PENGARUH KOMPETENSI, INDEPENDENSI, ETIKA AUDITOR, TIME BUDGET PRESSURE DAN DUE PROFESSIONAL CARE
TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK
DI MEDAN
SKRIPSI
Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi
OLEH :
NURLAILY RIZKI NIM. 7111620004
FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
i ABSTRAK
Nurlaily Rizky, NIM. 7111620004. Pengaruh Kompetensi, Independensi, Etika Auditor, Time Budget Pressure dan Due Professional Care terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Publik di Medan. Skripsi, Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan, 2016
Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah apakah terdapat pengaruh secara simultan antara kompetensi, independesi, etika auditor, time
budget pressure dan due profesional care terhadap kualitas audit. Penelitian ini
bertujuan untuk menguji pengaruh secara simultan antara kompetensi, independesi, etika auditor, time budget pressure dan due profesional care terhadap kualitas audit.
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja pada kantor akuntan publik yang terdapat di kota Medan dengan cara menyebarkan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t atau parsial dan uji F atau simultan dengan menggunakan SPSS versi 18.0.
Hasil perhitungan menunjukkan nilai thitung kompetensi 1,788 > ttabel 1,677,
nilai thitung independensi 3,200 > ttabel 1,677, nilai thitung etika auditor 4,001 > ttabel
1,677, nilai thitung time budget pressure 3,371 > ttabel 1,677, dan nilai thitung due
professional care 2,358 > ttabel 1,677. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai Fhitung
sebesar 4,188 sedangkan nilai Ftabel 3,195 (4,188 > 3,195) dengan signifikan
(0,004 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa kompetensi, independensi, etika auditor, time budget pressure, dan due professional care secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit.
Kesimpulan penelitian ini adalah kompetensi, indepenpensi, etika auditor,
time budget pressure dan due professional care berpengaruh terhadap kualitas
audit pada kantor akuntan publik di Medan.
i ABSTRACT
Nurlaily Rizky, NIM. 7111620004. The Influence of Competence, Independence, Auditor Ethique, Time Budget Pressure and Due Professional Care against Audit Quality at Public Acountant Office in Medan. Skripsi, Department of Accounting, Faculty of Economics, University of Medan, 2016.
The problem in this research is there the influence simulatenously among competence, independence, auditor ethique, time budget pressure and due profesional care against audit quality. This research aims to test the influence simultaneously among competence, independence, auditor ethique, time budget pressure and due profesional care against audit quality.
The population used in this research is all auditors that work at public accountant office in Medan by spreading questionnaire.The data analysis technique used is t-test or parsial and F-test or simultan by using SPSS version 18.0.
The result of calculation shows that the value of ttest for competence 1.788
> ttable 1.677, the value of tcalculation for independence 3.200 > ttable 1.677, the value
of tcalculation auditor ethique 4.001 > ttable 1.677, the value tcalculation time budget
pressure 3,371 > ttable 1,677, and nilai tcalculation due professional care 2,358 > ttable
1,677. From the result of calculation it is obtained that the value of Fcalculation as
amount 4.188 meanwhile the value of Ftable 3.195 (4.188 > 3.195) with
significance (0.004 < 0.05) so it could be concluded that competence, independence, auditor ethique, time budget pressure, and due professional care simultaneously has influenced significantly against audit quality.
The conclusion of this research is that competence, independence, auditor ethique, time budget pressure and due professional care have influenced against audit quality at public accountant office in Medan.
iii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillahirobbil’alamin, segala puji dan syukur penulis ucapkan kepada
Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi dengan judul “Pengaruh Kompetensi, Independensi, Etika
Auditor, Time Budget Pressure Dan Due Professional Care Terhadap Kualitas Audit pada Kantor Akuntan Public di Medan”.
Skripsi ini merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana
Ekonomi pada jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.
Selama studi dan pengerjaan penelitian ini penulis telah banyak mendapatkan bantuan
berupa masukan, saran, motivasi dan do’a dari berbagai pihak khususnya pihak
keluarga. Penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada kedua
orang tua saya, Ayahanda Abdul Karim Sembiring dan Ibunda Rosdiana Br. Ginting
atas semua kasih sayang, do’a, dan dukungan yang selalu Ayahanda dan Ibunda
berikan selama ini pada penulis. Sampai kapan pun cinta dan kasih sayang Ayahanda
dan Ibunda tidak akan pernah dapat penulis lupakan. Kemudian pada kesempatan ini
juga penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada:
1. Bpk Prof. Dr. Syawal Gultom M.Pd sebagai Rektor Universitas Negeri
Medan.
