Lama setelah itu saya pun akhirnya terpilih menjadi Presiden eIndonesia. Saat itu eIndonesia telah merosot dan menurun. Benar kata Quicksilver, tanpa adanya cita-cita bahkan Imperium terbesar di dunia pun berakhir duntuh.
Tanda-tanda keruntuhan itu mulai terlihat sejak kekalahan besar di perang Amerika Utara kelak. Tiga pemerintahan presiden sejak Pak Presiden Nicosianipar menandai kehancuran dan kejatuhan tak terelakkan.
Kini, saat saya menuliskan Bab Terakhir ini, tahun 2009 hampir berlalu. eRepublik sudah merayakan ulang tahunnya yang kedua.
Saya sudah lengser dari jabatan saya sebagai kepala negara selama 24 jam. Sebuah akhir yang manis, tapi tidak berarti akhir segalanya. Karena sesungguhnya, tidak ada akhir, baik dalam permainan atau kehidupan. Selain jika kematian menyelesaikan dan menutup semuanya. Semua yang ada adalah proses perubahan konstan.
Perjuangan di tingkatan Aliansi PHOENIX (pecahan PEACEgc) dan perundingan internasional tidak berhenti. eFrance baru saja kehilangan separuh wilayah mereka, dalam puing-puing kehancuran, tanpa teman, pun ditinggalkan duo pemimpin mereka yang membawa lari seluruh harta negara mereka. Kala diskusi mulai membawa harapan akan menghangatnya kembali hubungan ePerancis dengan PHOENIX, muncul kabar bahwa eAmerika Serikat menyatakan perang dengan Jepang.
I salute you old friends, brothers of the sword! Quicksilver.
eAmerika dan EDEN awal minggu ini memang mulai gencar menebar propaganda ancaman terhadap eInggris. Maka betapa kagetnya di pagi buta saya terbangun oleh desingan chat dan ping. Lcfr ada di ujung sana, mengatakan bahwa eAmerika Serikat menyatakan perang dengan eJepang. Dengan keinginan melakukan tukar guling wilayah (land swap) dengan eJepang dan eRRC untuk merebut koloni jajahan Heilongjiang (alias Hello Kitty) dan Liaoning dari tangan Hungaria dan Iran. Akhirnya eAmerika Serikat punya nyali juga untuk turun perang.
Di saat yang sama propinsi Guangdong diserbu eRRC ditambah perang pembebasan secara serentak. Negosiasi dengan pihak RRT menimbulkan indikasi bahwa RRT juga rela melakukan land swap dengan eAmerika Serikat demi memerdekakan semua propinsinya yang masih dipegang banyak negeri.
Di selatan, eBrazil berencana mengganyang eAustralia dan telah menunjukkan rencana perang detil mereka kepada saya. Terkoyak-koyak hati saya jika teringat Cerridwen, tapi eBrazil adalah sahabat baik eIndonesia. Uniknya, detik ini juga mereka berteriak-teriak menyaksikan Flamengo menjadi juara. Entah juara apa, tapi yang jelas ramai pokoknya, dan salah satu petinggi mereka jelas sedang mabuk. ^^
Pertempuran akan semakin bertambah pelik namun seru, dengan kisah haru manis dan pahit getir, kala hari ini 7 Desember 2009, presiden eIran bernama Ashabomb mengatakan bahwa kini sedang terjadi situasi kisruh di RL Iran. Presiden mereka, Mahmoud Ahmadinejad sedang menangkapi banyak aktivis yang menentang hasil pemilu
serta menyiksa mereka. Ia separuh bercanda saat mengatakan kepada ajudannya, arian, untuk menjagai id-nya dan menggantikannya menjadi Presiden eIran jika ia tertangkap dan masuk penjara.
<wander_howard> will asha be really okay?
<wander_howard> he was joking right about being protesting the government?
<arian> you mean ashi?
<wander_howard> yeah, ashi_bomba
<arian> he say truth. Tomorrow we have RW90 in RL. :D <wander_howard> shit
<arian> lol. We have RW before :D …….
