• Tidak ada hasil yang ditemukan

VOCATIONAL TRAINING PASANGAN Kegiatan ini dilakukan

Dalam dokumen Laporan Observasi Yayasan Sadar Hati M (Halaman 35-49)

YSH untuk memberdayakan pasangan komunitas. Seperti hal yang dilakukan sebelumnya, yaitu pembuatan telur asin yang akhirnya sukses menjadi usaha salah

satu dampingan YSH, kali ini YSH mencoba memberikan pelatihan untuk mendaur ulang sampah plastic yang bisa digunakan untuk kerajinan tangan seperti tikar, tempat tisu dan juga tas. Bahannya diperoleh dari sumbangan komunitas yang berusaha menyisihkan sampah plastic (bungkus mie, sabun cuci, kopi, snack, pampers dll). Proses awal bahan dasar tersebut dibersihkan, lalu memasuki proses pembuatan kerajinan.

34 3.5.3 Layanan di Yayasan Sadar Hati

Yayasan Sadar Hati juga menyediakan beberapa layanan, yaitu: a. Pusat Informasi NAPZA dan HIV/AIDS: Online dapat melalui

website atau facebook Sadar Hati. Offline kami sediakan dalam bentuk poster, leaflet atau brosur yang diberikan secara gratis. Penyuluhan atau edukasi bagi remaja, atau masyarakat umum terkait dengan Napza dan HIV AIDS juga dapat dilayani oleh Yayasan Sadar Hati

b. Konsultasi: Teman-teman IDU, ODHA, OHIDHA, dan siapa aja yang memiliki masalah terkait dengan HIV AIDS dan adiksi dapat berbagi masalah dengan umpan balik dari web Yayasan Sadar Hati www.sadarhati.org dengan cara menuliskan permasalahan pada kolom komentar dengan atau tanpa nama. Bisa juga dengan mengirimkan keluhan atau masalah melalui email [email protected]

c. Konseling Adiksi: Yayasan Sadar Hati telah memiliki Konselor Adiksi yang terlatif dan bersertifikat nasional untuk membantu para pecandu lepas dari ketergantungannya. Masyarakat atau siapa saja yang memiliki masalah terkait dengan ketergantungan zat atau Napza dapat menghubungi Yayasan Sadar Hati atau ke kesekretariatan untuk mendapatkan layanan ini. Jika Anda merasa belum nyaman untuk bertemu langsung atau menginginkan kami menghubungi Anda, silahkan layangkan surat kepada kami melalui alamat email [email protected]. Kami akan segera membantu Anda.

d. Konseling dan Tes HIV: HCT (HIV Counseling and Testing) adalah proses konseling dan testing untuk mengetahui status HIV

35 kita. Untuk mendapat pelayanan ini dapat langsung berkonsultasi dahulu dengan dating ke kantor kesekretariatan

e. Paket Pencegahan: Paket pencegahan ini diberikan secara gratis sebagai upaya mencegah penularan HIV AIDS di kalangan Penasun dan relasi seksualnya. Paket pencegahan yang dapat diakses oleh Penasun antara lain jarum suntik steril dan alkohon swab, serta tempat yang disediakan untuk menyimpan jarum bekas pakai agar tidak dibuang sembarangan. Tersedia juga kondom baik untuk pria dan wanita, lengkap dengan pelumas dan juga panduan informasi penggunaanya. Semua itu kami berikan secara gratis, dan dapat di ambil di DIC (Drop In Center) Yayasan Sadar Hati.

f. Terapi Metadhon: Terapi Methadon atau PTRM (Program Terapi Rumatan Metadhon) saat ini merupakan salah satu obat substitusi oral yang legal untuk membantu Penasun mengatasi rasa sakit akibat putus zat (sakaw). Bagi Anda yang membutuhkan layanan ini, dapat langsung datang ke Puskesmas Kendalsari atau RSU Saiful Anwar, atau bagi Anda yang membutuhkan dampingan atau membutuhkan informasi terkait dengan program terapi rumatan methadone, silahkan datang ke DIC Yayasan Sadar Hati (Jl Ogan No 9 Malang)

g. Klinik Kesehatan Dasar: Pengobatan tradisional seperti akupunktur atau tusuk jarum, dan bekam juga kami sediakan di Klinik Kesehatan Sadar Hati. Bagi Anda yang membutuhkan layanan ini, silahkan datang ke DIC Yayasan Sadar Hati, jalan Menur No. 5 Malang.

