LAPORAN KERJA PRAKTEK
RANCANG BANGUN APLIKASI SIRKULASI PERPUSTAKAAN SMA GIKI 1 SURABAYA BERBASIS DESKTOP
Oleh:
Nama : Yohanes Tjitra Hadi K
Nim : 09.41010.0068
Program : S1 (Strata Satu) Jurusan : Sistem Informasi
SEKOLAH TINGGI
MANAJEMEN INFORMATIKA & TEKNIK KOMPUTER SURABAYA
vi ABSTRAK
Sistem sirkulasi adalah suatu sistem yang dapat menangani semua bentuk kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan pemanfaatan, pengguna koleksi perpustakaan dengan tepat guna dan tepat waktu untuk kepentingan pengguna jasa perpustakaan.
Sebagai instansi yang bergerak di bidang pendidikan diwilayah surabaya perpustakaan adalah salah satu bagian penting dalam civitas ini, SMA GIKI 1 Surabaya tentu saja harus memiliki sistem sirkulasi yang dapat menunjang kinerja agar proses sirkulasi perpustakaan dapat secara cepat di dalam perpustakaan menjadi tepat dan mudah, hal ini dapat berdampak positif bagi para pengguna jasa layanan ini yaitu seluruh anggota perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya.
Permasalahan dalam kerja praktek ini adalah bagaimana merancang dan membuat aplikasi berbasis .NET untuk Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya dengan menggunakan Visual Studio 2005. Sehingga akan diperoleh suatu aplikasi yang dinamis, dalam arti mampu melakukan operasi insert, update, dan report terhadap data-data persediaan yang ada di perusahaan tersebut.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang
Sekolah merupakan tempat dimana proses belajar mengajar yang bertujuan
untuk menghasilkan generasi muda yang cerdas guna melanjutkan ke jenjang
yang lebih tinggi. Dan untuk menunjang lulusan dari sekolah yang berkualitas,
didalam sekolah harus menyediakan tempat dimana sumber ilmu dan informasi
dalam bentuk buku dan sebagainya. Tempat tersebut adalah perpustakaan, ditiap
sekolah pasti memiliki tempat yang bernama perpustakaan termasuk di SMA
GIKI 1 Surabaya.
Masalah perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya merupakan bagian yang
menunjang perkembangan pengetahuan dari civitas yang ada pada instansi
pendidikan di SMA GIKI 1 Surabaya. Dengan bertambahnya data yang masuk di
perpustakaan membutuhkan penanganan yang ekstra untuk pengerjaannya, seperti
saat penerimaan siswa baru. Dibutuhkan penanganan yang cepat untuk pengerjaan
input data siswa baru sebagai anggota perpustakaan yang baru, juga data anggota
lama harus diupdate.
Pada perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya, sistem cukup tertata rapi dalam
pencatatan akan tetapi terdapat dalam pengerjaannya ada proses yang dilakukan
berulang kali. Sehingga membuat pengerjaan dan maintenance data oleh petugas
perpustakaan memakan waktu lama. Selain itu untuk pembuatan laporan tidak
bisa dibuat untuk tiap-tiap periode.
Dengan adanya aplikasi perpustakaan yang baru diharapkan dapat
memudahkan pengerjaan maintenance data anggota, proses sirkulasi (peminjaman
dan pengembalian), juga pelaporan denda di perpustakaan SMA GIKI 1
Surabaya.Sehingga proses dapat dilakukan dengan cepat.
2
1.2Perumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan suatu masalah.
Perumusan masalah tersebut dijabarkan dibawah ini:
Bagaimana merancang bangun aplikasi sirkulasi perpustakaan berbasis
dekstop yang dapat menangani maintenance data anggota, peminjaman,
pengembalian, dan pelaporan denda setiap periodenya.
1.3Batasan Masalah
Dalam membuat aplikasi diperlukan pembatasan agar tidak menyimpang dari
yang diambil. Pembatasan aplikasi perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya
dijelaskan di bawah ini:
1. Aplikasi ini hanya menghitung biaya denda keterlambatan anggota saat
pengembalian koleksi.
2. Aplikasi ini dibuat dengan sistem desktop dengan bahasa pemrograman
VB.net dan database SQL Server
3. Aplikasi ini menangani maintenance data anggota, peminjaman,
pengembalian, dan denda keterlambatan.
4. Aplikasi ini tidak menangani pencatatan buku tamu, usulan pengadaan
buku, pemesanan buku, dan maintenance katalog.
5. Aplikasi ini hanya digunakan untuk perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya.
1.4Tujuan
Dengan melihat perumusan masalah yang ada, dalam kerja praktek ini
didapatkan tujuan yang akan dibahas. Tujuan tersebut dijelaskan dibawah ini:
1. Menghasilkan aplikasi sirkulasi perpustakaan berbasis dekstop dengan
fitur-fitur maintenace data anggota, peminjaman, pengembalian, dan
3
1.5Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan laporan kerja praktek digunakan untuk menjelaskan
penulisan laporan per bab. Sistematika penulisan kerja praktek dapat dijelaskan
pada alinea di bawah ini.
Bab I pendahuluan : menjelaskan tentang latar belakang masalah, perumusan
masalah, batasan masalah, tujuan, dan sistematika penulisan.
