Penelitian ini melibatkan variabel yang terdiri dari dua variabel bebas
(independen), satu variabel terikat (dependen), dua variabel kontrol (control variable) dan satu variabel interaksi (intervening variable). Variabel independen dalam penelitian ini meliputi : GWMLDR dan Capital Buffer. Untuk variabel dependen yaitu pertumbuhan kredit bank. Selain pertumbuhanGDP dan nilai tukar riil (Rp/US$) variabel tingkat suku bunga juga merupakan variabel kontrol yang diproksikan dengan BI Rate. Sedangkan untuk variabel intervening yaitu pertumbuhan GDP.
a) Variabel dependen/endogen/terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas (Sugiyono, 2010:59). Variabel terikat dalam penelitian ini adalah Pertumbuhan Kredit perbankan. b) Variabel eksogen/independen/bebas merupakan variabel yang memengaruhi
terikat. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah GWMLDR dan Capital Buffer
c) Variabel kontrol, variabel yang dikendalikan atau dibuat konstan sehingga hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat tidak dipengaruhi oleh faktor luar yang tidak diteliti. Dimana yang menjadi variabel kontrol dalam penelitian ini yaitu Suku Bunga yang diproksikan dengan BI Rate dan Nilai Tukar Riil (Rp/US$)
d) Variabel moderasi merupakan variabel independen yang berfungsi
menguatkan atau melemahkan hubungan antara variabel independen terhadap variabel dependen. Salah satu ciri yang penting adalah bahwa variabel ini tidak dipengaruhi variabel penjelas (Lie, 2009). Variabel moderasi dalam penelitian ini adalah Pertumbuhan GDP
Solimun, (2010) mengklasifikasikan variabel moderasi menjadi 4 (empat) jenis yaitu pure moderasi (moderasi murni), quasi moderasi (moderasi semu), homologiser moderasi (moderasi potensial) dan Predictor moderasi (moderasi sebagai predictor). Masing - masing klasifikasi moderasi dapat diidentifikasi sebagaimana contoh berikut, jika X adalah variabel predictor, Y variabel tergantung dan M variabel moderasi maka persamaan regresi yang dapat dibentuk sebagai berikut :
(i) ̂1 = b0 + b1X1 tanpa melibatkan variabel moderasi
(ii) ̂1 = b0 + b1X1 + b2M1 melibatkan variabel moderasi
(iii) ̂1 = b0 + b1X1 + b2M1 + b3X1*M1 melibatkan variabel moderasi dan Interaksi
Secara singkat, 4 jenis klasifikasi variabel moderasi dapat dilihat pada tabel Berikut :
Tabel 10. Klasifikasi Variabel Moderasi
No Tipe Moderasi Koefisien
1 2 3 4
Moderasi Murni (Pure Moderasi) Moderasi Semu (Quasi Moderasi)
Moderasi Potensial (Homologiser Moderasi) Moderasi Sebagai Prediktor (Predictor Moderasi) b2 non significant b3 significant b2 non significant b3 significant b2 non significant b3 non significant b2 significant b3 non significant Sumber : Solimun (2010)
2. Definisi Operasional Variabel
Menghindari perbedaan pengertian dan memberikan batasan yang tegas pada variabel yang diteliti, maka definisi operasional terhadap masing - masing variabel dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
a) Pertumbuhan Kredit (Growth Credit)
Pertumbuhan kredit merupakan pertumbuhan total kredit perbankan yang diberikan kepada pihak ketiga (tidak termasuk kredit kepada bank lain) baik itu KMK, KI maupun KK. Pertumbuhan kredit dihitung dengan cara
mengurangi total kredit pada periode tertentu dengan total kredit pada periode sebelumnya, kemudian dibagi dengan total kredit pada periode sebelumnya. Data diambil dari Statistik Perbankan Indonesia berupa data tahunan mulai dari tahun 2008 hingga tahun 2014.
b) GWMLDR
GWMLDR adalah kebijakan yang dibuat oleh Bank Indonesia dimana
simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo Rekening Giro pada Bank Indonesia sebesar persentase dari DPK yang dihitung berdasarkan selisih antara LDR yang dimiliki oleh Bank dengan LDR Target. Data diambil dari masing – masing publikasi laporan tahunan masing – masing bank dan laporan publikasi bank di website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sudah dikonsolidasi berupa data tahunan mulai dari tahun 2008 hingga tahun 2014.
