• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bab1 dasar ekonomi manajeria

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Bab1 dasar ekonomi manajeria"

Copied!
281
0
0

Teks penuh

(1)

Ekonomi Manajerial

&

Strategi Bisnis

Bab 1 Dasar Ekonomi Manajerial

Michael R. Baye, Managerial Economics and Business Strategy, 5e. ©The McGraw-Hill Companies, Inc., 2006

Dosen :

(2)

Pendahuluan

Menurut Mc Connel (1993), ekonomi manajerial adalah alat

analisis yang sangat berguna bagi manajer dalam pengambilan keputusan bisnis. Sesuai dengan namanya, ekonomi

manajerial merupakan hibrid dari ilmu ekonomi dan ilmu manajemen. Ilmu ekonomi adalah studi tentang perilaku manusia dalam memproduksi, mendistribusi dan

mengkonsumsi barang dan jasa. Sedangkan sumber daya yang tersedia untuk mewujudkannya.

Sedangkan menurut Ket (2000) Ilmu manajemen dapat

(3)

Definisi ekonomi manajerial

M ic h a e l R . B a ye , M a n a g e ri a l E co n o m ic s a n d B u si n e ss S tr a te g y, 5 e . © T h e M cG ra w -H ill C o m p a n ie s, I n c. , 2 0 0 6

Aplikasi dari teori ekonomi dan perangkat analisis ilmu

pengambilan keputusan untuk membahas bagaimana suatu organisasi dapat mencapai tujuan atau maksudnya dengan cara yang paling efisien.

Manajer

Seseorang yang mengarahkan sumber daya untuk mencapai

tujuan.

Ilmu Ekonomi

Ilmu tentang pengambilan keputusan dalam menghadapi

kelangkaan sumber daya

Ilmu Ekonomi Manajerial

Studi tentang bagaimana pengolahan sumber daya yang langka

(4)

Masalah Keputusan Manajemen

Masalah Keputusan Manajemen

Teori Ekonomi :

Ekonomi Mikro

Ekonomi Makro

Teori Ekonomi :

Ekonomi Mikro

Ekonomi Makro

Ilmu Keputusan :

Matematika Ekonomi

Ekonometrika

Ilmu Keputusan :

Matematika Ekonomi

Ekonometrika

Ekonomi Manajerial :

Aplikasi Teori dan perangkat ilmu keputusan

untuk memecahkan masalah keputusan

manajerial

[image:4.720.31.623.43.508.2]
(5)

Organisasi dapat memecahkan masalah keputusan manajemen dengan menerapkan teori ekonomi dan perangkat ilmu keputusan

Ekonomi mikro : Tingkah laku ekonomi secara individual sebagai

pengambil keputusan, seperti konsumen individu dan pemilik sumber daya, dan perusahaan bisnis.

Ekonomi makro : Membahas tentang output, pendapatan, pekerjaan, konsumsi, investasi dan harga dilihat secara agregat

Teori ekonomi : memprediksi dan menerangkan tingkah laku ekonomi Teori ekonomi biasanya dimulai dengan model

Model : abstraksi dari banyak hal yang melingkupi suatu kejadian dan berusaha mengindentifikasi beberapa dari banyak faktor penentu yang penting dari suatu kejadian.

(6)

EKMAN Ilmu Keputusan

Matematika Ekonomi dan Ekonometrika

Memformulasikan dalam bentuk persamaan model ekonomi yang dipostulatkan oleh teori ekonomi.

Menerapkan peralatan statistik (regresi) pada data dunia nyata untuk mengesti-masi model yang dipostulatkan oleh teori ekonomi.

Model Matematika Q = f(P,Y,PC, PS, A)

Dengan mengumpulkan data Q, P,Y PC, PS, A, kita dapat mengestimasi hubungan emperisnya (ekonometrik)

(7)

EKMAN ILMU ADMINISTRASI BISNIS

(Akuntansi, keuangan, pemasaran, manajemen SDM, dan produksi) = Lingkungan bisnis dimana prshan beroperasi.

Proses pengambilan keputusan secara

keseluruhan yang akan membawa

perusahaan mencapai tujuannya.

EKMAN bukan merupakan ilmu yang terdiri dari banyak topik yang terpisah melainkan penggunaan teori

(8)

Tinjauan

Ilmu Ekonomi untuk Manajemen yang Efektif

Mengidentifikasi Tujuan dan KendalaMengenali Peranan Laba

Memahami InsentifLima Model Kekuatan Memahami Pasar

(9)

1.2.1. Identify goals and constraints

Langkah awal Membuat Keputusan

:

Menentukan tujuan

Untuk mencapai sejumlah tujuan yang berbeda

akan membuat keputusan berbeda.

Tujuan : distribusi makanan

Rural areas

Innercity residents

Decisions and optimal distribution network will differ

(10)

Unit berbeda dalam perusahaan memiliki tujuan berbeda.

Departemen Marketing

: bertujuan menggunakan sumberdaya

untuk memaksimumkan penjualan atau

market share

Departemen Financial

:bertujuan meningkatkan laba

atau mengurangi risiko

Unfortunately, constraints make it difficult for managers to achieve

goals, such as maximizing profit or increasing market share

Kendala : ketersediaan teknologi, harga input yang digunakan dalam

proses produksi.

Tujuan memaksimumkan profit, maka manajer harus

(11)

1.2.2. Recognize the Nature and Importance of Profit

Tujuan Perusahaan : Memaksimumkan

profit atau nilai perusahaan

Accounting Versus Economic Profits

Accounting Profit : sejumlah uang yang diperoleh dari penjualan

(Total Penerimaan = harga dikali kuantitas barang

yang dijual) dikurangi biaya produksi barang dan jasa

Apa yang dilaporkan dalam Laporan Keuangan, dan dilaporkan

kepada manager oleh bagian keuangan.

Economic Profit

: perbedaan total penerimaan dengan total biaya

opportunity dalam memproduksi barang atau jasa.

Biaya opportunity > Biaya akuntansi

(12)

Contoh : Bisnis Bread-talk atau Jico donuts memiliki gedung sendiri. Biaya untuk memproduksi merupakan biaya akuntansi.

Pada akhir tahun, bagian keuangan melaporkan bahwa biaya produksi sebesar Rp. 300 juta, dan total penerimaan adalah Rp. 1 miliar, maka laba akuntansi adalah Rp. 700 juta.

Untuk Menentukan Laba ekonomi beberapa hal harus diperhitungkan :

Gaji pemilik jika bekerja diperusahaan lain, misalkan digaji Rp. 240 juta, sehingga biaya implisit untuk pemilik dalam menjalankan bisnis donut adalah sebesar Rp. 240 juta yang dikurangi dari laba akuntansi.

Menyewa gedung dari orang lain, misalkan jika menyewa gedung yang sama ditempat lain sebesar Rp. 480 juta pertahun, maka biaya sewa gedung merupakan biaya implisit

Biaya ekonomi untuk kasus tersebut = 300 juta + 240 juta + 480 juta = 1miliar 20 juta

(13)

Lima Kekuatan Kerangka Kerja

(14)

1.2.3. Understand Incentives

Insentif berpengaruh terhadap bagaiamana sumber daya digunakan dan bagaimana SDM bekerja keras.

Perusahaan harus mempunyai suatu aturan tentang pemberian insentif untuk membangkitkan semangat kerja

Insentif diberikan dalam bentuk bonus dengan mekanisme yang jelas yang diperoleh mulai dari CEO hingga manajemen yang paling bawah.