2. Bapak Prof. Indra Maipita M.Si, Ph.D, selaku Dekan Fakultas Ekonomi
iv
3. Bapak Dr. Eko Wahyu Nugrahadi, M.Si selaku Wakil Dekan I Fakultas
Ekonomi Universitas Negeri Medan.
4. Bapak Muhammad Ishak, SE, M.Si, Ak. CA selaku Ketua Jurusan Akuntansi
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.
5. Bapak Dr. Nasirwan, SE, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Manajemen
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.
6. Bapak M. Ridha Habibi Z. SE, M.Si, Ak,CA selaku Dosen Pembimbing yang
telah memberikan arahan, bimbingan, motivasi, serta meluangkan waktu
selama proses penulisan skripsi ini.
7. Bapak Hermansyah Sembiring. SE, M.Si, Ak, CA sebagai Dosen Penguji
yang telah memberikan kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini
8. Bapak Muhammad Ishak, SE, M.Si, Ak. CA sebagai Dosen Penguji yang
telah memberikan kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini
9. Ibu Khairunnisa Harahap. SE, M.Si sebagai Dosen Penguji yang telah
memberikan kritik dan saran dalam penyusunan skripsi ini
10.Seluruh Dosen Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri
Medan yang telah banyak memberikan ilmu-ilmu kepada saya selama
menjadi mahasiswi.
11.Kakak Saya Nurainun, S.Pd, kakak saya Nila Tirta Sari, AMK, abang saya M
feri Sembiring, SP, adik saya Samsul Bahri di Binjai yang penuh dengan
kasih sayang dan pengorbanan baik secara doa, materil dan selalu memberi
v
12.Terimakasih untuk teman-teman seperjuangan saya yang sudah membantu
terkhusus LidIya Aku sadewa, Yossi Anissa, Ria Rukmana, Muammar
Habib, Aldy Barus, Randy dan teman-teman lainnya.
13.Terimakasih untuk teman-teman seangkatanku terkhusus Indri Sari, Wahyu
Nanda Pratama,Dhanton Panjaitan, Faldi Fajar dan Eko Matondang.
14.Terimakasih kepada bang Ricky yang sudah membantu saya dalam
menyusun administrasi.
15.terakhir, kepada semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu
yang telah memberikan dorongan bantuan dan bimbingan dalam
menyelesaikan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini jauh dari sempurna dan terdapat
kekurangan akibat segala keterbatasan yang dimiliki, untuk itu dengan segala
kerendahan hati penulis menerima kritik dan saran yang membantu dan
berguna untuk pengembangan diri bagi penulis dimasa yang akan datang.
