BAB II PEMBAHASAN 2.1 Sejarah Android
Android merupakan system operasi/operating system (OS) untuk perangkat mobile berbasiskan linux, yang dimodifikasi sedemikian rupa, sehingga dpat dijalankan dlam perangkat seperti computer tablet dan smartphone. Dikembangkan pertama kali oleh Android.Inc, yang kemudian namanya digunakan sebagai nama proyek system oprerasi Android. Pada tahun 2005, Google membeli OS (Operating System) Android.inc, sebagai strategi untuk memasuki pasar mobile handset. Google mengambil alih seluruh pengembangannya dan memperkerjakan Andy Rubin,Rich Miner, Nick Seear dan Chirs White. Andy Rubin sebgaipemimpin proyek tersebut. Di bawah lisensi Apache.google juga menyediakan platform terbuka, agar para pengembang dapat menciptakan apllikasi mereka sendiri untuk perangkat mobile, dan inilah yang membuat Android tumbuh dengan cepat. Untuk mengembangkan Andorid dibentuklah Open Handset Alliance, sebuah konsorsium terdiri dari 34 perusahaan, mencakup perusahaan hardware,sofeware dan telekomunikasi. Diantaranya Google, HTC, Intel, Motorola, Quantumm, T-Mobile Dan Nvidia. Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Andorid bersama Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan open source pada perangkat mobile. Di lain pihak, Google merilis kode-kode Android di bawah lisensi Apache, sebuah lisensi perangkatlunak dan open platform perangkat seluler.
1Sekitar September 2007 Google mengenalkan Nexsus One, salah satu jenis smartphone
yang menggunakan Android sebagai system operasinya. Telepon ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010. Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Andorid ARM Holdings, Atheros Communications, di produksi oleh Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance, OHA mengumumkan produk perdana mereka, Andorid, Perangkat mobile yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Andorid dirilis te;ah dilakukan berbagai pembaharuan berupa perbaikan bugdanpenambahan fitur baru.
2.2 Versi-versi Android
Andorid dikembangkan dengan modifikasi dari kernel Linux, tujuannya dapat dijalankan di dalam sebuah perangkat mobile seperti smartphone dan komputer tabled. Saat ini banyak sekali vendor-vendor besar yang sudah menggunakan android sebagai operating System di perangkat mereka. Jika dahulu Nokia dengan Syimbian-nyayang sempat menjadi market leader, sekarang sudah tertinggal oleh Android sebagai system operasi smartphone.Sampai saat ini, android sudah mengalami perkembangan sampai dengan beberapa versi sejak pertama kali dirilis dengan digunakan pada 22 Oktober 2008 oleh HTC. Berikut perkembangan dari versi-versi Android :
a. Android Versi 1.1 google merilis Android versi 1.1 pada 9 Maret 2009, dengan pembaharuan estetis pada aplikasi, jam, alaram, voice search, pengiriman peasn dengan gmail dan pemberitahuan email.
b. Android Versi 1.5(Cupcake) pada mei 2009, Android versi 1.5 (Cupcake) dirilis dengan menggunakan Android SDK (Software Development Kit). Terdapat beberapa pembaharuan dan penambahan fitur. Diantaranya, merekam dan menonton video dengan modus kamera, meng-upload video ke Youtube dan upload gambar ke Picasa langsung melalui perangkat mobile, dukungan dengan Bluetooth A2DP, terhubung ke perangkat Bluetooth secara otomatis, animasi layar dan keyboard pada layar yang disesuaikan dengan sistem.
c. Android Versi 1.6 (Donut) drilis pada september 2009, dengan menghadirkan proses pencarian yang lebih baik dari pada versi sebelumnya, battery indicator, control Applet VPN, Gallery yang lebih baik dapada versi sebelumnya, Battery indicator, control Applet VPN, Gallery yang memungkinkan pengguna memilih foto yang akan dihapus, koneksi CDMA/EVDO. 802.Ix, VPN, Gestrures dan Text to Speech.
d. Android Versi 2.0 / 2.1 (Eclair) dirilis pada Desember 2009 pada versi ini dilakukan pengoptimalan hardware, peningktan Google Maps 3.2.1 perubahan UI(User Interface) dengan dukungan baru HTML 5, daftar kontak baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MegaPixel, digital zoom dan Bluetooth 2.1.
