VISI, MISI, DAN TUJUAN
2.1 Visi
PTLR sebagai bagian dari BATAN melaksanakan Visi BATAN 2020-2024 yaitu “Nuklir untuk meningkatkan daya saing guna mewujudkan Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong”.
Untuk mewujudkan Visi BATAN 2020-2024 tersebut, PTLR turut bertanggung jawab untuk meningkatkan kapabilitas dan kompetensi SDM-nya khususSDM-nya di bidang teknologi pengelolaan limbah radioaktif sehingga PTLR dapat terus menjadi sentra pengembangan teknologi dan pelayanan pengelolaan limbah radioaktif yang prima.
2.2 Misi
Sejalan dengan visi Indonesia Maju dan visi BATAN 2020-2024 untuk meningkatkan daya saing serta mewujudkan kesejahteraan bangsa, BATAN melalui kegiatan litbangjirap iptek nuklir melaksanakan Misi Presiden dan Wakil Presiden RI yang 1 (Peningkatan Kualitas Manusia Indonesia); ke-2 (Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing) dan ke-8 (Pengelolaan Pemerintahan yang Bersih, Efektif, dan Terpercaya), dengan uraian sebagai berikut:
1) Menghadirkan iptek nuklir yang unggul secara kompetitif untuk meningkatkan kapasitas iptek dan memperkuat landasan sosio-ekonomi nasional.
2) Mewujudkan sistem manajemen yang efektif, efisien, akuntabel dan melayani sebagai implementasi Reformasi Birokrasi secara berkelanjutan menuju Indonesia yang berdaya saing.
PTLR sebagai salah unit kerja teknis di BATAN, menjalankan kedua Misi BATAN tersebut. Misi BATAN yang pertama memberi penekanan pada pentingnya peranan SDM iptek nuklir sebagai salah satu aset utama pembangunan nasional, dalam melakukan terobosan dan inovasi teknologi secara terus menerus untuk mendorong terjadinya lompatan kemajuan bagi
Renstra PTLR BATAN 2020-2024 25 pengembangan kapasitas iptek nasional. Peningkatan kapasitas SDM PTLR dalam penguasaan iptek nuklir khususnya di bidang teknologi pengelolaan limbah radioaktif dilakukan tidak hanya melalui jalur pendidikan formal tetapi juga melalui jalur pendidikan informal seperti pelatihan/workshop atau transfer knowledge yang menjadi salah satu objek dari program Nuclear Knowledge Management (NKM) di PTLR. Orientasi pelaksanaan kegiatan litbangjirap iptek nuklir agar tidak hanya difokuskan pada bagaimana menghasilkan kegiatan litbangjirap yang berkualitas tinggi (high quality research output) saja, tetapi juga pada bagaimana menghasilkan output kegiatan litbangjirap iptek nuklir yang dapat berdampak luas pada masyarakat (impactful research output), baik dari sisi peningkatan produktivitas dan daya saing industri, maupun dari sisi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Melalui misi yang kedua, PTLR berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola dan sistem manajemen kelembagaan yang dimilikinya secara terus menerus. Hal ini sejalan dengan arah program pembangunan zona integritas yang menjadi bagian dari pelaksanaan roadmap reformasi birokrasi yang dilakukan PTLR sehingga predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2017 dan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2018 dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang telah diraih PTLR dapat terus dipertahankan.
2.3 Tujuan
Untuk mewujudkan Visi dan Misi BATAN tersebut, maka tujuan yang ingin dicapai dirumuskan berdasarkan hasil identifikasi potensi, permasalahan, peluang dan ancaman yang akan dihadapi BATAN selama lima tahun ke depan dalam kaitannya dengan prioritas pembangunan nasional. Adapun tujuan yang ingin dicapai BATAN adalah sebagai berikut:
1. Peningkatan standar kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan iptek nuklir.
Renstra PTLR BATAN 2020-2024 26
PTLR sebagai satker di bawah koordinasi kedeputian TEN mendukung terwujudnya pelaksanaan kedua tujuan tersebut. PTLR menekankan pada tiga aspek penting yang akan menjadi tujuan utama dari pelaksanaan kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap) iptek nuklir khususnya terkait pengembangan teknologi pengelolaan limbah radioaktif dalam jangka menengah yaitu keselamatan, keamanan dan kemandirian. PTLR berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target yang telah ditetapkan sesuai dengan perjanjian kinerja setiap tahunnya. Program yang dijalankan kedeputian TEN yaitu Program Riset dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
2.4 Sasaran Kegiatan PTLR
Pencapaian Sasaran Kegiatan yang menjadi output PTLR diukur dengan Indikator Kinerja Kegiatan (IKK). Penetapan IKK harus memenuhi ketentuan sebagai berikut :
a) Menganut prinsip SMART-C;
▪ Specific : mampu menyatakan sesuatu secara definitif (tidak normatif), tidak bermakna ganda, relevan dan khas/unik dalam menilai serta mendorong kinerja suatu unit/pegawai.
