3.1. V i s I :
“Terwujudnya Tertib Administrasi dan Profesionalisme Aparatur Guna Mendukung Kelancaran Tri Fungsi, Tugas dan Wewenang serta Kewajiban DPRD”.
3.2. M i s i
1. Peningkatan pelayanan administrasi, sarana dan pra sarana yang memadai.
2. Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur sesuai tuntutan perubahan kebijakan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek).
3. Fasilitasi peningkatan kapasitas DPRD dan penyediaan Tenaga Ahli.
3.3. Tujuan
1. Meningkatkan kelancaran pelayanan administrasi, penyediaan sarana dan pra sarana yang memadai.
2. Meningkatkan kompetensi sumber daya aparatur sesuai perubahan kebijakan dan perkembangan Iptek.
3. Meningkatkan profesionalisme Anggota DPRD dan penyediaan Tenaga Ahli.
3.4. Sasaran
1. Meningkatnya kelancaran pelayanan administrasi, penyediaan sarana dan pra sarana yang memadai.
2. Meningkatnya kompetensi sumber daya aparatur sesuai perubahan kebijakan dan perkembangan Iptek.
3. Meningkatnya kapasitas DPRD dan tersedianya Tenaga Ahli.
Adapun indikator sasarannya sebagai berikut :
1. Meningkatnya kelancaran pelayanan administrasi, penyediaan sarana dan pra sarana yang memadai; dengan indikator sasarannya:
1) Persentase surat yang terdistribusikan;
2) Persentase terpenuhinya kebutuhan komunikasi, sumber daya air, dan listrik;
3) Persentase jasa perizinan kendaraan dinas operasional;
4) Persentase jasa perbaikan peralatan kerja;
5) Persentase pemenuhan kebutuhan alat tulis kantor;
6) Persentase pemenuhan kebutuhan barang cetakan dan penggandaan;
7) Persentase pemenuhan kebutuhan peralatan dan perlengkapan kerja;
8) Persentase pemenuhan kebutuhan bahan bacaan dan buku perundang-undangan;
9) Persentase pemenuhan kebutuhan makanan dan minuman tamu, halal bi halal, buka bersama dan rapat staf Sekretaraiat DPRD;
10) Persentase terpenuhinya kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah;
11) Persentase terpenuhinya kegiatan rapat-rapat koordinasi dan konsultasi dalam daerah;
12) Persentase terpenuhi kebutuhan pembayaran
honorarium dan tambahan penghasilan Pegawai Honor dan Pegawai Kontrak;
13) Persentase terciptanya tertib administrasi dan dokumen notulen dan risalah rapat DPRD;
14) Persentase terpenuhinya kebutuhan pembayaran uang lembur Pegawai;
15) Persentase terpenuhinya kebutuhan pemeliharaan rutin rumah dinas/ jabatan Ketua DPRD;
16) Persentase terpenuhinya kebutuhan pemeliharaan rutin gedung/ kantor DPRD;
17) Persentase terpenuhinya kebutuhan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas operasional;
18) Persentase terpenuhinya kebutuhan pengadaan pakaian dinas, olahraga dan pakaian khas nasional/daerah untuk Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Sekretariat DPRD;
19) Persentase terciptanya laporan capaian kinerja dan keuangan;
2. Meningkatnya kompetensi sumber daya aparatur sesuai perubahan kebijakan dan perkembangan Iptek; dengan indikator sasarannya : 1) Persentase terpenuhinya kebutuhan diklat teknis fungsional
(seperti: manajemen kesekretariatan, manajemen pengelolaan barang, bimbingan teknis staf paripurna, penyusunan Renstra, Renja, SOP, SPM, LAKIP, manajemen persidangan dan risalah, akuntansi keuangan dan manajemen keuangan daerah, manajemen audit, manajemen kehumasan dan keprotokolan, bimtek pengadaan barang dan jasa Pemerintah dan diklat atau bimtek sejenis lainnya);
2) Persentase terpenuhinya kebutuhan diklat struktural (diklat kepemimpinan “diklatpim” tingkat IV, diklatpim tingkat III dan diklatpim tingkat II);
3) Persentase terpenuhinya kebutuhan diklat fungsional (seperti:
