• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

E. Validitas dan Reliabilitas 1.Validitas 1.Validitas

Menurut Azwar (2009:5), validitas adalah sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakuakan fungsi

ukurnya. Suatu tes atau instrumen pengukuran dapat dikatakan valid apabila tes tersebut mengukur apa yang hendak diukur dan memberikan hasil ukur yang sesuai dengan maksud dilakukanya pengukuran tersebut.

Punaji (2010:188) berpendapat bahwa validitas mempunyai empat macam bentuk sebagai berikut:

a. Validitas isi

Validitas isi menunjuk pada sejauh mana instrumen tersebut mencerminkan isi yang dikehendaki. Validitas isi sering digunakan dalam penilaian hasil belajar. Tujuannya adalah untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai materi pelajaran yang telah disampaikan. Untuk menetapkan validitas isi diperlukan adanya ahi bidang studi, ahli pengukuran yaitu dilakukan oleh para ahli (expert judgement) yaitu dosen IPS, kepala sekolah, dan guru kelas III. Setelah peneliti mengkonsultasikan kepada para ahli instrumen penelitian tersebut diujikan kepada siswa.

b. Validitas kriteria

Validitas kriteria menunjuk pada hubungan antar skor-skor suatu instrumen pengukuran dengan suatu variabel (kriteria) luar yang mandiri dan dipercaya dapat mengukur langsung tingkah laku atau ciri-ciri yang akan diselidiki.

c. Validitas konstruk

Validitas konstruk menunjuk pada seberapa jauh suatu tes mengukur sifat atau bangunan pengertian tertentu. Validitas ini penting untuk mengukur kemampuan atau sifat-sifat kejiwaan seseorang.

d. Validitas konkruen

Validitas konkruen berkaitan dengan korelasi antara skor tes dengan suatu ukuran kriteria yang dapat diperoleh pada waktu yang sama atau pada waktu yang sangat berdekatan.

1) Validasi Lembar Pengamatan

Validasi lembar pengamatan dilaksanakan dengan expert judment yaitu divalidasi kepada dua orang ahli, yaitu dosen ahli Psikologi dan guru kelas. Menurut Kristiawan (2012:54) kriteria validasi pembelajaran dapat disajikan pada tabel di bawah ini.

Tabel 3.8 Kriteria Validasi Perangkat Pembelajaran No Skor Kriteria

1. 4,2 – 5 Sangat Baik 2. 3,4 – 4,1 Baik

3. 2,6 – 3,3 Cukup 4. 1,8 – 2,5 Kurang Baik

5. 1 – 1,7 Sangat Kurang Baik Sumber: Kristiawan, (2012:54)

Setelah lembar pengamatan divalidasi oleh dua ahli, diperoleh perhitungan dalam tabel berikut ini.

Tabel 3.9 Skor Hasil Penghitungan Validasi Lembar Pengamatan

No Observer Hasil

Lembar Observasi

Dosen Ahli Psikologi 3

Guru BK 3,8

Rata-rata 3,4

Dari hasil skor penghitungan rata-rata validasi lembar keaktifan diperoleh skor rata-rata 3,4 hasil skor penghitungan termasuk dalam kriteria cukup, sehingga perangkat pembelajaran ini layak digunakan untuk penelitian.

a) Validasi Instrumen Soal Validasi

Indtrumen hasil belajar siswa berupa soal pilihan ganda. Peneliti membuat 30 soal pilihan ganda materi jenis-jenis pekerjaan untuk digunakan pada siklus I. Peneliti juga membuat 30 soal pilihan ganda pada materi semangat kerja untuk digunakan pada siklus II. Soal diujikan kepada 30 siswa kelas IV SD Jetis Bantul yang sudah pernah mengalami dan belajar materi kelas III. Setelah diujikan kemudian peneliti menghitung hasilnya dengan menggunakan bantuan program

Statistical Product and Service Solutions (SPSS) sehingga dapat diperoleh hasil pilihan ganda yang valid. Data soal yang valid pada materi siklus I adalah 15 soal dan 15 soal tidak valid. Data soal yang valid pada materi siklus II adalah 20 soal dan 15 soal tidak valid. Kemudian soal yang tidak valid tidak digunakan. Cara peneliti menentukan valid atau tidak suatu pernyataan dengan melihat hasil

menentukan valid atau tidak suat item pernyataan dengan membandingkan r tabel dan r hitung. Perhitungan tersebut bertujuan untuk mengetahui jumlah item soal yang valid sehingga bisa digunkan dalam penelitian. Item pertanyaan pada soal dikaltakan valid jika r hitung > r tabel, sebaliknya jika r hitung < r tabel maka item pada soal tidak valid. Selanjutnya soal yang valid digunakan untuk menghitung rata-rata nilai ulangan dan persentase siswa yang mencapai KKM pada siklus I dan siklus II, sehingga dapat diketahui peningkatan hasil belajar siswa.

