• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penelitian Irigasi Hemat Air pada Budidaya Tanaman Padi dengan Metode SRI (System Of Rice Intensification) di Daerah Irigasi Ciramajaya, Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Penelitian Irigasi Hemat Air pada Budidaya Tanaman Padi dengan Metode SRI (System Of Rice Intensification) di Daerah Irigasi Ciramajaya, Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat"

Copied!
100
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Perbandingan golongan Indica dan Japonica
Gambar 1. Fase pertumbuhan tanaman padi
Gambar 2. Potongan melintang akar tanaman padi pada dataran rendah  a). Kondisi tak tergenang ; b)
Tabel 3. Kandungan unsur hara pupuk kandang dari beberapa jenis hewan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Perkembangan akar yang lebih baik pada metode SRI dapat dilihat juga dari jumlah rambut akar yang lebih banyak pada metode SRI dibandingkan dengan metode konvensional,

Perbedaan tersebut yaitu tanah pertanian konvensional menganggap tanah sebagai mesin sedangkan SRI organik sebagai aset, serangga dianggap sebagai musuh oleh

Skripsi berjudul : Pengaruh Perbedaaan Sistem Tanam Konvensional Dengan SRI ( System of Rice Intensification ) Terhadap Dominansi Gulma Dan Hasil Tanaman Padi , telah diuji

Tabel 3 juga menunjukkan bahwa perlakuan umur semai 6 hari menghasilkan jumlah anakan produktif lebih banyak dan berbeda dengan pola tanam konvensional.. Laju

Hasil panen pada metode SRI pada musim pertama tidak jauh berbeda dengan hasil sebelumnya (metode konvensional) dan terus meningkat pada musim berikutnya sejalan dengan meningkatnya

Oleh karena itu penelitian mengenai perhitungan produktivitas air padi sawah yang menggunakan input irigasi pipa dengan sistem pemberian air secara konvensional dan SRI

Selama ini SRI masih diterapkan secara sporadis, belum ada SRI yang diterapkan dalam suatu sistem irigasi (minimal dalam satu tersier). Dengan demikian manfaat penghematan

Untuk variasi 3 dan 4 yaitu ketika pemberian air irigasinya setelah elevasi air mencapai kedalaman air -15 cm dan -17 cm dari permukaan tanah menunjukkan penurunan produksi padi jika