Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Ilmu Kesehatan Anak lXII
3. Menanyakan kepada orangtua dari anak dengan sleep-disorder breathing dan hipertrofi tonsil tentang kondisi komorbid yang kemungkinan akan membaik setelah dilakukan tonsilektomi, termasuk retardasi pertumbuhan, performa akademik di sekolah yang kurang, dan masalah perilaku.
4. Melakukan KIE tentang tonsilektomi ditujukan untuk meningkatkan kesehatan pada anak yang polisomnografinya abnormal karena hipertrofi tonsil dan sleep disorder breathing.
5. Mengedukasi orangtua bahwa sleep disorder breathing mungkin akan menetap atau rekuren setelah tindakan tonsilektomi dan memerlukan tata laksana lebih lanjut.
6. Mengadvokasi tentang penanganan nyeri setelah tonsilektomi dan pentingnya mengetahui keadaan nyeri yang timbul
7. Dokter yang mengerjakan tonsilektomi dihimbau untuk mengevaluasi angka kejadian perdarahan primer maupun sekunder pasca-tonsilektomi sedikitnya sekali setahun.
Hipertrofi tonsil: kapan harus dirujuk?
Kelompok peneliti yang sama kemudian juga melaporkan hasil systemati review tentang peran adenotonsilektomi terhadap episode nyeri tenggorok, infeksi respiratorik akut dan absensi dari sekolah. Dari 6 RCT dan 7 non-randomized controlled studies, didapatkan hasil bahwa frekuensi episode nyeri tenggorok dan infeksi respiratorik akut berkurang seiring dengan berjalannya waktu pada kedua kelompok. Kelompok adenotonsilektomi menunjukkan penurunan insidens yang sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol.15
Suatu studi multi senter di Belanda oleh Buskens melakukan analisis tentang cost-effectiveness adenotonsilektomi dibandingkan dengan hanya mengobservasi secara ketat dan mendapatkan bahwa adenotonsilektomi pada anak-anak dengan gejala infeksi tenggorok atau hipertrofi tonsil ringan-sedang hanya meningkatkan biaya tanpa manfaat klinis yang relevan.16
Studi lain oleh Goldstein melaporkan hasil pengamatan sebelum dan sesudah operasi tonsilektomi yang dilakukan. Studi tersebut mendapatkan bahwa kelainan perilaku dan emosional yang ditemukan pada anak dengan sleep- disordered breathing preoperasi membaik setelah dilakukan operasi dan nilai dari pegukuran standar perilaku (the Child Behavior Checklist/CBCL) berhubungan bermakna dengan nilai survei kualitas hidup.17
Dari studi-studi tersebut serta dari rekomendasi para ahli maka dapat diyakini bahwa pada adenotonsilektomi memiliki efektivitas klinis yang nyata pada anak dengan infeksi tenggorok rekuren yang frekuen dan/atau dengan SDB, sedangkan pada yang ringan-sedang tindakan tersebut tidak memiliki manfaat klinis yang signifikan.18 Indikasi tonsilektomi perlu didokumentasikan dengan baik untuk bisa mengevaluasi jika terjadi infeksi rekuren atau penyulit lainnya.19
Simpulan
Hipertrofi tonsil disertai dengan hipertrofi adenoid merupakan kondisi yang sering dijumpai pada anak. Pembesaran tonsil saja bukan merupakan kelainan jika tidak ada gejala klinis lain yang ditemukan. Permasalahan yang sering dihadapi adalah infeksi tenggorok rekuren dan obstruksi saluran napas atas yang menyebabkan SDB. Dokter yang menangani anak dengan hipertrofi adenotonsil harus melakukan anamnesis, pemeriksaan fisis serta pencatatan rekam medis yang teliti untuk memperoleh indikasi yang tepat kapan harus merujuk. Jika insidens infeksi tenggorok berulang melebihi toleransi yang ditetapkan atau adanya gejala SDB maka sebaiknya anak segera dirujuk untuk pemeriksaan lebih lanjut (polisomnografi) atau untuk tindakan adenotonsilektomi.
Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan Ilmu Kesehatan Anak lXII
Daftar pustaka
1. Stuck BA, Windfuhr JP, Genzwürker H, Schroten H, Tenenbaum T, Götte K.
Tonsillectomy in Children. Dtsch Arztebl Int. 2008; 105:852–61.
