• Tidak ada hasil yang ditemukan

B AB II VISI & MISI

C. Rembuk Perumusan Warga

2.3. VISI dan MISI

Tujuan rencana penataan lingkungan permukiman adalah upaya peningkatan kualitas permukiman yang dilakukan secara holistik dan terpadu pada tingkat kawasan/lingkungan permukiman melalui pemberdayaan manusia dengan memperhatikan tatanan sosial kemasyarakatan, pengembangan ekonomi masyarakat, serta penataan lingkungan dan kualitas hunian.

Oleh karena itu dengan disusunnya rencana penataan lingkungan permukiman Desa Lab. Alas diharapkan akan dapat memberikan pedoman untuk mencapai tujuan pokok kehidupan masayarakat, antara lain :

 Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman dengan mampu mendukung transformasi menuju masyarakat madani

 Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui sejumlah intervensi pembelajaran kemitraan dan sinergi antara Pemerintah, masyarakat dan kelompok peduli setempat

 Meningkatkan kualitas lingkungan permukiman melalui kegiatan membangun kemitraan sebagai upaya untuk mengakses berbagai peluang dan sumber daya yang dibutuhkan masyarakat.

 Mendukung pembangunan fisik lingkungan semata yang diharapkan mampu mengembangkan komunitas yang berbasis nilai sehingga mendorong pengembangan ekonomi masyarakat.  Menciptakan lingkungan permukiman yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi

masyarakat Desa Lab. Alas.

Seiring dengan hal tersebut diatas maka dalam perencanaan suatu wilayah harus berdasarkan pada pentingnya rencana penataan yang akan membantu dalam pelaksanaan perencanaan suatu wilayah khususnya Desa Lab. Alas pada rencana penataan lingkungan permukiman melalui program Pengembangan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PL-BK), salah satu program yang sangat mendukung proses perencanaan penataan lingkungan permukiman. Sehingga perlu adanya Visi dan Misi untuk mengarahkan proses penataan pada kawasan perencanaan. Berikut penjabaran Visi dan Misi pada perencanaan lingkungan pemukiman Desa Lab. Alas yang merupakan hasil dari rembuk perumusan melalui berbagai bentuk kegiatan yang telah dilaksanakan untuk menemukan suatu tujuan bersama.

VISI dan MISI

Visi :

“Terwujudnya Desa Labuhan Alas sebagai Kawasan wisata bahari Menuju Masyarakat BERSAMA ( Bersih , Elok , Rapi, Sehat, Aman dan Madani )”

Misi :

1. Terwujudnya masyarakat yang pancasilais yang didukung dengan pengamalan ajaran agama dengan keimanan dan ketaqwaan yang berkualitas.

2. Pengentasan kemiskinan yang akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

3. Peningkataan kualitas SDM, yang berdampak pada tersedianya lapangaan kerja yang seluas-luasnya.

4. Peningkatan mutu sarana dan prasarana pelayan public yang berpartisipatif dan berkelanjutan demi kesejahteraan generasi sekarang dan dimasa yang akan datang.

5. Penegakaan terhadap HAM dan supremasi hukum, demi rasa aman bagi seluruh masyarakat Desa Lab. Alas.

6. Menumbuhkan kepercayaan, prinsip kejujuran, ikhlas/rela, keperdulian, keadilan, kesejahteraan, kebersamaan, dan keberagaman.

7. Masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama dengan baik dalam menyukseskan Desa Lab. Alas sebagai kawasan Bahari.

2.1.1 Identifikasi Masalah

Masalah penyebab kemiskinan di Desa Lab. Alas dikelompokkan dalam 3 (tiga) kategori, sebagai berikut :

1. Permasalahan di bidang social a. Dibidang Kesehatan.

Masih terdapat balita dengan asupan gizi yang kurang. Lingkungan sekitarnya yang berpotensi menularkan penyakit dan wabah malaria.

b. Dibidang Pendidikan.

Kurangnya eksplorasi terhadap kemampuan anak disebabkan biaya yang kurang bahkan terdapat anak yang putus sekolah serta fasilitas pendidikan sedikit dan jauh dengan sarana transportasi yang terbatas.