Bab 2 landasan teori : berisi tentang penjabaran teori-teori yang diperoleh dari
hasil studi lapangan maupun literatur-literatur hasil studi pustaka. Teori-teori ini
dijadikan bahan acuan bagi penulis untuk menyelesaikan masalah.
Bab 3 perancangan sistem : berisi tentang proses analisa masalah
perancangan, pembuatan program serta evaluasi yang dijelaskan dimulai dari
Document Flow, System Flow, Context Diagram, Data Flow Diagram (DFD),
Entity Relationship Diagram (ERD), dan desain input dan output.
Bab 4 implementasi : berisi pembuatan perangkat lunak, mulai dari tampilan
layar utama program sampai dengan tampilan akhir dari perangkat lunak yang
dihasilkan.
Bab 5 penutup : berisi saran dan kesimpulan. Kesimpulan berisi tentang
rangkuman dari hasil seluruh pembahasan masalah, sedangkan saran berisi
tentang harapan-harapan dari penulis dan kemungkinan pengembangan sistem
4 BAB II LANDASAN TEORI
Untuk pembuatan aplikasi sirkulasi perpustakaan (studi kasus : SMA GIKI 1 Surabaya), maka saya mengambil beberapa teori penunjang sebagai acuan
pembuatan aplikasi ini.teori-teori tersebut antara lain :
2.1Perpustakaan
Perpustakaan ialah sebuah ruangan, bagian sebuah gedung, ataupun gedung itu sendiri yang digunakan untuk menyimpan buku dan terbitan lainnya yang biasanya disimpan menurut tata susunan tertentu untuk digunakan pembaca bukan
untuk dijual.Perpustakaan merupakan kmpulan buku, manuskrip, dan bahan pustaka lainnya yang digunakan untuk keperluan studi atau bacaan, kenyamanan, atau kesenangan. Perpustakaan adalah koleksi yang terdiri dari bahan-bahan tertulis,tercetak, ataupun grafis lainnya seperti film, slide piringan hitam, tape, dalam ruangan atau gedung yang diatur dan diorganisasikan dengan sistem
tertentu agar dapat digunakan untuk keperluan studi, penelitian, pembacaaan, dan lain sebagainya. Perpustakaan juga sebagai kumpulan materi tercetak dan media non cetak dan atau sumber informasi dalam komputer yang disusun secara sistematis untuk digunakan pemakai (Basuki,S., 1993).
2.2Pustakawan
Pustakawan ialah seorang yang bekerja di perpustakaan dan membantu orang menemukan buku,majalah dan informasi lain.Pada tahun 2000-an, Pustakawan juga mulai membantu orang menemukan informasi menggunakan komputer, basis data elektronik, dan peralatan pencarian di internet. Terdapat berbagai jenis
pustakawan, antara lain pustakawan anak, remaja, dewasa, sejarah dan hukum. Pustakawan wanita disebut sebagai pustakawati.
5
provinsi, maupun negara. Beberapa pustakawan bekerja untuk perusahaan swasta untuk perusahaan swasta untuk membantu mereka mengatur dokumen dan laporan. Terdapat pula pustakawan yang bekerja untuk orang tuli maupun di penjara.
2.3Pengertian Klasifikasi
Klasifikasi menurut Dewey (1989) adalah pengelompokan yang sistematis dari sejumlah objek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama. Sistem klasifikasinya disebut
Dewey Decimal Clasification (DDC). DDC merupakan salah satu sistem
penomoran yang digunakan di berbagai perpustakaan di dunia yang disusun oleh Mevil Dewey pada tahun 1873, yang diterbitkan pertama kali pada tahun 1876,
kemudian dikembangkan oleh Library Congress sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Pengelompokan koleksi perpustakaan dengan sistem DDC akan semakin terinci sehingga diharapkan akan dapat memberikan nomor pengelompokan yang lebih tepat untuk suatu objek.
Pengelompokan menurut sistem DCC secara umum yaitu :
000 Karya Umum 100 Filsafat 200 Agama 300 Ilmu Sosial 400 Bahasa
500 Ilmu Pengetahuan Murni
600 Ilmu Pengetahuan Terapan 700 Kesenian dan Olahraga 800 Kesusastraan
900 Sejarah dan Geografi
2.4Alat Analisis dan Rancangan 2.4.1 Flow Chart
Flowchart adalah bagan yang menunjukkan alur dalam program ataupun
6
komunikasi dan dokumentasi. Bagan alur sistem digambar dengan menggunakan simbol-simbol yang tampak antara lain berikut ini :
Adapun symbol-simbol yang sering digunakan dalam block chart dapat dilihat pada table 2.1 dibawah:
Tabel 2.1 Simbol block chart
Simbol Keterangan
Menandakan dokumen , bisa dalam bentuk
surat, formulir, buku/bendel/berkas atau cetakan.
Multi Dokumen
Proses Manual
Proses yang dilakukan oleh computer
Menandakan dokumen yang diarsipkan
(arsip manual).
Data penyimpanan (data storage)
Proses apa saja yang tidak terdefinisi termasuk aktivitas fisik.
Terminasi yang mewakili symbol tertentu untuk digunakan pada aliran lain pada halaman yang lain.
Terminasi yang mewakili symbol tertentu untuk digunakan pada aliran lain pada halaman yang sama.
7
Pengambilan keputusan (decision).
Layar peraga (monitor).