Medan, Maret 2016 Penulis
Nurlaily Rizki
vi DAFTAR ISI
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING
ABSTRAK ... i
ABSTRACT ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
DAFTAR ISI ... vi
DAFTAR TABEL ... viii
DAFTAR GAMBAR ... ix
DAFTAR LAMPIRAN ... x
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1.Latar Belakang Masalah ... 1
1.2.Identifikasi Masalah ... 6
1.3.Batasan Masalah ... 7
1.4.Perumusan Masalah ... 7
1.5.Tujuan Penelitian ... 7
1.6.Manfaat Penelitian ... 8
BAB II KERANGKA TEORITIS ... 9
2.1.Landasan Teori ... 9
2.1.1. Konsep Auditing ... 9
2.1.2. Kompetensi ... 12
2.1.3. Independensi ... 14
2.1.4. Etika Auditor ... 14
2.1.5. Time Budget Pressure ... 16
2.1.6. Due Professional Care ... 18
vii
2.2. Penelitian Terdahulu... 20
2.3.KerangkaPemikiran ... 23
2.4. Hipotesis ... 26
BAB III METODE PENELITIAN ... 32
3.1.Variabel Penelitian Dan Defenisi Operasional Variabel ... 32
3.1.1. Variabel Penelitian ... 32
3.1.2. Definisi Operasional Variabel ... 32
3.2. Populasi dan Sampel ... 35
3.2.1. Populasi ... 35
3.2.2. Sampel... 36
3.3. Jenis dan Sumber Data ... 37
3.4. Metode Pengumpulan Data ... 37
3.5. Metode Analisis ... 38
3.5.1. Statistik Deskriptif ... 38
3.5.2. Uji Kualitas Data... 39
3.5.3. Uji Asumsi Klasik ... 39
3.5.4. Pengujian Hipotesis ... 41
BAB IVHASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 44
4.1. Gambaran Umum dan Responden ... 44
4.2. Pembahasan Hasil Penelitian ... 48
4.3. Pembahasan Temuan Penelitian ... 58
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 62
5.1. Kesimpulan ... 62
5.2. Saran ... 63
viii
DAFTAR TABEL
Tabel Halaman
2.1 PenelitianTerdahulu ... 22
3.1 Ringkasan Definisi Operasional ... 33
3.2 Daftar KAP di Medan Yang Terdaftar di DirektoriKAP 2014 ... 36
3.3 Nilai Jawaban ... 38
4.1 Nama KAP yang Terdaftar di Direktori KAP Tahun 2014 ... 44
4.2 Nama KAP yang mengisi kuesioner ... 45
4.3 Jumlah Sampel dan Tingkat Pengembalian ... 46
4.4 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin ... 46
4.5 Karakteristik Responden Berdasarkan Usia... 47
4.6 Karakteristik Responden Berdasarkan Lama Bekerja ... 47
4.7 Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 47
4.8 Hasil Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov ... 49
4.9 Uji Multikolinearitas ... 52
4.10 Hasil Koefisien Regresi Linear Berganda... 54
4.11 Uji t ... 55
4.12 Uji F ... 57
ix
DAFTAR GAMBAR
Gambar Halaman
2.1 Kerangka Pemikiran Teoritis ... 26
4.1 Histogram Kurva Normal ... 50
4.2 Grafik Normalitas Data ... 51
x
DAFTAR LAMPIRAN
1
BAB I PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah
Salah satu manfaat dari jasa akuntan publik adalah memberikan informasi yang akurat
dan dapat dipercaya untuk pengambilan keputusan. Laporan keuangan yang telah diaudit oleh
akuntan publik kewajarannya lebih dapat dipercaya dibandingkan laporan keuangan yang tidak
atau belum diaudit. Para pengguna laporan audit mengaharapkan bahwa laporan keuangan yang
telah diaudit oleh akuntan publik bebas dari salah saji material, dapat dipercaya kebenarannya
untuk dijadikan sebagai dasar pengambilan keputusan dan telah sesuai dengan prinsip-prinsip
akuntansi yang berlaku di Indonesia. Oleh karena itu diperlukan suatu jasa profesional yang
independen dan obyektif (yaitu akuntan publik) untuk menilai kewajaran laporan keuangan yang
disajikanoleh manajemen. Profesi akuntan publik merupakan profesi kepercayaan masyarakat.
Dari profesi akuntan publik, masyarakat mengharapkan penilaian yang bebas dan tidak memihak
terhadap informasi yang disajikan oleh manajemen perusahaan dalam laporan keuangan
(Mulyadi 2008:3).
Profesi akuntan publik bertanggungjawab untuk menaikkan tingkat keandalan laporan
keuangan perusahaan, sehingga masyarakat memperoleh informasi laporan keuangan yang andal
sebagai dasar pengambilan keputusan.Adapun pertanyaan dari masyarakat tentang kualitas audit
yang dihasilkan oleh akuntan publik semakin besar setelah terjadi banyak skandal yang
melibatkan akuntan publik baik diluar negeri maupun di dalam negeri. Skandal di dalam negeri
terlihat dari akan diambilnya tindakan oleh Majelis Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI)
terhadap 10 Kantor Akuntan Publik yang diindikasikan melakukan pelanggaran berat saat
mengaudit bank-bank yang dilikuidasi pada tahun 1998. Selain itu terdapat kasus keuangan dan
2
manajerial perusahaan publik yang tidak bisa terdeteksi oleh akuntan publik yang menyebabkan
perusahaan didenda oleh Bapepam (Winarto, 2005 dalam Christiawan 2003).
