GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMAN 1 BULU Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Sman 1 Bulu.

17 

Teks penuh

(1)

GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMAN 1 BULU

SKRIPSI

Diajukan kepada Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta untuk

Memenuhi Salah Satu Syarat guna Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.)

oleh: Andri Avisha NIM: G 000110086 NIRM: 11/X/02.2.1/0955

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS AGAMA ISLAM

(2)
(3)
(4)
(5)

v lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya. (An-Nisa’ : 59)*1

(6)

vi

PERSEMBAHAN

ِمْيِح َرلا ِنَمْح َرلا ِها ِمْسِب

Alhamdulillahirabbil’alamin, Alhamdulillahirabbil’alamin, Alhamdulillahirabbil’alamin

Terima kasih Yaa Allah ...

Terima kasih atas nikamat dan rahmatMu yang agung ini, cinta dan kasih

sayang-Mu telah memberikanku kekuatan, membekaliku dengan ilmu. Atas

karunia serta kemudahan yang Engkau berikan akhirnya skripsi yang sederhana

ini dapat terselesaikan.

Kupersembahkan karya sederhana ini kepada kedua orang tuaku yang teramat

sangat saya sayangi dan saya cintai, Anis Fuadah dan Alm. Mursido yang selalu

menyayangiku, menasehatiku, kesabaranmu dalam mendidikku, dan perjuangan

serta doamu disetiap malam telah memberiku semangat untuk terus melangkah,

kini aku telah menyelesaikan gelar sarjanaku.

Terima kasih kepada adikku Firda Ayu Frastika yang saya sayangi, terima kasih

telah memberiku semangat dikala aku sedang susah,.

Terima kasihku juga kepada sahabat-sahabatku Makrim Tabe, Abdul Latif,

Mukhtar, Rifki Abdullah, Mutiara Sani, Abdul Rosyid, Novitri, Sigit Yudianto,

Rosyid A Jamil dan teman-teman yang tidak bisa kusebutkan satu persatu, semua

teman seperjuanganku PAI 2011, yang selalu menyemangatiku dan mengajariku

(7)

vii

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama RI dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 158/1987 dan 0543b/U/1987, tanggal 22 Januari 1988.

1. Konsonan Tunggal

Huruf

Arab Nama Huruf Latin

Keterangan

ا Alif Tidak

dilambangkan

Tidak dilambangkan

ba’ B Be

ta’ T Te

ث sa’ ṡ Es (dengan titik di atas)

ج Jim J Je

ح ḥa’ ḥ Ha (dengan titik di bawah)

kha’ Kh Ka dan Ha

د Dal D De

Żal Ż Zet (dengan titik di atas)

ra’ R Er

Zai Z Zet

Sin S Es

Syin Sy Es dan Ye

ṣād ṣ Es (dengan titik di bawah)

ض ḍaḍ ḍ De (dengan titik di bawah)

ط ṭa’ ṭ Te (dengan titik di bawah)

(8)

viii

ع ‘ain ‘ Koma terbalik ke atas

Gain G Ge

ف fa’ F Ef

Qāf Q Qi

Kāf K Ka

Lam L El

Mim M Em

Nun N En

ha’ H Ha

ء Hamzah ` Apostrof

ya’ Y Ye

2. Konsonan Rangkap karena Syaddah ditulis Rangkap

ع Ditulis ‘iddah

3. Ta’ marbūtah

a. Bila dimatikan ditulis h

ه Ditulis Hibah

ي ج Ditulis Jizyah

(ketentuan ini tidak diberlakukan terhadap kata-kata Arab yang sudah terserap ke dalam bahasa Indonesia, seperti shalat, zakat, dan sebagainya, kecuali bila dikehendaki lafal aslinya). Bila diikuti dengan kata sandang “al” serta bacaan kedua itu terpisah, maka ditulis dengan “h”.

