Coil Winding and Testing MARSILI (CT3-076) adalah bench yang masuk pada production line KIWI2. Produk yang diproduksi pada line ini adalah KIWI2.
KIWI2 sendiri terdiri dari beberapa bagian, bagian yang bersangkutan dengan bench ini dan akan dibahas lebih lanjut lagi adalah coil. Bentuk produk KIWI2 dapat dilihat pada gambar 4.39
Gambar 4.39 Produk KIWI2
Mein Coil Winding and Testing MARSILI adalah mesin yang berfungsi untuk menggulung wire menjadi coil. Mesin ini termasuk dalam preparation line, jadi proses changeover di mesin ini ditentukan oleh kanban boks yang
66
Universitas Kristen Petra
kosong. Mesin ini terbagi menjadi 2 bagian, bagian pertama adalah bagian winding dan bagian kedua adalah testing. Bagian winding lah yang berfungsi untuk menggulung wire. Bagian testing berfungsi untuk menguji apakah coil bisa bekerja dengan baik. Bagain winding selanjutnya akan dibahas menjadi 2 bagian, bagian depan dan belakang. Bagian depan adalah bagian tempat wire akan digulung menjadi coil. Bagian belakang adalah bagian dimana wire roll diletakkan. Bentuk Coil yang diproses di mesin ini dapat dilihat pada gambar 4.40
Gambar 4.40 Coil KIWI2
Bagian depan mesin ini terdiri dari bagian atas dan bawah. Bagian atas mesin ini terdiri dari mesin yang berfungsi untuk menjaga tegangan dari wire agar dapat dilgulung dengan baik. mesin ini berjumlah 8 buah, sejumlah dengan wire yang digunakan. Bagian bawah mesin ini adalah bagian yang membelitkan wire.
Gambar mesin bagian depan dapat dilihat pada gambar 4.41
67
Universitas Kristen Petra
Gambar 4.41 Bagian Depan Mesin Coil Winding and Testing MARSILI Bagian belakang mesin ini adalah bagian dimana wire roll disambungkan ke mesin bagian depan. Wire roll ini berjumlah 8 dan diletakkan di sebuah rak.
Bagian belakang mesin Coil Winding and Testing MARSILI dapat dilihat pada gambar 4.42
Gambar 4.42 Bagian Belakang Mesin Coil Winding and Testing MARSILI
68
Universitas Kristen Petra
4.7.1 Permasalahan Changeover pada Coil Winding and Testing MARSILI Proses changeover pada mesin ini bermasalah. Waktu changeover terlama yang tercatat pada tahun 2014 adalah selama 24 menit. Prosedur changeover di mesin ini bisa berbeda-beda. Prosedur changeover pada mesin ini secara garis besar hanyalah mengganti wire dan mengganti reference pada mesin, namun ada perbedaan prosedur changeover antara satu reference ke reference lainya.
Terdapat prosedur changeover yang hanya perlu untuk memasukkan reference yang berbeda kedalam mesin, dan ada juga prosedur changeover yang harus mengganti seluruh wire yang terpasang di mesin ini. Prosedur changeover yang melibatkan penggantian wire dapat dilihat pada tabel 4.15
Tabel 4.15 Prosedur Changeover Coil Winding and Testing MARSILI SE
Prosedur changeover pada tabel 4.6 dibuat berdasarkan penggabungan pengamatan tujuh data waktu rata-rata changeover selama periode Februari – April 2014. Data waktu rata-rata yang diambil serta pengujianya dapat dilihat pada lampiran 10. Prosedur changeover ini dianalisa menggunakan pareto chart
69
Universitas Kristen Petra
untuk menentukan prosedur mana yang harus diperbaiki. Gambar pareto chart dapat dilihat pada gamabr 4.43
Gambar 4.43 Pareto Chart Prosedur Changeover Coil Winding and Testing MARSILI
Gambar 4.43 menjelaskan bahwa prosedur yang menjadi masalah utama adalah install wire to machine, testing, use air gun to deliver wire, put the coil tube and wire throught oil tube dan open coil tube and tidy up previous coil.
Prosedur bermasalah paling utama adalah memasukkan wire ke mesin. Prosedur ini adalah prosedur paling lama dikarenakan operator harus memasang satu persatu wire ke mesin. Operator harus menggambil wire dan memasukkanya ke mesin bagian belakang terlebih dahulu, kemudian harus menggunakan air gun untuk membawa wire menuju bagain depan mesin. Wire yang telah di bagian depan mesin harus dilewatkan bagian atas terlebih dahulu baru kemudian di bagian bawah. Proses ini berlangsung lama karena operator harus melakukan prosedur ini satu per satu untuk kesemua wire.