Fenomena yang sering terjadi adalah banyaknya kasus perusahaan yang jatuh karena
kegagalan bisnis yang dikaitkan dengan kegagalan auditor. Hal ini mengancam kredibilitas
laporan keuangan. Ancaman ini selanjutnya mempengaruhi persepsi masyarakat, khususunya
pemakai laporan keuangan atas kualitas audit. Kualitas audit ini penting karena kualitas audit
yang tinggi akan menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya sebagai dasar
pengambilan keputusan.
Dalam melaksanakan audit, auditor harus bertindak sebagai seorang ahli di bidang
akuntansi dan auditing. Pencapaian keahlian dimulai dengan pendidikan formal, yang
selanjutnya diperluas melalui pengalaman dan praktek audit (SPAP, 2001). Selain itu, auditor
harus menjalani pelatihan teknis yang cukup yang mencakup aspek teknis maupun pendidikan
umum. Kusharyanti (2003) mengatakan bahwa untuk melakukan tugas pengauditan, auditor
memerlukan pengetahuan pengauditan (umum dan khusus), pengetahuan mengenai bidang
auditing dan akuntansi serta memahami industri klien. Dalam melaksanakan audit, auditor harus
bertindak sebagai seorang ahli dalam bidang akuntansi dan auditing. Pencapaian keahlian
dimulai dengan pendidikan formal, yang selanjutnya melalui pengalaman dan praktek audit
(SPAP, 2001). Selain itu auditor harus menjalani pelatihan teknis yang cukup yang mencakup
aspek teknis maupun pendidikan umum.
Kualitas audit yang baik pada prinsipnya dapat dicapai jika auditor menerapkan
standar-standar dan prinsip-prinsip audit, bersikap bebas tanpa memihak (Independen), patuh kepada
hukum serta mentaati kode etik profesi. Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) adalah
3
berhubungan dengan penugasan dan independensi dalam sikap mental.Seorang auditor harus
secara terus-menerus mengikuti perkembangan yang terjadi dalam bisnis dan profesinya.
Seorang auditor harus mempelajari, memahami dan menerapkan ketentuan-ketentuan baru dalam
prinsip akuntansi dan standar auditing yang diterapkan oleh organisasi profesi.
Guna menunjang profesionalisme sebagai akuntan publik maka auditor dalam
melaksanakan tugas audit harus berpedoman pada standar audit yang ditetapkan oleh Ikatan
Akuntan Indonesia (IAI), yakni standar umum, standar pekerjaan lapangan dan standar
pelaporan. Di mana standar umum merupakan cerminan kualitas pribadi yang harus dimiliki oleh
seorang auditor yang mengharuskan auditor untuk memiliki keahlian dan pelatihan teknis yang
cukup dalam melaksanakan prosedur audit. Sedangkan standar pekerjaan lapangan dan standar
pelaporan mengatur auditor dalam hal pengumpulan data dan kegiatan lainnya yang
dilaksanakan selama melakukan audit serta mewajibkan auditor untuk menyusun suatu laporan
atas laporan keuangan yang diauditnya secara keseluruhan.
Namun selain standar audit, akuntan publik juga harus mematuhi kode etik profesi yang
mengatur perilaku akuntan publik dalam menjalankan praktik profesinya baik dengan sesama
anggota maupun dengan masyarakat umum. Kode etik ini mengatur tentang tanggung jawab
profesi, kompetensi dan kehatihatian profesional, kerahasiaan, perilaku profesional serta standar
teknis bagi seorang auditor dalam menjalankan profesinya.
Independensi merupakan sikap yang bebas dari pengaruh pihak lain (tidak dikendalikan
dan tidak bergantung pada pihak lain), secara intelektual bersikap jujur, dan objektif (tidak
memihak) dalam mempertimbangkan fakta dan menyatakan opininya (Mulyadi, 2008). Sikap
independen sangat dibutuhkan oleh seorang auditor eksternal dalam memberikan jasa audit yang
4
merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk menilai kualitas atau mutu dari jasa audit
yang dihasilkan.
Penggunaan kemahiran profesional dengan cermat dan seksama memungkinkan auditor
untuk memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material,
baik yang disebabkan oleh kekeliruan maupun kecurangan.
