• Tidak ada hasil yang ditemukan

2. Uji Kesesuaian (Test of Goodness of Fit) a. Koefisien Determinasi (R²)

3.5. Definisi dan Batasan Operasional

4.1.1. Variabel Penelitian 1. Pendapatan

Berdasarkan teori dimana pendapatan merupakan selisih antara total penerimaan dengan total biaya, maka berdasarkan lampiran 9, untuk mendapatkan rata-rata (average) pendapatan nelayan sampel maka dapat dibuat sebagai berikut:

AY = ATR – ATC.

= Rp11.372.222 - Rp6.699.506 =

Rp4.672.716.-Dari perhitungan di atas maka rata-rata pendapatan nelayan sampel (n=45) adalah sebesar Rp

Rp4.672.716.-Berdasarkan alat tangkap yang digunakan, maka diperoleh pendapatan rata-rata seperti pada Tabel 8 di bawah ini.

Tabel 7. Rata-rata Pendapatan berdasarkan Jenis Alat Tangkap (perbulan)

No. Nama Alat Tangkap Rata-rata Pendapatan (Rp) n

1 Pukat Kantong 2.933.815 18

2 Jaring Insang 7.205.736 12

3 Perangkap 5.286.603 10

4 Pancing 2.745.745 5

Sumber: Lampiran 12-15

Dari Tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk nelayan yang menggunakan alat tangkap pukat kantong dengan n=18 diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp2.933.815,- setiap bulan, nelayan yang menggunakan alat tangkap jaring

insang dengan n=12 setiap bulannya diperoleh hasil rata-rata pendapatan sebesar Rp7.205.736,- , untuk nelayan yang menggunakan alat tangkap perangkap dengan n=10 setiap bulannya diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp5.286.603,- dan untuk nelayan yang menggunakan alat tangkap pancing dengan n=5 diperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp2.745.745,- setiap bulan.

4.1.1.2. Curahan Waktu Bekerja

Curahan waktu bekerja yang lebih lama dalam kegiatan usaha penangkapan ikan di laut memungkinkan pula jumlah ikan yang ditangkap lebih banyak.

Berdasarkan alat tangkap yang digunakan maka rata-rata curahan waktu kerja yang diberikan oleh nelayan setiap bulannya dapat dijelaskan sesuai Tabel 9 di bawah ini:

Tabel 8. Rata-rata Curahan Waktu Kerja berdasarkan jenis alat tangkap yang digunakan.

No. Nama Alat Tangkap Rata-rata Curahan Waktu Bekerja (Jam) n 1 Pukat Kantong 8 18 2 Jaring Insang 57 12 3 Perangkap 28 10 4 Pancing 21 5 Sumber: Lampiran 12-15

Dari Tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk kapal motor dengan alat tangkap pukat kantong dengan n=18 diperoleh rata-rata curahan waktu bekerja sebesar 8 jam, untuk kapal motor dengan alat tangkap jaring insang dan n=12

diperoleh rata-rata curahan waktu bekerja sebesar 57 jam, untuk kapal motor dengan alat tangkap perangkap dengan n=10, diperoleh rata-rata curahan waktu bekerja sebesar 28 jam untuk kapal motor dengan alat tangkap pancing dengan n=5 diperoleh rata-rata curahan waktu bekerja sebesar 21 jam setiap trip.

4.1.1.3. Bahan Bakar Minyak (BBM)

Yang dimaksudkan dengan bahan bakar minyak dalam analisis ini adalah banyaknya bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan mesin kapal yang digunakan untuk menangkap ikan di laut dalam satuan Liter.