Pemasukan data secara manual.
A. Data Flow Diagram (DFD)
“Data Flow Diagram (DFD) ” sering digunakan untuk menggambarkan
suatu sistem yang telah ada atau baru yang telah dikembangkan secara logika
tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir (H.M. Jogiyanto, 1989:700). Diagram ini digunakan untuk menggambarkan arus data di dalam sistem secara terstruktur dan jelas. Selain itu DFD juga merupakan gambaran dari sistem yang baik. Adapun beberapa simbol yang sering dipakai dalam DFD terdiri dari :
Simbol ini merupakan simbol eksternal entity,
digunakan sebagai sumber dari inputan sistem atau tujuan dari output sistem.
Simbol proses dimana sering digunakan untuk melakukan prubahan terhadap input yang masuk sehingga
menghasilkan data dari perubahan input yang diolah tadi.
Simbol dari penyimpanan data, sering digunakan sebagai simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau basis data.
8
2.4.2 Power Designer
Power Designer merupakan suatu tool berupa software untuk mendesain sistem dan rancangan Entity Relationship Diagram (ERD) yang dikembangkan oleh Sybase Inc. Ada dua model data, yaitu : Entity Relationship Diagram (ERD) dan model relasional. Keduanya menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data pada peringkat logika.
a. Model ERD atau Conceptual Data Model (CDM) : model yang dibuat berdasarkan anggapan bahwa dunia nyata terdiri dari koleksi obyek-obyek dasar yang dinamakan entitas (entity) serta hubungan (relationship) antara entitas-entitas itu.
b. Model Relasional atau Physical Data Model (PDM) : model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan
antara data-data tersebut. Setiap tabel mempunyai sejumlah kolom di mana setiap kolom memiliki nama yang unik.
2.4.3 Entity Relationship Diagram (ERD)
ERD merupakan notasi grafis dalam pemodelan data konseptual yang mendeskripsikan hubungan antar penyimpanan. ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data, karena hal ini relatif komplek. Dengan ERD kita dapat menguji model dan mengabaikan proses apa yang harus dilakukan.
ERD dapat dikategorikan menjadi tiga bagian, yaitu : 1. One to one relationship
Jenis hubungan antar tabel yang menggunakan bersama sebuah kolom primary key. Jenis hubungan ini tergolong jarang digunakan, kecuali untuk alasan keamanan atau kecepatan akses data. Misalnya satu departemen hanya mengerjakan satu jenis pekerjaan saja dan satu pekerjaan hanya dikerjakan oleh satu departemen saja.
2. One to many relationship
9
departemen saja, namun suatu departemen dapat mengerjakan beberapa macam pekerjaan sekaligus.
3. Many to many relationship
Jenis hubungan ini merupakan hubungan antar tabel dimana beberapa record pada satu tabel terhubung dengan beberapa record pada tabel lain. Misalnya satu departemen mampu mengerjakan banyak pekerjaan, juga satu pekerjaan dapat ditangani oleh banyak departemen.
2.4.4 Crystal Report
Merupakan software yang digunakan untuk pembuatan laporan. Dengan cara mengoneksi nama tabel yang akan dibuatkan laporannya. Setelah tampilan data ada maka klik dan drag semua field yang ada sesuai dengan tampilan yang diinginkan. Biasanya crystal report adalah komponen dari VB.Net.
2.5 Analisa dan Perancangan Sistem
Analisis sistem didefinisikan sebagai uraian dari sistem informasi yang besar dan utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk
mengidentifikasikan dan mengevaluasikan permasalahan, kesempatan, hambatan yang terjadi dan kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikannya. Langkah-langkah dasar dalam melakukan analisa sistem :
1. Identifikasi masalah
2. Memahami kerja dari sistem yang ada 3. Menganalisa sistem
4. Membuat laporan hasil analisis
Perancangan sistem dapat didefinisikan sebagai tahap setelah perancangan sistem secara umum dan perancangan sistem secara terinci. Perancangan sistem mempunyai dua tujuan utama yaitu memenuhi kebutuhan kepada pemakai dan
10
2.6 Program Penunjang
Untuk membuat Aplikasi Sirkulasi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya berbasis dekstop, dibutuhkan beberapa perangkat lunak untuk memudahkan perancangan design maupun sistem. Perangkat lunak tersebut antara lain :
2.6.1 Visual Basic .NET
Microsoft Visual Basic .NET adalah sebuah alat untuk mengembangkan dan membangun aplikasi yang bergerak di atas sistem .NET Framework, dengan menggunakan bahasa BASIC. Dengan menggunakan alat ini, para pembuat program dapat membangun aplikasi Windows Forms. Alat ini dapat diperoleh
secara terpisah dari beberapa produk lainnya (seperti Microsoft Visual C++, Visual C#, atau Visual J#), atau juga dapat diperoleh secara terpadu dalam
Microsoft Visual Studio .NET. Bahasa Visual Basic .NET sendiri menganut paradigma bahasa pemrograman berorientasi objek yang dapat dilihat sebagai evolusi dari Microsoft Visual Basic versi sebelumnya yang diimplementasikan di atas .NET Framework. Peluncurannya mengundang kontroversi, mengingat banyak sekali perubahan yang dilakukan oleh Microsoft, dan versi baru ini tidak
kompatibel dengan versi terdahulu.
