• Tidak ada hasil yang ditemukan

Jumlah Unit

Y = 3,512 + 0,352X 1 + 0,262 X Koefisien regresi X

2

1 (Pengembangan produk) bernilai positif 0,352 artinya bahwa pengaruh variabel ini searah dengan keputusan pembelian. Hal ini dimaknai bahwa variabel Pengembangan produk mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Koefisien regresi X2 (Sikap Konsumen) bernilai positif 0,62 artinya bahwa pengaruh variabel ini searah dengan keputusan pembelian. Hal ini dimaknai bahwa variabel sikap konsumen mempunyai pengaruh positif terhadap keputusan pembelian.

4.1.7.2 Koefisien Determinasi (R²)

Koefisien determinasi merupakan besaran yang menunjukkan besarnya variasi variabel dependen (Keputusan pembelian) yang dapat dijelaskan oleh variabel independen (pengembangan produk dan sikap konsumen). Dengan kata lain, koefisien determinasi ini digunakan untuk mengukur seberapa jauh variabel pengembangan produk

dan sikap konsumen dalam menerangkan variabel keputusan pembelian. Nilai koefisien determinasi ditentukan dengan nilai R square, dapat dilihat pada Tabel 4.12:

Tabel 4.9 Nilai Koefisien Determinasi (R Square)

Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate

1 .847a .717 .706 .59090

a. Predictors: (Constant), SIkapKonsumen, PengembanganProduk

b. Dependent Variable: KeputusanPembelian

Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)

Berdasarkan Tabel 4.9 nilai R Square adalah 0,717. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan variabel Pengembangan produk (X1) dan Sikap konsumen (X2) dapat menjelaskan variasi terhadap keputusan pembelian adalah 71.7%, sisanya sebesar 29,3% dijelaskan oleh variabel independen yang tidak diteliti seperti: promosi, harga.

4.1.7.3 Uji serempak/uji F

Uji serempak/uji F dilakukan untuk mengetahui pengaruh positif dan signifikan secara bersamaan variabel independen terhadap variabel dependen, dapat dilihat Tabel 4.10 :

Tabel 4.10 Hasil Pengujian Hipotesis Secara Serempak Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.

1 Regression 46.923 2 23.461 67.193 .000a

Residual 18.506 53 .349

Total 65.429 55

a. Predictors: (Constant), SIkapKonsumen, PengembanganProduk

b. Dependent Variable: KeputusanPembelian

Berdasarkan Tabel 4.10 di atas diperoleh hasil F Hitung 67,193 sedangkan F Tabel

pada α = 0,05 dengan derajat pembilang 2 dan derajat penyebut 43 diperoleh F tabel 3,21 dari hasil ini diketahui F hitung > F tabel, dan signifikansi 0,000 atau lebih kecil dari α =

0,05 jadi posisi titik uji signifikansi berada pada wilayah penolakan Ho atau dapat disimpulkan H1 diterima yang artinya bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan dari seluruh variabel independen yaitu variabel Pengembangan produk dan sikap konsumen secara bersama-sama terhadap variabel dependen keputusan pembelian.

4.1.7.4 Uji parsial

Hasil pengujian hipotesis secara parsial dapat dilihat pada Tabel 4.14 : Tabel 4.11 Hasil Uji Hipotesis Secara Parsial/Uji t Model

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

B Std. Error Beta t Sig.

1 (Constant) 3.512 .754 4.661 .000

PengembanganProduk .352 .072 .591 4.894 .000 SIkapKonsumen .262 .107 .297 2.459 .017 a. Dependent Variable: KeputusanPembelian

Sumber : Hasil Penelitian, 2012 (Data diolah)

Dari Tabel 4.11 di atas diperoleh hasil sebagai berikut:

1. Nilai t hitung untuk variabel Pengembangan produk (4,894) lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel (1,680), atau nilai sig t untuk variabel Pengembangan produk (0,000) lebih kecil dari alpha (0,05). Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolah Ho dan menerima H1 untuk variabel Pengembangan produk. Dengan demikian, secara parsial Pengembangan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini memberi arti bahwa Pengembangan produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Secara parsial variabel pengembangan produk yang dominan

berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Maksudnya adalah, variabel pengembangan produk lebih menentukan dalam mempengaruhi keputusan pembelian (Y).

2. Nilai t hitung untuk variabel sikap konsumen (2,459) lebih besar dibandingkan dengan nilai t tabel (1,680), atau nilai sig t untuk variabel sikap konsumen (0,017) lebih kecil dari alpha (0,05). Berdasarkan hasil yang diperoleh maka menolak H0

dan menerima H1 untuk variabel Sikap konsumen. Dengan demikian, secara parsial sikap konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Hal ini memberi arti bahwa sikap konsumen akan memberikan dampak pada keputusan pembelian.

4.2. Pembahasan

4.2.1. Pengaruh Pengembangan produk dan Sikap konsumen terhadap Keputusan pembelian

Hasil analisis data yang telah dilakukan, secara bersamaan pengembangan produk dan sikap konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian laptop merek Acer. Hal ini telihat dari jawaban responden untuk setiap masing-masing variabel lebih banyak menjawab setuju dan sangat setuju. Hal ini menunjukkan secara bersamaan variabel pengembangan produk dan sikap konsumen berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Mayoritas responden menyatakan setuju dan sangat setuju sebelum membeli produk laptop merek Acer, terlebih dulu mengevalusi produknya, Setelah melihat produk merek Acer respon responden adalah tertarik untuk membelinya dan percaya terhadap produk merek Acer setelah melihat kualitas produknya.

