• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 5 IMPLIKASI ETIS DARI TEKNOLOGI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 5 IMPLIKASI ETIS DARI TEKNOLOGI"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 5 IMPLIKASI ETIS DARI TEKNOLOGI

INFORMASI

Moral etika dan hukum

a. Moral

Tradisi kepercayaan mengenai prilaku benar dan salah. Moral adalah institusi dengan suatu sejarah dan daftar peraturan.

b. Etika

Suatu karakter atau Satu set kepercayaan,standar,atau pemikiran yang mengisi suatu individu,kelompok atau masyarakat.

c. Hukum

Peraturan prilaku formal yang di paksakan oleh otoritas berdaulat seperti

pemerintahan pada rakyat atau warga negaranya.hingga sekarang sangat sedikit hukum yang mengatur pengguna komputer.

Etika dan jasa informasi

Menurut James H.Moor,profesor dari Dormouth mendefinisikan etika komputer sebagai analisis mengenai dampak dan dampak sosial teknologi komputer,serta formulasi dan justifikasi kebijakan untuk menggunakan teknologi tersebut secara etis. Karna itu terdapat manajer yang paling bertangg ung jawab atas aktivitas tersebut adalah CIO. Namun bukan hanya CIO sendiri yang bertanggung jawab atas etika komputer melainkan user computing saat ini.

Ada pun alasan pentingnya etika komputer,menurut James Moor,pengarang”What is computer ethics?”, ada tiga alasan utama minat masyarakat yang tinggi pada etika komputer yaitu:

1. Kelenturan Logika (Logical malleability).

Kemempuan memprogram komputer untuk melakukan apapun yang kita

inginkan,komputer bekerja tepat seperti yang di instruksikan oleh progremernya.

2. Faktor transformasi.

Alasan kepedulian pada etika komputer ini di dasarkan pada fakta bahwa komputer dapat menngubah secara drastis cara kita melakukan sesuatu.

Contohnya fungsi pembelian di suati perusahaan. Hingga sepuluh tahun yang lalu, di perusahaan yang paling maju dalam penggunaan komputer,komputer akan

memberitahu pembeli bahwa sudah waktunya untuk mengisi kembali persediaan.

3. Faktor tak kasat mata

Referensi

Dokumen terkait

21 diungkapkan bahwa 1) pembuatan keputusan moral internal auditor dipengaruhi oleh nilai personal dan variabel-variabel lingkungan (pengaruh langsung dan tidak langsung),

Melalui akses jaringan, probabilitas yang memiliki nilai medium oleh pihak internal pada penyingkapan dan modifikasi secara tidak sengaja, oleh pihak eksternal,

Hasil penelitian menunjukkan faktor sosial (usia, jenis kelamin, agama, dan pendidikan) memiliki koefisien nilai negatif dan pengaruh tidak signifikan