2.6.2 .NET Framework
Microsoft .NET Framework (dibaca Microsoft Dot Net Framework) adalah
sebuah komponen yang dapat ditambahkan ke sistem operasi Microsoft Windows atau telah terintegrasi ke dalam Windows (mulai dari Windows Server 2003 dan
versi-versi Windows terbaru). Kerangka kerja ini menyediakan sejumlah besar solusi-solusi program untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan umum suatu program baru, dan mengatur eksekusi program-program yang ditulis secara khusus untuk framework ini. .NET Framework adalah kunci penawaran utama
dari Microsoft, dan dimaksudkan untuk digunakan oleh sebagian besar aplikasi-aplikasi baru yang dibuat untuk platform Windows.
11
Program - program yang ditulis untuk .NET Framework dijalankan pada suatu lingkungan software yang mengatur persyaratan-persyaratan runtime program. Runtime environment ini, yang juga merupakan suatu bagian dari .NET Framework, dikenal sebagai Common Language Runtime (CLR). CLR menyediakan penampilan dari application virtual machine, sehingga para programmer tidak perlu mengetahui kemampuan CPU tertentu yang akan
menjalankan program. CLR juga menyediakan layanan-layanan penting lainnya seperti jaminan keamanan, pengaturan memori, garbage collection dan exception
handling / penanganan kesalahan pada saat runtime. Class library dan CLR ini
merupakan komponen inti dari .NET Framework. Kerangka kerja itu pun dibuat
sedemikian rupa agar para programmer dapat mengembangkan program komputer dengan jauh lebih mudah, dan juga untuk mengurangi kerawanan aplikasi dan
juga komputer dari beberapa ancaman keamanan.
CLR adalah turunan dari CLI (Common Language Infrastructure) yang saat ini merupakan standar ECMA. Untuk keterangan lebih lanjut, silakan mengunjungi situs ECMA atau kunjungi sumber pranala di bawah artikel ini. Solusi-solusi program pembentuk class library dari .NET Framework mengcover
area yang luas dari kebutuhan program pada bidang user interface, pengaksesan data, koneksi basis data, kriptografi, pembuatan aplikasi berbasis web, algoritma numerik, dan komunikasi jaringan. Fungsi-fungsi yang ada dalam class library
dapat digabungkan oleh programmer dengan kodenya sendiri untuk membuat suatu program aplikasi baru.
2.6.3 SQL Server 2005
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa kueri utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari Transact-SQL standar ANSI/ISO yang digunakan
oleh Microsoft dan Sybase. SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang dipergunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional.
12
13
BAB III
PERANCANGAN SISTEM
3.1 AnalisaPermasalahan
Permasalahan yang dihadapi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya adalah dalam penanganan pendaftaran anggota, dan proses sirkulasi yang masih dilakukan secara manual. Hal ini yang menyebabkan kurang efektif dan efisien dalam melakukan pendaftaran anggota baru dan transaksi peminjaman atau pengembalian begitu pula saat akan melakukan pembaharuan data anggota lama atau mendata data anggota baru. Selain itu untuk pelaporan tiap bulannya tidak bisa dilakukan karena semua laporan yang dibuat tidak bisa diatur sesuai periode yang diinginkan. Dengan adanya aplikasi sirkulasi ini diharapkan kinerja perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya bisa lebih ditingkatkan untuk pelayanan terhadap anggota perpustakaan, dan petugas perpustakaan juga dapat memberikan laporan secara periodik setiap bulannya.
Hasil yang didapat dari aplikasi ini adalah pendaftaran anggota baru, transaksi peminjaman, pengembalian, dan pelaporan transaksi setiap bulannya.
14
Gambar 3.1 Document Flow Pendaftaran Anggota
15
Gambar 3.2 Document Flow Peminjaman Koleksi
16
17
!
"
#
18
19
Gambar 3.4 Document Flow Pelaporan Denda
20
yang lalu ditandatangani oleh kepala sekolah kemudian diberikan kepada petugas perpustakaan maka selesai proses pelaporan denda perpustakaan.
3.2 Perancangan Sistem
Berdasarkan dari analisi permasalahan yang ada, tahap berikutnya dari siklus pengembangan sistem adalah perancangan sistem. Pada tahap ini terdapat aktifitas pendefinisian kebuthan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun hingga implementasi dari sitem.
Urutanperancangansistemadalah sebagai berikut : 1. Alur Sistem
2. Data Flow Diagram (DFD) 3. Entity Relational Diagram (ERD) 4. Struktur database
5. Desain Interface 6. Desain Input/Output
Langkah-langkah perancangan sistem prosedur-prosedur diatas dijelaskan pada sub berikut ini:
3.2.1 Alur Sistem
21
AA. Alur Sistem Pendaftaran
Proses awal alur sistem pendaftaran anggota adalah diawali pengunjung (anggota) memberikan form pendaftaran yang sudah diisi kemudian diberikan kepada petugas perpustakaan untuk diinputkan. Kemudian dilakukan penyaringan antara siswa baru dan siswa lama untuk input data juga update data anggota perpustakaan kemudian data disimpan kedalam database. Setelah itu petugas perpustakaan membuat KTA baru untuk anggota perpustakaan baru dan lama.