Penelitian ini mengacu pada penelitian sebelumnya yang telah dilakukan Rr. Siti Nur
Mawar Indah (2010). Peneliti tersebut menguji apakah terdapat pengaruh kompetensi dan
independensi terhadap kualitas audit. Terdapat Perbedaan penelitian ini dengan penelitian
sebelumnya.
Pertama, peneliti akan menambah tiga variabel independen berupa etika auditor, time
budget pressure dan due professional care. Pemilihan etika auditor adalah karena etika memiliki
peranan yang cukup penting, karena bila auditor memiliki etika yang baik maka dengan
sendirinya kualitas auditnya akan meningkat. Pemilihan time budget pressure adalah karena
yekanan anggaran waktu diperlukan bagi auditor dalam melaksanakan tugasnya untuk dapat
memenuhi permintaan klien secara tepat waktu dan menjadi salah satu kunci keberhasilan karir
auditor di masa depan. Sedangkan pemilihan due professional care karena kecermatan dan
keseksamaan dalam penggunaan kemahiran profesional menuntut auditor untuk melaksanakan
skeptisme profesional, yaitu suatu sikap auditor yang berfikir kritis terhadap bukti auditdengan
selalu mempertanyakan dan melakukan evaluasi terhadap bukti audit tersebut. Di dalam
penelitian ini, peneliti ingin mengetahui apakah etika auditor, time budget pressure dan due
professional care dapat mempengaruhi kualitas dari laporan audit.
Hal ini berbeda dengan penelitian sebelumnya yang hanya menguji pengaruh faktor
5
kualitas audit, sedangkan penelitian ini menguji faktor situasional lainnya yaitu etika auditor,
time budget pressure dan due professional care. Kedua, sampel yang digunakan dalam
penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di wilayah Medan,
sedangkan penelitian sebelumnya menggunakan sampel auditor yang bekerja di wilayah
Semarang. Alasan pemilihan kantor akuntan publik di Medan adalah karena salah satu KAP di
Medan bermasalah.
Berdasarkan uraian di atas, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan
judul sebagai berikut: ”Pengaruh Kompetensi, Independensi, Etika auditor, Time Budget Pressure dan Due Professional Care terhadap Kualitas Audit Pada Kantor Akuntan Publik
di Medan.”
1.2Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka yang menjadi indentifikasi masalah dalam
penelitian ini adalah:
1. Apakah terdapat pengaruh secara simultan antara kompetensi, independesi, etika auditor,
time budget pressure dan due profesional care terhadap kualitas audit?
2. Apakah dengan adanya perbedaan lokasi dan sampel penelitian akan mendapatkan hasil yang
sama atau berbeda dengan penelitian sebelumnya?
3. Apakah kompetensi berdasarkan pengetahuan (umum dan khusus) berpengaruh terhadap
kualitas audit?
4. Apakah etika auditor berpengaruh terhadap kualitas audit?
5. Variabel Independen manakah diantara kompetensi, independensi, etika auditor, time
budget pressure dan due professional care yang memiliki pengaruh paling dominan
6
1.3Batasan Masalah
Peneliti membatasi penelitian ini hanya pada pengaruh kompetensi, indpendensi, etika
auditor, time budget pressure dan due professional care terhadap kualitas audit pada Kantor
Akuntan Publik di Kota Medan.
1.4Perumusan Masalah
Dalam penelitian ini masalah yang ingin diteliti adalah:
1. Apakah kompetensi auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit?
2. Apakah independensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit?
3. Apakah etika auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit?
4. Apakah time budget pressure berpengaruh signifikan terhadap kualiatas audit?
5. Apakah due proffesinal care berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit?
6. Apakah kompetnsi, independensi, etika auditor, time budget pressure dan due professional
care berpengaruh secara simultan terhadap kualitas audit?
1.5Tujuan Penelitian
Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui apakah kompetensi auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas
audit.
2. Untuk mengetahui apakah independensi berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit.
3. Untuk mengetahui apakah etika auditor berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit.
4. Untuk mengetahui apakah time budget pressure berpengaruh signifikan terhadap kualitas
7
5. Untuk mengetahui apakah due professional care berpengaruh signifikan terhadap kualitas
audit.
