• Tidak ada hasil yang ditemukan

KORELASI BERAT KARKAS DENGAN BERAT PANEN DAN BERAT POTONG BROILER

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "KORELASI BERAT KARKAS DENGAN BERAT PANEN DAN BERAT POTONG BROILER"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

KORELASI BERAT KARKAS DENGAN BERAT PANEN DAN BERAT POTONG BROILER

SKRIPSI

Oleh :

IMAM UDIN DWI CAHYONO 08910010

JURUSAN PETERNAKAN

FAKULTAS PERTANIAN - PETERNAKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)
(4)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamualikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT, karena

dengan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul Korelasi Berat Barkas dengan berat Panen dan Berat Potong Broiler

Keberhasilan penulis dalam menyelesaikan penulisan skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis sampaikan banyak terimakasih kepada:

1. Ir. Endang Sri Hartatie.MP selaku Dosen wali sekaligus sebagai pembimbing utama dan penasihat akademik yang telah sabar dalam memberikan bimbingan dan arahan dalam penyusunan skripsi ini.

2. Mohammad Sobri, Spt, MP selaku penguji Fakutas Pertanian- Peternakan . 3. Drh. Imbang Dwi Rahayu, M.kes selaku pembimbing dan Ketua Jurusan

Peternakan Fakultas Pertanian- Peternakan yang telah memfasilitasi peneliti dalam melakukan penulisan skripsi ini.

4. Dr.Ir. Damat, MP selaku Dekan Fakultas Pertanian- Peternakan yang telah memberikan ijin untuk melakukan penelitian.

5. Keluarga penulis, Bapak, Ibu, dan Adik, yang selalu memberikan bantuan materi dan selalu menasehati penulis.

6. Bapak dan Ibu Dosen Pembina Mata Kuliah di Fakultas Pertanian-Peternakan yang telah mendidik dengan sungguh-sungguh.

(5)
(6)

MOTTO

Jangan pernah takut untuk mencoba, karena

segala sesuatu hal berawal dari mencoba

sampai akhirnya kita sendiri yang menilai

apakah kita sudah mampu dalam bidang

tersebut atau belum. Selain itu, dengan

banyak mencoba kita akan semakin tertempa

untuk mampu menyelesaikan segala macam

masalah yang kita hadapi dalam bidang

tersebut.

Dari kegagalan kita dapat membaca apa yang

salah dari diri kita. Berusaha dan berdoa

hanya itu kuncinya.

(7)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... i

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI... iv

DAFTAR TABEL... v

DAFTAR LAMPIRAN ... vi

RINGKASAN ... vii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Rumusan Masalah ... 2

C. Tujuan ... 2

D. Manfaat dan Kegunaan ... 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 4

A. Broiler ... 4

B. Berat Panen Broiler ... 5

C. Pengangkutan Ternak ... 6

D. Rumah Potong Ayam (RPA) ... 8

E. Berat Karkas ... 9

BAB III MATERI DAN METODE ... 12

A. Waktu dan Tempat ... 12

B. Materi dan Alat ... 12

C. Metode Penelitian ... 12

D. Batasan Varibel dan Cara Pengukuran ... 14

E. Analisis Data ... 14

F. Pelaksanaan Penelitian ... 16

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 18

A. Hasil Penelitian... 18

B. Pembahasan Hasil Analisis... 20

1. Rerata Variabel dan Standar Deviasi ... 21

(8)

3. Analisis Regresi... 25

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 27

A. Kesimpulan ... 27

B. Saran ... 27

DAFTAR PUSTAKA ... 28

(9)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

3.1 Tabulasi Data Berat Panen dan Berat Potong Dengan Berat

Karkas Broiler ... 13 3.2 Analisis Regresi ... 15 4.1 Berat Panen, Berat Potong, Dengan Berat Karkas Broiler

(Kg/ 10ekor) diRPA Trawas ... 19 4.2 Berat Panen, Berat Potong, Dengan Berat Karkas Broiler

(Kg/ 10ekor) diRPA Lumbangrejo ... 20 4.3 Rerata Berat Panen dan Berat Potong Dengan Berat Karkas

Broiler ... 21 4.4 Korelasi Antara Berat Panen dan Berat Potong Dengan Berat

Karkas Broiler ... 22 4.5 Hasil Regresi Hubungan Berat Panen dan Berat Potong Dengan

(10)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran Halaman

1. Data Berat Panen X1,Berat Potong X2,dengan Berat KarkasY .... 31

2. Pengolahan Data Berat Panen, Berat Potong, dengan Berat Karkas ... 32

3. Perhitungan Analisis Regresi ... 33

4. Data T- Score Masing- Masing Variabel ... 37

5. Analisis T- Score ... 38

6. Nilai R. Product Moment ... 43

(11)
(12)

DAFTAR PUSTAKA

Arjuna. D, 2013. Angkutan Khusus Ternak: Elekmedia Komputindo. Jakarta. Amirullah Ibnu, 2002. Bobot Karkas Ayam Pedaging. Bogor: Satu Gunung Budi. Anas, 2009. Protein Hewani pada Ternak: Pustaka Mandiri. Yogyakarta.