(9)

ix

b. Bila ta’ marbūtah hidup atau dengan harakat fathah, kasrah, dan dammah ditulis “t”

لا ك Ditulis zakātul fiṭri

4. Vokal Pendek

ِ Kasrah Ditulis I

ِ Fat

ah Ditulis A

ِ Dammah Ditulis U

5. Vokal Panjang

fatḥah + alif contoh: ي ه ج Ditulis ā jāhiliyah fatḥah + alif layyinah → contoh: ي Ditulis ā → yas‘ā kasrah + ya’ mati مي ك Ditulis ī karīm

ammah + wāwu mati ض ف Ditulis ū furū

6. Vokal Rangkap

fatḥah + ya’ mati contoh: م يب Ditulis ai → bainakum fatḥah + wāwu mati → contoh: وق Ditulis Au → qaulun

7. Huruf Sandang “ ا”

Kata sandang “ ا ” ditransliterasikan dengan “al” diikuti dengan tanda penghubung “-“, baik ketika bertemu dengan huruf qamariyyah maupun huruf syamsiyyah; contoh :

م لا Ditulis al-qalamu

(10)

x 8. Huruf Kapital

Meskipun tulisan Arab tidak mengenal huruf kapital, tetapi dalam transliterasi huruf kapital digunakan untuk awal kalimat, nama diri, dan sebagainya seperti ketentuan EYD. Awal kata sandang pada nama diri tidak ditulis dengan huruf kapital;

وس اا م م Ditulis

(11)

xi ABSTRAK

Kepemimpinan adalah proses mempengaruhi kegiatan-kegiatan suatu kelompok dalam organisasi, menuju kepada penentuan/pencapaian tujuan. Kepala sekolah mempunyai peranan yang sangat penting sebagai pemimpin dalam menggerakkan kehidupan sekolah untuk mencapai tujuan. Fungsi kepala sekolah adalah menanamkan pengaruh kepada guru agar mereka melakukan tugasnya dengan sepenuh hati dan antusias. Keberadaan guru mempunyai peranan penting di dalam menentukan keefektifan proses belajar mengajar dan pencapaian tujuan sekolah, sehingga guru dituntut untuk dapat menampilkan kinerjanya secara optimal. Tinggi rendahnya pencapaian kinerja guru tersebut tidak terlepas dari pengaruh gaya kepemimpinan kepala sekolah.

Dalam penelitian ini, masalah yang dikaji adalah Apa gaya kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan di SMAN 1 Bulu? Dan Bagaimana upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Bulu? Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gaya kepemimpinan dan upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. Adapun manfaat penelitian ini adalah agar dapat memberikan kontribusi pemikiran dalam upaya meningkatkan kinerja guru. Sebagai bekal kepala sekolah dalam upaya meningkatkan kinerja guru.

Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan sumber data kepala sekolah serta dokumen sekolah. Dalam pengumpulan data digunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan metode analisis data menggunakan deskripsi kualitatif dan analisis yang digunakan adalah induktif.

Berdasarkan analisis data penelitian, dapat ditarik kesimpulan bahwa gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Bulu menggunakan 3 gaya kepemimpinan yaitu: gaya kepemimpinan demokratis, gaya kepemimpinan otoriter dan, gaya kepemimpinan situasional-kontigensi. Adapun upaya kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMAN 1 Bulu yaitu: 1. Pembinaan kepada guru dan karyawan di sekolah agar kinerja guru dan karyawan bisa meningkat; 2. Melakukan evalusi rutin setiap seminggu sekali agar kinerja guru yang belum baik bisa meningkat; 3. Memberikan motivasi yang baik agar kinerja guru dan karyawan bisa meningkat.

(12)

xii ABSTRACT

Leadership is the process of influencing the activities of a group in the organization, leading to the determination / achievement of objectives. The school principal has a very important role as a leader in moving the school to achieve it’s goal. The principal function is to instill influence to teachers so that they perform their duties wholeheartedly and enthusiastically. Of teachers have an important role in determining the effectiveness of the learning process and the achievement of the objectives of the school, so that teachers are required to be able to show optimal performance. The level of achievement of the teacher's performance can not be separated from the influence of the principal's leadership style.

In this study, the considered problem is what leadership style applied by the principal of SMAN 1 Bulu? And how does the principal improve teacher performance in SMAN 1 Bulu? The purpose of this study is to describe the style of principal leadership and his efforts in improving teacher performance. The benefit of this research is to give contributions in improving the performance of teachers as a provision for principals in an effort to improve teacher performance. This type of research is the study field. The source data is the principal as well as documents. Collecting data uses interviews, observation, and documentation. Meanwhile the method of data analysis uses qualitative inductive description.