(15)

1.2.4. Understand Market

Terdapat dua sisi setiap transaksi dalam pasar :

Untuk setiap pembeli dari barang/jasa terdapat hubungan

dengan penjual.

Outcome akhir dari pasar tergantung pada kekuatan pembeli

dan penjual di pasar yang ditempati.

The power or bargaining position, of consumers and producers

in the market is limited by three sources of rivalry that exist in

economic transaction :

(16)

Interaksi Pasar

Persaingan Konsumen – Produsen

Konsumen berupaya menawar harga semurah mungkin, sementara

produsen berupaya memberi harga setinggi mungkin.

Persaingan Konsumen – Konsumen

Kelangkaan barang akan mengurangi kekuatan tawar konsumen sebab

mereka bersaing satu sama lain untuk memperoleh barang tersebut

Persaingan Produsen – Produsen

Kelangkaan jumlah konsumen akan menyebabkan produsen bersaing

satu sama lain untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan

Peranan Pemerintah

(17)

Perusahaan : suatu organisasi yang mengkombinasikan,

mengorganisir berbagai sumberdaya yang bertujuan memproduksi barang dan jasa untuk dijual

Perusahaan menghemat biaya transaksi

Fungsi Perusahaan : membeli sumberdaya atau input berupa tenaga kerja, modal dan bahan mentah untuk diubah menjadi barang dan jasa untuk dijual

(bagian dari circular flow of economic activity)

Tujuan perusahaan : Memaksimumkan laba sekarang atau jangka pendek

Tujuan perusahaan : memaksimumkan kekayaaan atau nilai perusahaan. (Dicerminkan dari nilai sekarang dari keuntungan perusahaan yang diharapkan masa depan)

(18)

Nilai uang berdasarkan

waktu

Present value (PV) dari sejumlah uang (FV) yang diterima

pada akhir periode ke “n” ketika tingkat bunga per-periode sama dengan “i” :

Contoh :

Lotto sebagai pemenang dalam memilih antara pembayaran

yang berskala 104 juta dolar atau 108 juta dolar lebih dari 25 tahun.

Menentukan ganti rugi dalam sebuah kasus yang melanggar

(19)

Rangkaian Present Value

• Present value multi periodik dari sejumlah model ( FVt ) yang

diterima pada akhir dari tiap periode untuk “n” periode :

(20)

Net Present Value

Jika seorang manajer dapat memperoleh aliran uang yang masuk di

masa yang akan datang (FVt ) dengan menghabiskan “C0” dollar hari

ini. Maka NPV dari keputusan tersebut adalah :

Aturan Keputusan :

Jika

NPV < 0 : Tolak proyek

(21)

Present value of a Perpetuity

Aset yang secara terus menerus menghasilkan aliran cash flow

(CF) pada akhir tiap periode disebut perpetuity

Present value (PF) dari sebuah perpetuity of cash flows paying

yang berjumlah sama pada akhir tiap periode adalah

(22)

Perusahaan :

organisasi yg mengkombinasi dan

mengorganisasikan berbagai sumberdaya dalam

memproduksi barang dan jasa untuk dijual

Tujuan Perusahaan : memaksimum kekayaan

atau nilai perusahaan

Teori Perusahaan

1

2

1

2

1

(1

)

(1

)

(1

)

(1

)

n

n

t

n

t

t

PV

r

r

r

r

1

(1

)

L

1

(1

)

n

n

t

t

t

t

t

t

t

TR TC

Value of Firm

(23)

Teori Perusahaan

Kendala-Kendala dalam Operasi Perusahaan

:

Upaya mencapai tujuan dihambat oleh berbagai kendala

adanya keterbatasan dalam penyediaan input, seperti :

terbatasnya tenaga ahli, terbatasnya bahan baku dan juga

modal, kemudian adanya kendala hukum dan peraturan

perundangan, misalnya tentang upah minimum, standar

kesehatan dan keselamatan, standar emisi polusi

• Teori perusahaan yang mempostulatkan tujuan

perusahaan untuk memaksimumkan kekayaan dinilai

terlau sempit dan tidak realistik.

• Beberapa alternatif adalah : memaksimumkan penjualan (Baumol 1959), memaksimumkan

(24)

Penaksiran Perusahaan

Nilai dari sebuah perusahaan sama dengan present value dari

keuntungan sekarang dan di masa datang

PV = Σ πt / (1 + i)t

Jika keuntungan tumbuh dengan laju konstan

(g < i) dan keuntungan periode saat ini adalah πο :

sebelum keuntungan sekarang telah dibayar sebagai bunga

segera setelah keuntungan

(25)

Lanjutan …

Jika laju pertumbuhan keuntungan < tingkat suku bunga dan

keduanya tetap konstan, memaksimalkan present value dari seluruh keuntungan masa datang sama dengan

memaksimalkan keuntungan sekarang

(26)

Analisis Marginal (tambahan)

Variabel kontrol

OutputHarga

Kualitas ProdukPeriklanan

Penelitian dan Pengembangan

Pertanyaan manajerial yang mendasar :

(27)

SIFAT DAN FUNGSI LABA

Contoh

:

Sebuah perusahaan melaporkan laba bisnisnya Rp. 30

juta per bulan, tetapi sebenarnya sang pengusaha dapat

memperoleh penghasilan sesebear Rp 35 juta per bulan

dari bekerja di perusahaan lain, dan modalnya bisa

menghasilkan Rp 15 juta per bulan jika diinvestasikan di

bisnis lain.

Definisi Laba

• Laba = Penerimaan dikurangi Biaya

• Laba Bisnis (Business Profit) : Penerimaan dikurangi

Biaya Akuntasi (biaya eksplisit)

(28)

Teori Laba

Teori Laba dalam Menghadapi Resiko

(

Risk Bearing

Theories of Profit

) : laba di atas normal dibutuhkan agar

bertahan di industri yang beresiko tinggi (mis.

Pengeboran minyak)

Teori Laba karena Gesekan

(

Frictional Theory of Profit

):

laba krn adanya gangguan pada keseimbangan jangka

panjang

Teori Laba Monopoli

(

Monopoly Theory of Profit

): laba

krn monopoli, membatasi output dan mengenakan harga

yang tinggi

Teori Laba Inovasi

(

Innovation Theory of Profit

): laba krn

adanya inovasi yang berhasil

Teori Laba Efisiensi Manajerial

(

Managerial Efficiency

(29)

Fungsi Laba

Laba merupakan tanda yang memandu alokasi sumberdaya

masyarakat.

Laba yang tinggi di suatu industri merupakan tanda bahwa

pembeli menginginkan lebih banyak produk yang dihasilkan oleh industri tersebut.

Laba rendah/negatif dalam suatu industri merupakan tanda

(30)
(31)

Keuntungan Marjinal /

Marginal Benefit (MB)

Perubahan pada total keuntungan muncul dari perubahan

dalam variabel kontrol, Q :

Slope (calculus derivative) dari total kurva keuntungan

(32)

Biaya Marginal /

Marginal Cost (MC)

Perubahan biaya total muncul dari perubahan variabel kontrol,

Q :

(33)

Prinsip Marginal

Untuk memaksimalkan laba bersih, variabel kontrol manajerial

seharusnya ditingkatkan ke titik di mana MB = MC

Dalam setiap periode, perusahaan memaksimumkan laba

(jangka pendek) dengan menseting output dan harga pada

tingkat dimana kurva MC berpotongan dengan MR. Dengan keputusan interdependen temporal maksimisasi profit jangka pendek juga merupakan maksimisasi profit jangka panjang.