Anonimous, 2012, Kamus Online (www.artikata.com/arti-23884-broiler.html

diunduh tanggal 06 Mei 2013).

Anonimous, 2011. Manajemen Ternak Unggas: Appolo Offset. Bandung.

Anonimous, 2013. Efek Pengiriman Hewan Ternak: Pustaka Mandiri. Yogyakarta.

Canadian Agri-Food Reseach Council. 2001. Transportation, RecommendedCode of Practice for the care and handling of farm animal.Canadian Agri-Food Reseach Council (CARC)CanadianFederations of HumanSocieties. Nepean, Ontario.

Chambers P G and Grandin. 2001. Guidelines for Humane Handling,Transport and Slaughter of Livestock, Chapter 6. Food andAgriculture Organization of the United Nations Regional Office for

Asia and the Pacific.

Council of Europe Committee of Ministers. 2000. Recommendation No.R (90) 5of The Committee of Ministers to Member States on Transportof Animal (Adopted by the Committee of Ministers on 21February 2000 at the 434th meeting of the Ministers' Deputies).

Elvira, 2007. Kepuasan Mutu Pada Pelanggan: Elekmedia Komputindo. Jakarta. Ilham dan Yusdja, 2004. Transportasi Hewan Ternak: Universitas Indonesia

Press. Jakarta. Medion, Edisi Februari 2010.http://info.medion.co.id. Kartasudjana, 2012. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Presentase Karkas.

Jakarta: Penebar Swadaya.

Khamel, 2011. Pedoman Kualitas Dan Mutu Daging: Pustaka Mandiri. Yogyakarta.

(13)

Nugraha, 2007. Tentang kasehatan Daging pada Unggas: Satu Gunung Budi. Bogor.

Pahlevi, 2011. Ternak Ayam Potong. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Priyatno, 2000. Nilai Gizi Pada Daging Ayam. Bogor: Institut Pertanian Bogor. Rahmawati Tri Yuni, 2011. Proses Rigor Pada Daging. Bogor: Satu Gunung Budi. Rasyaf. M. 2004. Beternak Ayam Pedaging. Jakarta: Penerbit Penebar Swadaya

(anggota IKAPI).

