sebesar Rp15.100.711. Pada bulan Juni 2012, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan Surat Keputusan yang menolak keberatan Sungai Rangit. Atas Surat Keputusan ini, Sungai Rangit telah mengajukan banding ke pengadilan pajak. Pada bulan November 2013, Sungai Rangit menerima Putusan Pengadilan Pajak yang mengabulkan banding Sungai Rangit. Pada bulan Februari 2014, pengembalian dana hasil keputusan banding tersebut telah diterima. Sehubungan dengan keputusan banding tersebut, Direktorat Jenderal Pajak telah mengajukan Permohonan Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI. Surat Pemberitahuan atas Permohonan Peninjauan Kembali tersebut diterima oleh Sungai Rangit pada bulan Mei 2014. Sungai Rangit telah mengajukan Kontra Memori Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI pada awal bulan Juni 2014. Sampai tanggal

In March 2011, Sungai Rangit, a subsidiary, received SKPKB and STP for underpayment of various taxes for fiscal year 2008 totalling to Rp16,266,873. Sungai Rangit has filed objection to Directorate General of Taxation totalling to Rp15,100,711. In June 2012, the Directorate General of Taxation has issued

Decision Letter to reject Sungai Rangit’s

objection letter. Based on this Decision Letter, Sungai Rangit has appealed to tax court. In November 2013, Sungai Rangit received a Tax Court Decision Letter accepting the appeal. In February 2014, the refund of the said appeal decision amount has been received. In relation to the Tax Court decision on the appeal, the Directorate General of Taxation has filed a judicial review application to the Supreme Court of Republic of Indonesia. Notification of the judicial review application was received by Sungai Rangit at the end of May 2014. Sungai Rangit has filed a Contra Judicial review to the Supreme Court of Republic of Indonesia in June 2014. Until the completion date of the consolidated financial statements, the judicial review is still in process.

18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)

d. Pajak penghasilan badan (lanjutan) d. Corporate income tax (continued)

Sungai Rangit (lanjutan) Sungai Rangit (continued)

Pada bulan September 2016, Sungai Rangit telah menerima Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, sehingga sesuai dengan UU No. 11 tahun 2016, Putusan Peninjauan Kembali yang terbit di kemudian hari tidak dapat dijadikan dasar bagi Direktorat Jenderal Pajak untuk melakukan penagihan pajak.

In September 2016, Sungai Rangit has

received ”Surat Keterangan Pengampunan Pajak” (”SKPP”) from Minister of Finance, so in

accordance with Act No.11 year 2016, the

Judicial Review can’t be the basis for

Directorate General for Taxation for charging the tax.

Pada bulan Mei 2013, Sungai Rangit telah menerima berbagai SKPKB dan STP atas berbagai jenis pajak untuk tahun pajak 2007 sejumlah Rp10.294.570. Pada bulan Juli 2013, Sungai Rangit telah mengajukan keberatan ke Direktorat Jenderal Pajak sejumlah Rp9.319.844. Pada bulan Juni 2014, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan Surat Keputusan yang menolak keberatan Sungai Rangit. Atas Surat Keputusan ini, Sungai Rangit telah mengajukan banding kepada pengadilan pajak pada bulan September 2014. Pada bulan Desember 2015, Pengadilan Pajak mengabulkan banding Sungai Rangit. Pada bulan Januari 2016, pengembalian dana hasil keputusan banding tersebut telah diterima. Pada bulan Februari 2016. Direktorat Jenderal Pajak telah mengajukan permohonan Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI. Surat pemberitahuan atas permohonan Peninjauan Kembali tersebut diterima oleh Sungai Rangit pada bulan Mei 2016. Sungai Rangit telah mengajukan kontra memori Peninjauan Kembali kepada Mahkamah Agung RI pada bulan Juni 2016. Pada bulan September 2016, Sungai Rangit telah menerima Surat Keterangan Pengampunan Pajak dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, sehingga sesuai dengan UU No. 11 tahun 2016, Putusan Peninjauan Kembali yang terbit di kemudian hari tidak dapat dijadikan dasar bagi Direktorat Jenderal Pajak untuk melakukan penagihan pajak.