MB > MC berarti unit terakhir dari variabel kontrol

meningkatkan keuntungan lebih banyak daripada peningkatan biaya itu sendiri

MB < MC berarti unit terakhir dari variabel kontrol

meningkatkan biaya lebih besar daripada peningkatan keuntungan

(34)

Kesimpulan

Pastikan anda menyertakan seluruh biaya dan keuntungan

ketika membuat suatu keputusan (opportunity cost)

Ketika memutuskan jangka waktu, pastikan anda

membandingkan apples to apples (PV analisis)

Keputusan optimal ekonomi dibuat dengan margin (analisis

(35)

Ekonomi Manajerial &

Strategi Bisnis

Bab 2 Mekanisme Pasar : Permintaan dan Penawaran

Michael R. Baye, Managerial Economics and Business Strategy, 5e. ©The McGraw-Hill Companies, Inc., 2006

Dosen :

(36)

Pendahuluan

I. Kurva Permintaan Pasar

Fungsi Permintaan

Faktor Penentu PermintaanSurplus Konsumen

II. Kurva Penawaran Pasar

Fungsi PenawaranPenawaran BergeserSurplus Produsen

(37)

Kurva Permintaan Pasar

Menunjukkan sejumlah barang yang akan dibeli pada harga

alternatif, dengan menganggap faktor lain konstan.

Hukum Permintaan (Law of Demand)

Kurva Permintaan mengarah ke bawah

Hukum permintaan adalah makin rendah harga suatu barang

makin banyak permintaan atas barang tersebut dan sebaliknya makin tinggi harga suatu barang makin sedikit permintaan atas barang tersebut.

(38)

Faktor Penentu Permintaan

Pendapatan

Barang NormalBarang Inferior

Harga barang yang saling berhubungan

Harga substitusiHarga pelengkap

Periklanan dan selera konsumen

Populasi

(39)

Fungsi Permintaan

Persamaan umum yang mempresentasikan kurva permintaan

Qxd = f(Px, Py, M, H)

Qxd = banyaknya permintaan barang X  Px = harga barang X

Py = harga barang yang berhubungan dengan barang Y

Barang substitusiBarang pelengkap

M = pendapatan

Barang normalBarang inferior

H = variabel lain yang mempengaruhi permintaan

(40)

Invers dari Fungsi

Permintaan

Harga sebagai sebuah fungsi dari permintaan kuantitas

Contoh :

Fungsi permintaan

• Qxd = 10 – 2Px

Invers fungsi permintaan

(41)

Perubahan dalam

Permintaan Kuantitas

(42)
(43)

Surplus Konsumen

Nilai konsumen didapat dari sebuah barang tetapi tidak

harus membayar

Surplus konsumen (

consumer’s surplus

) didefinisikan

sebagai keuntungan yang diterima oleh konsumen karena

mempunyai kesempatan untuk membeli suatu barang

pada harga marjinalnya

bukan pada

harga rata-ratanya

.

Misalnya kurva permintaan Marshallian berbentuk garis

linier dengan slope menurun seperti pada gambar 1

berikut ini.

Kurva ini mempunyai persamaan fungsi.

(44)
(45)

Pada gambar tersebut diatas terlihat bahwa :

•jika harga barang adalah sebesar Rp. 30,-, maka konsumen akan

membeli sebanyak 1 unit barang X.

•Jika harga barang aadalah Rp. 25,-, maka konsumen membeli

sebaanyak 2 unit barang X dan seterusnya.

•Misal dibeli konsumen 4 unit barang X, dengan harga perunit

Rp. 15,-, maka total yang harus dibayar konsumen adalah

sebesar : 4 x Rp. 15,- = Rp. 60,- . Nilai ini dikatakan bahwa

(46)

Jika 4 unit tidak dibeli sekaligus, tetapi dibeli dengan :

• 1 unit pertama sebesar Rp.30,-• 1 unit kedua sebesar Rp. 25,-• 1 unit ketiga sebesar Rp.

20,-• 1 unit keempat sebesar Rp. 15,- , maka total yang harus

doibayar adalah Rp. 90,-.Nilai ini dikatakan bahwa konsumen membayar dengan nilai rata-ratanya.

• Nilai ini sama jika dihitung dengan nilai ratanya. Nilai

rata-rata perunit dibayar adalah

:

= Rp.

22.50,-• Untuk 4 unit yang dibeli, konsumen harus membaayar : 4 x Rp.

22.50 = Rp.

90,-•

Nilai ini digambar dapat ditunjukkan pada bagian 1 dan

2.

Selisih sebesar Rp. 90,- - Rp. 60,- = Rp. 30,-

merupakan

(47)

• Misal sekarang harga barang naik menjadi Rp. 20,- perunit, maka

konsumen akan membeli sebanyak 3 unit dengan total Rp.

60,-• Jika 2 unit dibeli dengan 1 unit sebesar Rp. 30,-• unit kedua sebesar Rp. 25,- dan

• unit ketiga sebesar Rp. 20,-, maka total yang harus dibayar oleh

konsumen adalah sebesar :

Rp. 30,- + Rp. 25,- + Rp. 20,- = Rp.

75,-• Selisih sebesar Rp. 75,- - Rp. 60,- = Rp. 15.- merupakan surplus

konsumen

• Perubahan harga dari Rp. 15,-perunit menjadi Rp. 20,-

(48)

15,-Kurva Penawaran Pasar

Kurva penawaran menunjukkan jumlah dari barang yang akan

diproduksi pada harga alternatif

Hukum Penawaran (Law of Supply)

Kurva penawaran miring ke atas (naik)

Hukum Penawaran adalah semakin tinggi harga suatu barang

(49)

Pergeseran Penawaran

Harga-harga input

Teknologi atau peraturan pemerintah

Jumlah perusahaan

MasukKeluar

Pergantian dalam produksi

Pajak-pajak

Bea cukai

Pajak berdasarkan nilai

Harapan produsen

(50)

Fungsi Penawaran

Persamaan yang mempresentasikan kurva penawaran :

QXS = f(PX, PR, W, H)

QXS = banyaknya persediaan barang XPX = harga barang X

PR = harga pergantian produksiW = harga input (mis. gaji)

(51)

Invers dari Fungsi Penawaran

Harga sebagai fungsi dari penawaran kuantitas

Contoh :

Fungsi Penawaran

• QXS = 10 + 2PX

Invers dari Fungsi Penawaran

2PX = 10 + QXS • PX = 5 + 0.5QXS

(52)
(53)

Perubahan dalam penawaran

(54)

Surplus Produsen

Jumlah produsen yang menerima kelebihan dari jumlah yang

diperlukan untuk menyebabkan mereka untuk memproduksi barang

Menurut Varian

X1 P

P1

S

(55)

Surplus Produsen

Segi empat R adalah

keuntungan dari

penjualan untuk

barang-barang

Segi tiga T

keuntungan dari

(56)

Keseimbangan Pasar

Harga dan jumlah suatu barang yang

diperjualbelikan ditentukan oleh permintaan dan penawaran barang

tersebut. keadaan di suatu pasar dikatakan

dalam keseimbangan atau equilibrium,

apabila jumlah yang ditawarkan para

penjual pada suatu harga tertentu adalah sama dengan jumlah yang diminta para pembeli pada harga tersebut.

