Hubungan Ketahanan Pangan Tingkat Keluarga dengan Anemia, Kurang Energi Kronis (KEK), dan Preeklamsia pada Ibu Hamil di Kecamatan Binjai Selatan Tahun 2014
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari prevalensi KEK ibu hamil di Puskesmas Ciputat yang sudah termasuk ke dalam kemungkinan rawan pangan yaitu sebesar 6,68% dan berdasarkan hasil studi pendahuluan
Asupan energi yang rendah pada ibu hamil di Kecamatan Sedayu dapat disebabkan ibu hamil tersebut banyak berasal dari keluarga yang rawan pangan yaitu sebesar 39,4% dan
Tujuan penelitian adalah untuk menguji hubungan antara ketersediaan pangan keluarga dan tingkat konsumsi energi protein, Fe, asam folat dan vitamin B 12 dengan kejadian
Dari tabel 4 dapat diketahui faktor umur ibu hamil yaitu 20-35 tahun dan >35 tahun, faktor status bekerja ibu hamil, dan ibu multigravida memiliki pengaruh
Mengingat makanan tambahan berupa biskuit yang berbahan pangan lokal bagi ibu hamil kurang energi kronis, memberikan kontribusi yang bermakna terhadap konsumsi
Asupan energi yang rendah pada ibu hamil di Kecamatan Sedayu dapat disebabkan ibu hamil tersebut banyak berasal dari keluarga yang rawan pangan yaitu sebesar 39,4% dan
Pengaruh Status Kurang Energi Kronis (KEK) dan Status Anemia terhadap Kejadian Berat Badan lahir Rendah (BBLR) pada Ibu Hamil Usia Dini (Studi di Puskesmas Mumbulsari
Sikap Terhadap pencegahan Anemia dan KEK Hasil penelitian menunjukan terjadi peningkatan sikap positif pada ibu hamil terhadap pencegahan anemia dan KEK setelah diberikan pembelajaran