• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (STUDI EMPIRIS PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2013-2014 )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP MANAJEMEN LABA (STUDI EMPIRIS PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA (BUMN) YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2013-2014 )"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

i

PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP

MANAJEMEN LABA

(STUDI EMPIRIS PADA BADAN USAHA MILIK NEGARA

(BUMN) YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2013-2014 )

SKRIPSI

Untuk Memenuhi Salah Satu Persyaratan Mencapai Derajat Sarjana Ekonomi

Oleh:

ANINDYA WULANDARI

201210170311129

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)
(3)

iii

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala petunjuk, rahmat, hidayah, dan kesempatan sehingga skripsi yang berjudul “Pengaruh Good Corporate

Governance terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada Badan Usaha

Milik Negara (BUMN) yang Terdaftar di BEI Tahun 2013-2014)” ini dapat

diselesaikan dengan baik. Skripsi ini disusun untuk memenuhi serta melengkapi syarat memperoleh gelar kesarjanaan pada Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi, Universitas Muhammadiyah Malang.

Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada baginda Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarganya dan sahabatnya yang selalu membantu beliau dalam menegakkan Dinullah di muka bumi ini. Penelitian ini sangat penting dilakukan karena untuk menganalisis dan mencari bukti empiris Pengaruh Good Corporate Governance terhadap manajemen laba.

Penulisan skripsi ini dapat terselesaikan berkat bantuan berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak berikut:

1. Bapak Drs. Fauzan, Mpd selaku Rektor Universitas Muhammadiyah Malang.

(4)

iv

3. Ibu Dra. Siti Zubaidah, MM., Ak., CA selaku Ketua Jurusan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang.

4. Ibu Dra. Endang Dwi Wahyuni., Msi., Ak selaku Dosen pembimbing 1 yang telah rela meluangkan waktuya untuk mengoreksi serta memberikan petunjuk yang sangat bermanfaat guna penyusunan skripsi ini.

5. Ibu Gina Harventy, SE, Msi., Ak., CA selaku Dosen pembimbing 2 yang penuh kesabaran telah memberikan bimbingan serta petunjuk hingga selesainya penulisan skripsi ini.

6. Bapak Drs. Adi Prasetyo M.Si selaku Dosen Wali kelas C angkatan tahun 2012, Jurusan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Malang.

7. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang telah memberikan berbagai ilmu pengetahuan selama penulis duduk di bangku kuliah.

8. Orang Tua Saya tercinta, Bapak Supriadi dan Ibu Sulistin, yang telah berjuang demi kelangsungan kuliah saya dan selalu memberikan Do’a dan limpahan kasih sayangnya.

9. Adikku tercinta Epriliano Dimas Erlangga yang sudah memotivasi dalam mengerjakan skripsi ini.

10.Nenek dan Kakekku tercinta Umbarti dan Nuroto yang selalu memotivasi dan memberi semangat dalam mengerjakan skripsi.

(5)

v

12.Semua temen-temenku di Akuntansi C angkatan 2012, serta teman-teman seperjuangan dan sahabat-sahabatku (Anna Anggraini, Yuli Murdiyanti, Aprilia Nishfu Laili, Marista Oktaviani, Dyah Ayu Rinawati, Sri Wahyuni, Asriyani B Toduho) yang membangkitkan motivasi saya untuk terus berjuang.

13.Semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu yang telah banyak membantu terselesaikannya Skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan saran dan kritik demi kesempurnaan untuk pengembangan penelitian selanjutnya.

Akhirnya segala amal baik yang telah mereka berikan kepada penulis semoga mendapat balasan dari Allah SWT. dan penulis berharap semoga skripsi ini bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Malang, Mei 2016

(6)

vi A.Tinjauan Penelitian Terdahulu ... 7

B.Tinjauan Pustaka ... 9

1. Teori Keagenan ... 9

2. Pengertian Good Corporate Governance ... 12

3. Manfaat Good Corporate Governance ... 13

4. Prinsip-prinsip Good Corporate Governance ... 14

5. Mekanisme Good Corporate Governance ... 15

6. Pengertian Manajemen Laba ... 19

7. Faktor-faktor Manajemen Laba ... 20

8. Teknik Manajemen Laba ... 22

(7)

