KONKUREN
SI
NAMA : DWI SIWANTO
NPM :
15183207012
NAMA : PRIYA PATUR
PRASETYA
KONKURENSI
adalah proses-proses (lebih
dari satu proses) yang terjadi pada saat bersamaan.
Konkurensi merupakan landasan umum perancangan
sistem operasi. Proses-proses disebut konkuren jika
MASALAH-MASALAH YANG HARUS
DISELESAIKAN PADA PROSES KONKUREN
SAAT BERINTERAKSI
Mutual Exclusion
adalah jaminan hanya satu proses yang mengakses sumber daya pada satu interval waktu tertentu.
Sinkronisasi
Adalah Akses-akses yang dilakukan secara bersama-sama ke data yang sama, dapat menyebabkan data menjadi tidak konsisten.
Deadlock
adalah suatu kondisi dimana dua proses atau lebih tidak dapat meneruskan eksekusinya oleh pemroses.
Startvation
adalah keadaan dimana pemberian akses bergantian terus
Prinsip-prinsip Konkurensi
Alokasi waktu pemroses untuk proses-proses
Pemakaian bersama dan persaingan untuk mendapatkan sumber daya
Komunikasi antarproses
Konkurensi dapat muncul pada konteks
berbeda, antara lain
:
1. Banyak aplikasi (multiple application).
Multiprogramming memungkinkan banyak proses sekaligus dijalankan. Proses-proses dapat berasal dari aplikasi-aplikasi berbeda. Pada sistem
multiprogramming bisa terdapat banyak aplikasi sekaligus yang dijalankan di sistem komputer.
2. Aplikasi terstruktur.
Perluasan prinsip perancangan modular dan pemrograman terstruktur adalah suatu aplikasi dapat secara efektif diimplementasikan sebagai
sekumpulan proses. Dengan sekumpulan proses, maka tiap proses menyediakan satu layanan spesifik tertentu.
3. Struktur sistem operasi.
Keunggulan strukturisasi dapat juga diterapkan ke pemrograman
sistem. Beberapa sistem operasi aktual yang dipasarkan dan yang sedang dalam riset telah diimplementasikan sebagai sekumpulan proses. Sistem operasi bermodelkan client/server menggunakan pendekatan ini.
4. Untuk Strukturisasi Satu Proses.
Interaksi Antar Proses.
Pada sistem dengan banyak proses (kongkuren), terdapat 2
katagori interaksi, yaitu:
1. Proses-proses Saling Tidak Peduli (Independen).
Proses-proses ini tidak dimaksudkan untuk bekerja untukmencapai tujuan tertentu. Pada multiprogramming dengan proses-proses independen, dapat berupa batch atau sesi interaktif, atau campuran keduanya.
2. Proses-proses Saling Mempedulikan Secara Tidak Langsung.
Proses-proses tidak perlu saling mempedulikan identitas proses-proses lain, tapi sama-sama mengakses objek tertentu, seperti buffer