Penyebaran Penyakit berasal dari Virus di Indonesia
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 1
Kelas : X MIPA 3
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Menurut saya tidak, karena guru saya langsung masuk ke materi inti dan tidak memberi motivasi untuk diri kita. Padahal banyak sekali murid yang butuh morivasi supaya punya semangat hidup yang lebih.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Menurut saya, dengan diberi soal dan tidak diberi penjelasan terlebih dahulu. Kita hanya diberi inti saja dan disuruh berpikir kritis.
3 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
Iya, karena permasalahan yang diberikan membuat kita berpikir kritis. Karena soal yang diberikan membuat kita menjawab dengan jawaban kita sendiri.
4 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Menurut saya, dengan cara memberi soal wacana supaya kita bisa berpikir kritis. Karena kita tidak diberi soal dari apa yang
kita dapat dari web, tetapi diberi soal dengan jawaban dari diri kita sendiri.
5 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Kendala saya yaitu karena saya kurang wawasan yang luas sehingga saya susah mencari jawaban. Terus saya juga sudah lama tidak mikir selama korona sehingga sedikit lambat dan otak saya sulit untuk bekerja.
Jakarta, 16 Juli 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 2
Kelas : X MIPA 3
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Kalau menurut saya sih kurang, karena pembelajaran yang beliau berikan kurang maksimal. Karena hanya menjelaskan tiap poin-poinnya saja tanpa dijelasin satu persatu jadi kitanya kurang paham. Terus kurang termotivasi untuk ikut pelajaran dia.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Biasanya kita kalau di sekolah itu diberi PPT terus diberi materi sama guru. Nanti guru tersebut memberi soal, terus kalau engga kita disuruh menggambar sama gurunya.
3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Ya, sangat membantu. Karena kalau di kelas kan hanya sebatas belajar tentang teori-teori saja. Kalau di KIR kan kita sering praktik dan mencoba hal-hal yang tidak dipelajari di kelas khususnya pelajaran biologi.
4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
Iya, itu sangat membantu karena dengan kita dikasih wacana seperti itu dan kita disuruh mengerjakan soal itu kita dapat berpikir kritis. Karena kan itu berkaitan dengan informasi. 5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah
yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Seperti ini, jadi seperti diberi wacana dari suatu permasalahan terus kita menjawab-menjawab soal.
6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Karena di internet kurang banyak informasi yang tersedia jadi kayak terbatas informasi yang mau dicari.
Jakarta, 14 Juli 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 3
Kelas : X MIPA 2
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Tidak, karena beliau
menyampaikan materi langsung dan tidak memberikan motivasi buat kita.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Dengan memberikan kuis dadakan. Jadi kita harus siap terlebih dahulu dengan materi yang mau dipelajarin dan kitanya juga harus siap buat mikir.
3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Membantu untuk saya. Karena saya mengikuti KIR untuk mencoba hal-hal seperti praktikum tetapi tidak dipelajarin di kelas dan
terkadang kita disuruh membuat karya tulis ilmiah sehingga kita harus mencari informasi-informasi terkait
permasalahannya. 4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini
(soal yang diberikan oleh peneliti) dapat
Sedikit membantu, karena di dalam soal terdapat permasalah
meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
tentang penyakit-penyakit. Jadi kita harus mencari informasi tentang penyakit-penyakit itu. Kenapa bisa seperti itu, terus gimana cara buat menanganinya dan mencegah biar kita tidak ketularan penyakit itu.
5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Kalau menurut saya seperti diberi soal yang berwacana atau dikasih permasalah. Terus kita disuruh memecahkan masalah dengan mencari informasi untuk mendapatkan solusi.
6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Kendalanya pada di rumah sakitnya karena tidak bisa bertanya-tanya dan harus di rumah sakit Pendidikan. Terus websitenya kemenkes belum update tentang HIV terbaru.
Jakarta, 17 Juli 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 4
Kelas : XI MIPA 2
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Menurut saya sedikit kurang karena bu guru sering langsung masuk ke materi tanpa memberikan motivasi. Kadang kitanya jadi kurang minat buat mengikuti pelajarannya. 2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru
memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Kalau untuk guru saya, untuk memberikan materi di kelasnya kurang tapi kalau menurut saya untuk gurunya itu harus
memperbanyak buat laporan. Karena murid-murid kan tidak hanya
mengerjakan tidak hanya menulis tapi mendorong anak-anaknya untuk berpikir juga.
