BAB V ANALISIS DATA
VARIABEL BEBAS
Tabel V.5. Distribusi jawaban responden tentang adanya program pendidikan dan pelatihan
No Pilihan jawaban Banyak jawaban responden persentase
1 Sangat baik 13 54,16 %
2 Baik 11 45,83 %
3 Kurang baik - -
4 Tidak baik - -
5 Sangat tidak baik - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Berdasarkan jawaban responden diketahui bahwa adanya program pendidikan dan pelatihan sangat membantu pekerjaan responden, karena apa yang diberikan di dalam diklat tersebut memberikan modal dasar kepada karyawan maupun relawan bagaimana seharusnya bertindak ketika melaksanakan tugas-tugas kemanusiaannya, proaktif dalam bersikap. jadi, program pendidikan dan pelatihan ini dinilai mayoritas responden sangat baik, hal ini terbukti dari banyaknya responden menjawab sangat baik dengan persentase 54,16 %, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 5.
Tabel V.6. Distribusi jawaban responden bahwa pembicara dalam diklat tersebut memiliki kemampuan dalam memberikan motivasi yang positif kepada peserta pendidikan dan pelatihan tersebut.
No Pilihan jawaban Banyak jawaban responden persentase
1 Sangat setuju 11 45,83 %
2 Setuju 13 54,16 %
4 Tidak setuju - -
5 Sangat tidak setuju - -
jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Berdasarkan jawaban responden untuk pertanyaan diatas, diketahui bahwa pemberi materi dalam pendidikan maupun pelatihan dinilai mampu memotivasi peserta diklat, terbukti dari banyaknya responden yang menjawab setuju dengan persentase 54,16 %, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 5
Tabel V.7. Distribusi jawaban responden mengenai kesesuaian materi diklat dengan kebutuhan kerja
no Pilihan jawaban Banyak jawaban responden Persentase
1 Sangat sesuai 11 45,83 %
2 sesuai 13 54,16 %
3 Kurang sesuai - -
4 Tidak sesuai - -
5 Sangat tidak sesuai - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Diketahui berdasarkan hasil kuesioner bahwa mayoritas responden menjawab pilihan sesuai untuk pertanyaan kesesuaian materi diklat dengan tuntutan kerja dengan persentase 54,16 %, sedangkan selebihnya responden menjawab sangat sesuai dengan persentase 45,83 %, kesesuaian antara materi diklat dengan kebutuhan kerja ini menjadi sangat penting untuk diperhatikan oleh organisasi sebab penyimpangan atau ketidaksesuaian antara materi dengan kebutuhan kerja akan menimbulkan kaburnya
hakekat diklat itu sendiri dan menyebabkan disorientasi diklat itu sendiri yang pada gilirannya tidak berdampak positif bagi kinerja karyawan/relawan dan organisasi pada umumnya.
Tabel V.8. Distribusi jawaban responden tentang cara penyampaian materi dapat membantu tujuan pelatihan yang dilaksanakan
No Pilihan jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat setuju 4 16,66 %
2 Setuju 19 76,16 %
3 Kurang setuju 1 4,16 %
4 Tidak setuju - -
5 Sangat tidak setuju - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Diketahui berdasarkan hasil kuesioner bahwa metode atau cara yang dipergunakan dalam proses penyampaian diklat mempunyai perngaruh besar didalam berhasil tidaknya program pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan/ diselenggarakan PMI Cabang Medan, hal ini terbukti dari banyaknya responden yang menjawab setuju sebesar 76,16 %, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 9 di atas.
Tabel V.9. Distribusi jawaban responden tentang kemampuan penerapan dari apa yang telah dipelajari dalam diklat terhadap aktivitas kerja
No Pilihan jawaban Banyak jawaban persentase
1 Sangat mampu 2 8,33 %
2 Mampu 19 79,16 %
3 Kurang mampu 3 12,51 %
4 Tidak mampu - -
5 Sangat tidak mampu - -
jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Dalam prakteknya responden merasa mampu dalam menerapkan atau mengaplikasikan skill, kemampuan, pengetahuan dari yang telah di dapat dari program pendidikan dan pelatihan kedalam aktivitas organisasi, terbukti dengan mayoritas responden yang menjawab mampu dengan porsi 79,16 %, persentase yang menjawab sangat mampu berjumlah 8,33 %, sedangkan yang menjawab kurang mampu 12,51 % Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 8.
Tabel V.10. Distribusi jawaban responden tentang hubungan pendidikan dan pelatihan dengan prestasi kerja responden secara umum
No Pilihan jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat meningkatkan prestasi 1 4,16 %
2 Meningkatkan 18 75 %
3 Kurang meningkat 5 20, 83 %
5 Sangat tidak meningkat - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Berdasarkan hasil kuesioner, bahwa mayoritas responden menjawab kalau pendidikan dan pelatihan secara umum meningkatkan prestasi kerja, terbukti dengan 75 % responden menjawab meningkat, namun untuk dapat membuktikan bahwa peningkatan prestasi kerja karyawan/relawan ini semata-mata disebabkan oleh diklat yang diselenggarakan perlu adanya perumusan lebih lanjut pada penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana kontribusi program diklat terhadap peningkatan prestasi kerja karyawan/relawan pada PMI Cabang Medan. Untuk lebih jelasnya informasi distribusi jawaban responden dapat dilihat pada tabel 10 di atas.
