• Tidak ada hasil yang ditemukan

Studi Komparatif Kedudukan Mahar Pernikahan di Negara Indonesia dan Pakistan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Studi Komparatif Kedudukan Mahar Pernikahan di Negara Indonesia dan Pakistan"

Copied!
129
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

“Dalam hal isteri tidak mau memberikan persetujuan, dan pemberian izin untuk beristri lebih dari satu orang berdasarkan atas salah satu alasan dalam pasal 55 ayat 2 dan 5

Dalam hal istri tidak mau memberi persetujuan , dan permohonan untuk beristri lebih dari satu orang berdasarkan atas salah satu alasan yang di atur dalam pasal 55 ayat (2) dan

Selanjutnya Pasal 59 KHI menyebutkan: “Dalam hal istri tidak mau memberikan persetujuan, dan permohonan izin untuk beristri lebih dari satu orang berdasarkan salah satu

Dalam hal istri tidak mau memberikan persetujuan, dan permohonan izin untuk beristri lebih dari satu orang berdasarkan atas salah satu alasan yang diatur dalam

1) Permohonan izin poligami harus bersifat kontensius, pihak istri harus didudukkan sebagai termohon. 2) Alasan izin poligami yang diatur dalam pasal 4 ayat (2) Undang-Undang Nomor

Dalam pasal 59 dikatakan bahwa: “Dalam hal isteri tidak mau memberikan persetujuan, dan permoho- nan izin untuk beristeri lebih dari satu orang berdasarkan atas

Dari pelbagai aturan tentang mahar yang masing- masing berlaku di 5 (lima) negara tersebut, maka terlihat bahwa dalam hukum keluarga, ketentuan mahar telah diatur secara

Pasal 59 Dalam hal istri tidak mau memberikan persetujuan, permohonan izin beristri lebih dari satu orang berdasarkan atas salah satu alas an yang diatur dalam pasal 55 ayat 2 dan 57,