Masalah lain yang membuat changeover pada bench ini lama adalah kesulitan opeartor untuk mengganti wire rack. Wire rack yang telah disediakan pada kenyataanya sulit untuk ditarik dari tempatnya karena jalan untuk berpindah cukup sempit. Lokasi penempatan wire rack ini sebenarnya telah didesain agar gampang untuk dipindahkan dengan menyediakan sebuah lokasi penempatan wire rack selanjutnya di sebelah wire rack yang terpasang, namun saat ini penggunaanya tidak maksimal. wire rack di lokasi ini bukanlah wire rack yang digunakan untuk changeover selanjutnya, karena operator tidak tahu pasti apa reference yang harus dikerjakan selanjutnya.
70
Universitas Kristen Petra
Prosedur bermasalah berikutnya adalah prosedur pengecekan oleh Line Inspector. Proses ini harus dilakukan untuk menganalisa tegangan wire pada mesin. Pengaturan tegangan ini cukup sulit, karena operator harus mengatur satu persatu tegangan dari mesin pengatur tegangan yang berada di atas wire rack.
4.7.2 Analisa Masalah Changeover pada Coil Winding and Testing MARSILI Prosedur memasukkan wire ke mesin pada bench Coil Winding and Testing MARSILI memiliki rata-rata waktu yang paling lama diantara prosedur yang lainya. Lamanya prosedur ini pada mesin MARSILI adalah 613 detik.
Prosedur inserting wire to machine ini kemudian dianalisa menggunakan fishbone diagram pada gambar 4,44
Prosedur inserting wire to machine lama
Machine
Method Material
Tidak bisa mengganti wire secara otomatis Harus memasukkan wire satu persatu Tidak ada alat bantu untuk
mengangkat wire roll Susah untuk menggerakkan wire place
Tidak ada alat bantu untuk menggulung wire
Gambar 4.44 Fishbone Diagram Long Time Inserting Wire to Mahine Gambar 4.44 adalah penggambaran fishbone mengenai permasalahan lamanya waktu prosedur memasukkan wire ke mesin pada bench Coil Winding and Testing MARSILI Masalah yang menyebabkan lamanya waktu prosedur memasukkan wire ke mesin ini dikategorikan menjadi tiga kategori. Kategori tersebut adalah material, machine dan method.
Penyebab lamanya waktu prosedur memasukkan wire ke mesin pada kategori material ada satu. Penyebab itu adalah sulit untuk memindahkan wire rack. Wire rack adalah bagian dari mesin yang berfungsi untuk menaruh gulungan wire. Pemindahan wire rack pada bench MARSILI cukup sulit karena masalah ukuran dari wire rack itu sendiri yang cukup besar dan jarak yang ada untuk berpindah cukup sempit. Gambar wire rack bench MARSILI dan ruang untuk perpindahanya dapat dilihat pada gambar 4.45
71
Universitas Kristen Petra
Gambar 4.45 Lokasi Wire Place Coil Winding and Testing MARSILI
Penyebab lamanya waktu prosedur memasukkan wire ke mesin pada kategori machine ada dua. Penyebab pertama adalah wire tidak bisa masuk secara otomatis ke mesin. Hal ini dikarenakan mesin yang digunakan tidak dapat melakukan penggantian wire sendiri, sehingga wire harus diganti oleh operator.
Penyebab kedua adalah tidak adanya alat bantu untuk menggulung wire. Keadaan saat ini operator harus menarik sendiri wire dari bagian wire rack menuju mesin dan ketika wire juga berada di mesin. Tidak adanya alat bantu ini mengakibatkan operator harus menarik satu per satu wire sehingga waktu yang diperlukan semakin lama.
Penyebab lamanya waktu prosedur memasukkan wire ke mesin pada kategori method adalah operator harus memasukkan wire satu per satu kedalam mesin. Hal ini tentu sangant lama, karena operator harus meneruskan wire dari wire roll masuk ke tensioner dan baru ke bagian mesin. Jumlah wire pada Marsili adalah delapan. Jumlah yang banyak ini menyebabkan operator membutuhkan waktu yang tidak sedikit untuk memasukkna wire.