22
AB. Alur Sistem Peminjaman Koleksi
Pada bagian ini adalah alur sistem peminjaman koleksi yang dimulai dari anggota yang mengisi buku kehadiran anggota. Kemudian setelah mengisi buku tamu anggota mencari buku yang ingin dicari pada database koleksi, jika koleksi tersedia maka buku koleksi yang ingin dipinjam diberikan kepada petugas beserta KTA untuk menginputkan data peminjaman koleksi ke dalam database peminjaman. Setelah data peminjaman diinputkan maka ditentukan tanggal harus kembalinya koleksi, setelah itu KTA dan buku yang dipinjam diberikan kepada anggota.
23
AC. Alur Sistem Pengembalian Koleksi
24
25
AD. Alur Sistem Pelaporan
26
Gambar 3.8 System Flow Pelaporan Bulanan Perpustakaan
3.2.2 Data Flow Diagram (DFD)
27
A.Context Diagram
Pada bagian ini menjelaskan external entity yang berhubungan dengan aplikasi sirkulasi perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya berbasis desktop. Terdapat 2 (dua) external entity yatu: anggota, dan kepala sekolah. Tanda panah menuju je sistem menunjukkan aliran data yang diberikan oleh external entity kepada sistem, sedangkan tanda panah dari sistem menuju external entity menunjukkan data yang diberikan oleh sistem kepada external entity.
Gambar 3.9 Context Diagram Aplikasi Sirkulasi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya
A. DFD Level 0
Pada gambar 3.10 merupakan DFD level 0, menjelaskan proses yang terdapat dalam aplikasi sirkulasi perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya. Pada DFD level 0 terdapat 3(tiga) proses yaitu:
Data Pengembalian
Kartu Tanda Anggota_
Bukti Peminjaman
Kartu Tanda Anggota Baru
Formulir yang sudah diisi
Kartu Tanda Anggota
Data Peminjaman Laporan Denda
Laporan Transaksi 0
Aplikasi Sirkulasi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya
+ Anggota
28
1. Proses pendaftaran anggota merupakan proses yang menangani pendaftaran
anggota berasal dari siswa baru yang menjadi anggota baru atau dari siswa lama yang memperbaharui data-datanya.
2. Proses sirkulasi koleksi merupakan proses yang menangani proses transaksi
peminjaman, pengembalian, dan perhitungan denda.
3. Proses pembuatan laporan merupakan proses untuk membuat
[image:30.612.104.537.268.517.2]laporan-laporan yang diperlukan pada setiap bulannya.
Gambar 3.10 DFD Level 0 Aplikasi Sirkulasi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya Data Koleksi__ Data Koleksi_ Data Pengembalian_ Data Peminjaman__ Data Denda_ Data Denda Data Pengembalian Data Transaksi Laporan Denda Kartu Tanda Anggota_
Data Peminjaman_ Data Anggota_ Bukti Peminjaman
Data Anggota
Laporan Transaksi Kartu Tanda Anggota
Data Peminjaman Formulir yang sudah diisi
Kartu Tanda Anggota Baru
Kepala Sekolah Anggota 1 Pendaftaran 2 Sirkulasi + 3 Pembuatan Laporan + 1 Data Anggota
3 Data Transaksi
29
B.DFD Level 1
C.1. DFD Level 1 Subsistem Peminjaman dan Pengembalian Koleksi Pada gambar 3.11 merupakan subsistem peminjaman dan pengembalian koleksi aplikasi sirkulasi perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya. Terdapat 2(dua) proses dalam subsistem peminjaman dan pengembalian koleksi, yaitu:
1. Proses peminjaman merupakan proses yang mengelola data anggota dan
data koleksi dari external entity anggota dan data peminjaman subsistem peminjaman. Pada proses ini inputan dari external entity akan dicocokkan dengan data store yang diperlukan, jika cocok maka data yang telah diolah akan disimpan pada data store peminjaman.
30
Gambar 3.11 DFD Level 1 Subsistem Proses Sirkulasi Koleksi
C.2. DFD Level 1 Subsistem Proses Pelaporan
Pada gambar 3.12 merupakan subsistem proses pelaporan, terdapat 3(tiga) proses didalam subsistem pelaporan yaitu:
1. Proses pembuatan laporan peminjaman merupakan proses yang mengelola
data peminjaman koleksi oleh anggota perpustakaan yang telah disimpan pada data store peminjaman.
2. Proses pembuatan laporan pengembalian merupakan proses yang mengelola data pengembalian koleksi oleh anggota perpustakaan yang telah disimpan pada data store pengembalian.
3. Proses pembuatan laporan dendan merupakan proses yang mengelola data
denda dari proses peminjaman koleksi oleh anggota perpustakaan yang telah disimpan pada data store denda.
Data Koleksi__ Data Koleksi_ Data Pengembalian_ Data Peminjaman__ Data Peminjaman_ Data Denda Kartu Tanda Anggota_
Bukti Peminjaman Kartu Tanda Anggota
Data Pengembalian
Data Peminjaman
Data Anggota_
Anggota
1 Data Anggota
1
Peminjaman
2
Pengembalian
4 Data Denda
3 Data Transaksi
31
Gambar 3.12 DFD Level 1 Subsistem Proses Pelaporan Bulanan Perpustakaan
3.2.3 Entity Relational Diagram (ERD)
ERD merupakan suatu desain sistem yang digunakan untuk merepresentasikan, menentukan serta mendokumentasikan akan kebutuhan-kebutuhan sistem dalam pemrosesan database. ERD menyediakan bentuk untuk menunjukkan struktur keseluruhan dari data yang dibutuhkan oleh sistem. Dalam ERD data-data tersebut digambarkan dengan menggambarkan simbol entity. Dalam perancangan sistem ini terdapat beberapa entity yang saling terkait untuk menyediakan data-data yang dibutuhkan oleh sistem.