(14)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

✁✂✄☎ ✂ ✁✆ ✁✝ ✁✞ ✁✟✁✠ ✡ ✁✟✁✠ ✡ ✁☛☞ ✌✍✎ ☞ ☛☞✠ ✁☎ ✆ ✁☎✂ ✞ ✄ ✌✏☎✡ ☞✝✡ ✄ ✏ ✟✍ ✠ ✝✁✡ ✆ ✁✑✁✌ ✁☛✌✁✑✍☎✁✞✁✂✄☎✂✁✆ ✁✝✝ ✍✑☞✒✁✌ ✁☎✡ ☞✝✎ ✍✑✝✁✌✁☎✁☎ ✒✑✏☛✍✄☎✠✍✓✁☎✄✆ ✁☎✂ ✠ ✁✑✂✁☎ ✆ ✁ ✑✍ ✟✁☛✄ ✔ ☛✍✑✕✁☎✂✌ ✁☞ ✞ ✄✎ ✁☎ ✞✄☎✂✌ ✁☎ ✡ ☞✝✎ ✍✑ ✝✁✌✁☎✁☎ ✒✑✏ ☛✍✄☎ ✠✍✓✁☎ ✄ ✆ ✁☎ ✂ ✟✁✄☎ ✡✍✒✍✑☛✄ ✞✁✂✄☎✂ ✡ ✁✒✄ ✞✁☎ ✌ ✁✝✎ ✄☎ ✂✖ ✗✁☛✁✘✑✁☛✁ ✒✍✑✝ ✄☎ ☛✁✁☎ ✞ ✁ ✂✄☎ ✂ ✁✆ ✁✝ ✆ ✁☎✂ ✞ ✄✄☎ ✂✄☎✌✁☎ ✞✄✒✁✡ ✁✑✁☎ ✁✞ ✁✟✁✠ ✞✁✂✄☎✂ ✆ ✁☎ ✂ ✎✁✄ ✌ ✞ ✍☎ ✂ ✁☎ ✎ ✍✑✁☛ ✞✁✂✄☎✂ ✆ ✁☎✂ ✝ ✍✝✍☎☞✠✄ ✡ ✆ ✁✑✁☛✖ ✙☞☎✁✝✍☎✚✁✒✁✄ ✠ ✁✟ ☛✍✑✡ ✍✎ ☞ ☛✛✞✁✑✄ ✝ ☞ ✟✁✄ ✒✍ ☛✍✑☎✁✌ ✠✄☎ ✂ ✂✁✑☞✝ ✁✠ ✒✍✝ ✏ ☛✏☎✂✁☎ ✁✆ ✁✝ ✜✗✢✣✤✛ ✎ ✍✑✁☛ ✁✆ ✁✝ ✠✁✑☞✡ ✞ ✄ ✕✁✂✁ ✌✍ ☛✁☛ ✞✁☎ ✕✄ ✌ ✁ ✒✍✑✟☞ ☛✄✞ ✁✌ ☛✍✑✕✁✞ ✄ ✒✍☎ ✆ ☞✡ ☞☛✁☎✖✢✍☎ ✆ ☞✡ ☞ ☛✁☎✆ ✁☎✂✡ ✁☎ ✂ ✁☛✎✍✡ ✁✑✛ ✁✌ ✁☎✝✍☎☞✑☞☎✌✁☎ ✒✑✏✞☞✌ ☛✄ ✔✄ ☛✁✡ ✞✁☎ ☛✄✞✁✌✞✄✝ ✄☎ ✁☛✄✏ ✟✍ ✠✌☞☎✡ ☞✝ ✍☎✞ ✄ ✒✁✡ ✁✑✁☎✖ ✥✒✁✆ ✁ ☞☎ ☛☞✌ ✝✍☎ ✍☎ ☛☞ ✌✁☎ ✎✍✑✁☛ ✠✄✞ ☞✒ ✡ ✁✁☛ ✒✍✝ ✁☎✍☎✁☎ ✞✁☎ ✎✍✑✁☛ ✌✁✑✌ ✁✡

(15)

2 ✮✯✰✱✲ ✳✲ ✴✲ ✰ ✵ ✯✶✲ ✷ ✵✲ ✸✲ ✰ ✵✹✺✲ ✸✹✴✲ ✻✼ ✻✲ ✰ ✽✼✴✲✹ ✸✲✶✹ ✻✲ ✰ ✸✲ ✰✱ ✾✯✷✯✶✰✲ ✻ ✿✹ ✰✱ ✱✲ ❀✮❁❂ ✮✯✰✹✽✵✲✰✱✲ ✰ ✵ ✯✶✲ ✷ ✲❃✲✽ ✷✯✶✼ ✺ ✸✹ ✴✲ ✻✼ ✻✲ ✰ ✸✲✶✹ ✲ ✳✲ ✴ ✿✹✰✱✱ ✲ ✾ ✯✽ ❄ ✷❄✰✱✲ ✰❅ ✵✲✿✻✲ ✰ ✿✹ ✰✱✱✲ ✽✯✰❆✲ ✸✹ ✻✲✶ ✻✲✺❂ ❇✲ ✴ ✷✯✶ ✺ ✯✵✼ ✷ ✸✹ ✴✲ ✻✼ ✻✲ ✰ ✼✰✷✼✻ ✽✯✰❆✲✱ ✲ ✻✼ ✲ ✴✹ ✷✲✺ ✸✲✱✹ ✰✱✲❃✲✽ ❃✲ ✰✱ ✸✹✽✹ ✰ ✷✲ ❄✴✯✿ ✻❄ ✰✺ ✼✽✯✰❂ ❈✯✶✲ ✷ ✸✲ ✱✹ ✰✱ ✲❃✲✽ ❃✲ ✰✱ ✷✹ ✸✲ ✻✺ ✯✺ ✼✲✹ ✲ ✷✲✼ ✷✹ ✸✲ ✻✽ ✯✽✯✰✼✿✹ ✾ ✯✶✺❃✲ ✶✲ ✷✲ ✰ ❅ ✲ ✻✲ ✰✽✯✰❃✯✵✲ ✵ ✻✲ ✰ ✻ ✯✶✼ ✱✹✲ ✰ ✾ ✯✷✯✶ ✰✲ ✻❂ ❉✯✰❃✲ ✷✲✲ ✰ ❃✲ ✰✱ ✸✹ ❆✼✽✾✲✹ ✸✹ ✴✲ ✾✲ ✰✱✲ ✰ ❅ ✾✯✰✹✽ ✵✲ ✰✱ ✲ ✰ ✾✲ ✸✲ ✺ ✲✲ ✷ ✾✲ ✰ ✯✰ ✵ ✯✶ ✵ ✯✸✲ ✸ ✯✰✱✲ ✰ ✾✯✰✹✽ ✵✲ ✰✱✲ ✰ ❃✲✰✱ ✸✹ ✴✲ ✻✼ ✻✲ ✰ ✺ ✯✷✯✴✲✿ ✵ ✯✶ ✲ ✸✲ ✸✹ ❀✮❁❅ ✵✲✿✻✲ ✰ ✾ ✯✰✹✽✵✲ ✰✱✲ ✰ ✺ ✯✷✯✴✲✿ ✽✯✰❆✲ ✸✹ ✻✲✶ ✻✲✺❂ ❈✯✶ ✸✲✺ ✲✶ ✻✲ ✰ ✿✲ ✴ ✷✯✶✺ ✯✵✼✷❅ ✽✲ ✻✲ ✾✯✰ ✯✴✹ ✷✹ ✷✯✶ ✷✲✶ ✹ ✻ ✼ ✰ ✷✼ ✻ ✽ ✯✰✱ ✻✲ ❆✹ ✸✲ ✰✽✯✰✯✴✹ ✷✹ ✷✯✰✷✲ ✰✱ ✻ ❄✶✯✴✲✺✹ ✵ ✯✶✲ ✷ ✻✲✶✻✲✺ ✸✯✰✱ ✲ ✰ ✵ ✯✶✲ ✷ ✾✲ ✰✯✰✸✲✰✵ ✯✶✲ ✷✾ ❄✷❄ ✰✱✵✶ ❄✹ ✴✯✶❂

