• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penambahan Nilai Chicken Carcass Meat (CCM) melalui Pengembangan Produk Baru Perkedel Ayam Berkalsium di PT. Charoen Pokphand Indonesia-Chicken Processing Plant, Cikande-Serang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penambahan Nilai Chicken Carcass Meat (CCM) melalui Pengembangan Produk Baru Perkedel Ayam Berkalsium di PT. Charoen Pokphand Indonesia-Chicken Processing Plant, Cikande-Serang"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Irene Yulientin
  • Pengajar:
    • Dr. Ir. Adil Basuki Ahza, MS
    • Lukman Hakim S., STP
  • Sekolah: Institut Pertanian Bogor
  • Mata Pelajaran: Ilmu dan Teknologi Pangan
  • Topik: Penambahan Nilai Chicken Carcass Meat (CCM) melalui Pengembangan Produk Baru Perkedel Ayam Berkalsium di PT. Charoen Pokphand Indonesia-Chicken Processing Plant, Cikande-Serang
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2006
  • Kota: Bogor

I. PENDAHULUAN

Bagian ini menjelaskan latar belakang penelitian yang berfokus pada pemanfaatan Chicken Carcass Meat (CCM) sebagai bahan baku dalam pembuatan perkedel ayam berkalsium. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan nilai tambah pada CCM dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, terutama dalam hal kalsium. Selain itu, bagian ini juga merangkum tujuan penelitian dan manfaat yang diharapkan dari pengembangan produk baru ini.

1.1. LATAR BELAKANG

Latar belakang penelitian ini menyoroti pentingnya pengolahan karkas ayam yang menyisakan daging bernilai ekonomis. Proses pemisahan daging dapat dilakukan secara manual atau mekanik, dan hasil mekanik dikenal sebagai CCM. Meskipun CCM tidak populer di kalangan konsumen, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai ekonomisnya melalui inovasi produk perkedel ayam yang kaya kalsium.

1.2. TUJUAN

Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai tambah CCM dalam produk perkedel ayam berkalsium, menentukan formulasi terbaik, serta menganalisis biaya produksi. Penelitian ini juga bertujuan untuk melatih keterampilan mahasiswa dalam aplikasi ilmu dan teknologi pangan di industri.

1.3. MANFAAT

Manfaat dari penelitian ini mencakup peningkatan nilai gizi produk perkedel ayam yang dihasilkan, serta memberikan solusi untuk masalah defisiensi kalsium di masyarakat. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi industri makanan dan kesehatan masyarakat.

II. TINJAUAN UMUM PERUSAHAAN

Bagian ini memberikan gambaran tentang PT. Charoen Pokphand Indonesia sebagai perusahaan yang menjadi lokasi penelitian. Tinjauan ini mencakup sejarah perusahaan, lokasi, dan pengelolaan sumber daya yang ada di dalam perusahaan, yang relevan untuk memahami konteks penelitian dan pengembangan produk.

2.1. SEJARAH SINGKAT PERUSAHAAN

Sejarah PT. Charoen Pokphand Indonesia dimulai pada tahun 1972, dengan fokus pada produksi pakan ternak dan pengolahan daging ayam. Perusahaan ini telah berkembang pesat dan kini memiliki berbagai sertifikasi yang menunjukkan komitmen terhadap kualitas produk. Sejarah ini penting untuk memahami latar belakang industri dan potensi inovasi yang dapat dilakukan.

2.2. LOKASI DAN TATA LETAK PERUSAHAAN

Perusahaan berlokasi di Cikande, Serang, Banten, dengan fasilitas yang mencakup berbagai plant untuk pemotongan dan pengolahan ayam. Tata letak fasilitas mendukung efisiensi operasional dan penting untuk proses produksi perkedel ayam berkalsium.

2.3. PENGELOLAAN SUMBER DAYA

Pengelolaan sumber daya manusia dan prasarana di PT. Charoen Pokphand Indonesia sangat penting untuk keberhasilan produksi. Terdapat sistem manajemen yang baik, yang mencakup pelatihan karyawan dan penggunaan teknologi modern untuk meningkatkan kualitas produk.

III. TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan pustaka ini mencakup konsep-konsep dan teori-teori yang mendasari penelitian ini, termasuk definisi perkedel ayam, CCM, serta komponen nutrisi yang terkandung dalam produk. Tinjauan ini memberikan dasar teoritis yang kuat untuk pengembangan produk baru.