Tab. Dalam versi ini fitur yang tersedia sudah kompleks seperti, kerangka yang memungkinkan pengguna menghapus komponen yang tersedia, Dalvik Virtual Machine, grafik 2D dan 3D berdasarkan libraries OpenGL, SOLLite, mendukung format audio, audio dan gambar seperti MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF, serta mendukung GSM, Bluetooth, EDGE, 3G, dan Wifi, Kamera, Global Positioning System (GPS), Kompas dan Accelerometer.
f. Android Versi 2.3 (Gingerbread) android versi ini dirilis pada Desember 2010 dengan perbaikan dari versi sebelumnya. Fitur-fitur yang diperbaiki sebagai berikut: SIP-based Voip, Near Filed Comunication (NFC), Gyrocope dengan Sensor, Multiple Camera Support, Mixable Audio Effect dan Download Manager.
g. Android Versi 3.0 (Honeycomb) android versi inidirancang khusus untuk computer tablet. Android versi Honeycomb mendukung ukuruan layar yang lebih besar. User Interface Honeycomb berbeda dengan versi android sebelumnya. Pada versi ini mendukung multiprosesor dan juga akselerasi perangkat keras untuk grafis.
h. Android Versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) android Ice Cream Sandwich dirilis pada tanggal 19 Oktober 2011. Membawa fitur generasi sebelumnya yaitu android Honeycomb untuk smartphone dengan tambahan fitur baru. Antara lain : pengenalan wajah, jaringan data penggunaan, pemantauan dan control, kontak jaringan social yang terpadu, kontak fotografi, melihat email secara offline dan berbagi informasi menggunakan NFC. Ponsel yang pertama menggunakan android versi ini adalah Samsung Galaxsi Nexus.
i. Android Versi 4.1/4.2 (Jelly Bean) versi android ini diluncurkan dengan membawa keunggulan dan fitur baru dari versi sebelumnya antara lain meningkatkan input keyboard, desain baru fitur pencarian. User interface baru dengan search voice (pencarian suara) yang lebih cepat dan perbaruan dari Google Now dengan fungsinya untuk melihat ramalan cuaca, lalulintas atau hasil pertandingan olahraga. Pada versi Jelly Bean 4.2 memiliki tambahan fitur foto sphere untuk panorama, day dream untuk screen saver, power control, lock screen widget, menjalankan banyak user dalam satu tablet dan widget terbaru.
dengan RAM 512 MB masih bisa menjalankan OS versi ini dengan lancer. Berbeda dengan versi sebelumnya yang harus memiliki RAM 756 MB agar dapat berjalan denga mulus.
k. Android Versi 5.0 (Lollipop) dirilis pada tanggal 15 Oktober 2014,versi OS ini mengusung perubahan besar dari segi UI yang Nampak lebih flat dengan konsep material design. Versi Android ini sudah mendukung arsitektur 64-bit sehingga sudah memungkinkan untuk penggunaan RAM diatas 3 GB pada hardware perangkat.
l. Android Versi 6.0 (Mashmallow) dirilis pada bulan September 2015, kelebihan pada versi ini adalah penggunaan Google Now on Tap yang dapat mempermudah percarian dengan fitur suara yang melayani pengguna Andrioid versi ini.
m. Android Versi 7.0 (Nouget) versi ini diperkenalkan pada akhir Juni 2016. Pada versi ini andanya penambahan fitur-fitur baru seperti Projrct Svelte yang memungkinkan penggunaan kinerja RAM yang minim sehingga lebih hemat batrai. Pada versi ini juga dilengkapi dengan teknologi VR (Vitual Reality) dan dapat menjalankan dua aplikasi secara bersamaan.
2.3 Mengenal Komponen Android 1. Asitektur dan Aplikasi Android
2. Aplication Framework
Aplication Framework merupakan kerangka aplikasi yang menyediakan class-class yang dapat digunakan untuk mengembagkan aplikasi android. Selain itu, menyediakan abstraksi generic untuk mengakses perangkat, serta tampilan user interface dan susmber daya aplikasi. Bagian terpenting dalam kerangka aplikasi framework android sebagai berikut :
a. Activity Manager, berfungsi untuk mengontrol siklus hidup aplikasi dan menjaga keadaan “Backtack” untuk navigasi penggunaan.
b. Content Provider, berfungsi merangkum data memungkinkan untuk digunakan oleh aplikasi lainnya.
c. Resource Manager, berfungsi mengatur sumber daya yang terdapat di dalam program, serta menyediakan akses sumber daya diluar program seperti grafik dan file layout.
d. Location Manager, berfungsi memberikan data lokasi dimana keberadaan perangkat android si pengguna.
e. Notification Manager, mencakup berbagai macam pesan peringatan yang ditampilkan pada situs bar.