B. Rumusan Masalah

❊✯✺ ✼✲✹ ✸ ✯✰✱ ✲ ✰ ✴✲ ✷✲✶ ✵✯ ✴✲ ✻✲ ✰✱ ✸✹ ✲ ✷✲✺ ❅ ✽✲ ✻✲ ✶✼ ✽✼ ✺ ✲ ✰ ✽✲✺ ✲ ✴✲✿ ✸✲ ✴✲✽

✾ ✯✰✯✴✹ ✷✹✲ ✰ ✹ ✰✹ ✲ ✸✲ ✴✲✿ ✲ ✾✲ ✻✲✿ ✷✯✶ ✸✲ ✾✲ ✷ ✻❄✶ ✯✴✲✺ ✹ ✲ ✰✷✲✶✲ ✵ ✯✶✲ ✷ ✻✲✶ ✻✲✺ ✸✯✰✱ ✲ ✰ ✵✯✶ ✲ ✷

✾✲ ✰✯✰✸✲✰✵ ✯✶✲ ✷✾ ❄✷❄ ✰✱✵✶ ❄✹ ✴✯✶?

C. Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah

mengetahui korelasi antara berat karkas dengan berat panen dan berat potong

broiler.

D. Manfaat dan Kegunaan

Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai bahan kajian bagi mahasiswa

(16)

3

digunakan sebagai acuan dalam mengembangkan usaha dan untuk meningkatkan

produktifitas broiler.

Kegunaan penelitian ini adalah sebagai bahan informasi tentang

penyusutan berat hidup saat pemanenan dan berat potong saat sampai di RPA

dengan jarak tertentu, dan untuk memprediksi berat karkas berdasarkan berat

Referensi

Dokumen terkait

Tabel 4.2 Hasil Analisis Varians Pengaruh Penambahan Berbagai Jamu Herbal Pada pakan Terhadap Persntase Berat Karkas Broiler

G-7 dalam ransum pada level 0,20% dan 0,40% dapat meningkatkan bobot potong dan karkas ayam broiler umur 6 minggu.. Kata kunci: probiotik, saccharomyces spp,

Alhamdulillah, puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan karunia-Nya, penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “

Hal ini menunjukkan bahwa ayam broiler yang ditambahkan probiotik starbio dalam ransumnya memiliki bobot potong yang lebih baik dibandingkan dengan ayam broiler

Puji syukur saya ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia- Nya sehingga saya dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul

Rata-rata persentase rempela ayam broiler umur 5 minggu dengan level pemberian tepung temulawak yang berbeda berkisar antara 1,26±0,05%- 1,46±0,25% dari bobot potong,

Alhamdulillahirobbil’alamin puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul “Karakteristik

Lawrie (1979) menyatakan bahwa beberapa ukuran linear tubuh pada ternak potong seperti lingkar dada dan panjang badan memiliki korelasi yang sangat kuat dengan bobot potong