• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERILAKU LENTUR PADA PERBAIKAN BALOK BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN PLAT BAJA TIPIS DAN GROUTING

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PERILAKU LENTUR PADA PERBAIKAN BALOK BETON BERTULANG DENGAN MENGGUNAKAN PLAT BAJA TIPIS DAN GROUTING"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PERILAKU LENTUR PADA PERBAIKAN BALOK BETONBERTULANG

DENGAN MENGGUNAKAN PLAT BAJA TIPIS DANGROUTING

Oleh: HERMIN TRI WIJAYANTI ( 01520063 ) Civil Engineering

Dibuat: 2008-08-07 , dengan 3 file(s).

Keywords: Plat Baja Tipis, Balok Beton

Beton bertulang merupakan bahan bangunan yang paling banyak digunakan, karena sifatnya yang kuat dan tahan lama, harganya yang murah , serta mudah dalam pembuatannya, dan mutu yang disesuaikan dengan fungsinya. Pemakaian beton bertulang untuk keperluan konstruksi perlu diperhatikan syarat kekuatannya, sehingga dapat memenuhi fungsi yang telah direncanakan. Salah satu teknik perbaikan adalah dengan menggunakan injeksi (grouting) dan pemasangan plat baja tipis. Teknik ini sangat mudah dilaksanakan dan relatif cepat pengerjaanya, selain itu

harganya juga murah dan bahannya mudah didapat dipasaran.

Penelitian perbaikan balok beton bertulang menggunakan plat baja tipis dengan metode lem, angkur, dan grouting. Balok uji yang digunakan berukuran (10 x 15 x 90) mm sebanyak 3 balok untuk setiap variabel.

Dari hasil pengujian didapatkan, Balok Konvensional mengalami keruntuhan lentur dan balok beton yang diperbaiki dengan plat baja tipis dan grouting mengalami peningkatan kekuatan paling besar yaitu 61972,42 kgmm (meningkat sebesar 43,804 % dibandingkan balok konvensional), sedangkan kekakuan paling besar 1696,42 kg/mm (meningkat 16,629 %

dibandingkan balok konvensional) dengan menggunakan metode plat baja tipis yang diangkur, dan untuk peningkatan daktilitas paling besar 12,67 (meningkat 13,49 % dibandingkan balok konvensional) dengan menggunakan metode plat baja tipis yang digrouting .

Reinforced concrete represent construction material which at most used, because strong in character durable and, its cheap price , and also easy to in its making, and quality of which adapted for its function. Usage of reinforced concrete for construction require to be paid

attention its strength condition, so that can fulfill function which have been planned. One of the repair technique is by using hypodermic (called grouting) and installation of flimsy steel plate. This technique is very easy executed and relative quickly its, besides its cheap price also and its materials is easy to got marketing.

Referensi

Dokumen terkait

Faktor air semen (f.a.s) yang digunakan adalah 0,5. Tujuan dari penelitian ini adalah: untuk membandingkan kuat lentur balok beton bertulangan baja normal dengan balok

Dari hasil pengujian kuat lentur di laboratorium diketahui bahwa momen lentur uji balok beton bertulang dengan baja tulangan baru maupun dengan baja tulangan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kuat lentur balok beton bertulang dengan penambahan baja tulangan yang dipasang menyilang sebelum dan sesudah dibakar

Penurunan kuat tarik baja tulangan pada balok beton bertulang dengan berbagai variasi selimut beton dan kenaikan temperatur, kurang dari 11% kekuatan tarik baja tulangan pada

Berdasarkan hal tersebut, perlu dilakukan penelitian yang lebih mendalam untuk mengetahui berapa pengaruh penambahan baja stripplat terhadap kuat lentur balok

Tabel 4.8 : Lendutan Berdasarkan Hasil Pengujian dan Lendutan Teoritis Pada Balok I Perkuatan Baja Ringan

Sebagai pengembangan penggunaan material perkuatan kuat lentur balok beton bertulang yang telah mengalami penurunan kekuatan struktur akan digunakan pelat baja

Selain itu, semakin meningkatnya nilai defleksi balok sangat dipengaruhi oleh tingginya kadar korosi yang terjadi pada baja tulangan, adanya faktor korosi yang semakin tinggi membuat