• Tidak ada hasil yang ditemukan

V. KESIMPULAN DAN SARAN INDUKSI KALUS EMBRIOGENIK DAN INISIASI EMBRIO SOMATIK ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis (L.) Blume) MENGGUNAKAN ASAM 2,4-DIKLOROFENOKSIASETAT.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "V. KESIMPULAN DAN SARAN INDUKSI KALUS EMBRIOGENIK DAN INISIASI EMBRIO SOMATIK ANGGREK BULAN (Phalaenopsis amabilis (L.) Blume) MENGGUNAKAN ASAM 2,4-DIKLOROFENOKSIASETAT."

Copied!
15
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 6. Hasil Pengamatan Waktu Induksi Kalus (Hari) Anggrek Bulan
Tabel 8. Hasil Pengamatan Waktu Induksi Kalus Embriogenik (Hari) Anggrek Bulan
Tabel 10. Hasil Pengamatan Morfologi Kalus Anggrek Bulan
Tabel 11.  Hasil Pengamatan Waktu Terbentuk Embrio Somatik Anggrek Bulan Setelah Subkultur (Hari)
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kultur antera kedelai varietas Wilis pada media padat melalui tahapan inisiasi dan proliferasi kalus, kemudian

Zat pengatur tumbuh (ZPT) merupakan komponen penting dalam proses embriogenesis somatik (Jimenez, 2001). Induksi kalus dan embriogenesis somatik.. Pada penelitian ini

Induksi embrio somatik (ES) primer pada kedelai dapat dilakukan langsung dari eksplan kotiledon muda pada medium yang mengandung 2.4-dichlorophenoxyacetic acid (2.4.D)

Umumnya kalus yang dihasilkan berwarna putih kekuningan dengan tekstur friabelInteraksi varietas dan media tanam yang terbaik untuk induksi kalus embriogenik

1. Pembentukan kalus embriogenik dan embrio somatik J. curcas dapat diinduksi dengan zat pengatur tumbuh picloram dan 2.4-D pada konsentrasi tertentu pada media