3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Kalau saya sih membantu, karena KIR kan materi-materinya seputar sains jadi seperti biologi dan
kimianya dapet banget. Di KIR juga saya jadi tahu tentang masalah kehidupan sehari-hari. Jadi seperti ada masalah tentang lingkungan ini, kita mencari alternatif solusinya.
4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
Iya, karena kita didorong untuk berpikir kritis. Karena dari soalnya kan seperti ada wacana tentang virus ya, jadi seperti kita harus menjawab terarah, ada pendapat dan membuat solusi. Jadi lengkap banget dari disuruh mencari informasi sampai membuat solusi.
5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Penilaiannya seperti memberi kita sesuatu untuk memberi kritik atau membuat solusi dari permasalahan yang diberi ke kita. Jadi kitanya jangan cuma disuruh ngerjain soal dari buku doang, kalau seperti itu kitanya bisa searching di internet. 6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda
alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Mencari informasinya. Dari websitenya di kemenkes tidak ada
update-an yang baru tentang HIV jadi
kurang lengkap pas saya cari cuma sebatas pencegahan dan penanganannya aja. Tapi seperti data-datanya gitu sangat kurang.
Jakarta, 30 Juni 2020
Mahasiswa Siswa
(Dyah Ayu Widyowati) (Partisipan 4)
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 5
Kelas : X MIPA 3
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Iya, tetapi terkadang langsung masuk kemateri dan tidak memberi motivasi terlebih dahulu sehingga menyebabkan sebagian anak kurang tertarik buat mengikuti pelajaran tersebut.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Biasanya diberikan materi dari sebuah wacana, PPT atau melakukan praktikum sehingga anak-anak akan berpikir kritis. 3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler
KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Kalau menurut saya membantu, karena KIR kan tentang sains gitu dan yang dipelajari di KIR ada tentang biologinya juga. Jadi sangat membantu memperdalam tentang materi biologi juga khususnya tentang permasalahan lingkungan.
4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat
Ya, sangat membantu. Karena dengan diberikan sebuah wacana tersebut lalu diberi pertanyaan
meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
kita dapat memecahkan suatu permasalahan dengan berpikir wawasan yang luas.
5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Seperti diberikan sebuah wacana atau diberikan suatu
permasalahan dan sebuah pertanyaan untuk dijawab. 6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami
selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Kesulitan karena keterbatasan referensi. Jadi dari website kemenkes saja informasinya kurang lengkap sehingga harus cari dari referensi lainnya.
Jakarta, 14 Juli 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 6
Kelas : XI MIPA 4
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Jarang banget, karena keseringan kalau masuk kelas gurunya langsung masuk ke materi saja tanpa memberi motivasi. Jadi ada murid yang seperti kurang tertarik.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Bu guru sering memberi soal-soal kalau lagi ulangan. Jadi kita disuruh menegrjakan soal-soal yang diberikan oleh bu guru. 3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler
KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Kalau saya sih membantu, karena saya suka pelajaran sains jadi saya mengikuti KIR untuk memperdalam tentang sains ini. Di KIR juga kita sering
melakukan praktikum untuk membuat karya tentang sains jadi disitu kita mencari-cari informasi dan banyak dari pelajaran biologi yang kita pelajarin juga di KIR.
4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
Bisa, karena kita melihat banyak referensi dari internet terus bisabertanya-tanya kemana. Jadi mencari informasinya tidak hanya dari buku saja tapi dari referensi-referensi lainnya juga. 5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah
yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Lebih soal ke gambar kalau menurut saya. Jadi kita seperti menganalisis lewat gambar terus kita seperti membuat kesimpulan dari gambar tersebut.
6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Kendalanya di website tidak banyak informasinya. Terus yang ke rumah sakit susah, izinnya susah harus pakai surat terus akhirnya tidak diterima sama rumah sakitnya. Katanya kalau mau bertanya-tanya harus di rumah sakit yang khusus pendidikan.
Jakarta, 29 Juni 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 7
Kelas : X MIPA 3
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Tidak, seringnya langsung masuk ke materi saja tanpa member ikan motivasi terlebih dahulu.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Mengerjakan latihan yang diberikan baik tugas individu ataupun tugas kelompok dan merangkum juga dan
memberikan soal dadakan. 3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler
KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Menurut saya dapat membantu, karena di ekskul KIR ini kita kan sering membuat bahan-bahan yang digunakan untuk
menyelesaikan permasalahan ya seringnya masalah lingkungan. Jadi ada kaitannya dengan pelajaran biologi juga, jadinya membantu untuk memperdalam pelajaran biologi.