Berdasarkan alat tangkap yang digunakan maka rata-rata kebutuhan BBM yang harus dikeluarkan oleh nelayan setiap melaut dapat juga dijelaskan sesuai Tabel di bawah ini:

Tabel 9. Rata-rata Kebutuhan Bahan Bakar Minyak berdasarkan Jenis

Alat Tangkap

No. Nama Alat Tangkap Rata-rata

Kebutuhan BBM (Liter) n 1 Pukat Kantong 15 18 2 Jaring Insang 63 12 3 Perangkap 9 10 4 Pancing 24 5 Sumber: Lampiran 12-15

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap pukat kantong dengan n=18 diperoleh rata-rata kebutuhan BBM setiap melaut sebanyak 15 Liter , untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap jaring insang dan n=12 diperoleh rata-rata kebutuhan

BBM setiap melaut sebanyak 63 Liter , untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap perangkap dengan n=10 diperoleh rata-rata kebutuhan BBM setiap melaut sebanyak 9 Liter dan untuk kapal motor dengan alat tangkap pancing dengan n=5 diperoleh rata-rata kebutuhan BBM setiap melaut sebanyak 24 Liter setiap trip.

4.1.1.4. Harga Kepiting

Berdasarkan alat tangkap yang digunakan maka rata-rata harga kepiting dari masing-masing alat tangkap yang digunakan dapat dijelaskan pada Tabel di bawah ini:

Tabel 10. Rata-rata Harga Kepiting berdasarkan Jenis Alat Tangkap

No.

Nama Alat Tangkap Rata-rata

Harga Kepiting (Rupiah)

n 1 Pukat Kantong 18.750 18 2 Jaring Insang 36.556 12 3 Perangkap 35.600 10 4 Pancing 0 5 Sumber: Lampiran 12-15

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap pukat kantong dengan n=18 diperoleh rata-rata harga kepiting sebesar Rp18.750,- , untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap jaring insang dan n=12 diperoleh rata-rata harga kepiting sebesar Rp36.556,-, untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap perangkap dengan n=10

diperoleh rata-rata harga kepiting sebesar Rp35.600,- dan untuk alat tangkap pancing spesifikasinya tidak bisa menangkap kepiting.

4.1.1.5. Harga Ikan

Berdasarkan alat tangkap yang digunakan maka rata-rata harga ikan dari masing-masing alat tangkap yang digunakan dapat dijelaskan pada Tabel di bawah ini:

Tabel 11. Rata-rata Harga Ikan berdasarkan Jenis Alat Tangkap

No. Nama Alat Tangkap Rata-rata

Harga Ikan (Rupiah)

n 1 Pukat Kantong 9.306 18 2 Jaring Insang 10.190 12 3 Perangkap 10.000 10 4 Pancing 13.827 5 Sumber: Lampiran 12-15

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap pukat kantong dengan n=18 diperoleh rata-rata harga ikan sebesar Rp9.306,- , untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap jaring insang dan n=12 diperoleh rata-rata harga ikan sebesar Rp10.190,-, untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap perangkap dengan n=10 diperoleh rata harga ikan sebesar Rp10.000,- dan untuk alat tangkap pancing diperoleh rata-rata harga ikan sebesar Rp13.827,-.

4.1.1.6. Harga Udang

Berdasarkan alat tangkap yang digunakan maka rata-rata harga udang dari masing-masing alat tangkap yang digunakan dapat dijelaskan pada Tabel di bawah ini:

Tabel 12. Rata-rata Harga Udang berdasarkan Jenis Alat Tangkap

No. Nama Alat Tangkap Rata-rata

Harga Udang (Rupiah)

n 1 Pukat Kantong 10.200 18 2 Jaring Insang 3.000 12 3 Perangkap 0 10 4 Pancing 0 5 Sumber: Lampiran 12-15

Dari tabel di atas dapat diketahui bahwa untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap pukat kantong dengan n=18 diperoleh rata-rata harga udang sebesar Rp10.200,- , untuk kapal motor yang menggunakan alat tangkap jaring insang dan n=12 diperoleh rata-rata harga udang sebesar Rp3000,-, dan untuk alat tangkap perangkap dan pancing spesifikasinya tidak bisa menangkap udang.

Dokumen terkait