BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
B. Visi dan Misi Perusahaan
Visi PT SIS adalah “Aiming to be the best mining contractor to create balance stakeholders values” yang artinya PT SIS bertujuan untuk menjadi perusahaan kontraktor pertambangan yang terbaik dalam menciptakan keseimbangan nilai pada semua pemegang kepentingan.
Misi PT SIS adalah “Providing operational excellence in region with high reliability, concern on safety and environment driven by competent human resources and technology” yang artinya PT SIS menyediakan keunggulan operasional wilayah dengan ketahanan yang tinggi, kepedulian terhadap keselamatan dan lingkungan yang digerakkan oleh sumber daya manusia dan teknologi.
C. Lokasi Perusahaan
Perencanaan lokasi perusahaan sangat penting karena lokasi yang tepat akan menunjang pertumbuhan dan pengembangan perusahaan di masa yang akan datang. PT Saptaindra Sejati head office beralamat di Gedung Graha Saptaindra, Jalan TB. Simatupang Kav. 18 Cilandak Barat, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi PT Saptaindra Sejati ini karena terletak di daerah yang sangat strategis sehingga dapat dijangkau dengan mudah dan dengan tingkat kemacetan yang tidak terlalu tinggi.
D. Struktur Organisasi
PT Saptaindra Sejati mempunyai struktur organisasi divisional sebab disusun berdasarkan divisi-divisi yang dibentuk dalam rangka mencapai tujuan organisasi. Dalam organisasi divisional, manajer divisi dapat mengembangkan strategi bisnisnya masing-masing. Setiap divisi kemungkinan menghadapi persaingan yang berbeda dibandingkan divisi lainnya, oleh karena itu setiap divisi memerlukan strategi yang berbeda pula dibanding divisi lainnya.
Hubungan lini dan hubungan staf dalam organisasi ini, staf bukan sekedar pelaksana tugas tetapi juga diberikan wewenang untuk memberikan masukan demi tercapainya tujuan secara baik. Demikian juga pimpinan tidak sekedar memberikan perintah atau nasehat tetapi juga bertanggungjawab atas perintah atau nasehat tersebut. Keuntungan struktur organisasi ini antara lain ialah keputusan yang diambil oleh pimpinan lebih baik karena telah dipikirkan oleh
sejumlah orang dan tanggungjawab pimpinan berkurang karena mendapat dukungan dan bantuan dari staf.
Secara sistematis, struktur organisasi dapat dilihat pada gambar IV.1
Sumber: PT Saptaindra Sejati
Gambar IV.1 Struktur organisasi PT Saptaindra Sejati, Jakarta
President Director
Plant Director
Client Relation Dept SHE& Management
System
Operation Director HRGA Director Finance Director
Finance Division Accounting &
Budget Division
Accounting Tax Dept
Treasury Dept Budget Dept
Berdasarkan struktur organisasi tersebut, job description yang diterapkan PT Saptaindra Sejati, Jakarta adalah sebagai berikut:
1. President Director
Direktur utama bertanggunjawab terhadap kelangsungan PT Saptaindra Sejati secara menyeluruh dan bertanggungjawab langsung kepada Dewan Komisaris.
2. Safety, Health and Environment (SHE) & Management System
Safety, Health and Environment (SHE) mempunyai tugas dan wewenang mengurus keselamatan, kesehatan dan lingkungan kerja. Sedangkan Management Sytem bertugas untuk mengembangkan sistem manajemen yang ada.
3. Finance Director
a. Mengendalikan kegiatan-kegiatan bidang keuangan.
b. Mengendalikan program dan penerimaan pengeluaran keuangan.
c. Mengendalikan sumber-sumber pendapatan serta pembelanjaan dan kekayaan perusahaan.
d. Dalam menjalankan tugasnya bertanggungjawab kepada Direktur utama.
