• Tidak ada hasil yang ditemukan

VIRTUAL MEMORI fix presentasi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "VIRTUAL MEMORI fix presentasi"

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

VIRTUAL

MEMORI

 Akbar Giffary

 Ananda Putri Syaviri

(2)

Konsep dasar memori virtual

 Teknik yang memisahkan memori logika user dari memori fisik.

 Juga merupakan teknik pemetaan memori yang melibatkan memori sekunder, umumnya disk.

 Secara sistem logika, ukuran memori lebih besar daripada ukuran memori utama secara fisik.

 Programmer tidak perlu khawatir jumlah memori fisik yang tersedia, sehingga dapat berkonsentrasi pada permasalahan pemrograman.

 Melibatkan mekanisme swapping

(3)
(4)
(5)

Lanjutan …

Image proses akan diinisialisasi di area swap space, yaitu

suatu lokasi di media penyimpan sebagai ekstensi memori

utama.

Swap space dapat berupa suatu berkas atau partisi khusus,

dan unit terkecilnya disebut page.

Pengalihan page dari swap space ke memori utama

menggunakan teknik lazy swapper, yaitu hanya page

(6)

Keuntungan

 Lebih sedikit memori yang diperlukan per proses.

 Manual folding (overlay) dieleminasi untuk menjalankan program-program besar

 System response menjadi lebih cepat, karena tidak semua bagian image proses perlu dialokasikan ke memori utama,

 proses dapat dieksekusi lebih cepat.

 Lebih banyak proses yang dapat dijalankan

(7)

Ada 2 metode yang populer dalam implementasi

memori virtual :

1. Paging

(8)

Demand Pagging

 Demand paging adalah sistem paging dengan swapping.

 Page diletakkan di memori hanya jika diperlukan. Hal ini menyebabkan kebutuhan  I/O lebih rendah, kebutuhan memori lebih rendah, respon lebih cepat dan lebih

banyak

 user yang menggunakan.

 Jumlah frame di memori utama tergantung tingkat multiprogramming .

semakin tinggi tingkat multiprogramming, semakin sedikit jatah frame untuk tiap proses

 Menggunakan bit valid/invalid di page table

(9)

 proses disimpan di memori sekunder (disk).  - Jika akan dieksekusi dipindahkan (swap)

ke memori.

 - Lazy Swapper --> swapping bila page

tersebut akan digunakan yang artinya

sebuah page tidak pernah ditukar ke memori kecuali page diperlukan.

 - Backing store --> page yang sedang tidak

berada di memori, lalu dibawa ke memori.

 - Valid-invalid bit --> membedakan antara

page pada memori dengan page pada disk.

 - Valid --> jika tabel page untuk page berada

di memori.

 - Invalid --> jika tabel page untuk page yang

(10)
(11)

Lanjutan…

 Perangkat keras yang dibutuhkan untuk mendukung demand paging sama dengan perangkat keras untuk sistem paging dengan swapping yaitu

Tabel page : tabel mempunyai kemampuan untuk memberi entry bit

valid-invalid atau nilai khusus untuk bit proteksi .

Memori sekunder : digunakan untuk membawa page yang tidak di memori

(12)

Unjuk Kerja Demand Paging

(mekanisme)

 Jumlah frame di memori utama tergantung tingkat multiprogramming .

semakin tinggi tingkat multiprogramming, semakin sedikit jatah frame untuk tiap proses

 Menggunakan bit valid/invalid di page table

misal: bit 1 berada di memori utama bit 0 berada di swap space

 Jika berstatus invalid, maka trap page fault akan dibangkitkan agar ditangani

lebih lanjut oleh rutin SO yaitu: page fault handler.

 Rutin page fault handler akan menangani operasi swap-in terhadap page yang

(13)
(14)

1. Sistem operasi melihat tabel untuk menentukan jika acuan invalid maka

proses dihentikan dan page sedang tidak berada di memori.

2. Jika acuan invalid dilakukan trap ke sistem operasi.

3. Sistem mencari frame kosong

4. Sistem melakukan proses swapping ke frame bebas.

5. Tabel page di-reset, bit valid-invalid diset 1 atau valid

(15)

Page Replacement

Secara umum, algoritma dapat dibagi dua:  Global Replacement

Victim frame dapat dipilih dari semua frame yang ada

 Local Replacement

(16)
(17)

Algoritma Page Replacement

Algoritma FIFO (First In First Out)

Algoritma Optimal

(18)

Algoritma Page Replacement

 Algoritma LRU

(19)

Algoritma Page Replacement

 Algoritma FIFO

(20)

Algoritma Page Replacement

 Algoritma Optimal

page yang diganti adalah page yang baru akan dipanggil lagi pada waktu yang masih lama.

(21)

Pengalokasian Frame

 Pengalokasian tiap-tiap proses bervariasi tergantung pada tingkat multiprogramming

 Jika tingkat multiprogramming nya semakin tinggi, maka proses akan kehilangan beberapa frame

(22)

Pengalokasian Frame

 Alokasi sama rata (equal allocation)

Tiap proses mendapat jumlah frame sama banyak

 Alokasi proporsional (proporsional allocation)

Tiap proses mendapat jumlah frame sesuai dengan besarnya image proses itu.

 Alokasi berprioritas (priority allocation)

(23)

Thrashing

Thrashing --> kegiatan aktifitas paging yang tinggi.

- jika menghabiskan lebih banyak waktu untuk paging dari pada eksekusi.

(24)

SEGMENTASI

Selektor pada register segmen menyediakan indeks untuk memory resident table yang berisi segment descriptor

(25)
(26)

Lanjutan....

Sebagai contoh kita mempunyai nomor segmen dari 0 sampai dengan 4. Segmen-segmen ini disimpan dalam suatu memori fisik. Tabel Segmen-segmen berisi data untuk

masing-masing segmen, yang memberikan informasi tentang awal alamat dari

(27)

Gambar

Gambar 8-1 : Memori virtual lebih besar daripada memori fisik

Referensi

Dokumen terkait

Page number (p): merupakan indeks dalam tabel yang berisi base address dari tiap page dalam memori fisik Page offset (d): menunjukkan lokasi address memori. 30 Page offset

-   statis, berisikan page table yang merujuk ke page pada memori fisik, penerjemahan dari fisik ke virtual terjadi ketika kode kernel dijalankan.    isi : kernel utama,

Unit memori yang menyimpan page disebut page frame (kerangka frame), atau juga disebut block, untuk membedakan mereka dengan page virtual. Untuk sistem yang

 Apabila word yang berurutan berada dalam bank yang berbeda, maka system penyimpanan bila dilengkapi dengan putaran yang cocok dapat melengkapi akses memori yang berurutan,

Retrieval dalam memori jangka pendek: Proses mengingat dalam memorijangka pendek tidak terlalu lama karena kapasitas memori yang terbatas.Untuk mengingat memori jangka pender

yang dapat berada dalam memori jangka pendek. • Ingatan jangka pendek terdiri dari

• Karena setiap program user dapat menggunakan memori fisik yang lebih kecil, pada waktu yang sama dapat menjalankan lebih banyak program1. • I/O yang lebih sedikit diperlukan

• Tidak semua halaman dari sebuah proses perlu ada di memori (prinsip lokalitas) • Hanya halaman yang diperlukan yang dimuat ke memori. • Kesalahan Halaman