37 3.5.4 Volunteer (Relawan)

Yayasan Sadar Hati membuka kesempatan seluas-luasnya kepada siapa saja yang ingin bergabung sebagai Tenaga Sukarela (Volunteer) untuk terlibat dalam program Harm Reduction yang dijalankan. Beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai bagian dari Program Harm Reduction untuk membantu masyarakat luas, antara lain:

a) Pusat informasi dan edukasi terkait dengan HIV AIDS dan NAPZA yang dapat diakses melalui websites, facebook, brosur/ leaflet, poster, atau penyuluhan langsung di masyarakat, sekolah, lembaga pemasyarakatan, kantor, atau perusahaan. Volunteer dapat terlibat sebagai tenaga penyuluh, memberikan informasi, atau update beberapa informasi online melalui facebook atau websites kami.

b) Membantu distribusi paket pencegahan HIV AIDS seperti Kondom (pria & wanita) dan Jarum Suntik Steril yang diberikan secara cuma-cuma (gratis) dan terlibat langsung dengan para Petugas Lapangan.

c) Membantu konselor adiksi untuk melakukan Konseling Adiksi kepada pecandu.

d) Membantu pasien untuk mengakses layanan HCT (Konseling dan Tes HIV) dan pendampingan.

e) Manajemen Kasus, membantu manajer kasus untuk memanage kasus-kasus HIV AIDS dan Adiksi di bawah wilayah kerja Sadar Hati.

f) Bagi yang memiliki keahlian analisa data dan statistik dapat membantu Monitoring dan Evaluasi data kasus HIV AIDS dan Napza di Kota Malang.

38 g) Bagi yang memiliki keahlian informasi dan teknologi dapat

membantu mengelola websites Yayasan Sadar Hati.

Silahkan mengisi Form Aplikasi secara online untuk masuk dalam database kami, atau download form aplikasi di

www.sadarhati.org dan mengirimkan ke alamat email

39 BAB IV

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Lembaga swadaya masyarakat (disingkat LSM) adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh perorangan ataupun sekelompok orang yang secara sukarela yang memberikan pelayanan kepada masyarakat umum tanpa bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari kegiatannya. Secara garis besar dari sekian banyak organisasi non pemerintah yang ada dapat di kategorikan sebagai berikut, organisasi donor, organisasi mitra pemerintah, organisasi profesional, organisasi oposisi. Sebuah laporan PBB tahun 1995 mengenai pemerintahan global memperkirakan ada sekitar 29.000 ONP internasional. Jumlah di tingkat nasional jauh lebih tinggi: Amerika Serikat memiliki kira-kira 2 juta ONP, kebanyakan dibentuk dalam 30 tahun terakhir. Russia memiliki 65.000 ONP. Lusinan dibentuk per harinya. Di Kenya, sekitar 240 NGO dibentuk setiap tahunnya. Dasar hukum LSM ini yaitu undang – undang nomor 17 tahun 2013 tentang organisasi kemasyarakatan.

Peran LSM salah satunya yaitu mengidentifikasi kebutuhan kelompok local dan taktik-taktik untuk memenuhi kebutuhan ini dan lain-lain Untuk mewujudkan peran LSM, keberadaan pekerja lapangan atau tenaga lapangan menjadi sangat penting. Melalu mereka LSM akan melakukan supervise yang sinambung kepada kelompok-kelompok sasaran. Pekerja lapangan merupakan wakil LSM di lokasi binaan, sehingga tidak berlebihan jika dikatakan

40 bahwa pekerja lapangan merupakan penentu keberhasilan proyek LSM.

LSM yang kami observasi yaitu Yayasan Sadar Hati berdiri pada tgl 01 Februari 2002, yang dilandasi pemikiran untuk berbuat sesuatu bagi orang lain. Awal kali pemikiran ini muncul, ketika kami melihat laju pertumbuhan korban narkoba, terutama kasus HIV/AIDS yang semakin lama semakin mengkuatirkan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa latar belakang para penggagas dan pengurus waktu itu pernah menjadi pengguna narkoba. Ada yang sudah pulih dan ada yang sedang ketergantungan dengan zat narkoba. Sudah tidak terhitung juga rekan – rekan kami yang telah meninggal dunia dan berperkara hukum dan hidup di penjara yang disebabkan oleh penggunaan nakoba dan terjangkit HIV/AIDS.