Menjaga keseimbangan penawaran dan

permintaan

Qxs = Qxd

(57)

Contoh: daftar permintaan

dan penawaran buku tulis

P

(Rp) (unit)QD (unit)QS Sifat Interaksi 5.000 4.000 3.000 2.000 1.000 200 400 600 900 1.300 900 800 600 375 100

  Kelebihan penawaran

 

Keseimbangan

 

(58)
(59)

PERUBAHAN

KESEIMBANGAN PASAR

Perubahan faktor lain di luar harga – mempengaruhi

permintaan atau penawaran – akan menyebabkan

perubahan keseimbangan. Terdapat 4 kemungkinan

perubahan/pergeseran, yaitu:

Permintaan bertambah (kurva permintaan bergeser ke

kanan)

Permintaan berkurang (kurva permintaan bergeser ke kiri)

Penawaran bertambah (kurva penawaran bergeser ke

kanan)

(60)
(61)

Disamping perubahan di atas, ada beberapa

kemungkinan perubahan serentak permintaan dan

penawaran yang dapat berlaku, yaitu:

Perubahan mungkin berlaku ke arah yang sama

(sama-sama mengalami kenaikan atau penurunan).

Perubahan mungkin berlaku ke arah yang berlawanan:

• Permintaan turun  Penawaran bertambah

• Permintaan bertambah  Penawaran turun

Apabila pertambahan permintaan sama dengan

pertambahan penawaran, maka tingkat harga tidak

berubah.

Apabila pertambahan permintaan kurang dari

(62)

Pembatasan Harga

Harga tertinggi (Price Ceiling)

Harga sah maksimum yang dapat dibebankanContoh :

Harga bensin tahun 1970anPerumahan di kota New York

Mengajukan pembatasan pada biaya ATM

Harga terendah (Price Floor)

Harga minimum yang dapat dibebankanContoh :

Upah minimum

(63)

Dampak dari harga tertinggi

(64)

Harga penuh ekonomi

Banyaknya uang yang dibayarkan pada perusahaan di bawah

harga tertinggi (price ceiling), ditambah harga yang tidak berkaitan dengan uang

PF = PC + (PF – PC)

Keterangan :

PF = harga penuh ekonomi

PC = harga tertinggi

(65)

Contoh dari tahun 1970an

Harga tertinggi dari bensin : $1

Antrian 3 jam untuk membeli 15 galon bensin

Harga kesempatan (opportunity cost) : $5 / jamNilai total dari waktu yang dihabiskan : 3 x $5 = $15

Harga yang tidak berkaitan dengan uang per galon : $15/15=$1

Harga penuh ekonomi dari sebuah galon bensin : PF = $1 + $1 =

$2

(66)
(67)

Analisis Perbandingan Statis

Bagaimanakah harga keseimbangan dan perubahan kuantitas ketika

sebuah faktor penentu dari penawaran dan/atau permintaan berubah ?

(68)

Aplikasi dari Analisis

Permintaan dan Penawaran

Peristiwa :

WSJ (Wall Street Journal) melaporkan bahwa harga dari komponen PC diharapkan turun sekitar 5-8 persen enam bulan ke depan

Skenario 1 :

Anda mengelola perusahaan kecil yang memproduksi PC

Skenario 2 :

(69)

Gunakan Perbandingan Statis

Analisis untuk melihat

gambaran yang besar

Analisis perbandingan statis menunjukkan bagaimana

keseimbangan harga dan kuantitas akan berubah ketika sebuah

faktor penentu penawaran atau permintaan mengalami perubahan.

(70)

Skenario 1 :

Implikasi untuk pembuat PC kecil

Langkah 1 : Carilah “Gambaran yang Besar”

Langkah 2 : Atur sebuah rencana tindakan

(71)
[image:71.720.93.602.113.496.2]

Gambaran Besar : Dampak dari penurunan harga

komponen pasaran PC

(72)

Analisis Gambaran Besar :

Pasar PC

Harga keseimbangan dari PC akan turun, dan kuantitas

keseimbangan dari penjualan komputer akan naik

Gunakan hal-hal ini untuk mengorganisir rencana tindakan :

Perjanjian / suplier ?Menginventariskan ?Sumber daya manusia ?Marketing ?

(73)

Skenario 2 :

Pembuat Software

Rantai yang lebih rumit dari sebuah alasan untuk menetapkan

“gambaran besar”

Langkah 1 : Gunakan analisis seperti dalam skenario 1 untuk

menyimpulkan bahwa harga komponen dasar akan membawa ke arah :

Harga keseimbangan yang lebih rendah untuk komputerLebih banyak jumlah komputer yang terjual

Langkah 2 : Bagaimanakah perubahan ini mempengaruhi

“Gambaran Besar” di dalam pasar software ?

(74)
[image:74.720.77.634.109.497.2]
(75)

Analisis Gambaran Besar :

Pasar Software

Harga software akan naik, dan banyak software akan terjual

Gunakan ini untuk mengorganisasi rencana tindakan

(76)

Kesimpulan

Gunakan analisis permintaan dan penawaran untuk :

Memperjelas “gambaran besar” (dampak umum dari peristiwa

saat ini pada keseimbangan harga dan kuantitas)

Mengorganisasi rencana tindakan (dibutuhkan perubahan dalam

(77)

Ekonomi Manajerial

&

Strategi Bisnis

Bab 4 Teori Perilaku Individu

Dosen :

(78)

Pendahuluan

Teori ini menerangkan perilaku pembeli dalam menggunakan

(79)

Tinjauan

I. Perilaku Konsumen

Analisis Kurva Indiferen

Urutan Ketertarikan Konsumen

II. Kendala

Kendala Anggaran

Perubahan dalam PendapatanPerubahan dalam Harga

III. Ekuilibrium Konsumen

IV. Analisis Kurva Indiferen & Kurva Permintaan

Permintaan PerseoranganPermintaan Pasar

(80)

Perilaku Konsumen

Peluang Konsumen (consumer’s opportunity)

Kemungkinan barang dan jasa yang dapat dikonsumsi oleh konsumen

Ketertarikan Konsumen (Consumer’s preference)

Barang dan jasa konsumen yang benar-benar dikonsumsi

Memberikan pilihan diantara 2 kumpulan barang pada konsumen

baik

(81)

Analisis Kurva Indiferen

Kurva Indiferen

Sebuah kurva yang mendefinisikan

kombinasi antara 2 atau lebih barang yang memberikan tingkat kepuasan yang sama pada konsumen

Tingkat Marginal Substitusi

Tingkat dimana konsumen bersedia

untuk mengganti satu barang untuk yang lain dan mempertahankan tingkat kepuasan yang sama.

(82)

Sifat-sifat Urutan

Ketertarikan Konsumen

Kesempurnaan

Lebih Banyak adalah Lebih Baik

Pengurangan Substitusi Tingkat Marginal

(83)

Kesempurnaan

Sifat kesempurnaan

Konsumen mampu mengungkapkan

sesuatu yang lebih disukai (atau biasa saja) antara seluruh kemungkinan barang. (“Saya tidak tahu bahwa itu BUKAN suatu pilihan!”)