In May 2013, Sungai Rangit has received various SKPKB and STP for various taxes for fiscal year 2007 totalling to Rp10,294,570. In July 2013, Sungai Rangit has filed objection to Directorate General of Taxation totalling to Rp9,319,844. In June 2014, the Directorate General of Taxation has issued Decision Letter to reject Sungai Rangit’s objection letters. Based on this Decision Letter, Sungai Rangit has appealed to tax court in September 2014. In December 2015, the Tax Court granted

Sungai Rangit’s appeal. In January 2016, the

refund of the said appeal decision amount has been received. In February 2016, the Directorate General of Taxation has filed a judicial review application to the Supreme Court of Republic of Indonesia. Notification of the judicial review application was received by Sungai Rangit at the end of May 2016. Sungai Rangit has filed a Contra Judicial review to the Supreme Court of Republic of Indonesia in June 2016. Until the completion date of the consolidated financial statements, the judicial review is still in process. In September 2016, Sungai Rangit has received ”Surat Keterangan

Pengampunan Pajak” (”SKPP”) from Minister

of Finance, so in accordance with Act No.11

year 2016, the Judicial Review can’t be the

basis for Directorate General for Taxation for charging the tax.

d. Pajak penghasilan badan (lanjutan) d. Corporate income tax (continued)

Telaga Hikmah Telaga Hikmah

Pada bulan April 2014, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan SKPKB atas berbagai jenis pajak untuk tahun pajak 2010 dan 2011 sejumlah Rp15.920.567 kepada Telaga Hikmah, Entitas Anak. Atas SKPKB ini, Telaga Hikmah telah mengajukan keberatan kepada Direktorat Jenderal Pajak pada bulan Juli 2014 sejumlah Rp11.275.556. Pada bulan Desember 2014, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan Surat Keputusan yang menolak keberatan Telaga Hikmah. Atas surat keputusan ini, Telaga Hikmah telah mengajukan banding kepada pengadilan pajak pada bulan Maret 2015. Pada bulan Agustus 2016 dan Juli 2016, Telaga Hikmah menerima keputusan Pengadilan Pajak yang menolak banding tahun 2010 dan tahun 2011.

In April 2014, the Directorate General of Taxation has issued SKPKB for various taxes for fiscal year 2010 and 2011 totalling to Rp15,920,567 to Telaga Hikmah, a Subsidiary. For this SKPKB, Telaga Hikmah has filed objection to Directorate General of Taxation in July 2014 totalling to Rp11,275,556. In December 2014, the Directorate General of Taxation has issued Decision Letter to reject

Telaga Hikmah’s objection letters. Based on this Decision Letter, Telaga Hikmah has appealed to tax court in March 2015. In August 2016 and July 2016, Telaga Hikmah accepted tax court decision which rejected its 2010 and 2011 appeal.

Gunung Tua Abadi Gunung Tua Abadi

Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan SKPKB atas berbagai jenis pajak untuk tahun pajak 2009, 2010 dan 2011 masing-masing sejumlah Rp2.546.576, Rp1.878.075 dan Rp2.798.860 kepada Gunung Tua Abadi, entitas anak. Atas SKPKB ini, Gunung Tua Abadi telah mengajukan keberatan kepada Direktorat Jenderal Pajak masing-masing sebesar Rp1.653.562, Rp688.502 dan Rp1.817.241. Pada beberapa tanggal antara Desember 2014 sampai dengan Maret 2016, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan surat keputusan yang menolak keberatan Gunung Tua Abadi untuk tahun pajak 2009, 2010 dan 2011. Atas surat keputusan untuk tahun pajak 2009, 2010 dan 2011, Gunung Tua Abadi telah mengajukan banding kepada pengadilan pajak masing-masing pada bulan Maret 2015, Februari 2016 dan Mei 2016. Pada bulan Desember 2016, Gunung Tua Abadi telah mengajukan permohonan pencabutan permohonan banding kepada Pengadilan Pajak atas banding tahun pajak 2009, 2010 dan 2011. Pada sidang bulan Januari 2017, Pengadilan Pajak telah mengabulkan permohonan pencabutan banding tersebut.

The Directorate General of Taxation has issued SKPKB for various taxes for fiscal years 2009, 2010 and 2011 totalling to Rp2,546,576, Rp1,878,075 and Rp2,798,860, respectively to Gunung Tua Abadi, a subsidiary. For this SKPKB, Gunung Tua Abadi has filed objection to the Directorate General of Taxation amounting to Rp1,653,562, Rp688,502 and Rp1,817,241, respectively. On several dates between December 2014 to March 2016, the Directorate General of Taxation has issued decision letter which rejected the objection of Gunung Tua Abadi for the fiscal year 2009, 2010 and 2011. For the fiscal years 2009, 2010 and 2011, Gunung Tua Abadi has appealed to the tax court on March 2015, February 2016, and May 2016. In December 2016, Gunung Tua Abadi has filed appeals to the tax court for the fiscal years 2009, 2010, and 2011. In Tax Council January 2017, Tax Court has granted the Company’s request to cancel the appeal.

