KARATERISTIK TEPUNG KEDELAI DARI JENIS IMPOR DAN LOKAL (VARIETAS ANJASMORO DAN BALURAN) DENGAN PERLAKUAN PEREBUSAN DAN TANPA PEREBUSAN
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Oleh karena harga kedelai yang tinggi, masih impor dan juga nilai gizi kedelai lokal dan kedelai impor hampir sama sehingga harapan untuk menyamakan kedelai
Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya matahari yang terdistribusi melewati kanopi tanaman kedelai varietas Anjasmoro, Tanggamus, dan Wilis pada umur
mengenai seleksi hasil persilangan kedelai varietas Anjasmoro dan Genotipa untuk mendapatkan varietas baru kedelai yang memiliki sifat-sifat unggul,
Faktor yang pertama adalah varietas kedelai lokal (Wilis, Argomulyo dan Anjasmoro) dan faktor kedua penambahan sumber ekstrak pigmen (kulit buah naga dan daun
Hasil statistik juga menunjukkan bahwa jumlah bintil pada akar tanaman kedelai varietas Mitani dan Anjasmoro mengalami peningkatan secara nyata untuk tanaman kedelai yang
Hasil pengukuran intensitas cahaya yang terdistribusi lewat kanopi pada tiga tanaman kedelai varietas Baluran, Bromo, dan Galunggung pada umur 20, 30, dan 40 HST
Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya matahari yang terdistribusi melewati kanopi tanaman kedelai varietas Anjasmoro, Tanggamus, dan Wilis pada umur
Tabel 5.1 Persepsi Produsen Tempe Terhadap Kedelai Lokal dan Impor Kriteria Kedelai lokal Kedelai impor Ukuran Bijinya kecil dan ukurannya tidak sama Bijinya besar dan ukurannya