• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskriptif Agresi Verbal Berdasarkan Demografi

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

C. Deskriptif Variabel Berdasarkan Demografi

1. Deskriptif Agresi Verbal Berdasarkan Demografi

Gambar 4.6 Diagram Celebrity Worship

Gambar 4.7 Diagram Agresi Verbal Berdasarkan Jenis Kelamin

Berdasarkan diagram kategorisasi agresi verbal di atas menunjukkan bahwa pada K-popers yang berjenis kelamin laki-laki sebanyak 51 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 4 orang dengan persentase 8%, kategori tinggi sebanyak 18 dengan persentase 35%, kategori sedang sebanyak 6 dengan persentase 12%, kategori rendah sebanyak 7 dengan persentase 14% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 16 dengan persentase 31%.

Pada K-popers yang berjenis kelamin perempuan sebanyak 494 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 75 orang dengan persentase 15%, kategori tinggi sebanyak 25 dengan persentase 5%, kategori sedang sebanyak 211 dengan persentase 43%, kategori rendah sebanyak 185 dengan persentase 37% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 0 dengan persentase 0%.

8%

15%

35%

5%

12%

43%

14%

37%

31%

0%

0%

5%

10%

15%

20%

25%

30%

35%

40%

45%

50%

Laki-Laki Perempuan

Jenis Kelamin

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

b. Deskriptif Agresi Verbal Berdasarkan Usia

Kategorisasi agresi verbal pada K-popers berdasarkan usia dengan jumlah keseluruhan subjek sebanyak 545 diperoleh hasil bahwa K-popers berperilaku agresif secara verbal rata-rata termasuk dalam kategori sedang dan rendah. Hal ini terlihat pada diagram di bawah ini dimana persentase tertinggi pada K-popers yang berusia 18 sampai 20 tahun sebesar 45% dan usia 24 sampai 25 tahun sebesar 34% pada kategori sedang. Sedangkan persentase tertinggi K-popers berusia 21 sampai 23 tahun sebesar 33% pada kategori rendah.

Gambar 4.8 Diagram Agresi Verbal Berdasarkan Usia

Berdasarkan diagram kategorisasi agresi verbal di atas menunjukkan bahwa pada K-popers yang berusia 18 sampai 20 tahun sebanyak 324 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 26 orang dengan persentase 8%, kategori tinggi sebanyak 22 dengan persentase 7%, kategori sedang sebanyak 146 dengan persentase 45%, kategori rendah sebanyak 119

8% 9%

26%

7%

25%

9%

45%

34%

30%

37%

27%

33%

3% 5%

2%

0%

5%

10%

15%

20%

25%

30%

35%

40%

45%

50%

18-20 21-23 24-25

Usia

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

dengan persentase 37% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 11 dengan persentase 3%.

Pada K-popers yang berusia 21 sampai 23 tahun sebanyak 187 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 49 orang dengan persentase 26%, kategori tinggi sebanyak 17 dengan persentase 9%, kategori sedang sebanyak 56 dengan persentase 30%, kategori rendah sebanyak 61 dengan persentase 33% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 4 dengan persentase 2%.

Pada K-popers yang berusia 24 sampai 25 tahun sebanyak 34 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 2 orang dengan persentase 9%, kategori tinggi sebanyak 4 dengan persentase 25%, kategori sedang sebanyak 15 dengan persentase 34%, kategori rendah sebanyak 12 dengan persentase 27% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 1 dengan persentase 5%.

c. Deskriptif Agresi Verbal Berdasarkan Tempat Tinggal

Kategorisasi agresi verbal pada K-popers berdasarkan tempat tinggal dengan jumlah keseluruhan subjek sebanyak 545 diperoleh hasil bahwa K-popers berperilaku agresif secara verbal rata-rata termasuk dalam kategori sedang dan rendah. Hal ini terlihat pada diagram di bawah ini dimana persentase tertinggi pada K-popers yang di Pulau Kalimantan sebesar 60%, di Pulau Sulawesi sebesar 50%, di Pulau Sumatra sebesar 41% dan di Pulau Bali % Nusa Tenggara sebesar 60% pada kategori sedang.

Sedangkan persentase tertinggi K-popers di Pulau Jawa sebesar 33% pada kategori rendah.

Gambar 4.9 Diagram Agresi Verbal Berdasarkan Tempat Tinggal

Berdasarkan diagram kategorisasi agresi verbal di atas menunjukkan bahwa pada K-popers yang tinggal di Pulau Kalimantan sebanyak 37 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 4 orang dengan persentase 11%, kategori tinggi sebanyak 2 dengan persentase 5%, kategori sedang sebanyak 22 dengan persentase 60%, kategori rendah sebanyak 9 dengan persentase 24% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 0 dengan persentase 0%.