3. Linux Kernel dan Libraries
Linux Kernel, merupakan layer dimana inti dari inti operating system android berada. Berisi file-file yang mengatur system processing, memory, drivers dan system-sistem android lainnya. Kernel yang digunakan adalah versi 2.6 Linux sendiri merupakan system operasi bersifat terbuka, yang dapat dikembagkan oleh siapapun dan handal dalam menajemen proses, maupun memory. Mengenai Libraries, android menggunakan libraries dari C/C++ dengan standart BSD (Barkly Sofware Distribution) dan setengahnya tertanam pada kernel linux. Berikut contoh libraries pada android:
a. Media Libraries, untuk merekamdan memutar berbagai format audio dan video.
b. Surface Manager, untuk mengatur hak akses layer untuk berbagai apliikasi. c. Graphic Libraries, didalamnya termasuk SGL dan OpenGL untuk tampilan
2D dan 3D.
d. SQLite, sebagai database pada aplikasi, untuk menyimpan data yang dituliskan.
4. Android Runtime
Didalam Android terdapat paket libraries intii yang digunakan untuk pengembangan aplikasi, yang menyediakan sebagian besar fungsi android. Android Runtime merupakan mesin virtual yang membuat aplikasi android menjadi lebih tangguh yang didalamnya 2 libraries inti :
a. Core Libraries
Andorid memang dikembangkan dengan bahasa java, tapi android bukanlah mesin virtual java. Core Libraries (Pustaka Inti) android menyediakan hampir semua fungsi yang terdapat dalam pustaka java dan beberapa pustaka android.
b. Dalvik Virtual Machine
Salah satu elemen kunci dari android adalah DVM (Dalvik Virtual Machine), karena androidberjalan bukan di Java Virtual Machine. Sebenarnya DVM punya banyak persamaan dengan Java Virtual Machine seperti pada Java ME (Java Mobile Edition). Tetapi android menggunakanvirtual mesin sendiri yang memastikan feature-feaatur yang ada didalamnya dapat berjalan lebih efesien padaperangkat mobile. Penjelasan mengenai Dalvik Virtual Machine akan dilanjutkan pada sub bab berikutnya.
5. DVM (Dalvik Virtual Machine)
6. Fitur-Fitur Penting Android
Android membuka peluang bagi para developver untuk mengembangkan aplikasi sesuai dengan keinginan. beberapa fitur-fitur Android penting disediakan untuk pengembangan aplikasi adalah sebagai berikut:
c. Framework Aplikasi, mendukung penggatian komponen dan reusable d. Virtual Machine Dalvik, mengoptimalkan aplikasi diperangkat mobile. e. Intergrated Browser, berdasarkan engine open source “WebKit”.
f. Grafik yang dioptimalkan dengan dukungan libraries drafis 2D, grafis 3D dengan menggunakan OpenGL ES 1.0 (Opsional Akselerasi Hardware). g. SQLite sebagai databasepenyimpanan data.
h. Media yang di support MPEG4, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF, dan GSM Telephony (tergantung hardware).
i. Bluetooth, EDGE, 3G dan Wifi.
j. Lingkungan Development yang lengkap dengan dokumentasi, emulator, Tools dan Library. Banyaknya fitur yang ada akan memudahkan kita untuk mendevelop aplikasi agar dapat berjalan pada perangkat mobile yang menggunakan operating system Android.
2.4 Tools Pembangun Aplikasi
1. Java JDK (Java Development Kit) Andorid SDK berjalan menggunakan resource dari java SE JDK (Java Development Kit). Apabila di komputer belum terinstal JDK, maka belum bisa digunakan untuk membangun aplikasi android, karena pengembangan aplikasi android menggunakan bahasa java. Supaya mendapatkan java Platform JDK Android menggunakan bahasa java.
2. Eclipse merupakan IDE yang akan kita gunakan untuk mengembangkan aplikasi pada platform android.