• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pupuk Organik Cair Dan Agensia Hayati Terhadap Pencegahan Penyakit Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) Sacc.) Pada Pembibitan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Pengaruh Pupuk Organik Cair Dan Agensia Hayati Terhadap Pencegahan Penyakit Antraknosa (Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) Sacc.) Pada Pembibitan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1.  Colletotrichum gloeosporioides
Tabel 1. Beda Uji Rataan Intensitas Serangan Colletotrichum gloeosporioides               pada perlakuan Pupuk Organik Cair (P) untuk setiap waktu pengamatan  (%)
Tabel 2. Beda Uji Rataan Intensitas Serangan Colletotrichum gloeosporioides (%) pada perlakuan Agensia Hayati (A) untuk setiap waktu pengamatan (MST)
Tabel 3. Beda Uji Rataan Intensitas Serangan Colletotrichum gloeosporioides (%) pada Interaksi Pupuk Organik Cair (P) dan Agensia Hayati (A) untuk setiap waktu pengamatan (MST)

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian pupuk organik cair dan NPK 17:17:17 tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 3 sampai 10 MSPT, hal ini disebabkan dosis kedua pupuk tidak dapat

Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian rootone f dan pupuk organik cair dengan lama perendaman ZPT dan beberapa konsentrasi yang

Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa pemberian pupuk organik cair 50 ml/l dan pupuk kompos kulit buah kakao 150