A. Conceptual Data Model (CDM)
Sebuah CDM memaparkan relasi-relasi atau hubungan antar tabel dan menggambarkan secara keseluruha konsep struktur basis data yang dirancang untuk suatu aplikasi. Pada CDM telah didefiniskan kolom mana yang menjadi
Laporan Denda
Data Transaksi Laporan Transaksi
Data Denda_
Kepala Sekolah 3 Data Transaksi
4 Data Denda
1
Pembuatan Laporan Transaksi
2
32
primary key. CDM dari aplikasi sirkulasi perpustakaan SMA GIKI 1
[image:34.612.102.524.126.512.2]Surabaya dapat dilihat pada Gambar 3.13.
Gambar 3.13 CDM Aplikasi Sirkulasi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya
33
B. Physical Data Model (PDM)
[image:35.612.97.532.234.522.2]PDM merupakan hasil generate dari CDM yang menggambarkan secara detil konsep rancangan struktur basis data yang dirancang utuk pembuatan sistem. PDM berisikan tabel-tabel penyusun basis data beserta field-field yang terdapat pada setiap tabel seperti Gambar 3.14.
Gambar 3.14 PDM Aplikasi Sirkulasi Perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya
3.2.4 Struktur Database
Dari PDM sudah terbentuk, dapat disusun struktur basis data yang nantinya akan digunakan untuk menyimpan data yang diperlukan yaitu:
NO_INDUK = NO_INDUK
NO_USULAN = NO_USULAN
NO_KLASIFIKASI = NO_KLASIFIKASI NO_INDUK_KOLEKSI = NO_INDUK_KOLEKSI
KODE_DENDA = KODE_DENDA
KODE_KOTA = KODE_KOTA
KODE_AGAMA = KODE_AGAMA
NO_TRANSAKSI_PINJAM = NO_TRANSAKSI_PINJAM
34
1.Tabel Anggota
Primary Key : No_Induk
[image:36.612.103.540.112.673.2]Foreign Key : Kode_Kota, Kode_Agama, No_Transaksi_Pinjam Fungsi : Untuk menyimpan data master anggota
Tabel 3.1 Tabel Anggota
NamaKolom Tipe Data Panjang
Keterangan
PK FK TabelAsal
No_Induk Integer 8
No_Transaksi_Pinjam VarChar 6 Transaksi
Kode_Agama Integer 1 Agama
Kode_Kota Integer 1 Kota
No_Anggota Integer 8
Nama VarChar 50
Alamat VarChar 40
Kota VarChar 15
Telepon Integer 14
Jenis_kelamin VarChar 10
Kelas VarChar 15
Tempat_Lahir VarChar 15
Tanggal_Lahir Datetime
Agama VarChar 10
35
2.Tabel Kota
Primary Key : Kode_Kota Foreign Key : -
[image:37.612.104.533.76.572.2]Fungsi : Menyimpan data master kota Tabel 3.2 Tabel Kota
NamaKolom Tipe Data Panjang
Keterangan
PK FK TabelAsal
Kode_Kota Integer 2
Kota Varchar 15
3. Tabel Agama
Primary Key : Kode_Agama Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data master agama Tabel 3.3 Tabel Agama
Nama Kolom Tipe Data Panjang
Keterangan
PK FK TabelAsal
Kode_Agama Integer 1
Agama Varchar 10
3.Tabel Transaksi
Primary Key : No_Transaksi_Pinjam
Foreign Key : No_Induk, No_Induk_Koleksi, Kode_Denda Fungsi : Menyimpan data transaksi peminjaman dan
36
Tabel 3.4 Tabel Transaksi
Nama Kolom Tipe Data Panjang
Keterangan
PK FK TabelAsal
No_Transaksi_Pinjam VarChar 6
Kode_Denda Integer 1 Denda
Nama VarChar 50
No_Induk_Koleksi VarChar 10 Koleksi
No_Induk Integer 8 Anggota
Kategori VarChar 15
Judul_Buku VarChar 35
Tanggal_Kembali Date -
Jumlah_Pinjam Integer 1
Lama_Terlambat Integer 2
Denda_Yang_Harus_Dibayar Integer 10
4.Tabel Denda
Primary Key : Kode_Denda
Foreign Key : No_Transaksi_Kembali Fungsi : Menyimpan data master denda
Tabel 3.5 Tabel Denda
NamaKolom Tipe Data Panjang
Keterangan
PK FK TabelAsal
Kode_Denda Integer 1
37
Nominal_Denda Integer 10
3.2.5 Desain Input/Ouput
[image:39.612.98.513.294.546.2]Sebelum membuat program dari aplikasi sirkulasi perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya, dibuat desain-desain antar muka dalam setiap kegiatan yang dapat dilakukan dalam aplikasi. Desain antar muka ini mencakup semua proses yang ada dalam aplikasi antara lain login, tambah data, dan transaksi. Desain-desain ini bertujuan agar dalam tahap pengembangan selanjutnya, hasil dari antar muka akan mengikuti desain-desain yang telah dibuat sebelumnya. Desain-desain antar muka ini tampak seperti gambar-gambar berikut.