manajemen kearsipan, analisis kebijakan publik, analisis jabatan, analisis beban kerja, analis kepegawaian, legal drafting, bendaharawan pengeluaran, bendaharawan gaji, bendahrawan barang dan diklat sejenis lainnya)
3. Meningkatnya kapasitas DPRD dan tersedianya Tenaga Ahli;
dengan indikator sasarannya :
1) Jumlah Peraturan Daerah yang dibahas dan disetujui bersama Walikota;
2) Jumlah Peraturan Daerah yang penyusunannya merupakan inisiatif DPRD;
3) Persentase terpenuhinya kebutuhan hearing, dialog dan rapat koordinasi dengan pejabat Pemda dan Tokoh Masyarakat atau Tokoh Agama;
4) Persentase terpenuhinya kebutuhan rapat-rapat Alat Kelengkapan DPRD (Pimpinan, Badan Musyawarah, Badan Anggaran, Komisi, Badan Legislasi, dan Badan Kehormatan);
5) Persentase terpenuhinya kebutuhan reses DPRD di Daerah Pemilihan masing-masing;
6) Persentase terpenuhinya kebutuhan diklat atau bimtek orientasi dan pendalaman tugas untuk Pimpinan dan Anggota DPRD;
7) Persentase terpenuhinya kebutuhan kunjungan kerja dan/atau studi banding dalam rangka pengoptimalan tugas-tugas DPRD;
8) Persentase terpenuhinya kebutuhan mensukseskan tugas kedewanan (seperti: memenuhi undangan untuk rapat, rapat koordinasi dan konsultasi bagi Pimpinan DPRD, Pimpinan Alat Kelengkapan DPRD beserta Sekretariat Pendamping);
9) Persentase terpenuhinya kebutuhan fungsi pengawasan DPRD terhadap pelaksanan Peraturan Daerah, Peraturan Walikota dan kebijakan lain yang ditetapkan oleh Walikota;
10) Persentase terpenuhinya kebutuhan Seminar dan Diskusi Panel DPRD;
11) Jumlah rapat paripurna dan paripurna istimewa DPRD;
12) Persentase terpenuhinya kebutuhan jasa pemeliharaan kesehatan Pimpinan dan Anggota DPRD beserta Keluarganya;
13) Persentase terpenuhinya kebutuhan pendokumentasian kegiatan dan produk DPRD;
14) Persentase terpenuhinya kebutuhan publikasi dan sosialisasi kegiatan dan produk DPRD;
15) Jumlah hasil survey tunjangan perumahan Pimpinan dan Anggota DPRD;
16) Persentase terpenuhinya kebutuhan pelayanan kegiatan Panitia Khusus (Pansus) dan/atau Panitia Kerja (Panja) DPRD.
3.5. S t r a t e g i 1. Internal
Melakukan konsultasi dengan Pimpinan DPRD, fasilitasi pemantapan hubungan kerja dan koordinasi antar Alat Kelengkapan DPRD,
pembinaan dan motivasi kepada Staf secara hirarkhis vertikal dan atau pelatihan di kantor sendiri (in house trainning) serta penyusunan piranti lunak (mekanisme, prosedur kerja tetap “SOP” dan pembuatan lembaran uraian tugas) untuk kelancaran pelaksanaan rapat-rapat Alat Kelengkapan DPRD dan tindak lanjutnya guna mendukung terselenggaranya tri-fungsi (legislasi, anggaran, pengawasan), tugas dan wewenang serta kewajiban DPRD.
2. Eksternal
Mengikuti rapat koordinasi dan/atau konsultasi dengan Pemerintah Pusat (Sekjen DPR-RI, Mendagri, Menkeu, Menpan dan Menteri/Badan Teknis lainnya atau Kanwil serta perpanjangan tangannya “verlengstuck” di Daerah seperti Kanwil Hukum dan HAM, BPK-RI Perwakilan Medan, BPKP Perwakilan Sumbar) serta Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota se-Indonesia (ASDEKSI), dengan Pemerintahan Provinsi, menjalin koordinasi antar SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang dan dengan Perguruan Tinggi Negeri/Swasta untuk penyediaan Tenaga Ahli serta Forum Komunikasi ASDEKSI se-Sumatera Barat.
3.5.1. K e b i j a k a n
1. Peningkatan dukungan administrasi, sarana dan pra sarana.
2. Pengembangan sumber daya aparatur sesuai perkembangan Iptek.
3. Fasilitasi peningkatan kapasitas Anggota DPRD dan penyediaan Tenaga Ahli.
BAB V
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,