Dari kedua permasalahan tersebut diidentifikasikan sebagai berikut:  Tingginya biaya pengobataan

 Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya pendidikan untuk masa depan anak dan kurangnya pengetahuan orang tua tentang kesehatan anak demi mendapatkan yang berkualitas dimasa yang akan dating

 Terbatasnya pengetahuan masyrakat tentang program pemerintah dibidang kesehatan dan pendidikan

 Kondisi masyarakat sehinggatidak mampu memperhatikan pentingnya masalah kesehatan dan pendidikan anak

2. Permasalahan di Bidang Ekonomi

Permasalahan di bidang ekonomi yang terjadi di Desa Lab. Alas, yang mengakibatkan warga tidak mampu meningkatkan pendapatan dan adanya warga usia produktif yang tidak mempunyai pekerjaan dapat diidentifikasikan sebagai berikut:

 Keterbatasan wawasan manajemen, sehingga UKM yang ada tidak mampu berkembang

 Sektor permodalan yang kurang mendukung  Tidak mempunyai keahlian khusus

 Terbatasnya informasi lapangan kerja  Tempat yang kurang strategis 3. Permasalahan di Bidang Lingkungan

Masih banyak terdapat sarana dan prasarana lingkungan yang kurang memadai bahkan rusak berat, seperti prasarana perhubungan darat (jalan dan gang Desa), prasarana air bersih, prasarana pembungan air limbah/air hujan, perumahan warga yang kumuh dan tidak layak huni dan lain sebagainya, yang sangaat erat kaitannya dengan masalah kesehatan lingkungan yang pada akhirnya akan berdampak pada tingkat kemiskinan di Desa Lab. Alas.

Dalam hal ini kondisi lingkungan tersebut angat erat kaitannya dengan kemampuan warg yang secara rata-rata berasl dari keluarga miskin dan kurang mampu, sehingga tidak mampu mendanai rehabilitasi dan pembangunan prasarana lingkungan.

2.1.2 Analisis Potensi

1. Komponen Potensi Desa

Tujuan analis potensi Desa adalah untuk mengetahui potensi SDA, potensi SDM, potensi kelembagaan, potensi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh Desa dan kemudian dari potensi-potensi tersebut, dapat diketahui perkembangaannya dimasa yang akan datang. Selain itu analisis potensi juga untuk mengetahui faktor-faktor penghambat perkembangan pembangunan Desa, baik dari faktor-faktor alam, faktor-faktor manusia,faktor kelembagaaan, faktor ekonomi dan faktor lingkungan.

Dari analisis potensi desa dapat diketahui atau dirumuskan beberapa hal yaitu: a. Potensi sumber daya alam

b. Potensi sumber daya manusia c. Potensi perekonomian d. Potensi kelembagaan e. Potensi perikanan

f. Potensi sarana dan prasarana lingkungan 2. Analisis Potensi Umum

Analisis potensi sumber daya alam didasarkan pada potensi-potensi yang terdapat pada daerah binaan. Analisis potensi daya manusia didasarkan pada potensi jumlah penduduk, potensi umur, potensi pendidikan, potensi agama, potensi keragaman etnis dan potensi tenag kerja. Analisis potensi kelembagaan didasarkan pada potensi lembaga pemerintah, potensi lembaga kemasyarakatan, potensi lembaga politik, potensi lembaga ekonomi, potensi lembaga hukum, potensi lembaga pendidikan, dan potensi lembaga keamanan. Sedangkan untuk analisis potensi sarana dan prasarana didasarkan pada potensi sarana dan prasarana transportasi, potensi sarana dan prasarana komunikasi, potensi sarana dan prasarana kesehatan, potensi sarana dan prasarana pemerintahan, potensi sarana dan prasarana peribadataan, potensi sarana dan prasarana irigasi, potensi sarana dan prasarana pendidikan dan potensi sarana dan prasarana olahraga.

3. Tujuan Utama

Tujuan utama dari analisis tingkat perkembangaan Desa Lab. Alas renta adalah untuk merumuskan masalah-masalah yang dihadapi desa yang akan dijadikan penyusunan rencana strategis atau PJM Pronangkis dalam renta satu atau tiga tahun mendatang.