Tabel 3.10 Hasil evaluasi siklus I yang sudh divalidasi No

soal

r hitung r tabel Hasil validitas Keterangan No soal 1 0,070 0,361 0,070 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

2 0,0 0,361 0,0 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 3 -0,007 0,361 -0,007 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

4 0,472 0,361 0,472 > 0,361 (valid) Dipakai 1

5 0,472 0,361 0,472 > 0,361 (valid) Dipakai 2

9 0,564 0,361 0,564 > 0,361 (valid) Dipakai 3

10 0,433 0,361 0,433 > 0,361 (valid) Dipakai 4

14 -0,098 0,361 -0,098 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 16 0,296 0,361 0,296 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 23 0,329 0,361 0,329 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 30 0,158 0,361 0,158 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

6 0,582 0,361 0,582 > 0,361 (valid) Dipakai 5

7 0,568 0,361 0,568 > 0,361 (valid) Dipakai 6

8 0,280 0,361 0,280 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 11 0,175 0,361 0,175 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 12 0,282 0,361 0,282 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

13 0,604 0,361 0,604 > 0,361 (valid) Dipakai 7

15 0,500 0,361 0,500 > 0,361 (valid) Dipakai 8

17 -0,297 0,361 -0,297 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

18 0,437 0,361 0,437 > 0,361 (valid) Dipakai 9

19 0,781 0,361 0,781 > 0,361 (valid) Dipakai 10

20 0,553 0,361 0,553 > 0,361 (valid) Dipakai 11

21 0,175 0,361 0,175 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

24 0,061 0,361 0,061 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

25 0,438 0,361 0,438 > 0,361 (valid) Dipakai 13

26 0,283 0,361 0,283 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

27 0,527 0,361 0,527 > 0,361 (valid) Dipakai 14

28 0,551 0,361 0,551 > 0,361 (valid) Dipakai 15

29 0,180 0,361 0,180 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

Berdasarkan tabel 3.10, setelah divalidasi banyak soal pada siklus I yang tidak valid. Soal yang tidak valid di buang dan tidak dipakai dalam penelitian. Pada soal evaluasi siklus I, soal yang dipakai yaitu no 4, 5, 6, 7, 9, 10, 13, 15, 18, 19, 20, 22, 25, 27, dan 28.

Tabel 3.11 Hasil soal evaluasi siklus II yang sudh divalidasi No

soal

r hitung r tabel Hasil validitas Keterangan No soal 1 0,565 0,361 0,565 > 0,361 ( valid ) Dipakai 1 4 0,572 0,361 0,572 > 0,361 (valid) Dipakai 2 7 0,385 0,361 0,385 > 0,361 (valid) Dipakai 3 8 0,471 0,361 0,471 > 0,361 (valid) Dipakai 4 13 0,380 0,361 0,380 > 0,361 (valid Dipakai 5

16 0,001 0,361 0,001 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 26 0,277 0,361 0,277 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 27 0,304 0,361 0,304 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

2 0,558 0,361 0,588 > 0,361 (valid) Dipakai 6

3 -0,015 0,361 -0,015 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai 5 0,319 0,361 0,319 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

6 0,481 0,361 0,481 > 0,361 (valid) Dipakai 7

9 0,776 0,361 0,776 > 0,361 (valid) Dipakai 8

10 0,661 0,361 0,661 > 0,361 (valid) Dipakai 9

11 0,700 0,361 0,700 > 0,361 (valid) Dipakai 10

12 0,659 0,361 0,659 > 0,361 (valid) Dipakai 11

14 0,127 0,361 0,127 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

15 0,565 0,361 0,565 > 0,361 (valid) Dipakai 12 17 0,432 0,361 0,432 > 0,361 (valid) Dipakai 13 18 0,407 0,361 0,407 > 0,361(valid) Dipakai 14 19 0,731 0,361 0,731 > 0,361(valid) Dipakai 15 20 0,395 0,361 0,395 > 0,361(valid) Dipakai 16 21 0,439 0,361 0,439 > 0,361 (valid) Dipakai 17

22 0,230 0,361 0,230 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

23 0,413 0,361 0,413 > 0,361 (valid) Dipakai 18

25 0,479 0,361 0,479 > 0,361 (valid) Dipakai 19 28 0,282 0,361 0,282 > 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