Jika satu-satunya barang yang tersedia

untuk konsumen adalah A, B, dan C, maka konsumen

Biasa saja antara A dan C (dalam kurva

yang sama)

Lebih memilih B daripada ALebih memilih B daripada C

(84)

Lebih Banyak adalah Lebih Baik

Sifat Lebih Banyak adalah Lebih Baik

Barang yang mempunyai setidaknya

sama banyak pada setiap barang dan banyak dari beberapa barang lebih disuka daripada barang lain

Barang B lebih disukai daripada A karena

B mengandung setidaknya sama banyak dengan barang Y dan banyak barang X

Barang B juga lebih disukai dari C karena

B mengandung setidaknya sama banyak dengan barang X dan banyak barang Y

 Secara umum, seluruh barang di ICIII lebih

disukai daripada barang pada ICII atau ICI.

Dan seluruh barang dari ICII lebih disukai

(85)

Tingkat Substitusi Marginal

Substitusi Tingkat Marginal

Kesediaan konsumen untuk mengorbankan

barang Y untuk mempertahankan

pengurangan tingkat kepuasan yang sama karena lebih banyak barang X yang diperoleh

Tingkat dimana konsumen bersedia untuk

mengganti satu barang dengan yang lain dan mempertahankan tingkat kepuasan yang sama

Untuk beralih dari konsumsi barang A ke B

konsumen harus menyerahkan 50 unit dari Y untuk mendapat satu unit tambahan dari X

Untuk beralih dari konsumsi barang B ke C

konsumen harus menyerahkan 16.67 unit dari Y untuk mendapat satu unit tambahan dari X

Untuk beralih dari konsumsi barang C ke D

(86)

Tingkat penggantian marjinal

(marginal rate of substitution – MRS)

MRSxy menunjukan jumlah barang Y yang bersedia konsumen

korbankan untuk menambah konsumsi barang X dan tetap

berada dalam tingkat kepuasan yang sama

(nilainya semakin

mengecil dan inilah alasan mengapa kurva indiferen

melengkung)

MRSxy =

Δ

Y/

Δ

X

(87)

Contoh tabel dan kurva indiferen

Gambar kurva IC

Titik IC1

untuk

TU=12

IC2

untuk

TU = 16

X

Y

X

Y

A

1

10 1

14

B

2

8

2

12

C

3

6

3

10

D

4

4

4

8

E

5

2

5

6

Y

X

1 3 5

10 14

6 Ic2

(88)

Konsistensi Preferensi

(

transitivity

)

Konsep preferensi berkaitan dengan kemampuan konsumen

menyusun prioritas pilihan agar dapat mengambil keputusan. Minimal ada dua sikap yang berkaitan dengan preferensi

konsumen, yaitu lebih suka (prefer) dan atau sama-sama

disukai (indifference). Misalnya ada dua barang A dan B, maka konsumen mengatakan A lebih disukai daripada B (A > B) atau A sama-sama disukai seperti B (A = B). syarat lain agar

perilakunya dapat dianalisis, konsumen harus memiliki

konsistensi preferensi. Bila barang A lebih disukai dari B (A>B) dan barang B lebih disukai dari C (B>C), maka barang A lebih disukai dari C (A>C). konsep ini disebut transitivitas

(89)

Pemesanan Barang yg Konsisten

Sifat Transitivitas

Untuk tiga barang A, B, dan C,

sifat transitivitas menyiratkan bahwa jika C > B dan B > A, maka C > A.

Preferensi transitivitas dengan

sifat lebih banyak lebih baik menunjukkan bahwa

Kurva indiferen tidak akan

berpotongan

Konsumen tidak akan terjebak

dalam siklus keragu-raguan yang lama

(90)

Kendala Anggaran(budget Constraint)

Himpunan Oportunitas

Himpunan dari barang konsumsi

yang terjangkau untuk dibeli

PxX + PyY ≤ M

Garis Anggaran

Kumpulan barang yang

dikeluarkan dari pendapatan konsumen

PxX + PyY = M

Substitusi Tingkat Pasar

Kemiringan dari garis anggaran

(91)

Garis kendala anggaran

(budget line)

Garis kendala anggaran adalah kurva yang

menghubungkan berbagai kombinasi konsumsi

dua barang (x dan y) yang dapat dibeli dengan

anggaran yang sama besarnya.

Kendala anggaran konsumen secara matematis

adalah: PxQx+PyQy ≤ I,

Jika semua anggaran harus terpakai maka: PxQx

+ PyQy = I

(92)

Contoh kasus

Seorang konsumen mengkonsumsi X dan Y. Harga sebuah X

Rp 100 dan harga sebuah Y Rp 200. Anggaran yang disediakan sebesar Rp 1.000.

a. Buatlah persamaan garis anggaran

(93)

Garis kendala anggaran

Persamaan kendala anggaran adalah:100X +

200Y = Rp 1000, dan

Skedul kendala anggaran adalah sbb:

Kombinasi a

b

c

d

e

f

X

0

2

4

6

8

10

(94)

Kurva Anggaran

Budget line

Y

X 1

2 3 4 5

0

2 4 6 8 10

a

c

f b

d

(95)

Perubahan dalam Garis Anggaran

Perubahan Pendapatan

Peningkatan mengarah pada

keadaan paralel, pergeseran ke luar dalam garis anggaran (M1 > M0)

Pengurangan mengarah pada

keadaan paralel, pergeseran ke bawah (M2 < M0)

Perubahan Harga

Penurunan harga dari X memutar

garis anggaran berlawanan arah jarum jam (PX0 > PX1)

Peningkatan memutar garis

anggaran searah jarum jam (tidak diperlihatkan di gambar)

(96)

Efek perubahan pendapatan pada posisi

keseimbangan

Kurva konsumsi pendapatan

(income consumption curve)

A

B

C

IC1 IC2

IC3

Y

X

I3/Py

I2/Py I1/Py

(97)

Menurunkan kurva permintaan:

Kasus barang normal

Y

X

X Px

Px1

Px2

Dx

X1 X2

A B

A

B

I/Py

I/Px1 I/Px2 IC1

(98)

Menurunkan kurva permintaan: Kasus

barang Giffen

A B

A

B Px

X Y

I/Py

I/Px1 I/Px2

Dx

Px1

Px2

(99)
(100)

Keseimbangan Konsumen

Seorang konsumen akan mencapai kepuasan yang maksimum

apabila ia mencapai titik dimana garis anggaran pengeluaran menyinggung kurva kepuasan sama (kurva indiferensi).

Y X 0 Y X 0 IC3 IC2 IC1 IC1 BL3 BL2 BL1 E E BL1

BL21 X1

X1

(101)

Keseimbangan Konsumen

Keseimbangan pada konsumsi barang

adalah terjangkaunya harga barang yang memberikan tingkat kepuasan tertinggi.

Keseimbangan konsumen terjadi pada titik

dimana

MRS = Px / Py

Dengan kata lain, kemiringan dari kurva

indiferen sama dengan garis anggaran.

Michael R. Baye, Managerial Economics and Business Strategy, 5e. ©The McGraw-Hill Companies, Inc., 2006

y x xy

P P MRS 

(102)

Perubahan Harga dan

Keseimbangan Konsumen

Barang Substitusi

Sebuah peningkatan (penurunan) dalam harga barang X mengarah

pada sebuah peningkatan (penurunan) dalam konsumsi barang Y.