72
Universitas Kristen Petra
4.7.3 Usulan Perbaikan pada Coil Winding and Testing MARSILI
Usulan untuk mengurangi waktu changeover pada bench ini diselesaikan dengan metode SMED. Hal pertama yang dilakukan adalah mengubah beberapa prosedur internal menjadi prosedur eksternal. Keadaan nyata yang terjadi, tidak ada prosedur internal yang bisa diubah menjadi prosedur eksternal pada proses changeover bench ini. Hal ini dikarenakan semua prosedur changeover dilakukan oleh operator tanpa ada bantuan dari staf maintenance.
Prosedur yang harus diperbaiki menurut pareto chart pada gambar 4.43 adalah prosedur inserting wire to machine. Usulan untuk perbaikan ini didasarkan juga pada penjabaran permasalahan pada fishbone diagram pada gambar 4.44.
Usulan pertama yang diajukan adalah memasukkan wire secara langsung. Usulan kedua dalah membuat sebuah sistem untuk membantu operator menentukan kapan harus changeover.
Usulan pertama untuk mengurangi waktu changeover adalah dengan mengubah cara memasukkan wire kedalam mesin. Cara yang baru adalah dengan menghubungkan wire lama dengan wire baru dan menariknya langsung dari bagian depan mesin. Wire yang masih tersisa di mesin harus disambungkan dengan cara di-ikat ke wire baru, kemduain wire ini ditarik oleh operator ke depan sehingga operator tidak perlu untuk memasukkan satu persatu wire ke mesin.
Usulan ini memiliki kelemahan, yaitu apabila wire putus di tengah mesin, maka operator tetap harus memasukkan wire dengan cara lama.
Usulan pertama untuk metode baru memasukkan wire secara langsung harus diberi dasar perhitungan waktu yang bisa dihemat. Percobaan dilakukan dengan menggunakan data hasil percobaan dari bench Coil Winding DETZO. Data ini kemudian dicoba untuk di implementasikan ke prosedur changeover pada bench ini. Prosedur changeover yang mengalami perubahan pada bench ini dapat dilihat pada tabel 4.16
73
Universitas Kristen Petra
Tabel 4.16 Estimasi Perbaikan Prosedur Changeover Coil Winding and Testing MARSILI Pertama 2 install wire bar and cut previous excess
wire 39 156 7 install new wire to machine (front down
side and front upper side) 532 1146
8 clean machine using air gun 19 1166
9 set the reference 81 1246
10 testing 345 1591
Waktu changeover yang ada berkurang menjadi 1591 detik. Pengurangan ini sebanyak 18 %. Pengurangan ini didapat dari memasukkan hasil penghitungan dari percobaan. 1 buah wire membutuhkan waktu 66.6 detik, dan untuk bench ini ada 8 wire, jadi keseluruhan waktunya adalah 532 detik. Pengurangan juga didapatkan dari hilangnya prosedur use air gun to deliver wire, karena tidak digunakan lagi. Waktu yang bisa hemat adalah 347 detik.
Usulan kedua untuk pengurangan waktu changeover pada bench ini juga dilakukan dengan peng-implementesian “Kanban Supermarket”. Sistem ini akan membuat operator mengerti mengenai kapan harus melakukan changeover berdasarkan jumlah kanban dan juga harus changeover ke reference apa. Prosedur yang terpegnaruh adalah prosedur pull new rack. Hal ini dikarenakan operator dapat merencanakan kapan harus melakukan changeover dan harus melakukan changeover ke reference apa. Operator yang mengrtahui ini bisa meminta bantuan staf maintenance untuk menaruh wire rack yang akan digunakan setelahnya di sebelah wire rack yang saat ini digunakan. Estimasi durasi yang terjadi adalah 60 detik. Estimasi waktu penghematan total yang didapat adalah 407 detik atau 21 %.
Estimasi total apabila hal ini telah ter-implementasi dapat dilihat pada tabel 4.17
74
Universitas Kristen Petra
Tabel 4.17 Estimasi Prosedur Changeover Coil Winding and Testing MARSILI Kedua
SE
Q# E V E N T Internal
Elapsed
Done Time By
(sec)
1 pull new rack 60 60
Opera tor 2 install wire bar and cut previous excess
wire 39 99
3 Open coil tube and tidy up previous coil roll 125 224 4 remove previous coil rack and put new rack 53 278 5 put the coil tube to new rack and put wire
throught coil tube 198 476
6 Clean excess wire in machine (front side) 82 557 7 install new wire to machine (front down
side and front upper side) 532 1089
8 clean machine using air gun 19 1109
9 set the reference 81 1189
10 testing 345 1534