Dengan bekal tekad yang Kurt disertai dengan data hasil analisa yang kami temukan bahwa sudah selayaknya kami melalukan aksi perubahan, untuk menyampaikan pesan – pesan perubahan perilaku dan agar mengurangi resiko dari penggunaan narkoba dan HIV/AIDS. Yang kami lakukan awalnya menemui rekan – rekan yang pernah dan sedang menggunakan narkoba pada waktu itu, memberikan komunikasi, informasi dan edukasi tentang penularan HIV/AIDS. Dengan menunjukkan data kasus HIV/AIDS yang terjadi di global, nasional dan lokal.

Dengan modal sosial yang apa adanya maka kami mendaftarkan organisasi Yayasan Sadar Hati kepada pihak Dinas Sosial dan Bakesbang Kota Malang, kemudian kami mengurus legal formalnya Yayasan Sadar Hati kepada notaris dan keluarnya Akte Notaris No: 02/10 Februari 2004 di Notaris Rachmat Praptono. SH. Dalam masa waktu dua tahun antara tahun 2002 s/d 2004 adalah

41 masa – masa yang penuh perjuangan bagi kami dalam membangun komitmen dan konsolidasi agar idealisme yang kami bangun ini bisa bertahan. Pada tahun 2012, legal formal Yayasan Sadar Hati sudah sesuai seperti yang diamanatkan dalam UU Yayasan dengan telah terdaftarnya dan mendapatkan SK Menteri Hukum dan HAM dengan nomor sertifikat AHU – 7327.01.04 Tahun 2012.

Yayasan Sadar Hati adalah sebuah LSM yang bertujuan untuk mereduksi angka penyebaran HIV/AIDS di Malang raya, khususnya sebagai akibat penggunaan Napza (narkotika, psikotropika, zat adiktif lainnya) yang disuntik dengan sasaran utama adalah Penasun (pengguna narkoba suntik). Yayasan ini lebih berfokus pada pencegahan tersier, yaitu mencegah terjadinya keparahan atau komplikasi yang mungkin terjadi akibat dari penggunaan Napza. Program utama Yayasan Sadar Hati adalah Program Harm Reduction atau pengurangan dampak buruk akibat penggunaan Napza suntik. Kegiatan yayasan sadar hati lainya yaitu bengkel dinas sosial, clean up day, diskusi kelompok sukun, bantuan ekonomi produktif dinsos, diskusi kelompok bnn, mobile ims, puskesmas dinoyo, pelatihan kelompok dukungan sebaya 2, pelatihan kelompok dukungan sebaya 1, KPK (kita peduli kami), media pencegahan, mobile vct sukun, pertemuan pasangan penasun, pertemuan penasun kpa, seminar hiv aids bagi kader pkk kota malang, support group lapas, support group pasangan, sosialisasi kepada warga sukun, dan pelatihan tuberculosis (TB), aksi turun jalan, TBC day, dan vocational training pasangan.

42 4.2 Saran

1)

Kegiatan LSM harus selalu didukung dan dibantu dalam proses administrasi dan pelaksanaannya programnya.

2)

Laporan ini dapat dijadikan sebagai rujukan dalam membantu pemahaman pembaca mengenai Yayasan Sadar Hati.

3)

Perlu diadakan diskusi, penelitian dan penulisan lebih lanjut mengenai kajian ini.

LAMPIRAN

Gb. 1 Fasilitas yang disediakan dalam Yayasan Sadar Hati

Gb. 3 Media Pencegahan HIV/AIDS

Gb. 5 Tong Tempat Jarum Suntik Bekas

Gb. 6 Almari Display untuk Hasil Kerajinan

Gb. 7 Foto-foto Kegiatan yang Telah Dilaksanakan oleh Yayasan

Gb. 9 Kegiatan Wawancara Langsung dengan Pengurus Yayasan

Dalam dokumen Laporan Observasi Yayasan Sadar Hati M (Halaman 35-49)

Dokumen terkait