Contoh :

Coca-cola dan Pepsi

Verizon Wireless atau T-Mobile

Barang Komplementer

Sebuah peningkatan (penurunan) dalam harga barang X mengarah

pada penurunan (peningkatan) dalam konsumsi barang Y

Contoh :

DVD dan DVD player

(103)

Barang Komplementer

Ketika harga dari barang X jatuh dan konsumsi dari Y meningkat, maka X dan Y adalah barang

komplementer (PX1 > PX2)

(104)

Perubahan Pendapatan dan

Keseimbangan Konsumen

Barang Normal

Barang X adalah barang normal jika peningkatan (penurunan)

dalam pendapatan mengarah pada peningkatan (penurunan) dalam konsumsi barang tersebut

Barang Inferior

Barang X adalah barang inferior jika peningkatan (penurunan)

(105)

Barang Normal

Sebuah peningkatan dalam pendapatan akan meningkatkan konsumsi dari barang normal (M0 < M1)

(106)

Menguraikan Pendapatan dan

Dampak Substitusi

Awalnya, barang A dikonsumsi. Penurunan dalam harga barang X

memperluas himpunan oportunitas dari konsumen.

Substitution Effect (SE) menyebabkan konsumen berpidah dari barang A ke B.

“Pendapatan riil” yang lebih tinggi memungkinkan konsumen untuk mencapai kurva indiferen yang lebih tinggi.

Pergerakan dari barang B ke C

(107)

Kurva Permintaan Individu

Kurva permintaan individu berasal dari tiap-tiap titik ekuilibrium yang baru didapat pada kurva indiferen sebagai harga dari barang X yang bervariasi

(108)

Permintaan Pasar

Kurva permintaan pasar adalah penjumlahan horisontal dari kurva

permintaan individu

Hal ini menunjukkan jumlah total seluruh konsumen akan membeli

(109)

Sebuah Aplikasi

Pemasaran Klasik

Penawaran pizza beli satu, gratis satu.

(110)

• In Figure 4–14, a awalnya garis anggaran konsumen yang

menghubungkan titik-titik A dan B dan dalam keseimbangan di C. titik titik C mewakili setengah dari pizza besar (mengatakan, pizza kecil), sehingga konsumen memutuskan itu yang terbaik untuk membeli pizza kecil daripada yang besar. Point D mewakili titik di mana ia membeli satu pizza besar, tapi, seperti yang kita lihat, konsumen suka bundel C daripada bundel D, karena terletak di kurva indifference yang lebih tinggi.

• Ketika konsumen ditawarkan “beli satu, dapatkan satu gratis”

(111)

• Ini berarti bahwa garis anggaran pizza horisontal antara satu dan

dua unit (ingat bahwa kemiringan garis anggaran (Px /Py), dan untuk unit-unit Px adalah nol). Jika konsumen ingin

mengkonsumsi lebih dari dua besar pizza, dia harus membelinya di harga reguler. Namun perlu dicatat bahwa jika ia

menghabiskan semua pendapatan pada pizza, ia bisa membeli satu lagi daripada sebelumnya (karena salah satu pizza gratis).

• Dengan demikian, pizza lebih dari dua unit, kendala anggaran

adalah garis yang menghubungkan titik-titik E dan F. Setelah

kesepakatan yang ditawarkan, kesempatan mengatur meningkat. Pada kenyataannya, bundel E kini bundel terjangkau. Selain itu, sudah jelas bahwa bundel E pilihan daripada bundel C, dan

pilihan optimal konsumen untuk mengkonsumsi bundel E, seperti pada gambar 4. Teknik penjualan yang telah diinduksi konsumen untuk membeli pizza lebih daripada ia akan mempunyai dan

(112)

Kesimpulan

Sifat kurva indiferen mengungkapkan informasi tentang

ketertarikan konsumen antara kumpulan barang

Kesempurnaan

Lebih Banyak adalah Lebih Baik

Pengurangan Substitusi Tingkat MarginalTransitivitas

Kurva indiferen bersama dengan perubahan harga

menentukan kurva permintaan individu

Permintaan pasar adalah penjumlahan horisontal dari kurva

(113)

Ekonomi Manajerial &

Strategi Bisnis

Bab 5 Proses Produksi dan Biaya-Biaya

Michael R. Baye, Managerial Economics and Business Strategy, 5e. ©The McGraw-Hill Companies, Inc., 2006

Dosen :

(114)

Tinjauan

I. Analisis Produksi

Total Produk, Produk Marginal, Produk Rata-RataIsoquants

Isocost

Minimalisasi Biaya

II. Analisis Biaya

Biaya Total, Biaya Variabel, Biaya TetapBiaya Fungsi Kubik

Hubungan Biaya

(115)

Analisis Produksi

fungsi produksi adalah fungsi yang mendefinisikan jumlah

maksimum output yang dapat diproduksi dengan seperangkat input yang diberikan.

Fungsi Produksi

Q = F(K,L)

Jumlah output maksimal yang dapat diproduksi dengan K unit

untuk modal dan L unit untuk tenaga kerja

Keputusan Jangka Pendek vs. Keputusan Jangka Panjang

Input Tetap vs. Input Variabel

Faktor-faktor yang tetap adalah input dimana manajer tidak dapat menyesuaikan dalam jangka pendek. Faktor-faktor variabel adalah input yang mana manajer dapat mengatur untuk mengubah produksi.

(116)
(117)

Total Produk

Total produk adalah tingkat output maksimum yang dapat

diproduksi dengan jumlah input tertentu.

Fungsi produksi menurut Cobb-Douglas

Contoh :

Q = F(K,L) = K0.5 L0.5

K adalah tetap sebanyak 16 unitFungsi produksi jangka pendek :

Q = (16)0.5 L0.5 = 4 L0.5

Produksi ketika 100 unit tenaga kerja digunakan :

Q = 4 (100)0.5 = 4(10) = 40 unit

(118)

Average product

Average Product adalah Ukuran output yang dihasilkan per unit

(119)

Ukuran Produktivitas

Marginal

Produk Marginal adalah Perubahan total output disebabkan

oleh unit terakhir dari input.

• Produk Marginal Tenaga Kerja : MPL = ΔQ/ΔL

Mengukur output yang dihasilkan oleh pekerja terakhir

Kemiringan dari fungsi produksi jangka pendek (terhadap tenaga

kerja)

• Produk Marginal Modal : MPK = ΔQ/ΔK

Mengukur output yang dihasilkan dari unit modal yang terakhirKetika modal dibiarkan berubah dalam jangka pendek maka MPK

adalah kemiringan dari fungsi produksi (terhadap modal)

(120)

Ukuran Rata-Rata Produktivitas

Produk Rata-Rata dari Tenaga Kerja

 APL = Q/L

Mengukur output dari “rata-rata” pekerjaContoh : Q = F(K,L) = K0.5 L0.5

Jika input adalah K = 16 dan L = 16, maka produk rata-rata dari tenaga

kerja adalah APL = [(16)0.5(16)0.5]/16=1

Produk Rata-Rata dari Modal

 APK = Q/K

Mengukur output dari “rata-rata” unit modalContoh : Q = F(K,L) = K0.5L0.5

Jika input adalah K = 16 dan L = 16, maka produk rata-rata dari modal

(121)

Increasing, Diminishing and

Negative Marginal Returns

(122)

M ic h a e l R . B a ye , M a n a g e ri a l E co n o m ic s a n d B u si n e ss S tr a te g y, 5 e . © T h e M cG ra w -H ill C o m p a n ie s, In c. , 2 0 0 6

• Increasing Marginal Returns adalah jangkauan

penggunaan input dimana produk marjinal meningkat.