3.1. PERKEDEL AYAM

Perkedel ayam merupakan makanan khas Indonesia yang terbuat dari campuran kentang dan daging. Inovasi dalam pembuatan perkedel ini bertujuan untuk meningkatkan nilai gizi dengan menambahkan CCM dan kalsium laktat, sehingga dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat.

3.2. CHICKEN CARCASS MEAT (CCM)

CCM adalah produk yang dihasilkan dari pemisahan daging ayam secara mekanik. Meskipun tidak populer, CCM memiliki potensi sebagai bahan baku yang ekonomis dan bergizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaannya dalam produk perkedel.

3.3. DAGING AYAM

Daging ayam merupakan sumber protein yang baik dan memiliki kandungan nutrisi yang tinggi. Penelitian ini menekankan pentingnya pemilihan bahan baku yang berkualitas untuk menghasilkan produk yang sehat dan bergizi.

3.4. KALSIUM DAN KALSIUM LAKTAT

Kalsium adalah mineral penting untuk kesehatan tulang dan gigi. Kalsium laktat dipilih sebagai bahan tambahan karena kelarutannya yang baik dan harga yang terjangkau. Penambahan kalsium laktat dalam produk diharapkan dapat meningkatkan nilai gizi perkedel.

IV. METODOLOGI PENELITIAN

Metodologi penelitian ini mencakup langkah-langkah yang diambil untuk mencapai tujuan penelitian, termasuk pemilihan bahan, alat, dan teknik pengolahan yang digunakan. Metodologi yang tepat sangat penting untuk memastikan hasil yang valid dan dapat diandalkan.

4.1. BAHAN DAN ALAT

Bahan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi CCM, kentang, dan kalsium laktat. Alat yang digunakan mencakup mesin pengolah, penggoreng, dan alat uji organoleptik. Pemilihan bahan dan alat yang tepat sangat penting untuk keberhasilan penelitian.

4.2. METODOLOGI

Metodologi penelitian mencakup pengujian formulasi, analisis proksimat, dan uji organoleptik. Setiap langkah dirancang untuk mengevaluasi kualitas dan penerimaan produk oleh konsumen. Pendekatan ini memberikan data yang diperlukan untuk membuat keputusan yang tepat dalam pengembangan produk.

V. HASIL DAN PEMBAHASAN

Bagian ini menyajikan hasil dari penelitian yang dilakukan, termasuk analisis proksimat, uji organoleptik, dan evaluasi biaya produksi. Hasil ini memberikan wawasan tentang efektivitas formulasi yang diuji dan potensi produk di pasar.

5.1. PENELITIAN PENDAHULUAN

Hasil penelitian pendahuluan menunjukkan komposisi kimia CCM dan pengujian awal untuk menentukan formula yang tepat. Analisis ini penting untuk memahami karakteristik bahan baku yang digunakan dalam pembuatan perkedel.

5.2. PENELITIAN LANJUTAN

Penelitian lanjutan mencakup pengujian berbagai formula perkedel ayam berkalsium dan analisis penerimaan konsumen. Hasil uji organoleptik menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan dapat diterima dengan baik oleh konsumen, yang menunjukkan potensi pasar yang baik.

VI. KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan produk perkedel ayam berkalsium sebagai solusi untuk meningkatkan nilai tambah CCM dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup eksplorasi lebih lanjut tentang varian produk dan analisis pasar yang lebih mendalam.

6.1. KESIMPULAN

Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa CCM dapat dimanfaatkan secara efektif dalam pembuatan perkedel ayam berkalsium. Produk ini tidak hanya meningkatkan nilai gizi tetapi juga menawarkan alternatif yang lebih terjangkau bagi konsumen.

6.2. SARAN

Saran untuk penelitian selanjutnya termasuk eksplorasi lebih lanjut mengenai variasi rasa dan tekstur produk, serta analisis pasar untuk memahami preferensi konsumen yang lebih baik. Penelitian lebih lanjut juga dapat membantu dalam pengembangan produk yang lebih inovatif.

Gambar

Tabel 1. Komposisi kimia CCM/MDM mentah per 100 gram bahan
Tabel 2.
Tabel 4. Sifat-Sifat Beberapa Jenis Garam Kalsium
Gambar 2.
+7

Referensi

Dokumen terkait