2. Rosefsky JB. Tonsillectomies and Adenotonsillectomies : Will the Debate Never Be Over?. Pediatrics 2003;112:205.
3. Van Lierop AC, Prescott CAJ, Fagan JJ, Sinclair-Smith CC. Is diagnostic tonsillectomy indicated in all children with asymmetrically enlarged tonsils?
SAMJ.2007;97:367-70.
4. Baugh RF, Archer SM, Mitchell RB, Rosenfeld RR, Amin R, Burns JJ, et al.
Clinical Practice Guideline : Tonsillectomy in Children. Otolaryngol Head Neck Surg. 2011;144:1-30.
5. Don DM, Goldstein NA, Crockett DM, Ward SD. Antimicrobial Therapy for Children With Adenotonsillar Hypertrophy and Obstructive Sleep Apnea: A Prospective Randomized Trial Comparing Azithromycin vs Placebo. Otolaryngol Head Neck Surg 2005;133:562-8.
6. Blackley BW, Magit AE. The Role of Tonsillectomy in Reducing Recurrent Pharyngitis : A Systematic Review. Otolaryngol Head Neck Surg. 2009;140:291-7.
7. Dayyat E, Kheirandish-Gozal L, Capdevila OS, Maarafeya MMA, Gozal D.
Obstructive Sleep Apnea in Children : Relative Contributions of Body Mass Index and Adenotonsillar Hypertrophy. Chest. 2009;136:137-44.
8. Brodsky L. Modern assessment of tonsils and adenoids. Recent Adv Pediatr Otolaryngol. 1989;36:1551–7.
9. Scottish Intercollegiate Guidelines Network. Management of sore throat and indications for tonsillectomy A national clinical guideline. 2010.
10. Finnish Medical Society Duodecim. Sore throat and tonsillitis. In: EBM Guidelines.
Evidence-Based Medicine. Finland: Duodecim Medical Publications; 2005.
11. Escario JC, Martin FDC, Campdera JA, Albert JRG, Pinero BP, Sanz MAV.
Indications for tonsillectomy and adenoidectomy: consensus document by the Spanish Society of ORL and the Spanish Society of Pediatrics. 2006; 57:59-65.
12. Harris MA, Coates Harvey, Harari M, et al. A joint Postion paper of the Paediatrics
& Child Health Division of The Royal Australasian College of Otolaringology Head and Neck Surgery. 2008.
13. Robb PJ, Bew S, Kubba H. Tonsillectomy and adenoidectomy in children with sleep-related breathing disorders: consensus statement of a UK multidisciplinary working party. Ann R Coll Surg Engl. 2009;91:371–3.
14. Van Staaij BK, Van den Akker EH, Rovers MM. Effectiveness of adenotonsillectomy in children with mild symptoms of throat infections or adenotonsillar hypertrophy:
open, a randomised controlled trial. BMJ. 2004:1-6
15. Van Staaij BK, Van den Akker EH, Van der Heijden GJ, Schilder AG, Hoes AW.
Arch Dis Child. 2005;90:19–25.
16. Buskens E, Van Staaij B, Van den Akker J, Hoes AW, Schilder AGM.
Adenotonsillectomy or Watchful Waiting in Patients With Mild to Moderate Symptoms of Throat Infections or Adenotonsillar Hypertrophy. Arch Otolaryngol Head Neck Surg. 2007;133:1083-8.
Hipertrofi tonsil: kapan harus dirujuk?
17. Goldstein NA, Fatima M, Campbell TF, Rosenfeld RM. Child behavior and quality of life before and after tonsillectomy and adenoidectomy. Arch Otolaryngol, Head Neck Surg. 2002;128:770-5.
18. Beraldin BS, Rayes TR, Villela PH, Ranieri DM. Assessing the impact adenotonsilectomy has on the lives of children with hypertrophy of palatine and pharyngeal tonsils. Braz J Otorhinolaryngol. 2009;75(1):64-9.
19. Toh A, Mullin A, Grainger J, Uppal H. Indications for tonsillectomy: are we documenting them? Ann R Coll Surg Eng. 2009;91:697–9.