18. PERPAJAKAN (lanjutan) 18. TAXATION (continued)

d. Pajak penghasilan badan (lanjutan) d. Corporate income tax (continued)

Aek Tarum Aek Tarum

Pada bulan September 2014, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan SKPKB atas berbagai jenis pajak untuk tahun pajak 2011 sejumlah Rp5.406.503 kepada Aek Tarum, entitas anak. Atas SKPKB ini, Aek Tarum telah mengajukan keberatan kepada Direktorat Jenderal Pajak sejumlah Rp3.720.617 pada bulan November 2014. Pada bulan September 2015, Direktorat Jenderal Pajak telah menerbitkan surat keputusan yang menolak keberatan Aek Tarum. Atas surat keputusan ini, Aek Tarum telah mengajukan banding kepada pengadilan pajak pada bulan Desember 2015. Pada bulan Desember 2016, Aek Tarum telah menerima Keputusan Pengadilan Pajak yang menolak banding Aek Tarum tahun pajak 2011.

In September 2014, the Directorate General of Taxation has issued SKPKB for various taxes for fiscal year 2011 totalling to Rp5,406,503 to Aek Tarum, a subsidiary. For this SKPKB, Aek Tarum already filed objection to the Directorate General of Taxation totalling to Rp3,720,617 in November 2014. In September 2015, the Directorate General of Taxation has issued a

decision letter rejecting Aek Tarum’s objection.

For this decision letter, Aek Tarum has appealed to the tax court in December 2015. In December 2016, Aek Tarum has received decision from the Tax Court which rejected its appeal request for the fiscal year 2011.

e. Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak yang berlaku dari laba sebelum beban pajak penghasilan sebagaimana tercantum pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan beban pajak penghasilan adalah sebagai berikut:

e. The reconciliation between income tax expense as computed with the applicable tax rate from profit before income tax expense as shown in the consolidated statement of profit or loss and other comprehensive income and income tax expense are as follows:

Periode yang berakhir pada tanggal

31 Maret/

Period Ended March 31

2017 2016

Laba sebelum pajak Profit before income tax expense per

penghasilan menurut laporan laba consolidated statements of

rugi dan penghasilan profit or loss and other

komprehensif lain konsolidasian 215.176.169 28.438.087 comprehensive income

Beban pajak penghasilan dihitung

berdasarkan tarif pajak yang Income tax expense calculated

berlaku 49.921.120 7.109.522 at applicable tax rate

Pengaruh pajak atas beda tetap: Tax effects on permanent differences:

Pendapatan/beban yang telah dikenakan Income/expenses already subjected to

pajak penghasilan yang bersifat final (1.403.601) (2.509.545) final income tax

Beban yang tidak dapat dikurangkan 48.788 613.120 Non-deductible expenses

Aset pajak tangguhan yang tidak diakui 1.207.370 4.747.319 Unrecognized deferred tax assets

Beban pajak penyesuaian Adjustments in respect of

tahun lalu (Catatan 18c) 3.597.990 - the previous years (Note 18c)

Beban pajak penghasilan 53.371.667 9.960.416 Income tax expense

f. Aset (liabilitas) pajak tangguhan f. Deferred tax assets (liabilities)

31 Maret 2017/ 31 Desember 2016/

March 31, 2017 December 31, 2016

Aset (liabilitas) pajak tangguhan Deferred tax assets (liabilities)

Tanaman perkebunan 329.885.891 329.885.891 Plantation assets

Rugi fiskal 109.326.286 105.697.299 Tax losses

Liabilitas imbalan kerja 44.004.769 42.250.100 Employee benefits liability

Aset tetap (3.448.664) (3.444.312) Fixed assets

Bibitan 553.325 553.325 Nursery

Penyisihan penurunan Allowance for declining

nilai persediaan - 4.043.415 in value of inventories

Aset pajak tangguhan 480.321.607 478.985.718 Deferred tax assets

Aset (liabilitas) pajak tangguhan Deferred tax assets (liabilities)

Aset takberwujud - IUPHHK (21.087.154) (21.145.729) Intangible assets - IUPHHK

Liabilitas imbalan kerja (430.704) (442.806) Employee benefits liability

Aset tetap 6.249 1.897 Fixed assets

Liabilitas pajak tangguhan (21.511.609) (21.586.638) Deferred tax liabilities

Untuk tujuan penyajian dalam laporan posisi keuangan konsolidasian, klasifikasi aset atau liabilitas pajak tangguhan untuk setiap perbedaan temporer di atas ditentukan

Dalam dokumen SGRO Laporan Keuangan Interim Q1 2017 (Halaman 63-73)