Insiden Cendawan Enthomopthorales Pada Kutu Putih Pepaya, Paracoccus Marginatus Williams & Granara De Willink (Hemiptera : Pseudococcidae) Pada Pertanaman Pepaya Di Bocor
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Aplikasi insektisida dengan bahan aktif imidakloprid secara tunggal dapat menurunkan populasi hama kutu putih pepaya hingga 40% setelah empat kali aplikasi,
Jumlah protein pada daun pepaya (8,0 g/100 g) (Astawan 2010) lebih tinggi dari pada ubi kayu (6,8 g/100 g) (Widianta & Deva 2008) dan jarak pagar, sehingga menyebabkan
Nimfa kutu putih pepaya instar kedua dicirikan oleh warna tubuh nimfa kutu putih jantan yang berwarna merah muda atau nimfa telah berumur sekitar 5 hari setelah telur
Dari hasil eksplorasi yang dilakukan di beberapa desa yang terletak di Kecamatan Dramaga dan Rancabungur, Kabupaten Bogor pada bulan Juli, Agustus, September,
Betina dewasa hidup lebih lama daripada jantan (Gambar 1). Kurva nilai reproduksi Vx) menunjukkan bahwa jumlah total nilai reproduksi untuk seluruh umur adalah
Hasil pengujian dianalisis dengan menggunakan program POLO PC (LeOra Software 1987) untuk mengetahui konsentrasi yang dapat mematikan 50% serangga uji (LC 50 ) dan LC 95
marginatus menunjukkan bahwa populasi nimfa pada Pepaya Lokal dengan pe- nyiraman setiap hari di bagian daun atas dari ta- naman memiliki jumlah populasi
Hasil pengujian dianalisis dengan menggunakan program POLO PC (LeOra Software 1987) untuk mengetahui konsentrasi yang dapat mematikan 50% serangga uji (LC 50 ) dan LC 95