Koefisien determinasi (R square) menunjukan bahwa variabel pengembangan produk dan sikap konsumen yang diteliti mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap variabel keputusan pembelian sebesar 0,717 yang berarti bahwa variabel pengembangan produk dan sikap konsumen mampu menjelaskan pegaruhnya terhadap keputusan pembelian sebesar 71,7%. Artinya apabila pengembangan produk dan sikap konsumen sesuai dengan keinginan konsumen maka akan timbul dorongan dari dalam konsumen untuk memutuskan membeli produk Laptop Merek Acer, dan sisanya sebesar 28,3% dijelaskan oleh variabel bebas lainnya yang belum diteliti, seperti: promosi dan harga.

4.2.2. Pengaruh Pengembangan produk Terhadap Keputusan pembelian

Hasil hipotesis penelitian diperoleh bahwa pengembangan produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Mahasiswa Fakultas Ekonomi Nomensen Medan. Pengembangan produk sebagai penciptaan produk baru yang dapat dipasarkan dan proses merubah aplikasi untuk teknologi baru ke dalam produk yang dapat di pasarkan. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan pengembangan produk terhadap keputusan pembelian.

Menurut Lamb at.al (2001:78) “Pengembangan produk adalah Strategi pemasaran yang memerlukan penciptaan produk baru yang dapat dipasarkan, proses merubah aplikasi untuk teknologi baru ke dalam produk yang dapat di pasarkan. Hasil penelitian pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Nomensen Medan mayoritas responden menyatakan setuju dan sangat setuju dalam menggunakan laptop merek Acer, produk yang diciptakan sudah inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi, menggunakan

laptop merek Acer karena model yang diciptakan menarik perhatian, menggunakan laptop merek Acer karena telah di modifikasi produknya dari produk yang lama dan laptop merek Acer yang di gunakan sudah sesuai dengan keinginan saya. Hal ini menunjukkan pengembangan produk sangat diperlukan bagi kelangsungan hidup perusahaan dalam bersaing di pangsa pasar.

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka variabel pengembangan produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan melihat jawaban responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju dalam menggunakan laptop merek Acer produk yang diciptakan sudah inovatif sesuai dengan perkembangan teknologi, menggunakan laptop merek Acer karena model yang diciptakan menarik perhatian, menggunakan laptop merek Acer karena telah di modifikasi produknya dari produk yang lama dan laptop merek Acer yang saya gunakan sudah sesuai dengan keinginan saya.

4.2.3. Pengaruh Sikap konsumen Terhadap Keputusan pembelian

Hasil hipotesis penelitian diperoleh bahwa sikap konsumen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Mahasiswa Fakultas Ekonomi Nomensen Medan. Sikap konsumen sebagai memberikan tanggapan terhadap suatu objek baik disenangi ataupun tidak disenangi secara konsisten, hal tersebut dibuktikan dengan hasil analisis uji t yang menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan sikap konsumen terhadap keputusan pembelian.

Menurut Setiadi (2003:69) Sikap konsumen adalah mempelajari kecenderungan memberikan tanggapan terhadap suatu objek, baik disenangi ataupun tidak disenangi secara konsisten. sikap seseorang dalam menilai suatu obyek yang akan diminati dan

untuk dimiliki. Sikap konsumen sebagai suatu evaluasi yang menyeluruh dan memungkinkan seseorang untuk merespon dengan cara yang menguntungkan atau tidak terhadap obyek yang dinilai. Hasil penelitian ini mendukung penelitian terdahulu oleh Triany (2009) melakukan penelitian dengan judul : “Pengaruh Sikap Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Handphone Nokia (Survei Pada Pengunjung Nokia Care Bimasakti Malang). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalis pengaruh Sikap Konsumen terhadap keputusan pembelian. Metode penelitian yang digunakan dengan menggunakan model analisis regresi linear berganda. Dari hasil uji F diketahui sikap konsumen yang terdiri dari persepsi, perasaan, dan kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian Handphone Nokia dan berdasarkan uji t diketahui bahwa yang berpengaruh dominan adalah variabel perasaan terhadap keputusan pembelian Handphone Nokia di Care Bimasakti.

Sikap konsumen adalah inti dari rasa suka dan tidak suka bagi orang, kelompok situasi, objek, dan ide-ide tidak berwujud tertentu dan ekspresi perasaan yang berasal dari dalam diri individu yang mencerminkan seseorang senang atau tidak senang, setuju atau tidak setuju terhadap suatu objek. Kepercayaan konsumen terhadap suatu produk bahwa produk tersebut memiliki atribut adalah akibat dari pengetahuan konsumen.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh maka variabel sikap konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian, dengan melihat jawaban responden yang menyatakan setuju dan sangat setuju dalam membeli produk laptop merek Acer, kosumen terlebih dulu mengevalusi produknya, setelah kosumen melihat produk merek Acer respon konsumen adalah tertarik untuk membelinya dan kosumen percaya terhadap produk merek Acer setelah melihat kualitas produknya

BAB V

Dokumen terkait