Dari hasil tingkat perkembangan desa dapat diperoleh :

a. Status kemajuan masyarakat (swasembada, swakarya dan swadaya) yang diukur dari indikator bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pembangunan, dan bidang kamtibmas.

b. Kategori desa yaitu permasalahan prioritas yang perlu mendapat pemecahan dalaam pembangunan desa tersebut.

c. Permasalahan-permasalahan yang dihadapi desa dan prioritas pembangunan dalm renta satu atau tiga tahun berikutnya.

Untuk mengetahui tingkat kemajuan masyarakat, maka indikator yang digunakan adalah indikator ekonomi masyarakat, indikator kesehatan masyarakat, indikator pendidikan masyarakat, indikator kamtibmas, dan indikator kepribadian masyarakat. 3. Hasil Visi dan Misi

Kawasan Wisata Bahari merupakan visi pengembangan jangka panjang Desa Lab. Alas,

yaitu kawasan yang kegiatan masyarakatnya berbasis pada pesisir atau bahari meliputi kegiatan perikanan, proses pengolahan dan pemasaran hasil perikanan sehingga Desa Lab. Alas menjadi area atau kawasan wisata yang dituju oleh wisatawan local maupun mancanegara. Kawasan Kampung Wisata yang menjadi simbol Desa Lab. Alas merupakan proses transformasi kehidupan masyarakat dari proses pemerdayaan masyarakat itu sendiri kearah peningkatan kualitas dan nilai tambah yang berorientasi peningkatan keterampilan (skill) masyarakat pesisir. Peningkatan kualitas dapat berasal dari tenaga-tenaga kerja yang professional melalui pelatihan dan penyuluhan serta sosialisasi kepada masyarakat dalam pengembangan kawasan dimana tempat mereka tinggal. Menciptakan suatu lapangan kerja berkaitan erat dengan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan kapasitasnya sebagai seorang profesional. Aktivitas kawasan kampung wisata meliputi seluruh rangkaian kegiatan dan keunikan masyarakat pesisir menuju kawasan wisata. Bentuk kegiatan yang diharapkan meliputi, penataan kawasan transit, penyediaan sarana dan prasarana menuju kawasan wisata melalui. Sehingga memberikan penciptaan nilai tambah sehingga mempercepat terwujudnya masyarakat yang dicita-citakan, yaitu masyarakat mandiri menuju masyarakat madani.

 Konsepsi Kampung Nelayan

Tidak hanya mencakup aspek dari sekedar keunikan masyarakat dan kondisi kawasan yang berada di kawasan pulau, namun mencakup aspek yang lebih luas. Sebagaimana dipahami bahwa masyarakat Desa Lab. Alas sebagian besar kegiatan

ekonomi di dominasi oleh perikanan, karena masyarakat bermata pencaharian sebagai nelayan. Kata kunci kampung nelayan adalah kondisi faktual masyarakat sebagai nelayan, yaitu kondisi ini merupakan bentuk kegiatan perekonomian yang ada dan mampu berkembang di Desa Lab. Alas. Tujuan akhir dari kampung nelayan adalah pengembangan potensi yang dimiliki.

 Konsepsi bersih dan nyaman

Dimana diharapkan dengan adanya penataan kawasan kampung wisata dalam penataan lingkungan permukiman dapat menjadikan masyarakat memiliki kesadaran akan pentingnya lingkungan kawasannya.

 Konsepsi budaya lokal

Rencana penataan akan tetap mengacu pada nilai-nilai yang selama ini dijalankan masyarakat Desa Lab. Alas, sehingga dapat memberikan bentuk nilai-nilai luhur yang menjadikan landasan hubungan masyarakat pesisir khususnya dan semua masyarakat Desa Lab. Alas dari hubungan kekerabatan sampai dengan bentuk kerjasama dalam membangun suatu hubungan kerja yang baik.

 Konsepsi menuju masyarakat madani

Terkait dengan terwujudnya individu dan sosial dalam kehidupan masyarakat Desa Lab. Alas. Tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun baik antar individu, gender, dan wilayah serta mempunyai kesempatan yang sama dalam meningkatkan taraf hidupnya dan memperoleh lapangan pekerjaan, mendapatkan pelayanan sosial, pendidikan dan kesehatan, mengemukakan pendapat dan melaksanakan hak politiknya, serta perlindungan dan persamaan di depan hukum sehingga merupakan masyarakat yang maju dan sejahtera.

B

AB III

Dokumen terkait