6. Untuk mengetahui apakah kompetensi, independensi, etika auditor, time budget pressure
dan due professional care berpengaruh secara simultan terhadap kualitas audit.
1.6Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
1. Bagi peneliti
Diharapkan menambah pengetahuan peneliti mengenai pengaruh kompetensi, independensi,
etika auditor, time budget pressure dan due professional care terhadap kualitas audit pada
KAP di Medan.
2. Bagi peneliti selanjutnya
Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi untuk mengembangkan
hasil penelitian di masa mendatang.
3. Bagi UNIMED
Diharapkan penelitian ini dijadikan bahan literature dan kepustakaan mengenai pengaruh
kompetensi, independensi, etika auditor, time budget pressure dan due professional care
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1. Kesimpulan
Dari hasil penelitian, analisis data dan pembahasan pada bab-bab
sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Ada pengaruh kompetensi terhadap kualitas audit. Dapat dilihat dari nilai thitung
kompetensi sebesar 2,560 > ttabel 1,677 dengan nilai signifikan 0,012 < 0,05
maka Ho ditolak Ha diterima yang menunjukkan kompetensi berpengaruh
secara signifikan terhadap kualitas audit.
2. Ada pengaruh independensi terhadap kualitas audit. Dapat dilihat dari nilai
thitung independensi sebesar 2,270 > ttabel 1,677 dengan nilai signifikan 0,019 <
0,05 maka Ho ditolak Ha diterima yang menunjukkan independensi
berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit.
3. Ada pengaruh etika editor terhadap kualitas audit. Dapat dilihat dari nilai thitung
etika editor sebesar 2,089 > ttabel 1,677 dengan nilai signifikan 0,043 < 0,05
maka Ho ditolak Ha diterima yang menunjukkan etika editor berpengaruh
secara signifikan terhadap kualitas audit.
4. Ada pengaruh time budget pressure terhadap kualitas audit. Dapat dilihat dari
nilai thitung time budget pressure sebesar 3,841 > ttabel 1,677 dengan nilai
signifikan 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima yang menunjukkan time
budget pressure berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit.
5. Ada pengaruh due professional care terhadap kualitas audit. Dapat dilihat dari
nilai thitung due professional care sebesar 2,704 > ttabel 1,677 dengan nilai
63
signifikan 0,010 < 0,05 maka Ho ditolak Ha diterima yang menunjukkan due
professional care berpengaruh secara signifikan terhadap kualitas audit.
6. Dari hasil perhitungan diperoleh nilai Fhitung sebesar 95,606 sedangkan nilai
Ftabel 3,195 (95,606 > 3,195) dengan signifikan (0,000 < 0,05) sehingga dapat
disimpulkan bahwa kompetensi, independensi, etika auditor, time budget
pressure, dan due professional care secara simultan berpengaruh signifikan
terhadap kualitas audit.
5.1.1 Keterbatasan
Peneliti mengakui bahwa penelitian ini masih jauh dari kesempurnaan dan
masih terdapat keterbatasan-keterbatasan yang ada. Beberapa keterbatasan dalam
penelitian ini antara lain:
1. Peneliti tidak melakukan wawancara sehingga berkemungkinan pernyataan di
dalam daftar kuesioner salah interpretasi.
2. Responden kurang cukup waktu untuk menjawab butir-butir pernyataan dalam
kuesioner sehingga dapat mempengaruhi kualitas data yang diperoleh.
3. Penelitian ini didominasi oleh para auditor junior yang bekerja kurang dari tiga
tahun sebagai responden.
5.2. Saran
Dari hasil penelitian, analisis data, pembahasan dan kesimpulan yang telah
diambil, maka dapat dikemukakan saran sebagai berikut:
1. penelitian selanjutnya diharapkan peneliti melakukan wawancara atau terlibat
langsung dalam aktivitas KAP sehingga dapat diperoleh sampel penelitian
64
2. Penelitian selanjutnya harus melakukan waktu yang tepat dalam penyebaran
kuesioner, karena pada akhir tahun auditor melakukan tugas yang sibuk
sehingga tidak focus dalam menjawab kuesioner.
3. Menambah Jumlah variabel baru selain dalam penelitian ini agar lebih
mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi kualitas audit.