38
$
% " &' ' ( "
% )** % ) + "
" %
[image:40.612.134.511.80.275.2]%
Gambar 3.16 Desain antarmuka Menu Utama
%)&) " &' ' ( " , " $ - . - . - . - . - . - . - . - . - . - . - . - . / 0 ' 1
/ 0 1
/ 1 1 1 1 + 1 1 % 1 % 1 1 1
[image:40.612.98.515.93.533.2]39
% " &' ' ( "
2
- .
- .
- .
" $
1
+ 1
[image:41.612.140.511.79.242.2]/ 1
Gambar 3.18 Desain antarmuka tambah data Master denda
[image:41.612.101.516.284.506.2]40
Gambar 3.20 Desain antarmuka Transaksi Pengembalian Koleksi
%
/ / %
41
[image:43.612.103.511.267.563.2]Gambar 3.22 Desain antarmuka Laporan Peminjaman
Gambar 3.23Desain antarmuka Laporan Pengembalian
42
BAB IV
IMPLEMENTASI
4.1Kebutuhan Sistem
Untuk dapat menjalankan aplikasi ini maka diperlukan perangkat
keras dan perangkat lunak dengan kondisi dan persyaratan tertentu agar
aplikasi dapat berjalan dengan baik. Adapun kebutuhan perangkat keras
dan perangkat lunak adalah sebagai berikut.
4.1.1 Kebutuhan Perangkat Keras
Sistem ini nantinya akan diletakkan pada bagian perpustakaan yang
diakses secara offline, yakni terpusat hanya dengan satu komputer yang
dioperasikan oleh petugas perpustakaan. Sehingga kebutuhan minimal
yang harus dipenuhi adalah:
1. Processor Intel Pentium IV, sejenis atau diatasnya
2. Memory 512 Mb atau lebih
3. Harddisk 160 Gb atau lebih
4. Mouse, Printer dan Keyboard
4.1.2 Kebutuhan Perangkat Lunak
Kebutuhan perangkat lunak yang digunakan dalam pembuatan
aplikasi ini adalah:
1. Microsoft SQL Server 2005
2. Microsoft Visual Basic 2005
43
4.2Implementasi Sistem
Setelah kebutuhan perangkat keras dan lunak telah terpenuhi, maka
tahap selanjutnya adalah melakukan implementasi sistem yan telah dibuat.
A. Form Login
Form ini digunakan untuk memastikan hanya orang yang memiliki
hak akses dalam aplikasi ini agar dapat masuk ke dalam aplikasi. Form ini
akan muncul ketika aplikasi pertama kali dijalankan. Form ini
membutuhkan 2 input, yaitu pengguna (user id) dan juga sandi
(password). Setelah memasukkan 2 input tersebut, pengguna dapat
menekan tobol login untuk masuk ke dalam aplikasi. Tombol logout
digunakan untuk keluar dari aplikasi. Implementasi dari form ini sebagai
[image:45.612.98.508.279.585.2]berikut:
Gambar 4.1 Form Login
Jika pengguna dan sandi cocok, maka akan muncul pesan seperti yang ada
44
Gambar 4.2 Pesan Pengguna dan Sandi Benar
B. Form Menu Utama
Setelah berhasil melakukan proses login, pengguna akan diarahkan
ke form menu utama. Form utama ini digunakan sebagai akses menuju
fungsi-fungsi lainnya yang terdapat dalam aplikasi sirkulasi perpustakaan
SMA GIKI 1 Surabaya. Terdapat beberapa menu antara lain : tambah data
mengarahkan pengguna untuk mengisi atau menambahkan data master
anggota, master kota, master agama, master denda. Menu lihat data akan
mengarahkan pengguna melihat data-data yang telah terinput ke dalam
database seperti, data anggota, peminjaman, pengembalian, dan data
denda. Menu ketiga adalah transaksi yang mengarahkan pengguna ke
transaksi peminjaman dan pengembalian. Menu terakhir adalah menu
laporan yang mengarahkan pengguna ke tampilan-tampilan laporan yang
ada yaitu: laporan peminjaman, laporan pengembalian, laporan denda,
laporan buku terlaris, laporan jumlah peminjam. Kemudian terdapat button
log off untuk mengunci kembali aplikasi ke kondisi login, sedangkan
45
Gambar 4.3 Form Menu Utama
Gambar 4.4 Pesan Log Off Aplikasi Terkunci
C. Form Tambah Data
Form ini berfungsi untuk menambah data kedalam tabel-tabel
master, seperti tabel anggota dan tabel denda. Form – form berisi field
yang diperlukan akan tampilkan setelah memilih form. Setiap tabel akan
ditambahkan memiliki karakteristik tersendiri, oleh karena itu akan
ditampilkan form yang sesuai dengan karakteristik tabel yang akan
46
Gambar 4.5 Form Tambah Data Anggota
Untuk menambahkan data anggota dan data denda pengguna harus
mengisi field-field yang telah disediakan pada bagian sebelah kiri. Setelah
seluruh field terisi maka hasil yang dari inputan field akan tampak pada
[image:48.612.95.541.292.498.2]bagian sebelah kanan seperti diatas Gambar 4.5 dan Gambar 4.6.