Based on the analysis of research data, it can be concluded that the style of school leadership in improving the performance of teachers at SMAN 1 Bulu uses three styles of leadership, namely: democratic leadership style, authoritarian leadership style and, situational contingency leadership style. As for efforts in improving the performance of the school head teacher at SMAN 1 Bulu: 1. Guidance to teachers and staff at the school for teacher and employees performance can be increased; 2. Conduct regular evaluation once every week so that the performance has not been good teacher can increase; 3. Provide a good motivation for the performance of teachers and employees can be increased.

(13)

xiii

KATA PENGANTAR

ه هب ي ع م نأ ه َلا ه هل لا

هإا ه يهإا ه

لس

هَاهإ هلإا أ شأ ه

ن ا هلوس ع اً َ م َ أ شأ ،هل كيه ش ا ح

َم لا ، ب َيه

لص

نيه جأ هههب صأ هههلآ َ م يه ن ،ه نأا ه يخ ع م س

.

َمأ

ب

Segala حuji bagi Allah swt yang telah memberikan limpahan rahmat dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan penuh kesabaran. Shalawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Muhammad saw yang telah mengeluarkan manusia dari jahililyah (kebodohan) menuju cahaya Islam seperti yang dirasakan saat ini.

Atas rahmat Allah, akhirnya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang merupakan salah satu syarat guna memperoleh gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.) Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan judul: GAYA KPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMAN 1 BULU. Penulis dalam kesempatan ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada:

1. Dr. M. A. Fattah Santoso, M.Ag., selaku Dekan Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta.

(14)
(15)

xv DAFTAR ISI

Hlm

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN NOTA DINAS PEMBIMBING ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN ... iv

HALAMAN MOTTO ... v

HALAMAN PERSEMBAHAN ... vi

HALAMAN TRANSLITERASI ... xii

HALAMAN ABSTRAK ... xi

a. Pengertian Kepemimpinan ... 8

b. Peran Pemimpin ... 9

c. Tugas Pemimpin ... 10

d. Fungsi Nyata Seorang Pemimpin ... 11

e. Macam-macam Gaya Kepemimpinan ... 12

f. Pengertian Kepala Sekolah ... 13

g. Fungsi Kepemimpinan Kepala Sekolah ... 14

h. Kompetensi Kepala Sekolah ... 15

2. Kinerja Guru ... 21

a. Pengertian Kinerja ... 21

b. Ciri-ciri Kinerja yang Baik ... 22

c. Prinsip-prinsip dalam Meningkatkan Kinerja ... 22

(16)

xvi a. Gaya Kepemimpinan Demokratis ... 36

b. Gaya Kepemimpinan Otoriter ... 37

c. Gaya Kepemimpinan Situasional-Kontigensi ... 38

2. Tugas Kepala Sekolah ... 40

3. Upaya Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kinerja .... 41

a. Pembinaan ... 41

b. Evaluasi ... 41

c. Motivasi ... 42

BAB V ANALISIS DATA ... 44

A. Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMAN 1 Bulu ... 44

a. Gaya KePemimpinan Demokratis ... 44

b. Gaya Kepemimpinan Otoriter ... 45

c. Gaya Kepemimpinan Situasional-Kontigensi ... 47

B. Tugas Kepala Sekolah ... 49

a. Tugas Kepala Sekolah Sebagai Leader (pemimpin) ... 49

b. Tugas Kepala Sekolah Sebagai Manager ... 49

c. Tugas Kepala Sekolah Sebagai Educator ... 49

d. Tugas Kepala Sekolah Sebagai Supervisor ... 49

e. Tugas Kepala Sekolah Sebagai Motivator ... 50

f. Tugas Kepala Sekolah Sebagai Administrator ... 51

C. Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja guru 51

(17)

xvii

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Permohonan Menjadi Pembimbing I Lampiran 2 Permohonan Ijin Riset

Lampiran 3 Surat Ijin Penelitian Pemerintah Kabupaten Sukoharjo Lampiran 4 Surat Keterangan Telah Melakukan Riset

Figur

Gambaran Umum  SMAN 1 Bulu .......................................
Gambaran Umum SMAN 1 Bulu . View in document p.16

Referensi

Memperbarui...