vii

C.Kerangka pikir ... 36

D.Pengembangan Hipotesis ... 36

BAB III METODOLOGI PENELITIAN A.Unit Analisis ... 43

B.Jenis Penelitian ... 43

C.Variabel dan definisi operasional variabel penelitian ... 43

D.Populasi dan Sampel ... 47

1. Mengolah Data Variabel Dependen ... 49

2. Mengolah Data Variabel Independen ... 49

3. Statistik Deskriptif ... 49

4. Uji Asumsi Klasik ... 49

1) Uji Normalitas ... 50

2) Uji Multikoloniearitas ... 51

3) Uji Heteroskedastisitas ... 51

4) Uji Autokorelasi... 52

5. Analisis Regresi Linier Berganda ... 53

6. Pengujian Hipotesis ... 54

1) Uji t ... 54

2) Uji F ... 54

(8)

viii BAB IV HASIL PENELITIAN

A.Gambaran Umum Objek Penelitian ... 57

B.Penyajian Data ... 59

2) Uji Multikoloniearitas ... 74

3) Uji Heteroskedastisitas ... 75

4) Uji Autokorelasi ... 77

3. Analisis Regresi Linier Berganda ... 76

4. Pengujian Hipotesis ... 78

1) Uji t ... 80

2) Uji F ... 83

3) Uji Koefisien Determinasi ... 84

D.Pembahasan ... 85

BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan ... 93

B. Keterbatasan penelitian ... 96

C. Saran ... 96

LAMPIRAN ... xi

(9)

ix

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Kriteria Pengambilan Sampel Lampiran 2 : Daftar Perusahaan Sampel

Lampiran 3 : Hasil Perhitungan Variabel Independen dan Variabel Dependen Lampiran 4 : Hasil Statistik Deskriptif

Lampiran 5 : Hasil Uji Normalitas Lampiran 6 : Hasil Uji Multikolinearitas Lampiran 7 : Hasil Uji Heteroskedastisitas Lampiran 8 : Hasil Uji Autokorelasi

Lampiran 9 : Hasil Regresi Linier Berganda dan Uji t Lampiran 10: Hasil Uji F

(10)

x

DAFTAR PUSTAKA

Aji, Bayu Bimo. 2012.”Pengaruh Good Corporate Governance terhadap

Manajemen Laba”. Semarang. Universitas Diponegoro.

Dinda, Dwi Wahyuni. 2010. “Pengaruh Good Corporate Governance terhadap

Manajemen Laba”. Jakarta. UIN Syarif Hidayatullah.

Fauziyah, Nuriyatun. 2014. “Pengaruh Good Corporate Governance dan Leverage

terhadap Manajemen Laba melalui manipulasi aktivitas riil (Studi Empiris

Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”. Yogyakarta:

Universitas Negeri Yogyakarta.

Ghozali. 2013. “Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21”. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Guna, I Welvin dan Herawaty, Arleen. 2010.” Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Independensi Auditor, Kualitas Audit dan

Faktor-Faktor lainnya terhadap Manajemen Laba”. Jurnal Bisnis dan Akuntansi

Vol 12, No.10, April 2010, hlm 53-68.

Husni, Raudhatul. 2014. Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance, Leverage dan Profitabilitas Terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Perusahaan Property Dan Real Estate Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2008-2010).

Penelitian Eksplanatori. http://kutukuliah.blogspot.com/2013/05/pengertian-penelitian-eksplanatori-adalah.html. (diakses tanggal 7 Januari 2016).

Kristiani, Emi Kadek., dkk. 2014. “Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governancedan Ukuran Perusahaan terhadap Manajemen Laba”. Jurnal S1

Ak, Vol 2 No 1, hlm 1-12.

Natalia, Debby. 2013. “Pengaruh Mekanisme Good Corporate Governance

terhadap Praktek Earning Management”. Jurnal Ilmiah Mahasiswa, Vol 2

No 1, hlm 1-12.

Ningsaptiti, Restie. 2010. “Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan dan Mekanisme

Corporate Governance terhadap Manajemen Laba (Studi Empiris Pada

Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia)”. Semarang:

Universitas Diponegoro.

(11)

xi

Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor : PER-09/MBU/2012 Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance) pada Badan Usaha Milik Negara

Pratama, Steven. 2013. “Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance

Pada Perusahaan Keluarga Dalam Industri Plastik”. Agora, Vol 1, No. 1,

Tahun 2013.

Rahmawati, Hikmah Is’ada. 2013.”Pengaruh Good Corporate Governance

terhadap Manajemen Laba”. Accounting Analysis Journal, Vol 2, No.1, hlm 1-12.

Sanusi, A. 2011. Metodologi Penelitian Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.

Sari, Ratna Septiana dan Asyrik Fadjriah Nur. 2013.”Pengaruh Leverage dan Mekanisme Good Corporate Governance Terhadap Manajemen Laba”.

Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol 2, No.6, hlm 1-12.

Sasono, Yoga. 2011. Pengaruh Corporate Governance terhadap Manajemen Laba: Jember. Universitas Jember.

Sekaredi, Sawitri. 2011. “Pengaruh Corporate Governance terhadap Kinerja

Keuangan Perusahaan”. Semarang:Universitas Diponegoro.

Shafariani, D. E. P. 2013. "Pengaruh Tanggung Jawab Sosial Perusahaan terhadap Kinerja Keuangan dengan Tata Kelola Perusahaan sebagai Pemoderasi".

Jurnal Reviu Akuntansi dan Keuangan, Vol. 3, No. 1, hlm: 493-506.

Sinaga, Nobert Steven. 2014. “Analisis Pengaruh Corporate Governance terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan dengan Variabel Kontrol Ukuran Perusahaan dan Growth Opportunity”. Semarang: Universitas Diponegoro.

Stice, et al. 2009.”Akuntansi Keuangan”. Jakarta: Salemba Empat.

Sugiyono. 2007. “Statistik untuk Penelitian”. Bandung: Alfabeta.

Suharyadi dan Purwanto.2009.”Statistika”. Jakarta: Salemba Empat.

Sutedi, Andrian. 2012. “Good Corporate Governance”. Jakarta: Sinar Grafika.

(12)

xii

Ujiyantho, Arif Muh. 2007. “Mekanisme Corporate Governance, Manajemen

Laba, dan Kinerja Keuangan”. Simposium Nasional Akuntansi (SNA) X.

Wibowo, Hardiati Ida Tutut. 2013. “Analisis Pengaruh Good Corporate Governance Terhadap Praktik Manajemen Laba”. Bogor: Intitut Pertanian Bogor.

(13)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Berbagai skandal dan kecurangan dalam akuntansi terkait manipulasi-manipulasi yang melibatkan persoalan laporan keuangan sangat marak terjadi. Diantaranya yaitu kasus yang terjadi di Indonesia misalnya kasus PT Indofarma Tbk pada tahun 2001, kasus PT Perusahaan Gas Negara Tbk pada tahun 2006, dan kasus PT Kimia Farma Tbk pada tahun 2002. Berbagai kasus di perusahaan-perusahaan tersebut diyakini memiliki kesamaan yaitu bermotivasi utama untuk mendapatkan uang dengan cara ilegal. Dan fenomena tersebut dilatarbelakangi oleh sistem pengelolaan perusahaan yang masih lemah. Salah satu penyebab lemahnya sistem pengelolaan perusahaan tersebut seperti lemahnya hukum, standar akuntansi dan pemeriksaan keuangan yang belum mapan.

(14)

2

Pengelolaan perusahaan berdasarkan prinsip Good Corporate Governance

(GCG) merupakan upaya untuk menjadikan GCG sebagai pedoman bagi pengelolaan perusahaan dalam mengelola manajemen perusahaan. Penerapan prinsip-prinsip GCG saat ini sangat diperlukan agar perusahaan dapat bertahan dan tangguh dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat, serta agar dapat menerapkan etika bisnis secara konsisten sehingga dapat mewujudkan usaha yang sehat, efisien, dan transparan (Afiani, 2013).

Prinsip-prinsip Good Corporate Governance diantaranya keterbukaan (transparency), pertanggungjawaban (responsbility), keadilan (fairness), dan akuntabilitas (accountability). Keempat komponen tersebut penting karena penerapan prinsip GCG secara konsisten terbukti dapat meningkatkan kualitas laporan keuangan. Mencatat prinsip GCG yang diterapkan dengan konsisten dapat menjadi penghambat (constrain) aktivitas rekayasa kinerja yang mengakibatkan laporan keuangan tidak menggambarkan kondisi perusahaan yang sebenarnya (Sutedi, 2012).

(15)

3

berada pada posisi yang memiliki informasi yang lebih banyak tentang perusahaan dibandingkan dengan principal. Asimetri informasi antara manajemen (agent) dengan pemilik (principal) dapat memberikan kesempatan kepada manajer untuk melakukan manajemen laba (earnings management).

Manajemen laba merupakan upaya manajer atau pembuat laporan keuangan untuk melakukan manajemen informasi akuntansi khususnya laba (earnings) demi kepentingan pribadi dan/atau perusahaan. Manajemen laba juga merupakan hal yang merugikan investor karena mereka tidak akan mendapat informasi yang sesungguhnya mengenai posisi keuangan perusahaan.

