• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendugaan Dengan 2 Kondisi Ketakbiasan Pada Teknik Cokriging

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pendugaan Dengan 2 Kondisi Ketakbiasan Pada Teknik Cokriging"

Copied!
48
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel I .  Nilai eovrrria,f dan nas-covmia~z untuk data yang d i k a a n  &lam Gambnr I mcnggunakan model linear eoregionnlisasi yang diberikan &lam Pcrsnmaan (13)
Tabel I .  Nilai eovrrria,f dan nas-covmia~z untuk data yang d i k a a n  &lam Gambnr I mcnggunakan model linear eoregionnlisasi yang diberikan &lam Pcrsnmaan (13)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil dari pendugaan selang terpendek dari parameter model waktu kontinu khususnya parameter untuk pengaruh autoregressive pada peubah pengalaman guru mengajar

Kesimpulan dari penelitian ini adalah, bahwa terdapat fungsi dengan dua peubah yang kontinu di suatu titik tertentu tetapi tidak mempunyai turunan parsial pertama di titik

Peubah kemampuan membaca dan menulis dalam perhitungan AMH merupakan peubah biner sehingga salah satu metode yang dapat diterapkan pada pendugaan area kecil adalah

SAE merupakan metode pendugaan tidak langsung yang mengkombinasikan antara data survei dengan data pendukung lain misalnya dari data sensus sebelumnya yang memuat peubah

Berdasarkanhasil analisis nilai tahananjenis material dari data pendugaan geolistrik yang dilakukan pada 8 titik pendugaan, maka dapat dijelaskan bahwa secara umum akuifer di

Misalkan pada suatu pengamatan peubah acak Y yang menyebar normal dengan rata- rata μ , maka dalam model linear klasik terdapat tiga bentuk komponen yang berhubungan

Menurut Awali (2013), kriging merupakan analisis data geostatistika yang digunakan untuk mengestimasi besarnya nilai yang mewakili suatu titik yang tidak tersampel

Titik dasar teknik (TDT) adalah titik tetap yang mempunyai koordinat yang diperoleh dari suatu pengukuran dan perhitungan dalam suatu sistem tertentu yang berfungsi sebagai