Direktur keuangan dibantu oleh: 1) Accounting and Budget Division
Divisi akuntansi dan anggaran mengelola tentang keuangan yang dimiliki perusahaan dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur Keuangan. Selain itu memastikan
pengelolaan kegiatan akuntansi, anggaran dan perpajakan perusahaan dijalankan sesuai dengan peraturan dan standar yang berlaku guna mendukung pencapaian target perusahaan yang ditetapkan pada tahun berjalan. Beberapa tugas divisi ini adalah:
Accounting and budget division dibantu oleh: a) Accounting Tax Dept
i. Memastikan tersusunnya laporan keuangan dan kinerja bulanan, laporan keuangan dan kinerja tahunan perusahaan beserta analisa dan interpretasinya secara tepat waktu. ii. Membantu serta memastikan terlaksananya
pengelolaan unit kerjanya dengan mengikuti kaidah Good Corporate Governance khususnya pada tingkat operasional.
iii. Memastikan implementasi Rencana Kerja Budget, Accounting dan Tax berjalan pada divisi kerjanya.
b) Tax Section
i. Membuat laporan dan melakukan pembayaran pajak.
ii. Bertanggungjawab atas pengawasan jalannya operasional pemenuhan kewajiban perpajakan yang dimiliki perusahaan.
c) Accounting Section
i. Bertanggungjawab terhadap masalah keuangan yang dimiliki perusahaan.
ii. Bertanggungjawab atas pencatatan setiap transaksi yang berhubungan dengan kegiatan perusahaan sesuai dengan sistem akuntansi yang ada.
iii. Melaksanakan pencatatan atas setiap transaksi yang terjadi untuk dituangkan ke dalam suatu bentuk laporan keuangan yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan kelayakannya.
iv. Berkewajiban memberikan laporan secara rutin menyangkut laporan keuangan baik untuk manajemen maupun pihak ketiga atau pemeriksa d) Budget dept
Budget dept salah satunya memiliki tugas dan wewenang dalam menerbitkan prosedur dan formulir untuk penyusunan anggaran.
2) Finance Division
Divisi keuangan memiliki tugas dan wewenang dalam melaksanakan kegiatan bidang keuangan, merencanakan dan mengendalikan sumber-sumber pendapatan serta
pembelanjaan dan kekayaan perusahaan, serta melaksanakan tugas-tugas lain yang diberikan atasan.
a) Treasury Dept
Treasury dept bertanggungjawab terhadap pengelolaan fungsi cashflow perusahaan, rencana anggaran biaya (RAB) perusahaan serta realisasi anggaran perusahaan sesuai dengan rencana dan strategi perusahaan.
i. Account Payable Section
Account payable adalah jabatan yang bertanggungjawab terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan yang terkait dengan fungsi account payable di dalam perusahaan. Tugasnya antara lain: mengontrol proses validasi invoice sesuai dengan SOP treasury dan KPI departemen tempat pemangku jabatan bernaung, selain itu membuat laporan account payable yang telah jatuh tempo setiap bulan.
ii. Cashflow Section
Cashflow section bertanggungjawab dalam pembuatan cashflow projection serta melakukan analisa cashflow baik ke depan dalam bentuk cashflow projection maupun yang telah lalu yakni
actual cashflow dibandingkan dengan cashflow projection maupun master budget.
b) Client Relation Dept
Client relation dept memiliki tugas dalam menjaga hubungan atau relasi dengan perusahaan lain yang menjadi rekan bisnisnya.
4. Plant Director
Direktur memiliki tugas dan wewenang untuk bertanggungjawab atas target berdasar produksi dan biaya, selain itu memilih pengadaan asset serta mendidik mekanik agar produktifitas yang dicapai tinggi. 5. Operation Director
Direktur operasi bertugas memastikan target produksi batubara tercapai.
6. Human Resources and General Affairs Director
Human Resources and General Affairs (HRGA) mempunyai tugas dan wewenang sebagai berikut:
a. Menangani hal-hal yang berkaitan dengan kepegawaian yang diantaranya meliputi pembiayaan pegawai, mutasi, promosi pegawai, cuti, jamsostek, kesehatan.
b. Penggajian karyawan setiap bulan c. Menangani aset perusahaan d. Perencanaan tenaga kerja