<wander_howard> peace be upon you bro
<arian> we never live in peace until this fucking monkey is (not) our CP91
<wander_howard> xD who’s the fucking monkey? <arian> ahmadinejad
<wander_howard> you mean you live in peace right until ahmadinejad rise up?
<arian> i hate ahmadinejad
<arian> i think we live in peace when ahmadinejad die. He orders to kill people tomorrow
……
<wander_howard> I wish iran could be as strong as in erep <wander_howard> and become indonesia’s friend as well <arian> i wish too
<wander_howard> i will tell my indonesian people about this. <wander_howard> I promise
<arian> thanks
90 RW = Resistance War atau Perang Kemerdekaan. Perang melawan pemerintah penjajah yang sedang berkuasa.
Saya tercekat saat mendengar berita ini… Tenggorokan saya bagaikan tersumbat... Rasa haru sekaligus kegetiran yang menyesakkan.
Dunia maha luas, tapi juga demikian sempitnya.
Kekontrasan ini membuat saya silau dan tersayat-sayat sejenak. Di sini saya duduk di pagi hari nan tenang, damai mendengarkan suara air mengalir, beralaskan matras, mengetik di depan laptop saya. Dengan latar belakang suara cucian tengah dibuai air dan deterjen, diperas dan dipijat oleh pilinan mesin, sementara di ujung sambungan lain dari dunia nan datar dan penyet ini, ada saudara-saudaraku di Iran, Hungaria, Serbia, Rusia, Australia, Inggris, Portugal, Brazil, dan Argentina sedang ramai berbincang-bincang aneka isu.
Orang-orang di Amerika Serikat sedang menunggu peluang, sementara orang di RRC gelisah dan galau dipermainkan dua gelombang raksasa bernama PHOENIX dan EDEN, dengan eIndonesia sebagai salah satu actor di panggung ini.
Perang Asia Timur segera akan berkecamuk, demikian juga perang Pasifik Selatan, serta Perang Inggris Raya. Banyak pertempuran hebat dan epik yang masih akan bergelora. Sebuah drama tiada akhir, manis dan getir, pahit dan masam, tapi semuanya penuh dinamika, penuh kehidupan. Mozaik jutaan keping pemikiran dan pandangan, dengan aneka macam situasi, semua orang mengambil peranan mereka, dengan perasaan, emosi, serta rasionalisasi masing-masing.
Disatukan dalam ranah bernama Dunia Baru, dalam dunia yang datar sekaligus mungil, tempat kita bisa berinteraksi satu sama lain dengan kecepatan Facebook. Banyak sekali kisah yang tak bisa saya sampaikan di sini, karena saya bingung mau memilihkan kisah mana untuk saya tuangkan.
Jika nanti anda bertemu saya di Dunia Baru, kontak saja saya, wonder forward. Saya mungkin akan memandu anda, atau mendongengkan kisah bagi anda mengenai bangsa kita eIndonesia, serta kisah suka dan duka, tentang keluarga dan komunitas kami yang enerjik dan hidup di dunia penuh dinamika ini.
Unik memang, tiada duanya.
Bahwa anda rela mendengarkan kisah saya beratus-ratus halaman, mau diajak berpikir dan merenung bersama saya, saling membuka wawasan kita terhadap dunia ini, hanya berdasarkan sebuah permainan (laknat tapi enaaak tenan ^^) ini.
Ingin melatih bahasa inggris? Ingin melatih cara menulis?
Ingin memiliki banyak teman dalam dan luar negeri?
Itu yang biasa ditawarkan banyak permainan online zaman sekarang.
Bukan itu rasanya yang terpenting menurutku. Yang penting adalah:
Apakah anda ingin belajar mencintai negeri kita ini? Belajar menumbuhkan nasionalisme dan kepedulian bangsa?
Ingin membela dan mengharumkan nama bangsa Indonesia?
Bergabunglah dan belajar berdinamika bersama kami di eRepublik Indonesia!
Kami tunggu partisipasi anda dalam menulis ulang sejarah, Wahai pahlawan masa depan.
Sampai jumpa di eRepublik, Wonder Forward