29 0,432 0,361 0,432 > 0,361 (valid) Dipakai 20

30 0,256 0,361 0,256 < 0,361 (tidak valid) Tidak dipakai

Berdasarkan tabel 3.11 setelah 30 soal divalidasi soal yang dipakai pada siklus II adalah 20 soal yaitu no 1, 2, 4, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 15, 17, 18, 19, 20, 21, 23, 25, dan 20.

b) Validasi Perangkat Pembelajaran

Perangkat pembelajaran yang digunakan dalam penelitian ini adalah silabus, RPP, LKS dan bahan ajar. Validasi dilakukan dengan expert judgment. Hasil penghitungan validasi perangkat pembelajaran adalah sebagai berikut :

Tabel 3.12 Hasil Penghitungan Validasi Perangkat Pembelajaran No Perangkat

Pembelajaran

Validator Hasil

1. Silabus Dosen 3,8

Guru Ahli IPS 3,6

Guru Kelas 3,4

Rata-rata 3,6

2. RPP Dosen 3,8

Guru Ahli IPS 3,4

Guru Kelas 3,47

Rata-rata 3,55

3. LKS Dosen 3,75

Guru Ahli IPS 3,6

Guru Kelas 3,5

Rata-rata 3,61

4. Bahan Ajar Dosen 3,75

Guru Ahli IPS 3,6

Guru Kelas 3,75

Rata-rata 3,7

Setelah diujikan kepada tiga orang ahli tersebut, didapat hasil dari validasi perangkat pembelajaran dengan rincian rata-rata skor silabus sebesar 3,6 dinyatakan dengan kriteria “baik”, rata-rata skor RPP sebesar 3,55 dinyatakan dengan kriteria “baik”, rata-rata skor LKS sebesar 3,61 dinyatakan dengan kriteriaa “baik”, rata-rata skor bahan ajar sebesar 3,7 dinyatakan dengan kriteria “baik”. Dari hasil rincian tersebut, diperoleh rata-rata skor total sebesar 3,61 yang menunjukan kriteria “baik” dari seluruh komponen perangkat pembelajaran. Dari hasil tersebut dpat dinyatakan perangkat pembelajaran layak dan baik digunakan dalam pembelajaran IPS. 2. Reliabilitas

Menurut Aswar (1997:4), realibilitas merupakan sejauh mana hasil suatu pengukuran dapat dipercaya, hasil pengukuran dapat dipercaya apabila dalam beberapa kali pelaksanaan pengukuran terhadap subjek yang sama diperoleh hasil yang relatif. Menurut Masidjo (2010:209) reliabilitas adalah taraf sampai di mana suatu tes mampu menunjukkan konsistensi hasil pengukurannya yang diperlihatkan dalam taraf ketepatan dan ketelitian hasil. Suatu tes yang reliabel menunjukkan ketepatan dan ketelitian hasil dalam satu atau berbagai pengukuran. Seedangkan menurut Jihad dan Aris (2012:180), Reliabilitas merupakan ukuran yang mempunyai tarah kepercayaan yang tinggi pada suatu soal tes. Kriteria reliabilitas suatu instrumen dapat dilihat pada tabel berikut:

Tabel 3.13 Kriteria Klasifikasi Reliabilitas Instrumen Koefisien Korelasi Kualifikasi

0,91 – 1,00 Sangat Tinggi 0,71 – 0,90 Tinggi

0,41 – 0,70 Cukup 0,21 – 0,40 Rendah

Negatif – 0,20 Sangat Rendah Sumber: Masidjo, (2010:243)

Hasil reliabilitas evaluasi siklus I dapat dilihat pada tabel 3.14 sedangkan hasil reliabilitas soal evaluasi siklus II dapat dilihat pada tabel 3.15

Tabel 3.14 Hasil Reliabilitas Siklus I

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items ,784 ,786 15

Berdasarkan hasil reliabilitas 15 soal yang valid pada siklus I diperoleh nilai Cronbach's Alpha Based on Standardized Items

adalah 0,786 menunjukkan kriteria “tinggi” Tabel 3.15 Hasil Reliabilitas Siklus II

Reliability Statistics Cronbach's Alpha Cronbach's Alpha Based on Standardized Items N of Items ,860 ,861 20

Berdasarkan hasil reliabilitas 15 soal yang valid pada siklus II diperoleh nilai Cronbach's Alpha Based on Standardized Items

adalah 0,861 menunjukkan kriteria “tinggi”.

Dokumen terkait