• Decreasing Marginal Returns adalah jangkauan

penggunaan input dimana produk marjinal menurun.

• Negatif Marginal Returns adalah jangkauan penggunaan

input dimana produk marjinal negatif.

Prinsipnya. Fase marjinal return sebagai penggunaan

input meningkat, produk marjinal awalnya

meningkatkan (marjinal return meningkat), kemudian mulai menurun (penurunan marjinal return ), dan

(123)

Petunjuk untuk Proses Produksi

Memproduksi dari fungsi produksi

Menyelaraskan insentif sebagai upaya untuk memaksimalkan

usaha pekerja.

Mempekerjakan pada input yang tepat

Ketika tenaga kerja atau modal berubah dalam jangka pendek,

untuk memaksimalkan keuntungan seorang manajer akan mempekerjakan

Tenaga kerja sampai nilai dari produk marginal tenaga kerja sama

dengan gaji :

VMPL = w, di mana VMPL = P x MPL

Modal sampai nilai produk marginal modal sama dengan tarif sewa :

VMPK = r, di mana VMPK = P x MPK

(124)

Isoquant

Kombinasi dari input (K,L) yang memberi produsen tingkat

output yang sama

Bentuk dari isoquant mencerminkan kemudahan di mana

(125)

Marginal Rate of Technical

Substitution

(

MRTS

)

Tingkat di mana dua input disubsitusikan dengan menjaga

tingkat output yang sama

(126)

Isoquant

Linear

Modal dan tenaga kerja adalah

substitusi yang sempurna

Q = aK + bLMRTSKL = b/a

Isoquant yang linear menyiratkan

bahwa input-input dapat disubstitusi pada tingkat yang konstan, tidak

(127)

Leontief Isoquant

Modal dan tenaga kerja adalah

komplemen yang sempurna

Modal dan tenaga kerja digunakan

dalam proporsi yang tetap

Q = min{bK,cL}

Karena modal dan tenaga kerja

digunakan dalam proporsi yang tetap maka tidak ada input

pengganti sepanjang isoquant

(sehingga, tidak ada MRTSKL)

(128)

Cobb-Douglas Isoquants

Input tidak selamanya dapat

disubstitusi

Penurunan tingkat marginal dari teknis

substitusi

Ketika paling sedikit satu input

digunakan dalam proses produksi, maka semakin bertambah banyak dari input yang lain yang harus digunakan untuk menghasilkan tingkat output yang sama.

Q = KaLb

(129)

Isocost

Kombinasi dari input-input yang

menghasilkan tingkat output pada biaya yang sama:

wL + rK = C

Disusun kembali,

K = (l/r)C – (w/r)L

Untuk harga input yang diberikan,

isocost yang lebih jauh dari titik asal adalah berhubungan dengan biaya-biaya yang lebih tinggi

Perubahan dari harga input

mengubah kemiringan dari garis

isocost

(130)

Minimalisasi Biaya

Produk marginal per dollar yang dikeluarkan harus sama untuk

semua input :

(131)

Minimalisasi Biaya

(132)

Substitusi Input Optimal

Sebuah perusahaan awalnya

memproduksi Q0 dengan

menggunakan kombinasi input yang diwakili oleh titik A pada biaya C0

 Misalkan w0 turun menjadi w1

Kurva isocost berputar berlawanan

arah jarum jam; di mana mewakili tingkat biaya yang sama sebelum perubahan gaji.

Untuk menghasilkan tingkat output

yang sama, Q0, perusahaan akan

menghasilkan isocost pada garis yang lebih rendah (C1) pada titik B

Kemiringan dari garis isocost yang

(133)

Analisis Fungsi Biaya

short-run cost Function adalah Fungsi

yang mendefinisikan minimum biaya yang mungkin dalam memproduksi tingkat setiap output ketika faktor

variabel yang digunakan dalam model cost-minimizing.

Jenis-jenis Biaya

Biaya Tetap / Fixed Cost (FC)

Biaya Variabel / Variable Cost (VC)Biaya Total / Total Cost (TC)

Biaya Penyusutan / Sunk Cost

(134)

Biaya Total dan Biaya

Variabel

TC(Q) : Biaya total minimum untuk menghasilkan berbagai tigkat alternatif output. TC(Q) = VC(Q) + FC

(135)

Beberapa Definisi

Average Total Cost ATC = AVC + AFC ATC = TC(Q)/Q

Average Variable Cost AVC = VC(Q)/Q

Average Fixed Cost AFC = FC/Q

Marginal Cost MC = ΔTC/ΔQ

(136)
(137)

Biaya Variabel (

Variable Cost

)

(138)
(139)

Fungsi Kubik Biaya

Adalah kubik biaya sebuah fungsi dari

output; menyediakan aproksimasi yang

wajar untuk hampir setiap fungsi biaya.

C(Q) = f + aQ + bQ

2

+ cQ

3

Biaya Marginal?

Dihafalkan :

MC(Q) = a + 2bQ + 3cQ

2

Kalkulus :

dC/dQ = a + 2bQ + 3cQ

2
(140)

Contoh

Biaya Total : C(Q) = 10 + Q + Q2

Fungsi biaya variabel : VC(Q) = Q + Q2

Biaya variabel untuk memproduksi 2 unit :

VC(2) = 2 + (2)2 = 6

Biaya tetap : FC = 10

Fungsi biaya marginal : MC(Q) = 1 + 2Q

Biaya marginal untuk memproduksi 2 unit :

(141)

Long Run Average Cost Curve

Kurva yang mendefinisikan minimal biaya rata-rata

memproduksi tingkat alternatif output, memungkinkan untuk seleksi yang optimal dari kedua faktor produksi tetap dan

faktor produksi variabel.

(142)

Long Run Average Cost Curve

Dalam jangka panjang pengusaha dapat menambah atau

mengurangi jumlah pabrik sesuai dengan tingkat produksi yang direncanakan. Kemampuan tersebut memungkinkan

perusahaan beroperasi dengan biaya rata-rata yang minimum pada berbagai tingkat produksi. Kurva yang menunjukkan titik-titik biaya rata-rata minimum pada berbagai tingkat produksi disebut kurva amplop. Kurva ini merupakan kurva biaya

rata-rata jangka panjang atau long run average cost (LAC).

(143)

Skala Ekonomi

Michael R. Baye, Managerial Economics and Business Strategy, 5e. ©The McGraw-Hill Companies, Inc., 2006

Econoomies of scale. Ada ketika biaya rata-rata longrun menurun karena output yang meningkat.

Diseconomies of scale. Ada ketika biaya rata-rata longrun naik karena output yang meningkat.