Penelitian mengenai Good Corporate Governance dalam kaitannya dengan manajemen laba sudah pernah diteliti sebelumnya dengan beberapa variabel mekanisme Good Corporate Governance. Sasono (2011), dan Kristiani (2014) menunjukkan hasil bahwa Variabel Kepemilikan Institusional tidak berpangaruh terhadap manajemen laba. Kepemilikan Institusional dalam perusahaan belum mampu mengindikasi terjadinya manajemen laba. Hasil penelitian tersebut berbanding terbalik dengan penelitian yang dilakukan Wahyuni (2010),dan Sari ( 2013) yang menyatakan bahwa Kepemilikan Institusional berpengaruh terhadap manajemen laba.

(16)

4

menunjukkan hasil bahwa Kepemilikan Manajerial tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.

Variabel Dewan Komisaris yang diteliti oleh Sasono (2011), Sari (2013), dan Kristiani (2014) menunjukkan hasil bahwa Dewan Komisaris berpengaruh terhadap manajemen laba. Dewan Komisaris sudah dapat mengontrol jalannya perusahaan untuk dapat menciptakan GCG sesuai dengan prinsip-prinsip GCG. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Wibowo (2013) menunjukkan hasil bahwa Dewan Komisaris tidak berpengaruh terhadap manajemen laba. Variabel Proporsi Dewan Komisaris Independen yang diteliti oleh Sari (2013) menunjukkan hasil bahwa Proporsi Dewan Komisaris Independen berpengaruh terhadap manajemen laba. Proporsi Dewan Komisaris Independen sudah bekerja secara independen tanpa campur tangan pihak lain. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Wahyuni (2010) menunjukkan hasil bahwa Dewan Komisaris Independen tidak berpengaruh terhadap manajemen laba.

(17)

5

Dari hasil penelitian terdahulu tentang good corporate governance (GCG) terhadap manajemen laba dengan pengukuran menggunakan mekanisme GCG menunjukkan hasil yang berbeda-beda, sehingga penelitian ini perlu dilakukan. Penelitian ini dilakukan pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karena menurut Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor : PER-09/MBU/2012 menyatakan bahwa Badan Usaha Milik Negara wajib menerapkan Good Corporate Governance sebagai pedoman untuk mengelola perusahaan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh adanya GCG dapat meminimalisir kegiatan manipulasi yang dilakukan oleh manajemen melalui praktik manajemen laba. Yang membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya yakni tahun penelitian, menggunakan objek penelitian yaitu pengaruh GCG terhadap manajemen laba pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dan menambahkan indikator pengukuran GCG yaitu Dewan Direksi.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian yang dipaparkan diatas rumusan masalah yang akan dibahas

dalam penelitian ini adalah “Apakah Good Corporate Governance berpengaruh

terhadap Manajemen Laba?”

C. Tujuan Penelitian

(18)

6

D. Manfaat Penelitian

Dari hasil penelitian yang dilakukan diharapkan dapat memberikan manfaat sebagai berikut :

1. Bagi Akademisi, dapat dijadikan bukti empiris dan masukan literatur ilmu pengetahuan di bidang akuntansi khususnya Good Corporate Governance dan manajemen laba, serta dapat menambah wawasan dan referensi untuk penelitian selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Sampai akhir tahun 1997, diantara 160 BUMN yang berada dibawah pengawasan Kantor Menteri Negara Pendayagunaan BUMN mengindikasikan terdapat 74 perusahaan atau

Oleh karena itu Pupuk Kaltimberkomitmen untuk menerapkan GCG dengan baik sesuai dengan Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Per- 01/MBU/2011

Pasal 41 Ayat (2) Peraturan Menteri BUMN No.PER-09/MBU/2012 tanggal 06 Juli 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara

Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor Per – 01/ MBU/ 2011 tentang Penerapan Praktek Good Corporate Governance pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Undang-

Dengan kata lain, setiap BUMN dapat melakukan IPO apabila telah memenuhi ketentuan dalam Undang-undang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Peraturan Pemerintah Tentang Privatisasi

Menetapkan : KEPUTUSAN MENTERI NEGARA BADAN USAHA MILIK NEGARA TENTANG PEMBAGIAN BUMN YANG MENJADI TUGAS PEMBINAAN MASING-MASING DEPUTI DI LINGKUNGAN KEMENTERIANd. NEGARA

Peraturan menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/2011 pasal 1 tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Good Corporate pada badan usaha milik negara menyatakan bahwa : “Tata Kelola

Artikel ini membahas problematika disharmonisasi peraturan perundang-undangan terkait pengawasan pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di