Tabel V.11. Distribusi jawaban responden mengenai sarana dan prasarana penunjang berlangsungnya diklat
No Pilihan jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat baik 5 20,83 %
2 Baik 12 50 %
3 Kurang baik 6 25 %
4 Tidak baik 1 4,16 %
5 Sangat tidak baik - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Berdasarkan hasil jawaban responden diketahui jika mayoritas responden menjawab baik untuk pertanyaan mengenai kondisi sarana prasarana penunjang berlangsungnya diklat dengan persentase 75 %, dari jawaban tersebut dapat diketahui
bahwa sarana penunjang penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan dinilai baik oleh sebahagian besar responden, sarana dan prasarana yang mendukung jalannya penyelenggaraan diklat antara lain mencakup kenyamanan gedung, alat-alat peraga, over Head Projektor, flip chart termasuk di dalamnya subjek pemberi materi diklat. Untuk lebih jelasnya mengenai porsi alternatif jawaban responden dapat dilihat pada tabel 11 di atas.
Tabel V.12. Distribusi jawaban responden mengenai adanya perubahan kinerja secara teknis kearah positif dan etos kerja yang tinggi pasca mengikuti program diklat
No Pilihan jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat setuju 1 4,16 %
2 setuju 20 83,3 %
3 Kurang setuju 3 12,5 %
4 Tidak setuju - -
5 Sangat tidak setuju - -
Jumlah 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Dari tabel diatas dapat diketahui bahwa 83 % responden menjawab setuju adanya perubahan secara teknis di dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan kearah positif dan etos kerja yang baik setelah mengikuti program pendidikan dan pelatihan, untuk menguatkan jawaban 83 % responden yang menyatakan setuju adanya peningkatan kinerja kearah positif dan memperbaiki etos kerja, peneliti menyempatkan diri mewawancarai responden yang menjawab salah satu alternatif jawaban yaitu setuju yang berjumlah 83 %. Mereka menyatakan bahwa diklat yang
terselenggara secara berkesinambungan memberikan nilai-nilai yang penting untuk diadopsi dan yang penting didalam aktivitas kerja organisasi. Untuk lebih jelasnya mengenai porsi alternatif jawaban yang dijawab oleh responden dapat dilihat dalam tabel 12
Tabel V.13. Distribusi jawaban responden akan intensitas dalam mengikuti program pendidikan dan pelatihan
No Pilihan jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat rutin 4 16,16 %
2 Rutin 8 33,33 %
3 Kadang-kadang 6 25 %
4 Tidak rutin 5 20,83 %
5 Sangat tidak rutin 1 4,16 %
24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Berdasarkan hasil kuesioner bahwa mayoritas responden mengikuti pendidikan dan pelatihan secara rutin dengan persentase 33,33 %, selebihnya responden memberikan jawaban yang bervariatif, pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan di markas PMI Cabang Medan diadakan secara rutin dan berkesinambungn dua kali dalam sebulan dan berlangsung setiap hari jumat. Untuk lebih jelasnya jumlah persentase alternatif jawaban responden dapat dilihat pada tabel 13 di atas.
Tabel V.14. Distribusi jawaban responden tentang pemahaman responden akan hakekat atau substansi di selenggarakannya program pendidikan dan pelatihan
No Distribusi jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat paham 1 4,146 %
2 Paham 21 87,5 %
3 Kurang paham 2 8,33 %
4 Tidak paham - -
5 Sangat tidak paham - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Berdasarkan hasil jawaban responden, diketahui bahwa responden paham akan substansi dari penyelenggaraan program pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan PMI Cabang Medan dengan persentasi 87,5 %, hal ini penting diperhatikan oleh pihak manajemen organisasi PMI, sebab paham atau tidaknya responden akan substansi diklat akan menjadi efek yang mungkin positif dan mungkin juga efek negatif bagi peserta diklat yang pada gilirannya diklat tidak akan banyak membantu kemajuan kinerja karyawan/relawan jika yang terjadi kekurang pahaman atau ketidak pahaman sama sekali akan inti diklat tersebut. Untuk lebih jelasnya informasi persentase pilihan jawaban responden dapat dilihat pada tabel 14 di atas. Tabel V.15. Distribusi jawaban responden mengenai kondisi situasi interaksi antara peserta diklat dengan pemberi materi dalam diklat tersebut
No Distribusi jawaban Banyak jawaban Persentase
1 Sangat baik 6 25 %
2 Baik 14 58,33 %
4 Tidak baik - -
5 Sangat tidak baik - -
Jumlah 24 100 %
Sumber : Hasil responden pada organisasi PMI Cabang Medan 2008
Interaksi yang baik antara peserta diklat dengan pemberi materi dalam dikilat tentu saja membantu proses penyampaian materi, di PMI Cabang Medan interaksi yang terjadi antara responden dengan pemberi materi di dalam setiap terselenggaranya pendidikan dan pelatihan dinilai baik oleh mayoritas responden terbukti dengan 58,33 % responden menjawab alternatif jawaban baik, berdasarkan wawancara lebih lanjut antara peneliti dengan sejumlah responden yang memberikan jawaban mayoritas yakni 58,33 % dari pertanyaan bagaimana interaksi antara peserta diklat dengan pemberi materi bahwa indikator interaksi yang baik tersebut mencakup adanya hubungan timbal balik antara kedua belah pihak, dalam arti lain tidak ada dominasi salah satu pihak baik peserta diklat maupun pemberi materi dalam diklat tersebut, sinergis kedua pihak sangat diharapkan untuk mensukseskan tujuan diklat yang seutuhnya. Untuk lebih jelasnya jumlah persentase masing-masing alterntif jawaban dapat dilihat pada tabel 15 di atas.