• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II VISI, MISI, DAN TUJUAN

A. Visi dan Misi BP PAUD dan Dikmas Provinsi Riau

Sebagai unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan dasar dan Pendidikan Menengah yang mengemban amanat mengendalikan pembangunan SDM melalui ikhtiar bersama semua anak bangsa untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memajukan kebudayaan, BP PAUD dan Dikmas dalam menentukan visi berdasarkan pada visi Ditjen PAUD, Dikdas dan Dikmen dalam pencapaian kinerja, potensi dan permasalahan, Visi Presiden pada RPJMN Tahun 2020-2024, serta Visi Indonesia 2045, yaitu:

“Untuk mewujudkan Indonesia Maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia, bergotong royong, dan berkebinekaan global”.

Adapun Visi dan Misi BP PAUD dan DIkmas Provinsi Riau Tampak pada Gambar 5. di bawah ini.

Maka, makna yang terkandung dalam visi balai diantaranya; bermutu yaitu satuan dan program PAUD dan Dikmas dalam memberikan layanan pendidikan harus mempunyai kualitas yang baik sesuai dengan standar nasional pendidikan. Berkarakter artinya PAUD dan Dikmas mampu melahirkan lulusan yang memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi, tetapi tetap memiliki kepribadian sebagai warga Riau khususnya dan Indonesia pada umumnya. Kompeten dan Profesional artinya memiliki keterampilan di bidang ilmu tertentu. Berdasarkan hal tersebut, apabila hal tersebut diatas terlaksana secara kontiniu maka akan tercipta SDM Insan Indonesia yang Cerdas dan berkualitas.

Untuk mencapai Visi BP PAUD dan Dikmas Provinsi Riau Tahun 2020-2024, ditetapkan 10 (Sepuluh) misi yang merupakan rumusan umum dari upaya pencapaiannya, yakni:

Pertama (M-1)

Mengembangkan program PAUD dan DIKMAS yang bermutu dan bermanfaat;

Kedua (M-2)

Melaksanakan pemetaan mutu PAUD dan Dikmas;

Ketiga (M-3)

Melaksanakan Supervisi satuan PAUD dan Dikmas

Keempat (M-4)

Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan layanan PAUD dan Dikmas yang bermutu, kopeten dan berkarakter;

Kelima (M-5)

Menjadikan lembaga sebagai rujukan dalam pengembangan program PAUD dan Dikmas Riau;

Keenam (M-6)

Mengembangkan sumber daya PAUD dan Dikmas yang kompeten;

Ketujuh (M-7)

Kedelapan (M8)

Melaksanakan pengelolaan sistem informasi PAUD dan Dikmas

Kesembilan (M9)

Melaksanakan kemitraan di bidang PAUD dan Dikmas secara berkelanjutan

Kesepuluh (M10)

Melaksanakan urusan administrasi

Misi Renstra BP PAUD dan Dikmas Provinsi Riau Tahun 2020-2024 dapat dimaknai sebagai berikut.

1. Mengembangkan program PAUD dan Dikmas yang berkualitas dan bermanfaat. Program PAUD meliputi Taman Kanak-kanak (TK), Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), dan SPS yang telah terstandar dan sesuai dengan kebutuhan pada suatu daerah tertentu dapat di adopsi melalui suatu pengembangan program yang dapat diterapkan pula pada daerah lain yang memerlukan model untuk mencapai standar PAUD tersebut, sehingga pengelolaan satuan/lembaga dan pembelajarannya dapat merata dan memenuhi standar yang telah dipersyaratkan dalam penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini. Begitupun Program Dikmas yang berbentuk program keaksaraan, kesetaraan paket A-B-C yang terstruktur maupun yang tidak terstruktur yang telah terstandar dan berhasil dalam pengelolaan satuan/lembaga dan pembelajaran/pelatihannya dapat dikembangkan pada daerah lain yang sesuai dengan karakteristik sasarannya.

2. Memetakan mutu PAUD dan Dikmas adalah suatu kegiatan untuk memperoleh data dan informasi sasaran program balai yang sesuai dengan arah dan kebijakan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota. Sasaran dimaksud adalah pendidik dan tenaga kependidikan PAUD dan Dikmas khususnya, para pengelola satuan/lembaga dan organisasi profesi mitra kerja balai dan komunitas lainnya yang relevan. Hasil pemetaan mutu akan membantu mempermudah layanan program, serta dipastikan akurat, tepat waktu dan sasaran, cepat dan tepat sehingga bermanfaat.

3. Melaksanakan supervisi dan pendampingan terhadap satuan dan program PAUD dan Dikmas mengandung pengertian bahwa dalam upaya

menstandarkan satuan PAUD dan PKBM yang terakreditasi BAN PNF maka balai melakukan kegiatan supervisi dan pembinaan teknis pada satuan yang dianggap perlu mendapat pendampingan delapan komponen standar nasional pendidikan, manajemen penyelenggaraan, manajemen pembelajaran, manajemen kemitraan/kerjasama dan manajemen usaha produktif bagi satuan PKBM serta satuan pelatihan.

4. Meningkatkan ketersediaan dan keterjangkauan layanan PAUD dan Dikmas yang bermutu dalam rangka mewujudkan lembaga yang berkualitas sesuai dengan karakteristik dan pertumbuhan dan perkembangan anak serta memiliki kesiapan fisik dan mental untuk memasuki pendidikan lebih lanjut 5. Memfasilitasi satuan dan program PAUD dan Dikmas secara selektif, efektif

dan efisien dimaksud adalah kegiatan bimbingan teknis oleh balai kepada satuan PAUD dan Dikmas khususnya mulai dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian mutu (pantau-nilai-bina), pelaporan dan tindak lanjut hasil pembelajaran/pelatihan yang secara khusus diarahkan pada mempertahankan dan meningkatkan kualitas layanan satuan serta standar nasional pendidikan.

6. Mengembangkan sumberdaya PAUD dan Dikmas yang berkarakter dan berkompeten, dimaksud adalah layanan balai melalui orientasi, sosialisasi, fokus diskusi group dan sejenisnya.

7. Meningkatkan kopetensi Sumber Daya Manusia PAUD dan Dikmas yang terdiri dari pendidik dan tenaga kependidikan, pengelola komunitas, organisasi profesi, pembina serta pemangku kebijakan lainnya yang relevan, sehingga mampu mengelola dan membina PAUD dan Dikmas secara inovatif dan professional.

8. Mengelola sistem informasi PAUD dan Dikmas yang aktual, cepat, tepat dan terbuka dimaksud adalah bentuk layanan balai bagi publik khususnya PTK, Pembina, Komunitas, organisasi profesi, dan pemangku kepentingan lainnya dalam memperoleh data dan informasi PAUD dan Dikmas yang cepat dan akurat baik kegiatan dan hasil pengembangan balai, maupun program pusat dan daerah serta informasi tersebut dapat diakses secara terbuka oleh masyarakat dan pemangku kepentingan.

9. Melaksanakan kemitraan di bidang PAUD dan Dikmas yang saling menguntungkan dimaksud adalah bahwa dalam mewujudkan dan

melaksanakan tugas yang hasilnya bermutu/berkualitas tidak mungkin di laksanakan balai sendiri mengingat terbatasnya kewenangan sebagai UPT Kemendikbud RI. Balai memandang perlu untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak yang kompeten dan relevan untuk mencapai target lembaga dan pelayanan publik secara optimal.

10. Melaksanakan urusan administrasi perkantoran dengan baik dan terkoordinir agar tertib administrasi dan sesuai dengan SOP yang berlaku.

Dokumen terkait