• Tidak ada hasil yang ditemukan

Wireless Application Protocol (WAP)

BAB V. ANALISA HASIL IMPLEMENTASI

5. Perawatan dan Pengembangan Sistem

2.10. Wireless Application Protocol (WAP)

2.12.1. Apa itu WAP?

WAP (Wireless Application Protocol) adalah sebuah protokol yang menghubungkan internet dengan perangkat mobile. Dengan adanya WAP, pengguna perangkat mobile dapat mengakses informasi dan bertransaksi

melalui internet langsung dengan perangkat mobile tersebut. Sebagaimana akses internet dengan komputer biasa, akses dengan WAP ini juga memerlukan keamanan yang tinggi. Contoh perangkat mobile yaitu

handphone dan PDA (Personal Data Assistant).

WAP telah menjadi standard internasional untuk menampilkan internet bergerak pada perangkat seluler. WAP dihasilkan dari kesepakatan para ahli dan vendor telekomunikasi terkemuka di dunia yang tergabung dalam forum WAP (www.wapforum.com). Forum WAP, yang terbentuk pada Juli 1997, dipelopori oleh Ericsson, Motorola, Nokia, dan Phone.com dan hingga saat ini telah memiliki lebih dari 500 anggota. Versi terakhir dari WAP adalah WAP 2.0 yang berbasis pada XML dan XHTML. Dengan diperkenalkannya teknologi paket data, diperkirakan internet bergerak menggunakan WAP akan memiliki masa depan yang lebih menjanjikan dan dapat dimanfaatkan oleh penggunanya secara luas.

WAP dirancang pertama kali sebagai protokol komunikasi bergerak yang tidak bergantung pada perangkat dan sistem tertentu. WAP dirancang sebagai bagian dari sistem 3G di masa depan seperti halnya

Bluetooth dan GPRS. WAP merupakan protokol komunikasi bergerak yang terdiri dari beberapa layer dan dapat dijalankan pada sistem jaringan apapun yang digunakan.

Pada awalnya, WAP akan mendukung jaringan-jaringan GSM, tetapi tujuan akhirnya adalah untuk dapat mendukung sistem CDMA maupun seluruh teknologi selular digital masa depan dan saat ini.

2.12.2.Arsitektur WAP

Karena menggunakan teknologi yang relatif sama dengan teknologi internet maka arsitektur WAP juga tidak begitu berbeda jauh dengan arsitektur internet pada umumnya. Tetapi walau demikian, tetap dibutuhkan penyesuaian sebab jaringan wireless memiliki kekurangan. Kekurangan itu antara lain:

1. bandwith yang rendah

2. kemampuan CPU yang rendah

3. memori yang kecil dan tampilan yang terbatas 4. catudaya (baterai) yang minimal

5. peralatan input yang berbeda

Pada arsitektur WAP dibutuhkan node tambahan yang berupa WAP gateway. WAP gateway berfungsi sebagai semacam penerjemah informasi dari content-server sebelum diteruskan kepada pengguna dengan internet bergerak.

2.12.3.Model WAP

Model dari WAP ini tidak jauh beda dengan model world wide web

(www) karena pada dasarnya menggunakan standar komunikasi protokol pada www tersebut.

Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut:

a. WAP Device mengirim permintaan (request) melalui protokol WAP. Sebelum mencapai web server, permintaan tersebut terlebih dahulu melalui WAP gateway.

b. WAP gateway meneruskan permintaan tersebut ke web server lewat protokol HTTP.

c. Server mengirim informasi seperti yang diminta kepada WAP Device

lewat protokol HTTP. Sebelum mencapai WAP Device, informasi itu terlebih dahulu dikirim ke WAP gateway.

d. WAP gateway memproses informasi tesebut dan selanjutnya dikirim ke WAP Device lewat protokol WAP.