c) Capital Buffer
Capital Buffer merupakan selisih lebih antara rasio kecukupan modal (CAR) yang dimiliki perbankan dengan persyaratan minimum modal perbankan yang diberlakukan regulator. Capital Buffer dihitung dengan mengurangkan CAR aktual bank dengan CAR target (8%). Data diambil dari masing – masing publikasi laporan tahunan masing – masing bank dan laporan publikasi bank di
website Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang sudah dikonsolidasi berupa data tahunan mulai dari tahun 2008 hingga tahun 2014.
d) Suku Bunga (BI Rate)
Suku bunga dapat diartikan sebagai biaya atas pinjaman sejumlah uang. Tingkat suku bunga diproksikan dalam BI rate. BI Rate adalah suku bunga kebijakan yang mencerminkan sikap atau stance kebijakan moneter yang ditetapkan oleh bank Indonesia dan diumumkan kepada publik. Data diambil dari website Bank Indonesia berupa data tahunan mulai dari tahun 2008 hingga tahun 2014.
e) Pertumbuhan GDP (GDP Growth)
Tingkat pertumbuhan ekonomi/pertumbuhan GDP dihitung dari pertambahan GDP riil yang berlaku dari periode ke periode selanjutnya (Sukirno, 2004). Perhitungan pertumbuhan ekonomi yaitu dari hasil pengurangan GDP riil periode tertentu dengan GDP riil periode
sebelumnya yang kemudian dibagi dengan GDP riil periode sebelumnya. Data diambil dari website Bank Indonesia berupa data tahunan mulai dari tahun 2008 hingga tahun 2014.
f) Nilai Tukar Riil (Rp/US$)
Nilai tukar riil adalah nilai tukar nominal yang sudah dikoreksi dengan harga relatif yaitu harga - harga di dalam negeri dibandingkan dengan harga - harga di luar negeri. Nilai tukar riil dapat dihitung dengan menggunakan rumus di bawah ini :
Dimana Q adalah nilai tukar riil, S adalah nilai tukar nominal, P adalah tingkat harga domestik, dan P* adalah tingkat harga luar negeri. Data diambil dari website Bank Indonesia berupa data tahunan mulai dari tahun 2008 hingga tahun 2014.
Berikut adalah ringkasan variabel - variabel yang digunakan dalam penelitian ini :
Tabel 11. Ringkasan Variabel Penelitian
Pengukuran
Pertumbuhan Kredit
Pertumbuhan total kredit perbankan (baik KMK, KI, KK) yang diberikan kepada pihak ketiga Persen Capital Buffer
Selisih lebih antara rasio kecukupan modal (CAR) yang dimiliki perbankan dengan persyaratan
minimum modal perbankan yang diberlakukan
regulator.
CAR Aktual – CAR Target Persen
GWMLDR Simpanan minimum yang wajib dipelihara oleh Bank dalam bentuk saldo
Rekening Giro pada Bank Indonesia sebesar
persentase dari DPK yang dihitung berdasarkan selisih antara LDR yang dimiliki oleh Bank dengan LDR Target
Tertuang dalam PBI No. 15/7/PBI/2013 tgl 26 September 2013 dan SE BI No.15/41/DKMP tgl 1 Oktober 2013 Persen Tingkat Suku Bunga
Harga dari komoditi (uang atau dana) yang diperjual belikan oleh bank
Kebijakan BI rate yang ditetapkan oleh Dewan Gubernur Bank Indonesia setiap Rapat Dewan Gubernur bulanan, dinyatakan dalam persen (%)
Persen
Pertumbuhan GDP
Pertumbuhan GDP riil yang berlaku dari periode ke periode selanjutnya Persen Nilai Tukar Riil (Rp/US$)
Nilai tukar riil adalah nilai tukar nominal yang sudah dikoreksi dengan harga relatif yaitu harga - harga di dalam negeri dibandingkan dengan harga - harga di luar negeri.
Rupiah
Sumber : Berbagai jurnal penelitian