▪ Measurable : mampu diukur dengan jelas dan jelas cara pengukurannya. Pernyataan IKK seharusnya menunjukkan satuan pengukurannya.
▪ Agreeable : disepakati oleh pemilik IKK dan atasannya.
▪ Realistic : merupakan ukuran yang dapat dicapai dan memiliki target yang menantang.
▪ Time-bounded : memiliki batas waktu pencapaian.
▪ Continously Improved : kualitas dan target disesuaikan dengan perkembangan strategi organisasi dan selalu disempurnakan. b) Mencerminkan tugas dan fungsi utama organisasi/pegawai. c) Pemilihan IKK didasarkan pada prioritas dan fokus organisasi.
Dalam rangka pencapaian Sasaran Program Kedeputian TEN 2020-2024, PTLR melaksanakan kegiatan dimana hasil yang akan dicapai dari
Renstra PTLR BATAN 2020-2024 27 kegiatan tersebut merupakan Sasaran Kegiatan PTLR. Keterkaitan Tujuan dan Sasaran Kegiatan disajikan pada Tabel 8.
Tabel 8. Tujuan dan Sasaran Kegiatan PTLR
Tujuan Strategis Sasaran Program Sasaran Kegiatan Sasaran
N u k lir U nt u k In d onesi a B er d aya Sain g d an Seja ht er a Peningkatan standar kualitas hidup masyarakat melalui pemanfaatan iptek nuklir Meningkatnya peran strategis iptek nuklir dalam mendukung peningkatan kapasitas iptek nasional, daya saing industri dan kemandirian bangsa Meningkatnya kontribusi hasil litbangjirap iptek nuklir dalam meningkatkan produktivitas dan daya saing bangsa Terwujudnya inovasi layanan pengelolaan limbahradioaktif yang handal yang sesuai dengan prinsip keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja Terlaksananya kegiatan litbangjirap iptek nuklir dalam pengelolaan limbah radioaktif yang sesuai dengan prinsip keamanan, keselamatan dan kesehatan kerja
2.5 Prinsip
Segenap kegiatan dilaksanakan secara profesional untuk tujuan damai dan diarahkan untuk memberikan kontribusi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan mengutamakan prinsip keselamatan dan keamanan, serta kelestarian lingkungan hidup yang didukung dengan keterlibatan seluruh unsur sumber daya PTLR secara sinergis.
Renstra PTLR BATAN 2020-2024 28
2.6 Nilai
Seluruh kegiatan litbangjirap iptek nuklir yang dilaksanakan oleh PTLR berpedoman pada nilai berikut:
a. Akuntabilitas
Siap menerima tanggung jawab dan melakukan tanggung jawab itu dengan baik seperti yang ditugaskan.
b. Disiplin
Bertindak sesuai peraturan, prosedur, tata tertib, tepat waktu dan tepat sasaran dengan tetap mempertahankan efisiensi dan efektivitas waktu dan anggaran.
c. Keunggulan
Memiliki sikap dan motivasi untuk senantiasa berusaha mencapai hasil yang lebih baik dari pada yang lain.
d. Integritas
Menjunjung tinggi dan mendasarkan setiap sikap dan tindakan pada prinsip dan nilai-nilai moral, etika, peraturan perundangan termasuk menjauhkan dari kecenderungan tindakan KKN.
e. Kolaborasi
Mengutamakan kerja sama, mengembangkan jejaring kerja dengan pihak eksternal dan mengedepankan kerja tim (team work) untuk mencapai kinerja yang lebih baik.
f. Kompetensi
Menekankan pada kualitas penguasaan dan pemenuhan kualifikasi kemampuan SDM seperti yang dibutuhkan.
g. Inovatif
Meningkatkan upaya kreatif untuk menemukan pembaharuan dalam setiap hasil litbang.
Renstra PTLR BATAN 2020-2024 29