Gambar 4.6 Form Tambah Data Denda
D. Form Lihat Data
Form ini berguna untuk melihat data pada tabel-tabel yang seperti
tabel master dan tabel transaksi, namun form ini bertujuan untuk
menampilkan data, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan
47
[image:49.612.102.543.76.515.2]Gambar 4.7 Form Menu Utama Lihat Data
48
Gambar 4.9 Form Lihat Data Transaksi
Gambar 4.10 Form Lihat Data Denda
E. Form Transaksi
Form ini bertujuan untuk melakukan transaksi-transaksi sirkulasi
yang ada diperpustakaan yaitu peminjaman dan pengembalian koleksi.
Untuk peminjaman dilakukan dengan cara meng-klik tombol cari yang
akan terhubung dengan tabel anggota, kemudian pengguna memilih
anggota yang akan melakukan peminjaman maka secara otomatis akan
terisi ke kolom anggota pada form peminjaman. Untuk mengisi data
koleksi, pengguna hanya akan meng-klik tombol katalog yang juga
terhubung ke tabel katalog. Setelah memilih buku yang ingin dipinjam
[image:50.612.167.542.79.238.2] [image:50.612.102.513.273.462.2]49
peminjaman. Kemudian untuk tanggal pinjam dan tanggal harus kembali
diisi secara manual oleh pengguna. Setelah semuanya terisi maka tekan
tombol simpan untuk menyimpan transaksi peminjaman. Berikut ini
implementasi dari form dapat dilihat pada Gambar 4.12.
Gambar 4.11 Form Menu Utama Transaksi
[image:51.612.100.543.177.632.2]50
Untuk form pengembalian bertujuan untuk melakukan transaksi
pengembalian yang dilakukan dengan cara meng-klik tombol cari yang
terhubung pada tabel transaksi. Hanya dengan memilih sesuai dengan kode
transaksi peminjaman yang telah dilakukan sebelumnya, maka semua field
[image:52.612.103.539.221.481.2]akan terisi secara otomatis. Implementasi form ini dapat dilihat pada
Gambar 4.13.
Gambar 4.13 Form Transaksi Pengembalian
F. Form Laporan
Form ini berguna untuk melihat laporan-laporan pada tabel-tabel
transaksi yaitu laporan transaksi peminjaman, laporan transaksi
pengembalian, laporan denda, dan laporan jumlah peminjaman.
Pada form ini hanya akan menampilkan laporan-laporan yang
51
Gambar 4.14 Form Laporan Peminjaman
[image:53.612.99.544.79.541.2]52
Gambar 4.16 Form Laporan Denda
[image:54.612.99.545.75.518.2]53
BAB V
PENUTUP
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan yang dapat diambil dari pembuatan aplikasi sirkulasi
perpustakaan SMA GIKI 1 Surabaya berbasis desktop adalah sebagai berikut:
1. Materi yang telah diberikan selama kerja praktek mampu memperluas
pengetahuan mahasiswa tentang dunia kerja yang sesungguhnya dengan
mendapatkan ilmu-ilmu yang tidak didapatkan pada perkuliahan yang
berguna untuk mendukung pengembangan bidang ilmu pengetahuan
mahasiswa.
2. Kerja praktek merupakan sarana latihan yang sangat efektif untuk
memberikan gambaran nyata mengenai pelaksanaan proyek yang
sesungguhnya dan mengetahui kontribusi yang positif tentang pemakaian
teknologi informasi dalam pelaksanaan proyek.
3. Berdasarkan hasil uji coba, aplikasi sirkulasi perpustakaan yang dibuat
mampu berjalan secara efektif, yaitu mempermudah petugas perpustakaan
untuk melakukan proses pendaftaran anggota, dan proses sirkulasi dapat
dilakukan secara efektif dalam peminjaman dan pengembalian koleksi.
4. Berdasarkan hasil uji coba didapatkan bahwa aplikasi yang dibuat mampu
menghasilkan laporan sesuai keinginan atau pengguna saat ini, yaitu Laporan
Peminjaman, Laporan Pengembalian, dan Laporan Denda yang dibutuhkan
54
5.2 Saran
Berdasarkan penjelasan tentang aplikasi yang telah dibuat, dapat
diberikan saran untuk pengembangan sistem ini sebagai berikut:
1. Sistem dapat dikembangkan menjadi lebih kompleks lagi dengan
menggabungkan dengan sistem yang lain menjadi suatu integrated
system.
2. Laporan yang dihasilkan bisa lebih detail lagi, dengan bentuk grafik
55
DAFTAR PUSTAKA
Elmasri, Ramez and Navathe, Shankant, B., 2004, International Edition :
Fundamentals of Database System Fourth Edition, Pearson Education Inc.,
Boston.
Hartono, Jogiyanto, 1989, Analisis & Disain Sistem Informasi: Pendekatan
Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Andi Offset, Yogyakarta.
Yuswanto, Subari, 2007, Pemrograman Database Visual Basic.Net, Prestasi
Pustaka Publisher, Surabaya.
Yuswanto, Subari, 2005, Pemrograman Dasar Visual Basic.Net, Prestasi Pustaka