Informasi Dokumen
- Penulis:
- Arif Kurniawan
- Sekolah: Universitas Lampung
- Mata Pelajaran: Teknik Sipil
- Topik: Analisa Dampak Lalu Lintas Akibat Pembangunan Flyover Pada Ruas Jalan Sultan Agung – Ryacudu Kota Bandar Lampung
- Tipe: Skripsi
- Tahun: 2014
- Kota: Bandar Lampung
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan latar belakang permasalahan kemacetan lalu lintas di Kota Bandar Lampung dan pentingnya pembangunan flyover sebagai solusi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pembangunan flyover pada ruas jalan Sultan Agung – Ryacudu, serta untuk memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dalam menangani masalah kemacetan. Melalui pemahaman yang lebih baik tentang pengaruh infrastruktur terhadap lalu lintas, diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi dalam perencanaan transportasi yang lebih efektif.
1.1. Latar Belakang
Latar belakang penelitian ini menggambarkan kondisi kemacetan yang semakin parah di Kota Bandar Lampung. Pembangunan flyover diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jalan dan mengurangi kemacetan. Dengan meningkatnya jumlah kendaraan dan kepadatan populasi, penting untuk memahami dampak dari pembangunan flyover terhadap arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
1.2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup tiga poin utama: pengaruh flyover terhadap kapasitas lalu lintas, penyebab kemacetan di ruas jalan yang diteliti, dan perbandingan kapasitas jalan sebelum dan sesudah adanya flyover. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi yang berbasis data terkait masalah kemacetan yang ada.
1.3. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh flyover dalam mengurangi kemacetan, serta untuk memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kapasitas jalan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan rekomendasi bagi pihak terkait dalam pengelolaan lalu lintas di kawasan tersebut.
1.4. Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pemerintah dan pihak terkait dalam perencanaan dan pengelolaan transportasi. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik.
1.5. Pembatasan Masalah
Pembatasan masalah dalam penelitian ini difokuskan pada analisis dampak lalu lintas akibat pembangunan flyover di ruas jalan Sultan Agung – Ryacudu. Penelitian ini hanya mencakup waktu dan lokasi tertentu, serta parameter yang berkaitan dengan kapasitas, waktu tempuh, dan kecepatan kendaraan.
II. TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pustaka mencakup pengertian kemacetan lalu lintas, dampak negatif dari kemacetan, dan berbagai teori serta model yang berkaitan dengan transportasi dan perilaku lalu lintas. Bagian ini penting untuk memberikan dasar teori yang kuat dalam analisis yang dilakukan. Dengan memahami konsep-konsep ini, diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam terhadap hasil penelitian.
2.1. Pengertian Kemacetan Lalu Lintas
Kemacetan lalu lintas didefinisikan sebagai kondisi di mana arus lalu lintas melebihi kapasitas jalan, yang mengakibatkan kecepatan kendaraan menurun dan terjadinya antrian. Pemahaman tentang kemacetan sangat penting untuk menganalisis dampak dari pembangunan flyover.
2.2. Dampak Negatif Kemacetan
Kemacetan lalu lintas memiliki dampak negatif yang signifikan, termasuk peningkatan waktu perjalanan, biaya operasional kendaraan yang lebih tinggi, dan polusi. Penelitian ini menyoroti pentingnya mengatasi kemacetan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
2.3. Transportasi
Transportasi merupakan sistem yang memfasilitasi pergerakan orang dan barang. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bagaimana infrastruktur jalan dan flyover dapat mempengaruhi efisiensi transportasi di Kota Bandar Lampung.
2.4. Jalan Perkotaan
Jalan perkotaan memiliki karakteristik unik yang mempengaruhi arus lalu lintas. Pemahaman tentang tipe dan fungsi jalan perkotaan diperlukan untuk menganalisis dampak pembangunan flyover di ruas jalan yang diteliti.
2.5. Perilaku Lalu Lintas
Perilaku lalu lintas mencakup berbagai faktor yang mempengaruhi kapasitas dan kecepatan kendaraan di jalan. Analisis perilaku lalu lintas akan membantu dalam memahami bagaimana pembangunan flyover dapat mempengaruhi arus lalu lintas.