Fungsi WAP gateway adalah:

a. Untuk meneruskan permintaan informasi dari ponsel menuju server

lewat HTTP Request dan sebaliknya, dari server menuju ke ponsel lewat HTTP Response.

b. Sebagai encoder dan decoder (sebagai modem), encoder adalah mengkodekan atau menerjemahkan isi web ke dalam format WML untuk mengurangi ukuran dan jumlah paket yang dikirim melalui jaringan wireless, sedangkan fungsi decoder adalah kebalikan dari fungsi encoder.

2.12.4.Layer Pada Protokol WAP

WAP telah dijadikan standar protokol internasional untuk transfer data internet bergerak dan dapat dioperasikan di atas semua sistem jaringan wireless. Protokol WAP terdiri atas 5 layer. Kelima layer

protokol WAP tersebut adalah:

1. Wireless Application Environment (WAE)

Wireless Application Environment ini memiliki fungsi dasar untuk menggabungkan World Wide Web (WWW) dengan teknologi telepon seluler. Objek pokok yang diterapkan pada WAE ini adalah mengatur operasi-operasi yang diterapkan oleh operator dan penyedia layanan untuk membangun aplikasi dan layanan yang dapat diraih melalui piranti wireless yang berbeda sehingga menghasilkan efisiensi dan data yang berguna. Layer ini mendukung 3 aplikasi, yaitu Wireless Mark-up Language (WML), WML-Script, dan Wireless Telephony Application (WTA). WML merupakan bahasa pemograman yang dikhususkan untuk terminal mobile. WML-Script merupakan pendukung antar muka pada WML seperti halnya Javascript pada HTML. WTA merupakan aplikasi yang dapat berupa format data, gambar, informasi kalender atau buku telepon.

2. Wireless Session Protocol (WSP), yaitu layer session yang mengkontrol lalu lintas aplikasi sebelum sampai ke layer WAE. WSP ini berfungsi memeriksa format data, konversi data, dan atau pengkodean yang ditansmisikan misalnya:

a. memeriksa kebenaran data antar user b. memeriksa nomor pesan yang dikirim c. mensinkronkan data transaksi

3. Wireless Transaction Protocol (WTP), yaitu layer transaksi dimana dilakukan cek apakah data berhasil dikirim atau belum dan melakukan pengiriman kembali sekiranya data tidak terkirim.

4. Wireless Transport Layer Security (WTLS), yaitu layer keamanan (security) dimana dilakukan enkripsi data untuk pengiriman data sensitif yang tidak dapat diketahui oleh umum. WTLS adalah protokol untuk keamanan data yang disesuaikan oleh standar industri Transport Layer Security (TLS) yang mendukung Secure Socket Layer (SSL). 5. Wireless Datagram Protocol (WDP), yaitu layer transport yang

merupakan interface protokol aplikasi dengan bearerservice (jaringan

wireless). Layer ini melakukan kontrol transmisi data, apakah menggunakan mekanisme UDP yang bersifat connectionless atau

mobile IP yang bersifat connection-oriented. 2.12.5.Keuntungan dan Kelemahan WAP

Beberapa keuntungan dan kelemahan standar WAP adalah sebagai berikut: Keuntungan standar WAP adalah:

1. Sangat ringkas

2. Kita bisa mengaksesnya dimana saja dan kapan saja dengan syarat ada sinyal telepon.

4. Media yang bisa menjalankan WAP sangat banyak diantaranya komputer, HP, PDA dan lain-lain yang mempunyai fasilitas WAP

browser dan layanan GPRS.

5. Aksesnya mudah dan dapat berdampak ke sektor yang lainnya.

6. WAP browser telah dapat digunakan pada banyak sistem operasi seperti Palmos, EPOC, WindowsCE, FIEXOS, OS/9, JavaOS dan sebagainya.

7. Informasi yang diberikan lebih banyak dibandingkan SMS yang hanya 160 karakter.

Kelemahan standar WAP adalah:

1. Keterbatasan power supply, layar tampilan dan memory.

2. Alat masukan yang minim. Beberapa karakter digabung dalam sebuah tombol.

3. Konfigurasi telepon seluler untuk layanan WAP masih sulit. 4. Tidak semua telepon seluler mendukung WAP.

Dokumen terkait