Pada K-popers yang tinggal di Pulau Sulawesi sebanyak 96 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 15 orang dengan persentase 16%, kategori tinggi sebanyak 7 dengan persentase 7%, kategori sedang sebanyak 48 dengan persentase 50%, kategori rendah sebanyak 21 dengan persentase 22% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 5 dengan persentase 5%.

1 1

%

1 6

%

1 1

%

1 5

%

5% 7% 5% 9% 0%

0%

60%

50% 4

1

%

3 4

%

60%

2 4

%

2 2

%

3 8

%

4 0

%

3 3

%

0% 5% 5% 2% 7%

0%

10%

20%

30%

40%

50%

60%

70%

Pulau Kalimantan

Pulau Sulawesi Pulau Sumatera

Pulau Jawa Pulau Bali &

Nusa Tenggara

Tempat Tinggal

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

Pada K-popers yang tinggal di Pulau Sumatera sebanyak 63 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 7 orang dengan persentase 11%, kategori tinggi sebanyak 3 dengan persentase 5%, kategori sedang sebanyak 26 dengan persentase 41%, kategori rendah sebanyak 24 dengan persentase 40% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 3 dengan persentase 2%.

Pada K-popers yang tinggal di Pulau Jawa sebanyak 334 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 51 orang dengan persentase 15%, kategori tinggi sebanyak 31 dengan persentase 9%, kategori sedang sebanyak 112 dengan persentase 34%, kategori rendah sebanyak 133 dengan persentase 40% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 7 dengan persentase 2%.

Pada K-popers yang tinggal di Pulau Bali & Nusa Tenggara sebanyak 15 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 0 orang dengan persentase 0%, kategori tinggi sebanyak 0 dengan persentase 0%, kategori sedang sebanyak 9 dengan persentase 60%, kategori rendah sebanyak 5 dengan persentase 33% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 1 dengan persentase 7%.

d. Deskriptif Agresi Verbal Berdasarkan Lama Menjadi K-Popers Kategorisasi agresi verbal pada K-popers berdasarkan lama menjadi K-popers dengan jumlah keseluruhan subjek sebanyak 545 diperoleh hasil bahwa K-popers berperilaku agresif secara verbal

rata-rata termasuk dalam kategori sedang. Hal ini terlihat pada diagram di bawah ini dimana persentase tertinggi pada lama telah menjadi K-popers kurang dari 1 tahun sebesar 44%, 1 sampai 5 tahun sebesar 36%, lebih dari 5 tahun sebesar 41% pada kategori sedang.

Gambar 4.10 Diagram Agresi Verbal Berdasarkan Lama Menjadi K-Popoers

Berdasarkan diagram kategorisasi agresi verbal di atas menunjukkan bahwa pada lama menjadi K-popers kurang dari 1 tahun sebanyak 16 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 1 orang dengan persentase 6%, kategori tinggi sebanyak 2 dengan persentase 12%, kategori sedang sebanyak 7 dengan persentase 44%, kategori rendah sebanyak 6 dengan persentase 38% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 0 dengan persentase 0%.

Pada lama menjadi K-popers selama 1 sampai 5 tahun sebanyak 283 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 54 orang dengan persentase 19%, kategori tinggi sebanyak 25 dengan

6% 9%

19%

12%

2%

9%

44%

36% 36%

38%

19%

34%

0%

34%

2%

0%

10%

20%

30%

40%

50%

< 1 tahun 1-5 tahun > 5 tahun

Lama Menjadi K-Popers

Sangat Tinggi Tinggi Sedang Rendah Sangat Rendah

persentase 9%, kategori sedang sebanyak 104 dengan persentase 36%, kategori rendah sebanyak 97 dengan persentase 34% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 6 dengan persentase 2%.

Pada lama menjadi K-popers selama lebih dari 5 tahun sebanyak 246 orang termasuk dalam kategori sangat tinggi sebanyak 22 orang dengan persentase 9%, kategori tinggi sebanyak 16 dengan persentase 6%, kategori sedang sebanyak 106 dengan persentase 44%, kategori rendah sebanyak 89 dengan persentase 37% dan terakhir kategori sangat rendah sebanyak 10 dengan persentase 4%.

2. Deskriptif Celebrity Worship Berdasarkan Demografi

Dokumen terkait