III. METODE PENELITIAN
Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, serta analisis data berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Penelitian ini dilakukan di lokasi tertentu pada waktu yang telah ditentukan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai arus lalu lintas dan kapasitas jalan.
3.1. Waktu Penelitian
Waktu penelitian dilakukan pada jam-jam sibuk untuk mendapatkan data yang representatif mengenai arus lalu lintas. Pengamatan dilakukan pada hari Senin, Kamis, dan Minggu selama periode tertentu.
3.2. Lokasi Penelitian
Lokasi penelitian dipilih di ruas jalan Sultan Agung – Ryacudu dan jalan Soekarno-Hatta, yang merupakan area dengan pembangunan flyover. Pemilihan lokasi ini penting untuk memahami dampak langsung dari flyover terhadap arus lalu lintas.
3.3. Teknik Pelaksanaan Survey
Survey dilakukan dengan metode pengamatan langsung dan pencatatan data arus lalu lintas. Data yang dikumpulkan meliputi volume kendaraan, waktu tempuh, dan data geometrik jalan.
3.4. Pengumpulan Data
Pengumpulan data primer dilakukan melalui survey lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari studi literatur. Penggunaan kedua jenis data ini penting untuk analisis yang komprehensif.
3.5. Analisis Data
Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode manual sesuai dengan MKJI. Hasil analisis akan digunakan untuk menentukan kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan kecepatan arus bebas.
IV. PEMBAHASAN
Pembahasan mencakup analisis hasil pengumpulan data, termasuk data geometrik jalan, arus lalu lintas, kapasitas, dan derajat kejenuhan. Hasil analisis ini akan memberikan gambaran yang jelas mengenai dampak pembangunan flyover terhadap lalu lintas di ruas jalan yang diteliti.
4.1. Hasil Pengumpulan Data
Data yang dikumpulkan menunjukkan arus lalu lintas yang signifikan di ruas jalan Sultan Agung dan Ryacudu, dengan kapasitas jalan yang bervariasi. Hasil ini menunjukkan perlunya analisis lebih lanjut untuk memahami dampak flyover.
4.2. Data Geometrik Jalan
Data geometrik jalan mencakup lebar jalan, jumlah lajur, dan kondisi fisik lainnya. Informasi ini penting untuk menilai kapasitas dan kinerja jalan sebelum dan sesudah pembangunan flyover.
4.3. Data Arus Lalu Lintas
Analisis data arus lalu lintas sebelum dan sesudah pembangunan flyover menunjukkan perubahan signifikan dalam volume kendaraan dan kecepatan. Hal ini menandakan bahwa flyover memberikan dampak positif terhadap arus lalu lintas.
4.4. Kapasitas
Kapasitas jalan dihitung berdasarkan data arus lalu lintas dan geometrik. Hasil menunjukkan bahwa kapasitas jalan meningkat setelah adanya flyover, meskipun derajat kejenuhan masih perlu diperhatikan.
4.5. Derajat Kejenuhan
Derajat kejenuhan yang diukur menunjukkan bahwa meskipun ada peningkatan kapasitas, kemacetan masih terjadi pada titik-titik tertentu. Ini menunjukkan perlunya pengaturan lalu lintas yang lebih baik di area tersebut.
V. PENUTUP
Bagian penutup menyajikan kesimpulan dari penelitian dan saran untuk perbaikan di masa depan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pemerintah dalam perencanaan transportasi yang lebih baik di Kota Bandar Lampung.
5.1. Kesimpulan
Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pembangunan flyover di ruas jalan Sultan Agung – Ryacudu memberikan dampak positif dalam mengurangi kemacetan, meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi. Derajat kejenuhan menunjukkan perlunya perhatian lebih lanjut dalam pengaturan lalu lintas.
5.2. Saran
Saran yang diberikan mencakup perlunya pengaturan lalu lintas yang lebih baik di area sekitar flyover, serta studi lebih lanjut mengenai dampak jangka panjang dari pembangunan flyover terhadap arus lalu lintas. Diharapkan, rekomendasi ini dapat membantu dalam perencanaan infrastruktur transportasi yang lebih efektif.