4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat
Bisa, karena kita dapat mencari data lebih lengkap lagi di internet. Jadi kitanya dapat
meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
informasi baru juga terkait hal-hal tentang penyakit.
5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Harus dijelasin awalnya terus dibantu dengan mencari informasi dari referensi lain seperti internet.
6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Kendalanya yang di rumah sakit, karena tidak semua rumah sakit bisa menerima kita harus di rumah sakit yang khusus buat Pendidikan untuk bisa bertanya-tanya tentang HIV ini.
Jakarta, 29 Juni 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 8
Kelas : X MIPA 3
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Kurang memberikan motivasi, karena beberapa guru seringnya langsung masuk ke materi saja tanpa memberi motivasi ke kitanya.
2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Beberapa guru membuat siswa berpikir kritis dengan memberi nilai tambahan pada yang mampu bertanya atau menjawab pada sesi diskusi atau saat guru selesai menyampaikan materi. 3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler
KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Membantu, karena eksul KIR berkaitan dengan pelajaran biologi jadi bisa membantu memperdalam pelajaran biologi di ekskul ini dan karena kita sering praktikum jadi lebih mengasyikan juga.
4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini (soal yang diberikan oleh peneliti) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
Iya, karena saya bisa mencari masalah yang dibahas dan dituangkan dengan kalimat atau Bahasa saya sendiri dan
mendapat ilmu baru dari informasi yang sudah say acari. 5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah
yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Memberikan soal yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari atau suatu hal yang biasa kita kerjakan yang mampu di aplikasikan dengan kehidupan sehari-hari.
6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Web kementrian kesehetannya kurang update tentang penyakit HIV dan beberapa web datanya tidak memberikan informasi yang lengkap.
Jakarta, 02 Juli 2020
Mahasiswa Siswa
WAWANCARA PESERTA DIDIK TERKAIT PROBLEM SOLVING DAN BERPIKIR KRITIS
Nama Sekolah : SMA Negeri 87 Jakarta Nama Siswa : Partisipan 9
Kelas : X MIPA 3
No Pertanyaan Jawaban
1 Apakah Bapak/Ibu guru memberikan motivasi selama proses pembelajaran?
Tidak, sangat jarang guru yang memberikan motivasi di awal pelajaran jadi seringnya
langsung masuk ke materi saja. 2 Bagaimana cara Bapak/Ibu guru memberikan
stimulus kepada siswa agar dapat melakukan proses berpikir kritis dan memecahkan masalah?
Biasanya di kasih PPT, dikasih tugas, ditulis di papan tulis soalnya kalau tidak mengerjakan soal dari buku cetak.
3 Apakah dengan Anda mengikuti ekstarkurikuler KIR dapat membantu Anda memahami dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai pelajaran Biologi?
Kalau untuk saya membantu, karena di ekskul KIR ini kita belajar dan praktikum tentang hal-hal yang berkaitan dengan materi biologi. Kadang kita juga membahas tentang isu-isu terkini tentang kesehatan dan
lingkungan. 4 Apakah proses pengerjaan soal yang seperti ini
(soal yang diberikan oleh peneliti) dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah Anda?
Bisa, karena kita jadi bisa baca-baca ulang lagi. Terus kita mencari informasi dari internet jadi dapat informasi tambahan dan lebih lengkap lagi.
5 Menurut Anda, penilaian yang bagaimanakah yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah?
Biasanya dari soal-soal yang ada wacananya terus dikasih
masalah-masalah. Jadi kitanya terdorong untuk mencari jawaban-jawaban yang kritis dengan Bahasa kita sendiri yang akhirntya kita bisa buat
kesimpulan dari masalah itu. 6 Kendala atau kesulitan apa yang Anda alami
selama proses pengerjaan soal berpikir kritis dan pemecahan masalah ini?
Kendalanya di internet, karena tidak semua internet punya data dan informasi yang lengkap. Tentang HIV jarang ada yang memberikan informasi yang detail, jadi tidak cukup dari satu sumber saja.
Jakarta, 29 Juni 2020
Mahasiswa Siswa