MOTIVATION IN LEARNING ENGLISH OF FIRST YEAR STUDENTS AT STUDY PROGRAM OF ENGLISH FACULTY OF CULTURAL STUDIES UNIVERSITAS BRAWIJAYA THESIS.
Teks penuh
Dokumen terkait
Dalam kurikulum inti program studi sastra Inggris fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Brawijaya, terdapat kelompok mata kuliah yang harus diambil oleh setiap mahasiswa
Kertas karya ini adalah merupakan laporan tugas akhir sebagai salah seorang mahasiswa Diploma 3 jurusan bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara
Kertas karya ini adalah merupakan laporan tugas akhir sebagai salah seorang mahasiswa Diploma 3 jurusan bahasa Inggris di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara
Wisata sastra dalam projek pementasan drama Sangkuriang, the Legend of Tangkuban Parahu adalah salah satu upaya Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Budaya
Hasil dari penelitian tentang persepsi mahasiswa bahasa inggris pada mata kuliah Non-TBI dalam implementasi kurikulum 2011 di program studi pendidikan bahasa
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan tentang motivasi yang dimiliki oleh siswa Papua dan bagaimana motivasi mempengaruhi belajar bahasa Inggris
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan korelasi yang berarti antara motivasi dalam pembelajaran bahasa Inggris dan prestasi belajar bahasa Inggris kelas X
Stres pada mahasiswa kedokteran cukup tinggi, khususnya pada mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua yang dapat membawa pengaruh yang kurang baik terhadap proses pembelajaran dan prestasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres antara mahasiswa tahun pertama dan tahun kedua di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-analitik dengan pendekatan studi potong lintang. Sampel penelitian ini terdiri dari 184 orang mahasiswa yang terdiri dari 92 mahasiswa tahun pertama dan 92 mahasiswa tahun kedua di Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Instrumen yang digunakan dalam pengukuran stres adalah Perceived Stress Scale (PSS-10). Pada mahasiswa tahun pertama, hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 92 mahasiswa tahun pertama terdapat 4 (4,3%) mahasiswa mengalami stres ringan, 66 (71,7%) mahasiswa mengalami stres sedang, dan 22 (23,9%) mahasiswa mengalami stres berat. Pada mahasiswa tahun kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 92 mahasiswa terdapat 10 (10,9%) mahasiswa mengalami stres ringan, 71 (77,2%) mahasiswa mengalami stres sedang, dan 11 (12%) mahasiswa mengalami stres berat. Data yang diperoleh dari penelitian diuji statistik dengan uji Chi-Square. Simpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat stres yang bermakna antara kedua kelompok