iii ABSTRAK
SUHARTININGSIH (106011000186). Peranan Keluarga Dalam Menumbuhkan Minat Remaja Melanjutkan Pendidikan ke Perguruan Tinggi (Studi Kasus di Lingkungan Kelurahan Pesanggrahan Kecamatan Pesanggarahan Jakarta Selatan). Skripsi ini. Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Jakarta, November, 2010.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris tentang lingkungan terutama lingkungan keluarga dalam menumbuhkan minat remaja untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan di lingkungan RW 03 Kelurahan Pesanggrahan Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan.
Populasi penelitian ini adalah remaja yang ada di lingkungan RW.03 Kelurahan Pesanggrahan Kecamatan Pesanggrahan Jakarta Selatan adalah seluruh remaja yang berusia 18-22 tahun yang berjumlah 300 orang responden dari 6 rukun tetangga. RT 01 berjumlah 37 remaja, RT 02 berjumlah 49 remaja, RT 03 berjumlah 80 remaja, RT 04 berjumlah 48 remaja, RT 05 berjumlah 46 remaja, dan RT 06 berjumlah 40 remaja. Yang diambil sampelnya oleh peneliti adalah RT 04-RT 06 yang berjumlah 134 populasi. Sedangkan jumlah sampel yang diambil 25% dari jumlah populasi yaitu 33 responden.
Penelitian sampel kali ini penulis menggunakan cara cluster random sampling atau acak yaitu pengambilan sampel dengan cara membagi populasi ke dalam beberapa kelompok menurut keragaman populasinya dan unit populasi yang diambil pada setiap clusternya diambil secara acak. Dalam operasinalisasi teknik ini, peneliti mengelompokan terlebih dahulu berdasarkan kelas-kelas atau berdasarkan asrama tempat tinggal diasrama atau berdasarkan daerah (RT/RW/kelurahan/kecamatan) tempat tinggal mereka.
Dalam membahas masalah ini peneliti menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu prosedur pemecahan masalah dengan menggunakan atau melukiskan keadaan objek yang diteliti berdasarkan data yang didapat pada saat penelitian. Data tersebut dihimpun, dianalisis, dan diinterpretasikan sehingga diperoleh hasil penelitian yang benar. Selain metode deskriptif analisis, penulis juga menggunakan rumus korelasi product moment, yaitu mencari ada tidaknya hubungan antara variabel satu dengan variabel lainnya. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan angket. Setelah data diperoleh kemudian diolah dengan meneliti kembali kelengkapan data yang telah diisi oleh responden, memberi kode dan mengelopmpokan data-data tersebut berdasarkan kategori pembahasan serta memberi skor pada setiap item. Setelah data yang telah diolah dan dijumlahkan skornya dianalisis dengan menghitung skala presentase dan korelasi ”r” Product Moment.