• Tidak ada hasil yang ditemukan

Model penguatan modal komunitas pertanian Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kelaparan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Model penguatan modal komunitas pertanian Dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kelaparan"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Abstrak Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2008

Model Penguatan Modal Komunitas Pertanian

Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanggulangan Kelaparan

Ikeu Tanziha1), Yayat Heryatno

1) Staf Pengajar Dept. IKK Fakultas Ekologi Manusia IPB

Abstrak

Penelitian bertujuan untuk (1) menganalisis determinan kelaparan, (2) menganalisis indikator kelaparan (3) membuat model optimalisasi gizi yang memenuhi kecukupan gizi, kebiasaan pangan dan sesuai daya beli keluarga miskin, (4) membuat model penguatan modal sosial untuk menanggulangan masalah kelaparan di daerah nelayan. Desain penelitian adalah crosectional. Penelitian dilakukan di daerah nelayan yaitu di Desa Grogol dan Desa Mertasinga, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon; menggunakan contoh 110 keluarga secara acak stratifikasi. Data dikumpulkan meliputi data sosio ekonomi dan demografi, persepsi kelaparan (kelaparan kualitatif), dan konsumsi pangan individu, food coping strategi dan dukungan sosial. Tingkat kecukupan individu dihitung dengan membandingkan konsumsi aktual dengan kecukupan yang dianjurkan. Secara kuantitatif seseorang dikategorikan lapar apabila tingkat kecukupan energinya <70% sedangkan secara kualitatif apabila dalam dua bulan terakhir terjadi penurunan frekuensi atau porsi disertai penurunan berat badan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa determinan utama kelaparan adalah pengeluaran per kapita dengan kategori di bawah dan di atas garis kemiskinan yang berpengaruh terhadap kejadian lapar yaitu dengan odds ratio = 5,79. Berdasarkan tingkat kemampuan klasifikasi dan kemudahan dilapangan, maka alternatif indikator kelaparan yang direkomendasikan adalah frekuensi nasi dan persen pengeluaran untuk pangan pokok (beras). Dikategorikan lapar apabila frekuensi konsumsi nasi <13,5 kali/minggu, atau apabila persen pengeluaran untuk pangan pokok > 23 %. Penguatan modal sosial yang dapat dilakukan untuk penanggulangan kelaparan adalah penguatan kelembagaan sosial dan kemandirian keluarga nelayan.

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggungjawab untuk program DBD tidak membuat perencanaan kegiatan untuk program DBD, puskesmas kekurangan tenaga kesehatan

Berdasarkan rumusan masalah, penelitian ini dengan bertujuan untuk memperoleh serta menganalisis data guna mengetahui sejauh mana peranan dan koordinasi Bank Indonesia dalam

Penelitian ini bertujuan menganalisis model komunikasi humas dalam kegiatan penyuluhan 

(2016) bertujuan unhrk merumuskan Model Tenpi Spidtual guna mengembangkan kualitas jiwa sebagai upaya penanggulangan delinkrensi pada Siswa SMAN di Kota.. Makassir.

Metode   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   adalah diskriptif,   yang  

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanggungjawab untuk program DBD tidak membuat perencanaan kegiatan untuk program DBD, puskesmas kekurangan tenaga kesehatan

Petugas kesehatan di klinik kedatangan TKI dan atau KKP, harus segera membuat laporan ke Dinas Kesehatan Propinsi tempat asal TKI, agar TKI dengan HIV/AIDS ini dapat

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dialog argumentatif antara Nabi Ibrahim dan Raja Namrud berdasarkan