4. Penelitian selanjutnya disarankan lebih menggunakan auditor senior sebagai
responden untuk variabel – variabel penelitian ini.
5. Untuk meningkatkan kualitas audit sebainya perusahaan menjadikan
DAFTAR PUSTAKA
A.A Putu, Ratih Cahaya Ningsih dan P. Dyan Yaniartha S. (2013) Pengaruh
Kompetensi, Independensi, dan Time budget pressure Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris Pada KAP di Bali).
Agoes, Sukrisno. Auditing (Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Publik. Jilid 2, Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI, 2008.
Arif Tiro, (2005). Distribusi Analisis SPSS dan Regresi dalam Statistik. Penerbit Mandar Maju, Jakarta.
Badjuri Achmat. (2011). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kualitas
Audit Auditor Independen Pada Kantor Akuntan Publik (KAP) Di Jawa Tengah. Dinamika Keuangan dan Perbankan, November 2011, Halaman.
183-197. Vol. 3 No.2
Christiawan, Yulius Jogi. (2007). Kompetensi dan Independensi Akuntan Publik.
Refleksi Hasil Penelitian Empiris. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Vol.4
No. 2 (Nov) Hal. 79-92
Dea (2008). Pengaruh Independensi, Pengalaman Kerja, Due Profesional Care,
Akuntabilitas dan Kompetensi terhadap Kualitas Audit.
Harhinto, Teguh. (2005). Pengaruh Keahlian dan Independensi Terhadap
Kualitas Audit Studi Empiris Pada KAP di Jawa Timur. Semarang. Tesis
Maksi: Universitas Diponegoro.
Kusharyanti. (2007). Temuan penelitian mengenai kualitas audit dan
kemungkinan topik penelitian di masa datang”. Hal.25-60 Jurusan
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan, 2013, Buku Petunjuk Teknis Penelitian Proposal Penelitian Dan Penelitian Skrisi, Medan.
Law Tjun, dkk, (2012). Pengaruh Kompetensi Dan Independensi Auditor
Terhadap Kualitas Kualitas Audit . Jurnal Akuntansi Vol. 4 No.1 Mei
2012: 33-56
Muliani dan Bawono (2010) Pengaruh Independensi, Pengalaman, Due
Professional Care, dan Akuntabilitas terhadap Kualitas Audit pada KAP Big Four.
Nuraini (2009) Pengaruh Independensi Auditor, Pengalaman Auditor dan Etika
Auditor Terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Auditor KAP Di Jakarta)
Rahman (2009) Persepsi Auditor Mengenai Pengaruh Kompetensi,
Independensi, dan Due Professional Care terhadap Kualitas Audit.
Rr Putri Arsika Nirmala, Nur Cahyonowati (2013). Pengaruh Independensi,
Pengalaman, Due professional care, Akuntabilitas, Kompleksitas Audit, dan Time budget pressure terhadap Kualitas Audit. Jurnal Akuntansi Dan
Keuangan Vol.2 No.3 Halaman 1-13
Saripudin, dkk. (2012). Pengaruh Independensi, Pengalaman, Due Professional
Care Dan Akuntabilitas Terhadap Kualitas Audit (Survey Terhadap Auditor KAP Di Jambi Dan Palembang). E- Jurnal Binar Akuntansi Vol.1
No.1, September 2012
Simanjuntak (2008). Pengaruh Time budget pressure dan Risiko Kesalahan
terhadap Penurunan Kualitas Audit (Studi Empiris pada Auditor KAP di Jakarta).
Simanjuntak, Piter (2008). Pengaruh Time budget pressure dan Resiko
Kesalahan terhadap Penurunan Kualitas Audit (Reduced Audit Quality).
Universitas Diponegoro, Semarang.
Siti Nur Mawar Indah (2010). Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor
terhadap Kualitas Audit. (Studi Empiris Pada Auditor KAP di Semarang).
Semarang: Universitas DIponegoro
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta.
Teguh Harhinto (2004). Pengaruh Keahlian dan Independensi Auditor
terhadap Kualitas Audit.
Yosafat Beny Marsetyo Negoro (2011). Pengaruh Batasan Waktu Audit Dan Due
Professional Care Terhadap Kualitas Audit .Yogyakarta: Universitas