(144)

Fungsi Biaya Multi-Produk

• C(Q1,Q2) : Biaya untuk menghasilkan dua

output secara bersama

Bentuk umum fungsi :

(145)

Lingkup Ekonomi

• C(Q1,0) + C(0,Q2) > C(Q1,Q2)

Adalah lebih murah untuk menghasilkan dua output secara

bersama-sama daripada secara terpisah

Contoh :

Adalah lebih murah bagi Time-Warner untuk memproduksi

layanan koneksi internet dan layanan Instant Messaging secara bersama-sama daripada secara terpisah

(146)

Komplementaritas Biaya

Biaya marginal dari produksi barang 1 menurun karena banyak

dari barang 2 diproduksi :

ΔMC1(Q1,Q2)/ΔQ2 < 0

Contoh :

(147)

Fungsi Kuadrat

Biaya Multi-Produk

• C(Q1,Q2) = f + aQ1Q2 + (Q1)2 + (Q2)2

MC1(Q1,Q2) = aQ2 + 2Q1 • MC2(Q1,Q2) = aQ1 + 2Q2

Komplementaritas biaya : a < 0

• Lingkup ekonomi : f > aQ1Q2

C(Q1,0) + C(0,Q2) = f + (Q1)2 + f + (Q2)2

C(Q1,Q2) = f + aQ1Q2 + (Q1)2 + (Q2)2

f > aQ1Q2 : Produksi bersama lebih murah

f - aQ1Q2 > 0 : Produksi bersama lebih murah

(148)

Contoh Numerik :

C(Q

1

,Q

2

) = 90 - 2Q

1

Q

2

+ (Q

1

)

2

+ (Q

2

)

2

Komplementaritas biaya?

Ya, ketika a = -2 < 0

MC

1

(Q

1

,Q

2

) = -2Q

2

+ 2Q

1

Lingkup Ekonomi?

(149)

Kesimpulan

Untuk memaksimalkan keuntungan (meminimalkan biaya)

manajer harus menggunakan input sedemikian rupa sehingga nilai marginal dari tiap input mencerminkan harga yang harus dibayar perusahaan untuk menggunakan input

Input optimal dapat dicapai ketika

MRTSKL = (w/r)

Fungsi biaya merupakan dasar untuk membantu menentukan

perilaku memaksimalkan keuntungan di bab selanjutnya.

(150)

Ekonomi Manajerial &

Strategi Bisnis

Bab 6 Organisasi Perusahaan

Dosen :

(151)

Tinjauan

I. Metode Mendapatkan Input

Pertukaran di Tempat (Spot Exchange)Kontrak

Integrasi Vertikal (Vertical Integration)

II. Biaya Transaksi

Investasi Khusus

Pengadaan Input secara Optimal

Masalah Principal-Agent

Pemilik – ManajerManajer - Pekerja

(152)

Peran Manager

Mendapatkan input dengan biaya

paling sedikit, seperti titik B

Menyediakan insentif bagi pekerja

untuk dapat menambah semangat kerja

Kegagalan untuk mencapai hasil ini

ditunjukkan seperti titik A

Untuk mencapai titik B seorang

manajer harus

Menggunakan semua input secara

efisien

Memperoleh input menggunakan

(153)

Metode Pengadaan Input

Pertukaran di tempat (Spot Exchange)

Ketika pembeli dan penjual dari sebuah input bertemu di suatu

tempat, terjadi pertukaran, dan kemudian berpisah.

Kontrak

Sebuah dokumen yang sah yang menciptakan hubungan

berkelanjutan antara pembeli dan penjual.

Integrasi Vertikal

Ketika suatu perusahaan menghindari pemasok lain dan memilih

untuk menghasilkan input sendiri

(154)

Fitur Utama

Pertukaran di tempat (Spot Exchange)

Spesialisasi, menghindari biaya kontrak, menghindari biaya

integrasi vertikal

Memungkinkan untuk “Mencegah Permasalahan”

Kontrak

Spesialisasi, mengurangi oportunisme, menghindari skimping

pada investasi khusus

Biaya besar dalam lingkungan yang kompleks

Integrasi Vertikal

Mengurangi oportunisme, menghindari biaya kontrak

Menghilangkan spesialisasi dan memungkinkan meningkatnya

(155)

Biaya Transaksi

Biaya untuk memperoleh input melebihi dan di atas jumlah

yang dibayarkan kepada pemasok input

Meliputi :

Biaya pencarianBiaya negosiasi

Investasi lain yang layak atau pengeluaran

Beberapa transaksi bersifat umum di mana yang lain bersifat

spesifik dalam suatu hubungan perdagangan

(156)

Investasi Khusus

Investasi dibuat untuk memungkinkan dua belah pihak untuk

saling bertukar tetapi memiliki sedikit atau tidak ada nilainya di luar hubungan pertukaran

Jenis-jenis investasi khusus :

Tempat khusus

Aset pribadi yang khususAset yang bernilai

Sumber Daya Manusia

Mengarah ke biaya transaksi yang lebih tinggi

Tawar menawar yang berbiaya besarKurangnya investasi

(157)

Investasi Khusus dan

Lama Perjanjian

(158)
(159)

Principal-Agent Problem

Terjadi ketika pimpinan tidak dapat mengamati upaya agen

Contoh : Pemegang saham (pemimpin) tidak dapat mengamati

upaya manajer (agen)

Contoh : Manajer (pemimpin) tidak dapat mengamati upaya

pekerja (agen)

Masalah : Pimpinan tidak dapat menentukan apakah suatu

hasil yang buruk merupakan rendahnya hasil dari usaha agen atau karena nasib buruk

Manajer harus mengakui keberadaan masalah principal-agen

dan menyusun rencana untuk menyesuaikan kepentingan pekerja dengan perusahaan

Pemegang saham harus membuat rencana untuk

menyelaraskan kepentingan manajer dengan para pemegang saham

(160)

Penyelesaian Masalah antara

Pemilik dan Manajer

Insentif internal

Insentif kontrak

Opsi saham, bonus akhir tahunan

Insentif eksternal

Reputasi pribadi

(161)

Penyelesaian Masalah antara

Manajer dan Pekerja

Pembagian Keuntungan

Pembagian Pendapatan

Tingkat Pendapatan

Jam kerja dan pemeriksaan mendadak

(162)

Kesimpulan

Gambar

Gambar 1. Pengertian Ekonomi Manajerial
Gambaran Besar : Dampak dari penurunan harga
Gambaran Besar : Dampak dari harga PC
Gambar hubungan antara permintaan pasar dan permintaan yang dihadapi perusahaan
+4

Referensi

Dokumen terkait

Hal tersebut menunjukkan bahwa semakin remaja mempersepsikan pola asuh yang sesuai dengan yang diterapkan oleh orang tua berupa orang tua akan memenuhi keinginan anak, anak

Modul Sistem Ekskresi pada Manusia ini terdiri dari tiga materi pokok yaitu struktur dan fungsi organ ekskresi pada manusia, mekanisme pembentukan urin serta gangguan dan

Pada intinya, realitas sosial yang dimaksud Berger dan Luckmann terdiri atas tiga hal seperti yang dikutip Sobur dalam bukunya Semiotika Komunikasi antara lain,.. Realitas

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan motivasi intrinsik dimiliki oleh mahasiswa tahun pertama di Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Ilmu

69 Gambar 4.14 Water contact angle yang terbentuk pada membran dengan variasi.. media gelatin

Adanya perbedaan rata-rata hasil belajar antara model pembelajaran TAI dan TGT pada siswa yang memiliki kemampuan tinggi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti; situasi dan

Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan berkat dan rahmatnya kepada penulis selama proses penulisan skripsi, sehingga skripsi dengan

Tiger (Panthera tigris) Harimau Amur / Siberia (Panthera tigris altaica) Harimau Bengal / India (Panthera tigris tigris) Harimau Indochina (Panthera tigris corbetti)